Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Mengenal lebih jauh Strategi Forex BB dan MA
    Bollinger Bands atau yang lebih dikenal sebagai Garis Bollinger merupakan salah satu indikator teknikal yang berguna untuk mengukur volatilitas dan range harga mata uang di dalam sebuah forex atau saham. Asal usul nama Bollinger Bands berasal dari penemunya yaitu John Bollinger yang merupakan seorang seorang pakar finansial berasal dari Amerika Serikat, yang sejak tahun 1980 mulai mengembangkan Bollinger Bands.
    Selain Dikenal sebagai salah satu indikator di dalam forex, Bollinger Bands juga dimanfaatkan oleh banyak masyarakat untuk menentukan arah pasar atau yang biasa dikenal sebagai trend, keadaan jenuh beli atau yang dikenal sebagai overbought dan jenuh jual atau yang lebih dikenali sebagai oversold.
    Bollinger Bands memiliki tiga garis indikator yang biasanya mengikuti pergerakan harga yang ada di pasar seperti:
    • garis batas atas alias Upper Band
    • garis batas tengah alias Middle Band
    • garis batas bawah alias Lower Band
    Dari beberapa garis yang sudah diketahui di atas indikator yang diutamakan dalam trading forex yaitu menggunakan upper band dan lower Band atau biasa dikenal dengan garis batas atas dan garis batas bawah. mengapa bisa demikian? hal ini dikarenakan garis batas atas dan garis batas bawah memiliki peran yang sangat penting dalam mengamati hasil pergerakan sebuah harga yang akan dihitung dari naik ataupun turunnya sebuah nilai volatilitasnya.
    Maka dari itu middle band di dalam sebuah indikator ini hanyalah sebagai garis yang membatasi atau garis pembatas antara garis batas atas dan garis batas bawah dan biasanya digunakan menjadi salah satu tolak ukur dari fluktuasi harga yang terjadi. middle band ini juga sering dikenali dan dipahami oleh sebagian orang sebagai simple moving Average atau SMA.
    Karena bollinger band merupakan salah satu indikator yang memberikan sinyal pada forex ia juga memiliki kelebihan dan kekurangan seperti indikator indikator lainnya. Karena itulah bagi trader harus benar benar teliti untuk mempertimbangkan indikator indikator yang akan dipilih. Beberapa kelebihan indikator bollinger
    1. Kelebihan yang pertama yang di kantor ini bisa mendeteksi kapan berakhirnya sebuah trend
    2. Yang kedua dengan menggunakan indikator ini bisa mengetahui kapan terjadinya sideways atau kau bisa mengetahui kapan kondisi pasar yang cenderung lebih stabil dari batas-batas yang sudah ditetapkan
    3. Selanjutnya indikator ini bisa digunakan untuk mengindikasikan sebuah level agar bisa digunakan untuk overbought atau oversold.
    4. Indikator ini bisa berguna untuk mengidentifikasi pola seperti pergantian momentu, double top jingg double bottom.
    Meskipun memiliki beberapa kelebihan yang dikatakan baik jika memiliki kekurangan atau kelemahan seperti indikator lainnya diantaranya:
    1. Beberapa orang mengatakan jika indikator ini lambat, legging atau telat ketika digunakan
    2. Dan selanjutnya kelemahan lainnya adalah indikator bisa bergerak melebihi Band maka tidak selamanya dalam indikator ini upper band merupakan garis tertinggi dan lower band tidak selamanya menjadi garis terendah
    Macam-macam Strategi Trading Bollinger Bands
    Setelah sebelumnya kita telah mempelajari Apa pengertian dan kekurangan kelebihan dari indikator bollinger bands ini kita akan mencoba menggali lebih dalam indikator ini yang akan digunakan trader untuk melakukan sebuah strategi trading. Jika seorang trading memiliki bekal yang cukup strategi-strategi yang tepat dan cocok maka profit juga akan didapatkan secara optimal. Tak lupa juga saat ini banyak juga para trader yang sedang mengembangkan strategi strategi lainnya yang cocok untuk mereka sendiri agar bisa memperkirakan bagaimana pergerakan pasar yang terjadi ketika akan sedang melakukan trading.
