Forex Community Place

Dapatkan hingga
$50000
karena mengundang teman
untuk memperoleh Bonus StartUp
dari InstaForex
Tidak perlu investasi!
Dapatkan bonus
55%
ke akun anda!
Results 1 to 1 of 1

Thread: Indikator ADX simpel dan mudah

  1. #1
    Pecandu
    Agresif
     
    Muhammad86 is a name known to all Muhammad86 is a name known to all Muhammad86 is a name known to all Muhammad86 is a name known to all Muhammad86 is a name known to all Muhammad86 is a name known to all Muhammad86's Avatar
    Join Date
    Oct 2019
    Posts
    649
    Accumulated bonus
    69 USD (What is this?)
    Thanks
    1,048
    Thanked 586 Times in 338 Posts

    Indikator ADX simpel dan mudah

    Misi mimin dan momod, ijin tread terkait indikator yang saya pakai saat ini. Saat ini saya menggunakan indikator adx untuk mengukur kekuatan trend.

    Apa Itu ADX?

    ADX dibuat oleh Welles Wilder memang untuk mengidentifikasi arah dan kekuatan trend. Pada prinsipnya, indikator ini menunjukkan kapan mulai terjadinya trend, sampai seberapa kuat trend tersebut dan kapan trend mulai melemah.
    Untuk trading dengan indikator ini, kita dianjurkan untuk entry pada saat trend mulai terjadi, dan exit saat trend telah melemah. Tidak ada batasan time frame mana yang paling cocok. Pada dasarnya, ADX bisa berjalan dengan baik di semua periode waktu trading. Secara matematis, penjabarannya agak rumit, namun aplikasinya sangat mudah tanpa harus mengatur parameter setiap kali berganti time frame saat trading. Dalam platform populer Metatrader, indikator ini langsung bisa digunakan dengan masuk ke Insert – Indicators – Average Directional Movement Index. Tampilan Dan Parameter Indikator ADX Indikator ADX terdiri dari tiga komponen, yaitu : ADX itu sendiri, yang menunjukkan kekuatan trend. Secara umum, jika ADX lebih besar dari 20, maka trend dianggap mulai menguat. ADX berada diantara level 20-40 mengindikasikan trend sedang kuat, adx antara level 40-60 adalah level overbought/oversold, sedangkan ADX lebih besar dari 60 mengindikasikan trend telah mencapai level jenuh dan kemungkinan akan berbalik arah. Garis ADX yang bergerak ke arah atas, artinya trend sedang menguat, baik uptrend maupun downtrend. Sebaliknya jika garis ADX bergerak ke arah bawah, maka trend sedang melemah, baik uptrend maupun downtrend. Setting parameter periode yang umum adalah 14. +DI atau Directional Index untuk uptrend, biasanya berwarna hijau. Garis +DI akan bergerak ke atas jika sedang uptrend, dan bergerak ke bawah jika sedang downtrend. -DI atau Directional Index untuk downtrend, biasanya berwarna merah. Garis -DI akan bergerak ke atas jika sedang downtrend, dan bergerak ke bawah jika sedang uptrend. Perhatikan bahwa jika garis +DI dan – DI berpotongan (cross), maka akan terjadi pergantian trend. Tepatnya: Jika +DI memotong –DI dari bawah ke atas, itu mengindikasikan akan terjadi uptrend. Jika –DI memotong +DI dari bawah ke atas, maka itu mengindikasikan akan terjadi downtrend. Trading Dengan Indikator ADX Aturan trading dengan indikator ADX sangat sederhana. Trader pemula maupun berpengalaman dapat menggunakannya. Entry hanya bila: terjadi cross +DI dan – DI. level ADX lebih besar dari 20 dan sedang bergerak ke atas. jika terjadi cross +DI dan – DI, tetapi garis ADX bergerak ke bawah, artinya trend sedang melemah, dan dianjurkan untuk tidak entry. Exit bila trend mulai melemah atau garis ADX mulai bergerak ke arah bawah.

    Salam profit alon-alon yah..

  2. The Following User Says Thank You to Muhammad86 For This Useful Post:

    Rolistiyo (10-19-2019)

  3. FB_indo

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts