Вход

Login |
  • Rekan-rekan yang terhormat. Kami telah memperbarui bagian teknis forum. Jika Anda menemukan bug atau masalah, laporkan di thread ini.
  • Kami masih mengerjakan forum, tetapi Anda sudah dapat berkomunikasi dan membaca artikel

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Trik Reading Pola MACD Melalui 4 Jenis Fungsi

    Click image for larger version

Name:	74_macd_oscillator.jpg
Views:	2
Size:	77.5 KB
ID:	13021179
    Trading forex masih menjadi primadona dalam investasi, dimana Anda dapat menanamkan modal dalam jumlah berapapun dengan nilai return yang bisa ditentukan sendiri. Bukan itu saja keuntungan trading forex kini juga semakin tinggi, apalagi tidak terdapat banyak biaya administrasi.

    Investasi pada trading forex memiliki resiko besar, ini sudah pasti karena trading forex memberikan keuntungan maksimal yang tidak bisa dicapai oleh investasi saham maupun simpanan berjangka ala perbankan. Resiko ini juga bisa Anda minimalisir sendiri, dimana tahu bagaimana cara mengelak dari kekalahan.

    Salah satu upaya trader (pemain trading forex) profesional adalah membuat analisis dengan baik sehingga mempermudahan untuk pengambilan kepuasan. Bahkan kini analisis data tersebut digunakan untuk membuat prediksi apa yang akan terjadi nantinya dengan tepat, pasalnya memiliki indikator yang tepat.

    Trader biasanya memang memiliki indikator sebagai jembatan singkat untuk membuat prediksi yang tepat dan cepat. Salah satu indikator yang bisa diandalkan dan populer di kalangan trading forex adalah Moving Average Convergence Divergence (MACD)

    Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD)

    Indikator andalan yang merupakan pengembangkan dari Moving Average ini memang memiliki ketepatan yang cukup bagus. Indikator alat bantu ini paling banyak digunakan dan tergolong alat bantu multifungsi yang bisa memberikan banyak analisis sekaligus.

    Namun kendalanya, bagi trader pemula cukup sulit untuk memahami MACD, alasannya klise tidak mempelajarinya dari awal. MACD memiliki prinsip penggunaan yang sangat mudah, paling cepat membuat analisis tanpa banyak variabel.

    Pengguna platform trading forex online lebih beruntung, indikator ini bisa berjalan secara otomatis, bahkan dalam MetaTrader, ini sudah termasuk dalam fitur tambahan. MACD memang termasuk dalam Oscillator, tetapi tidak murni karena berupa pengembangkan untuk menonjolkan bagian tertentu.

    Terdapat dua aspek dalam indikator MACD yang merupakan bawaan dari MetaTrader yaitu area MACD dan garis sinyal. Indikator MACD biasanya menggunakan Exponential Moving Average (EMA) dengan periode 12 hingga periode 26, sedangkan untuk batas normalnya berada di level 0.

    Bagi Anda yang ingin menggunakan MACD, sebaiknya kenali setiap fungsinya agar bisa mendapatkan indikator yang tepat untuk mengelola data yang Anda dapatkan. Berikut ini 4 fungsi utamanya sehingga bisa menjadi indikator kuat dengan prediksi tepat :

    1. Indikator MACD Penunjuk Arah Trend

    Fungsi utama yang paling sering digunakan adalah sebagai penunjuk arah trend. MACD menjadi indikator yang bisa melihat kapan trend harga mulai naik dan mulai terjadinya penurunan. Ini akan diprediksi dengan munculnya zona positif dan negara.

    Untuk uptrend dimana terjadi tren kenaikan harga, nantinya area MACD berada di seputaran zona positif atau di atas dari level nol. Sedangkan untuk downtrend ini akan berada di area zona negatif dan sinyal akan berada di bawah level nol. Perlu Anda ketahui, level nol adalah titik netralnya.

    Namun ada kalanya akan terjadi pergantian area, nantinya Anda akan melihata sinyal pembalikan. Jika terjadi penurunan harga ditengah uptrend, bisa jadi inilah pembalik yang memberikan sinyal harga mulai penurunan harga.

    Sedangkan untuk downtrend, kondisi yang terjadi adalah harga mulai mengalami peningkatan setelah berhasil masuk di zona positif yang berada di atas level nol.

    2. Indikator MACD untuk Konfirmasi Entry Terbaik

    Banyak juga trader yang mengkombinasikan MACD dengan EMA, ini memang cukup rumit tapi jadi salah satu indikator trading forex terbaik, dimana hasilnya tidak pernah mengecewakan.Indikator ini nantinya akan memberikan konfirmasi entry yang lebih baik.

    Amati lagi pada aplikasi indikator MACD, nantinya akan muncul bersamaan dua garis EMA, inilah yang akan membuat trend bearish mengalami pergeseran dari zona positif ke negatif, sehingga muncul terbentuk downtrend.

    Tetapi jika nantinya terjadi crossing garis sinyal MACD dengan EMA, inilah yang akan membuat trend bullish, ini terlihat adanya pergeseran dari zona negatif ke positif dengan kata lain, Anda harus bersiap dengan penawaran harga selangit karena harga aset akan kembali normal bahkan terus mengalami peningkatan.

