Emas dan Yen Akan Pertahankan Status Safe-Haven: Ketakutan Favorit Pedagang Tidak Mungkin Berubah Pada Tahun 2020

Sumber https://www.fxstreet-id.com/analysis...0-202001080300

Mulai tahun 2020, dua risiko terbesar yang kita hadapi hingga 2019, termasuk Brexit dan perang dagang AS-China, tampaknya telah surut. Namun, eskalasi geopolitik AS-Iran telah menyembul sejak awal.

Selain itu, ketidakpastian di sekitar pemilihan Presiden AS yang membayangi dan harapan pertumbuhan ekonomi yeng moderat, di tengah kebijakan moneter global yang akomodatif, kemungkinan akan membuat investor waspada dan bergegas membeli aset safe haven pada tahun 2020.

Yen dan franc Swiss
Untuk waktu yang sangat lama, yen Jepang telah dianggap sebagai safe-haven dan yen adalah mata uang yang paling dicari selama periode penghindaran risiko. Tahun 2019 tidak berbeda dengan yen, karena naik hampir 1% terhadap mata uang Amerika di tengah risiko politik, pertumbuhan dan perdagangan yang disebutkan di atas.

Apresiasi yen kemungkinan akan terus berlanjut tahun ini mungkin karena terwujudnya risiko AS-Iran, kebangkitan ketegangan perdagangan AS-China dan munculnya kembali kekhawatiran resesi global. Ketegangan geopolitik dapat menghambat pertumbuhan ekonomi global, terutama jika harga minyak naik lebih lanjut.

Meskipun pertumbuhan ekonomi Jepang teredam, imbal hasil negatif dan adanya tekanan deflasi, yen terus menikmati status safe-haven, akibat kepemilikan besar-besaran aset asing Jepang dan melepaskan carry trade. Biasanya, ketika pasar berbalik menolak risiko, Jepang cenderung mengembalikan modal mereka, menyebabkan mata uang domestik menguat.

Sementara itu, franc Swiss, yang sering dianggap sebagai mata uang safe-haven lainnya, juga akan tetap menjadi pilihan utama bagi investor di tengah pelarian ke aset yang lebih aman. Swiss menikmati surplus besar rekening berjalan seperti Jepang. Mata uang Swiss naik 1,4% vs USD pada 2019 dan akan melanjutkan uptrend, meskipun intervensi SNB pada pasar valuta asing untuk mengekang 'franc yang dinilai terlalu tinggi' dapat membatasi kenaikan di safe-haven ini.

------

Menurut saya emas bisa mencapai level 1600 di tahun ini, dikarenakan efek coronavirus dan perlambatan ekonomi jepang membuat harga emas menjadi semakin melonjak. Perang Dagang, dan Perang di Timur Tengah dapat menambah ketegangan dalam pasar, Resiko Pemilu AS pun menjadi salah satu alasan investor untuk beralih ke aset safe heaven.