Вход

Login |
  • Rekan-rekan yang terhormat. Kami telah memperbarui bagian teknis forum. Jika Anda menemukan bug atau masalah, laporkan di thread ini.
  • Kami masih mengerjakan forum, tetapi Anda sudah dapat berkomunikasi dan membaca artikel

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Jenis Indikator yang Dijamin Mampu Prediksi Arah Trend
    Click image for larger version

Name:	image_750x422_5d557dca9d68a.jpg
Views:	1
Size:	59.5 KB
ID:	13021124
    Investasi kini bukan sekadar untuk mengamankan uang kemudian dikembangkan, banyak dari Anda yang bisa jadi ingin investasi yang cepat menggandakan uang yang ada sekarang. Investasi saham dan pasar uang tidak bisa mengembangkan modal dengan cepat, Anda membutuhkan waktu yang cukup lama.

    Masih ada investasi yang bisa memberikan return besar dalam kurun waktu singkat, ini bukan penipuan atau Multi Level Marketing (MLM) melainkan investasi trading forex. Hampir serupa dengan investasi di pasar uang yang dibuka 5 hari dalam sepekan dengan rentang waktu 24 jam, namun trading forex menjanjikan return lebih.

    Memang banyak yang mengatakan trading forex punya resiko tinggi, namun ini sebanding dengan keuntungan yang didapatkan. Dimana lagi bisa menggandakan uang dengan cepat dan berhasil menghasilkan miliaran dolar Amerika Serikat tanpa harus menunggu puluhan tahun, ini bahkan bisa jadi investasi jangka pendek dan menengah yang paling menguntungkan.

    Trading forex juga tidak perlu mengalahkan apapun, Anda hanya perlu memiliki aset yang bisa berkembang dengan baik, mengambil keputusan dengan cepat dan tepat. Bahkan investasi trading forex ini bisa dijalankan sendiri, terlebih lagi adanya platform online memudahkan melihat langsung pergerakan trading forex.

    Karena semua orang bisa menang, sudah pasti peminat trading forex semakin banyak. Alih-alih keuntungan semakin kecil, semakin banyak trader yang bergabung maka semakin besar pula keuntungan yang bisa didapatkan. Ini hal yang cukup mengejutkan bagi para trader pemula.

    Tetapi tidak semua trader bisa menghasilkan keuntungan sama, misalkan Anda bermain dengan modal 1000 dolar Amerika Serikat, saat itu berhasil mengembangkan menjadi 20.000 dolar Amerika Serikat, tetapi dalam permainan selanjutnya bisa jadi uang tidak berkembang maksimal. Hal ini tergantung dengan skill dan trend yang berkembang.

    Skill bermain trader pemula dan trader profesional jelas berbeda, tetapi trader pemula bisa memanfaatkan tren yang tengah berkembang sekarang ini. Bagi Anda yang belum tahu, sebaiknya pelajari terlebih dahulu bagaimana trend terbentuk, apa yang perlu dilakukan saat terjadi trend dan bagaimana cara menciptakan trend tersendiri.

    Kenali Trend yang Muncul dalam Trading Forex

    Trend merupakan kejadian yang sedang terjadi dan ramai peminatnya, tidak mudah memang memprediksi apa yang akan menjadi trend dahulu, namun kini sudah ada aplikasi teknikal yang mempermudah membaca pergerakan harga. Kenapa harus melihat trend? Agar bisa mendapatkan harga terbaik guna mendapatkan keuntungan maksimal.

    Trend ini sebenarnya juga terlihat dari grafik candlestick, dimana akan terlihat dengan jelas pergerakan nilai tertinggi hingga terendah, bahkan dengan mata telanjang. Sayangnya tidak semua orang punya kemampuan untuk menganalisis grafik candlestick dengan tepat dan cepat, apalagi grafik ini memunculkan ribuan bahkan jutaan candlestick setiap harinya.

    Hal inilah yang membuat muncul tool yang bisa menjadi indikator untuk memprediksi kapan terjadinya trend. Jangan membuat prediksi trend secara sembarangan atau hanya mengandalkan spekulasi saja, ini jelas merupakan cara yang tidak mendasar.

    Trader harus tahu variabel dan tools apa saja yang digunakan untuk membuat prediksi trend secara tepat. Berikut ini ada beberapa tools yang terbukti efektif untuk mendeteksi trend yang akan datang :

    Indikator Trend Overlay

    Indikator paling populer dan sering digunakan trader profesional, pasalnya Anda hanya perlu melihat pergerakan candlestick. Dimana Anda hanya perlu melihat adanya tumpukan candlestick dalam grafik, ini akan jadi indikator yang memberikan informasi akurat arah trend selanjutnya. Apalagi jika terjadi tumpukan dalam beberapa langkah.

