Di Indonesia, Go Pay adalah sebuah platform online pembayaran yang sangat terkenal sampai seantereo Indonesia. Selain karena merupakan produk dari Gojek, Go Pay sesungguhnya telah membuka mata dan menjadi pioneer e payment / E-Money di Indonesia. Sebelum Go Pay ada sudah ada banyak E Payment seperti BCA Flash, Telkomsel T Cash tetapi nggak ada yang seberhasil Go Pay. Setelah Go Pay Lahir maka muncullah E Payment/ E-Money lain seperti OVO, DANA yang menyerang sektor yang sama. Mari kita ulas tuntas tentang Go Pay.

Name:  Gopay.png
Views: 12
Size:  65.4 KB

Sejarah Go Pay

Go Pay adalah salah satu produk dari perusahaan bernama PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (GOJEK) yang merupakan e payment / E-Money di Indonesia. Bisa dibilang Go Pay adalah E-Money yang merubah peta E-Money selamanya di Indonesia. Kenapa? karena sebelum Go Pay sudah banyak E-Money tetapi tidak ada yang seberhasil Go Pay.

Nilai transaksi Go Pay sendiri di perkirakan di 2020 sudah bernilai lebih dari 6 Triliun setiap bulannya. Angka yang cukup fantastis untuk ukuran E-Money. Meskipun turun karena krisis ekonomi yang disebabkan oleh Covid tetapi tampaknya akan terus berkembang dan memiliki masa depan yang cerah di Indonesia.

Go Pay pertama kali diluncurkan pada bulan Mei 2015, sekitar 5 tahun yang lalu. Awalnya diciptakan sebagai sarana untuk mengamankan transaksi yang ada di Gojek. Misalnya orang beli Go Food kan bayarnya susah jadi pakai Gopay supaya transaksi menjadi aman dikedua belah pihak.

Keunggulan Go Pay

Name:  Screenshot_3.png
Views: 14
Size:  66.4 KB

Banyak keunggulan Gopay yang menurut saya yang sangat amat dahsyat antara lain :
  • Menyatu dengan platfom Gojek sehingga memudahkan untuk yang ingin naik ojek, beli makanan atau ingin naik GOCAR (layanan taksi ala Gojek).
  • Tidak repot karena akun Gopay menempel pada nomor telpon sehingga tidak perlu repot untuk registrasi dan lain sebagainya yang bikin pusing kepala.
  • Jika sudah di Upgrade dengan melakukan verifikasi ke Pihak GoPay maka Limit Gopay anda bisa mencapai 10 Juta rupiah dengan nilai maksimal top up sebesar 20 juta rupiah per bulannya.
  • Verifikasinya gampang banget, Cukup kirim foto KTP, lalu kirim foto selfie anda dengan KTP.
  • Kalau sudah terverifikasi bisa transfer antar akun GoPay.
  • Kalau sudah terverifikasi bisa ditarik tunai dana yang ada di akun GoPay.
  • Kalau order layanan Gojek seperti Gojek, GoCar, GoFood banyak dapat diskonnya.

Kekurangan Go Pay

Ini kekurangan menurut ane ya, meskipun ane tau banyak fans Gopay dan ane kalau cerita gini mungkin akan di buli oleh netizen ya nggak papa deh. Jangankan netizen ane aja dikatain pelit sama temen ane karena ngatain Go Pay.
  1. Top Up via e Banking kenapa biaya 1000 hingga 2500. Tergantung Banknya ya, tapi kalau top up via e Banking kena biaya admin hingga 2500. Ane lupa bervariasi ya tapi paling sering ane ya kena 2500an. Nggak terlalu perhatiin sih. Ini duit mending ane kasih ke abang gojeknya daripada setor ke Bank yang udah kaya raya. Jadi kalau mau top up Gojek mending langsung ke abang gojeknya.
  2. Kurang Promo dibandingkan dengan kompetitior seperti OVO dan DANA. Ini dahsyatnya OVO dan DANA mereka tidak bergantung hanya pada satu platfom aja seperti GOPAY pada GOJEK. Kerjasama OVO dan DANA untuk pelaku usaha termasuk besar dan gila-gilaan. OVO ini kan Lippo Group jadi hampir promo-promo mereka di mall-mall milik Lippo Group cukup kenceng.

Demikianlah review ane dan jangan lupa terus dukung produk-produk Indonesia.