    3. Indikator MACD Pengukur Kekuatan Momentum

    Keunggulan lainnya yang menjadi penantian banyak trader forex, pasalnya dalam analisis akan muncul berapa kekuatan trend yang akan terjadi sehingga Anda bisa bersiap untuk menghadapi kondisi terkini, apakah bisa untung atau harus hold atau sell jika sentimen pasar buruk dan masih terlalu lama untuk reborn.

    Pengukuran kekuatan momentum menjadi hal yang tepat, bukan itulah Anda diwajibkan untuk mengambil hasil terbaik agar dapat untung maksimal. Bagaimana cara pengukurannya, lihat lagi batang-batang histogram atau candlestick untuk menentukan areanya.

    Indikator MACD ini juga digunakan untuk momentum area yang berada di titik atau rendah, sehingga MACD tidak akan berjalan maksimal. Kabar baiknya dari semua beliash dan bullish memberikan pandangan yang berbeda, bahkan bisa mendapatkan keuntungan berbeda.

    Saat terjadi sell dalam jumlah besar, pernahkah Anda berpikir ada yang ingin mengambil keuntungan besar dengan cara tahan dulu asetnya. Setelah itu tunggu agar saham yang dipilih tidak lagi salah pilih.

    4. Indikator MACD sebagai Indikator Oscillator

    Indikator MACD memang banyak digunakan oleh trader profesional, namun ada juga yang tak segan untuk mendapatkan keunggulan maksimal. Hal ini akan membuat indikator MACD menerapkan standar normalnya dengan berada di antara oversold dan overbought.

    Kapan dimulainya batas overbought, ini akan jadi batasan akhir sebelum terjadi perubahan harga kondisi ini terjadi karena MACD mengalami puncak kenaikan. Setelah sentiment berkurang, maka bisa mulai terjadinya penurunan harga dengan nilai yang semakin menjauh dari level o.

    Sedangkan kondisi dimana batasan akhir sebelum terjadinya perubahan, MACH akan membuat garis di bawah zona negatif, in akan memicu terjadinya zona negatif dan munculnya titik oversold.

    Pastikan dalam menentukan overbought dan oversold sebaiknya mendapatkan puncak tertinggi, dimana untuk overbought akan mengarah pada titik negatif sedangkan untuk oversold akan mengalami penurunan sehingga mulai muncul ke arah penurunan tajam.

    5. Indikator MACD Digunakan untuk Penunjuk Sinyal Divergence

    Perlu Anda ketahui, divergence merupakan perbedaan harga yang terjadi pada indikator momentum dan melibatkan sinyal reversal. Cara baca indikator MACD dengan tambahan sinyal divergence cukup mudah, sekalipun akan muncul banyak candlestick sekaligus, pilih berwarna agar terlihat semuanya.

    Nantinya akan muncul kondisi Higher high, kondisi ini lebih menguntungkan, pasalnya sebentar lagi akan muncul kenaikan harga, kondisi ini biasanya terjadi setelah adanya sentimen positif pada masyarakat.

    Sedangkan kondisi Lower High, tetap sayangnya untuk kondisi ini area MACD mengalami penurunan. Namun hanya akan mencapai batasan setengah dari kata aman, kondisi ini memang mengkhawatirkan, sehingga perlu ekstra hati-hati.

    Arah downtrend ini dimulai karena munculnya momentum baelish, padahal sebelumnya didominasi oleh kenaikan harga yang berarti bisa mendapatkan keuntungan lebih. Tetapi pastikan dahulu jika potongan garis tersebut sudah masuk dalam zona positif, ini akan kekuatan untuk menjadi lebih dominan.

    Anda perlu ketahui MACD memang jadi indikator terbaik dan paling mudah dipelajari. Terbilang susah untuk pemula itu pasti, pasalnya tidak banyak ilmu penting tentang keuangan tersebut. Dimana sistem perangkat teknikal sering kali jadi masalah, apalagi jika Anda ikut trading di jam kosong.

    Pastinya menggunakan data lengkap dan valid, selain itu pastikan juga indikator MACD dipasangkan dengan tepat sehingga bisa memberikan hasil maksimal. Dimana kebanyakan trader akan mendapatkan apa yang diinginkan, jika membuat analisis pasti dan memberikan kemenangan ekstra.

    Lantas apakah terlalu sulit untuk menerapkan MACD dengan indikator lainnya, ini memang bisa saja terjadi, tetapi terlalu rumit karena trader pemula, maka disarankan saat awal gunakan jasa analisis data dan penggambaran yang tepat untuk membuat keputusan terbaik.

    Indikator apa yang tepat digunakan? Pastikan sesuai dengan data dan kebutuhan. Semakin komplek metode yang digunakan, sudah pasti akan memberikan keuntungan ekstras. Terlebih lagi, Anda juga bisa mengambil keputusan dengan cepat tanpa menunggu langkah lanjutan.

Online

Working...
X