    Cara ini memang tergolong paling mudah, karena Anda tidak perlu menggunakan tool pendukung lainnya. Tetapi bagi Anda yang ingin mendapatkan kepastian sinyal dari indikator ini, pastikan menggunakan beberapa indikator berikut:

    1. Moving Average

    Indikator yang paling mudah dan sederhana digunakan dalam indikator trend overlay. Anda hanya perlu menggunakan teknik dan analisa sederhana. Ini bahkan bisa digunakan bagi trader pemula, bisa dibilang semua pemain wajib tahu.

    Teknik paling dasar yang harus dipahami adalah simple moving average. Ini bisa langsung diaplikasikan pada grafik candlestick, cari terlebih dahulu yang terdapat tumpukan,. Dari sini nantinya gunakan analisis simple moving average paling mudah.

    Cari garis merah yang melintang sepanjang grafik harga di bagian atas, ini akan jadi garis moving average (MA), masing-masing memiliki periode berbeda, semakin tinggi periodenya maka semakin kuat sinyal trend yang terjadi nantinya.

    Jika kondisi ini terjadi, maka akan muncul kemungkinan adanya breakout pada arah trend trading forex, apakah ini menguntungkan? Tergantung cara pengambilan keputusan yang terjadi. Breakout memang pertanda adanya penurunan harga, tetapi bisa jadi beberapa aset akan tetap mengalami peningkatan.

    Jika breakout tidak kunjung terjadi, maka Anda bisa mengambil opsi dengan melihat apakah ada sinyal trading crossover atau tidak. Caranya lihat pada bagian jumlah garis MA, jika nantinya memotong pendek maka MA akan lebih panjang, ini berlaku untuk sebaliknya.

    Lantas apa yang terjadi? Tunggu sampai MA memiliki periode terpendek, karena inilah yang akan menghasilkan trend. Periode ini dinamakan Sinyal Sell, saat sudah terbentuk maka jelas kemana trend akan terjadi nantinya.

    2. Bollinger Band

    Bagi trader pemula ini memang cara yang terbilang cukup rumit, namun bagi trader profesional Bollinger Band (BB) akan memberikan kepastian lebih tinggi jika dibandingkan Moving Average karena ini merupakan penyempurnaan terbaru. Namun tetap menggunakan dasar-dasar dari MA.

    Bahkan kebanyakan trader mulai mempertimbangan indikator BB karena memiliki kekuatan trend terkini lebih tinggi. Dimana dalam pengujiannya nantinya akan menghasilkan Resistance dengan hasil Upper Band atau Lower Band, inilah yang akan di support untuk menghasilkan trend tersendiri.

    Bollinger Band merupakan indikator yang tidak terbatas hanya melihat apakah ada pemantulan harga, ini yang jadi penyebab utama dari Upper dan Lower Band. Teknik BB akan memperlihatkan pergerakan harga yang menembus batas support atau Resistance, dalam hal ini digunakan perbandingan dengan Breakout.

    Kapan trend akan terlihat, saat munculnya gelang Bollinger dan mengalami penyempitan, inilah trend yang akan muncul nantinya. Apakah ini akan memperlihatkan Uptrend atau Downtrend? Lihat dari pergerakan candlestick, jika bergerak menembus Lower Band maka dipastikan Downtrend, dan sebaliknya.

    Indikator Trend Oscillator

    Indikator Oscillator lebih mudah diamati karena hanya melihat pergerakan terpisah dari grafik candlestick, sehingga cara ini lebih banyak digunakan oleh trader pemula. Pergerakan harga terpisah ini akan memberikan prediksi kenapa trend akan bergerak. dimana masih menggunakan pergerakan garis Oscillator sebagai patokan levelnya.

    Seperti halnya indikator Overlay, indikator Oscillator juga menggunakan beberapa teknik pendukung, tetapi ini lebih mudah karena hanya perlu melihat perpisahan dari candlestick, Anda tinggal melihat apa yang berbeda dari gerombolan kode candlestick tersebut.

    1. MACD

    Ini merupakan indikator unggulan karena menjadi alat yang mendeteksi kekuatan trend. Sehingga bukan hanya momentum trend saja yang bisa diketahui kapan terjadi, kekuatan trend juga bisa terlihat jelas, Anda jadi tahu apa yang akan didapatkan nantinya.

    Dimana dengan ketentuan Uptrend akan terjadi jika Osilasi garis MACD dan garis sinyal berada di atas garis 0 pada grafik. Sedangkan momentum downtrend akan terlihat dengan kedua garis (Osilasi garis MACD dan garis sinyal berada di bawah garis 0 pada grafik.