    Jika dikaitkan dengan indikator bollinger band ini penulis akan menguraikan beberapa jenis strategi trading yang bisa Anda coba menggunakan bollinger bands ini ketika anda sedang melakukan trading
    1. Yang pertama yaitu bollinger bands yang digunakan untuk scalping. Sudah banyak orang mengetahui jika scalping merupakan salah satu strategi trading yang paling terkenal dan sering membuka serta menutup posisi dalam rentan 1 hari. Biasanya strategi scalping ini memiliki tujuan untuk mengumpulka keuntungan-keuntungan kecil biasanya sekitar 5 hingga 10 pips aja.
    2. Selanjutnya yaitu bollinger band yang digunakan untuk trading breakout. Hal ini bisa diartikan menjadi sebuah kondisi ketika sebuah harga menembus level yang sangat penting seperti demand maupun supply serta support maupun resistance. teknik yang bisa anda gunakan ini merupakan sebuah teknik yang memiliki sebuah peluang untuk mendapatkan keuntungan yang sangat tinggi atau bisa dibilang maksimal.
    3. Yang ketiga adalah double bollinger bands merupakan salah satu strategi forex yang dahulunya dikembangkan oleh seorang bernama Cathy Line yang merupakan trader dan analis dimana nantinya para trader akan menggunakan dan mengandalkan sebuah perubahan pergerakan candlestick dan tentu saja indikator bollinger bands. Strategi double bollinger bands ini akan memberikan sebuah penawaran keberhasilan maksimum yang akan didapatkan oleh trader jika entri-entri yang mereka miliki memenuhi syarat yang sudah ditetapkan.
    4. Yang terakhir adalah bollinger band yang bisa digunakan untuk trend following. Ini merupakan salah satu strategi di mana entry posisi akan mengikuti arah trend yang sedang berlangsung di pasaran. Nantinya Jika harga yang ada di pasaran cenderung downtrend maka entri yang disarankan adalah sell.
    Ini Cara Meraih Profit Maksimal Dengan BB
    Nah setelah sebelumnya atau di atas kita sudah menggali lebih jauh tentang prinsip-prinsip penggunaan strategi double bollinger bands dalam sebuah trading yang dijalankan trader kita akan mengetahui dan mempelajari bagaimana cara meraih keuntungan yang maksimal dengan menggunakan BB. Dasar yang harus diketahui oleh semuanya yaitu strategi BB ini mengacu pada sebuah arah trend yang yang ada dan terjadi di serta mengalami sebuah konsolidasi. Untuk bisa mendapatkan keuntungan yang relatif besar atau profit yang maksimal maka trader harus mengetahui dan memahami bagaimana pergerakan tren yang kuat sehingga selanjutnya kredit bisa mengambil posisi entry yang tepat. Jika dikemas dan dirangkum dalam bahasa yang lebih singkat dan lebih ringkas ada empat peraturan penggunaan strategi BB yang harus diketahui trader ketika akan melakukan trading.
    1. Yang pertama yaitu trader harus membuka posisi sell saat harga sedang berada di antara kurva level bawah yang tentu saja dibatasi oleh minimal 2 lower band atau garis rendah.
    2. Selanjutnya untuk memilih posisi beli atau buy pastikan harga tersebut berada atau berlokasi di antara kurva atas yang dibatasi minimal oleh 2 upper bands atau garis batas atas
    3. Selanjutnya trader harus melakukan trading berdasarkan range meskipun indikator dan strategi ini lebih cocok untuk trending. Mengapa bisa demikian tanda tanya karena opsi ini bisa diambil ketika anda sedang menemui kondisi ketika harga yang ada di pasaran memiliki posisi di antara zona sell dan buy atau bisa diartikan dalam kata lain jika tren tidak cukup kuat untuk disetujui oleh beberapa pelaku dan orang-orang ada di pasar.
