Quote Originally Posted by Sanyo priyono     
Trading forex merupakan jual beli nilai mata uang dua negara yang berbeda. Contoh pembelian Poundsterling atau GBP ( mata uang Inggris) , secara bersamaan menjual USD ( mata uang USA) maka di singkat GBPUSD . Trading forex sangat berbeda dengan tukar menukar uang di money changer. Trading forex merupakan jual beli hanya nilai mata uang , tidak terjadi pemindahan barang. Hasil dari trading forex baik untung ataupun rugi langsung di konversi dalam bentuk dollar, misalkan kita melakukan jual beli pair mata uang EUROJPY maka hasil transaksinya dalam bentuk dollar. Trading forex menggunakan laverage atau daya ungkit sehingga bisa melakukan transaksi melebihi modal yang kita punya. Dengan alasan di atas maka trading forex hanya bisa dilakukan online .

Sangat berbeda dengan tukar menukar uang di money changer . Di money changer terjadi perpindahan barang dan nilainya. Tidak ada laverage di dalamnya . Jika kita memperjualbelikan mata uang maka hanya mendapat uang yang kita perjual belikan. Misalkan TKI menukarkan Dollar menjadi rupiah ke money changer maka TKi mendapat rupiah dan money changer mendapat dollar. Makanya bisa dilakukan secara offline dan online.
sekarang ini menurut saya bisa namun tidak dapat dilakukan di semua broker, jadi trader bisa meminta broker melakukan order yang ia mau dengan menghubungi pihak broker tanpa perlu terkoneksi ke internet, namun cara ini tidak efesien karena ekesekusi order yang lambat, lambat karena prosedurnya yang terlebih dahulu menelepon broker kemudian broker menjalankan perintah trader, ini bisa makan waktu yang lama, berbeda dengan trading secara online yang efesien,
.dari saya cukup sekian dan ..terimakasih. dan bila ada yang salah mohon dengan sangat dimaafkan