    Perlu Anda ketahui kekuatan trend yang terjadi dengan indikator MACD lebih condong apda download, dimana akan memperlihatkan kekuatan dominasi lebih besar. Sedangkan untuk uptrend masih memperhatikan beberapa variabel pendukung lainnya.

    Kondisi uptrend akan memperlihatkan harga terus menerus mengalami kenaikan dan semakin kuat, kondisi ini akan membuat penjual lebih banyak menurunkan harga. Dimana nantinya akan muncul lingkaran orange, ini merupakan adanya sinyal bearish sehingga haris MACD akan semakin memotong garis bawah.

    Sedangkan kondisi downtrend akan terjadi jika penawaran harga semakin rendah dan terjadi kenaikan minat pada pembeli, sehingga ini akan membuat terdorongnya harga. Maka akan muncul lingkaran biru yang terus mengarah pada sinyal Bullish yang akan memotong garis MACD dan membuat sinyal negatif semakin terlihat.

    2. RSI

    Analisis indikator yang hampir serupa dengan MACD, namun untuk RSI tidak menggunakan acuan angka 0 namun memiliki standar osilasi tersendiri. Normalnya RSI akan menggunakan patokan angka 30 dan 70, namun ini tergantung dengan kondisi yang muncul dalam grafik candlestick.

    Biasanya dalam aplikasi setting default yang digunakan untuk indikator adalah angka 70 dan 30. Ini merupakan batas kondisi jenuh beli (overbought) di angka batas 70 sedangkan kondisi jenuh jual (oversold) di angka batas 30.

    Kapan akan mengalami downtrend dan uptrend? Jika titik sudah mencapai batas zona overbought maka harga akan berpotensi mengalami penurunan atau downtrend. Sedangkan jika harga sudah menembus batas oversold, maka ini akan berpotensi menimbulkan uptrend karena harga akan mengalami lonjakan terus menerus.

    Namun sayangnya indikator trend RSI ini bisa mendeteksi sampai kapan kondisi downtrend dan uptrend. Anda hanya tahu akan terjadi kondisi tersebut, namun harus bertaruh resiko yang terjadi. Tetapi indikator RSI menjadi salah satu indikator dengan akurasi prediksi arah trend forex terbaik karena hampir tidak pernah menimbulkan kesalahan.

    Indikator Trend Price Action

    Hampir sama dengan indikator trend Overlay, indikator ini juga memprediksi trend dengan melihat adanya tumpukan candlestick pada grafik harga. Namun ada perbedaan yang cukup jelas, yaitu kebebasan untuk mengatur penempatan dari chat tersebut, sehingga indikator dinilai lebih subjektif.

    Meskipun memberikan indikasi lebih subjektif namun indikator ini memiliki kelebihan pada titik fleksibilitasnya. Trader bisa melihat dengan jelas kapan terjadi uptrend dan downtrend mulai dari pembukaan hingga penutupan trading forex harian, tetapi harus disesuaikan dengan kebutuhan pribadi.

    Sehingga banyak yang menyebutkan indikator trend ini hanya bisa digunakan oleh satu trader saja, sehingga harganya lebih spesifik. Biasanya trader profesional hanya menggunakan indikator ini, karena memiliki pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan. Jadi jangan gunakan indikator yang sama dengan trader karena ini bersifat personal.

    Sama halnya dengan metode trend lainnya yang dikembangkan dengan tools khusus, indikator trend price action ini lebih memiliki pendekatan tersendiri dan lebih dipilih oleh trader profesional untuk membuat skema strategi bermain trading forex.

    1. Fibonacci Retracement

    Metode ini lebih mengarah pada pemberian informasi pada level harga yang mulai bergerak searah dengan tren utama. Dimana ini hanya bersifat koreksi sementara, sehingga dibutuhkan fast action untuk mendapatkan keuntungan maksimal.

    Apa yang harus Anda perlihatkan saat menggunakan Fibonacci Retracement, semakin kecil angkanya maka akan terjadi peningkatan. Maka jika terjadi pemantulan kecil maka ini akan mengarah pada tren normal, maka semakin tinggi pemantulan harganya maka akan terjadi downtrend dengan trend pembalikan yang cukup lama.
    Click image for larger version

Name:	19.png
Views:	1
Size:	43.1 KB
ID:	13021125
    Lantas apa metode yang tepat bagi trader untuk mendeteksi uptrend dan downtrend? Ini tergantung dari kebutuhan, apakah ini secara konvensional yang juga digunakan pemain lain atau bisa juga memilih analisis yang bersifat personal sehingga lebih spesifik. Sesuaikan saja dengan kebutuhan saat ikut dalam trading forex.



  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    90 persen kesusesan trader itu datang dari pengalaman trading, 10 persennya dibagi2 untuk skill trading, disiplin , dan juga teknik trading yang bagus, jadi peran kesusesan dari indikator itu kecil sekali

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X