    4. Langkah terakhir yaitu pastikan trader harus menunggu harga yang bergerak kembali ke zona sell atau buy untuk meminimalkan risiko kerugian dan bisa mendapatkan keuntungan.
    nah jika sebelumnya kita sudah mengetahui dan mengenal lebih dalam tentang bollinger bands atau bibi maka pada kesempatan berikutnya kita akan membahas dan memperdalam tentang simple moving Average yang sudah banyak digunakan oleh trader hampir di seluruh belahan dunia.
    Pengertian Simple Moving Average
    Simple moving Average atau bisa dikenal dengan SMA adalah salah satu jenis indikator milik moving Average dan merupakan indikator paling sederhana di antara beberapa indikator moving Average yang ada. Konsep mendasar dari simple modern ini yaitu dihitung dengan cara menambahkan beberapa harga penutupan terakhir misalnya saja pada x periode dan selanjutnya membagi jumlah tersebut dengan x nantinya hasil tersebut akan menjadi rata yang bergerak secara terus-menerus dan berubah seiring dengan perjalanannya waktu selama harga masih ditentukan oleh sebuah pasar.
    Jika anda memiliki sebuah rencana untuk trading dalam waktu lima jam jam maka simple Moving Average dipilih pada grafik satu jam setelah itu Anda bisa menambahkan harga penutupan selama 5 jam terakhir kemudian Anda membagi jumlah tersebut dengan angka 5. Nah akhirnya Anda bisa mendapatkan harga penutupan rata-rata selama 5 jam terakhir dari hasil perhitungan tadi. Rumus ini merupakan rumus yang sama dengan cara perhitungan dasar pada moving average secara umum
    Jika Anda menggunakan plot secara sederhana dan secara simple contohnya menggunakan 5 simple Moving Average pada grafik 10 menit maka anda harus menambahkan harga penutupan dari 50 menit terakhir kemudian Anda bisa membagi hasil perhitungan tadi dengan angka 5. Namun jika anda memiliki plat jangka waktu lima simple Moving Average dengan grafik 30 menit maka anda bisa menambahkan harga penutupan menggunakan 150 menit terakhir dan harus membaginya dengan angka 5. Hal itu juga berlaku bagi Anda yang akan menggunakan simple Moving Average pada time frame yang lebih tinggi dari yang sudah dicontohkan
    Pada beberapa program broker kebanyakan kan nantinya simple Moving Average akan dihitung kan secara otomatis menggunakan software yang sudah anda pilih sehingga pastinya akan memudahkan anda sebagai trader ketika akan bermain trading. Meskipun sudah dihitung secara otomatis menggunakan software namun cara menghitung sebuah simple mobil Everest sangat penting untuk dipahami bagi anda akan menggunakan indikator ini. Hal ini bertujuan pastinya agar anda mengetahui cara mengedit dan tweak pada indikator yang sudah ada pada software tersebut. Terlebih bagaimana cara memahami indikator tersebut bekerja agar anda bisa mengatur serta menciptakan salah satu strategi yang berbeda yang cocok digunakan di pasar yang Anda pilih dan bisa anda gunakan dalam bertrading.
    Kelemahan Indikator SMA
    Sama seperti indikator-indikator lainnya dan tentu saja sama dengan indikator bollinger bands di atas simple Moving Average juga memiliki kelemahan, berikut ini adalah beberapa kelemahan yang dimiliki oleh indikator simple Moving Average.
    Jika Anda menggunakan indikator simple Moving Average anda akan langsung tahu apakah pasangan yang sudah anda pilih itu memiliki trend yang naik dan turun atau hanya satu saja. Namun yang paling menonjol dalam penggunaan indikator simple Moving Average ini iya itu lebih rentan terhadap sebuah lonjakan. Ketika lonjakan itu terjadi maka pastinya akan mengakibatkan sebuah sinyal palsu yang timbul pada chart yang sudah kita amati. dengan demikian kita bisa berfikir jika sebuah tren baru akan segera muncul dan berkembang tetapi pada kenyataan yang sebenarnya tidak ada sama sekali perubahan pada chart tersebut. Untuk mengatasi itu semua Jika Anda memilih menggunakan indikator simple Moving Average pada sistem trading yang sedang Anda jalankan sebaiknya Anda bisa menambahkan indikator-indikator lain atau indikator tambahan seperti osilator untuk membantu Anda mengkonfirmasi pergerakan harga agar tidak terjadi di jebakan dan terjebak pada sinyal palsu yang ditimbulkan dari lonjakan harga tadi.

  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    Originally posted by Ade060599 View Post
    Bollinger Bands atau yang lebih dikenal sebagai Garis Bollinger merupakan salah satu indikator teknikal yang berguna untuk mengukur volatilitas dan range harga mata uang di dalam sebuah forex atau saham. Asal usul nama Bollinger Bands berasal dari penemunya yaitu John Bollinger yang merupakan seorang seorang pakar finansial berasal dari Amerika Serikat, yang sejak tahun 1980 mulai mengembangkan Bollinger Bands.
    Selain Dikenal sebagai salah satu indikator di dalam forex, Bollinger Bands juga dimanfaatkan oleh banyak masyarakat untuk menentukan arah pasar atau yang biasa dikenal sebagai trend, keadaan jenuh beli atau yang dikenal sebagai overbought dan jenuh jual atau yang lebih dikenali sebagai oversold.
    Bollinger Bands memiliki tiga garis indikator yang biasanya mengikuti pergerakan harga yang ada di pasar seperti:
    • garis batas atas alias Upper Band
    • garis batas tengah alias Middle Band
    • garis batas bawah alias Lower Band
    Dari beberapa garis yang sudah diketahui di atas indikator yang diutamakan dalam trading forex yaitu menggunakan upper band dan lower Band atau biasa dikenal dengan garis batas atas dan garis batas bawah. mengapa bisa demikian? hal ini dikarenakan garis batas atas dan garis batas bawah memiliki peran yang sangat penting dalam mengamati hasil pergerakan sebuah harga yang akan dihitung dari naik ataupun turunnya sebuah nilai volatilitasnya.
    Maka dari itu middle band di dalam sebuah indikator ini hanyalah sebagai garis yang membatasi atau garis pembatas antara garis batas atas dan garis batas bawah dan biasanya digunakan menjadi salah satu tolak ukur dari fluktuasi harga yang terjadi. middle band ini juga sering dikenali dan dipahami oleh sebagian orang sebagai simple moving Average atau SMA.
    Karena bollinger band merupakan salah satu indikator yang memberikan sinyal pada forex ia juga memiliki kelebihan dan kekurangan seperti indikator indikator lainnya. Karena itulah bagi trader harus benar benar teliti untuk mempertimbangkan indikator indikator yang akan dipilih. Beberapa kelebihan indikator bollinger
    1. Kelebihan yang pertama yang di kantor ini bisa mendeteksi kapan berakhirnya sebuah trend
    2. Yang kedua dengan menggunakan indikator ini bisa mengetahui kapan terjadinya sideways atau kau bisa mengetahui kapan kondisi pasar yang cenderung lebih stabil dari batas-batas yang sudah ditetapkan
    3. Selanjutnya indikator ini bisa digunakan untuk mengindikasikan sebuah level agar bisa digunakan untuk overbought atau oversold.
    4. Indikator ini bisa berguna untuk mengidentifikasi pola seperti pergantian momentu, double top jingg double bottom.
    Meskipun memiliki beberapa kelebihan yang dikatakan baik jika memiliki kekurangan atau kelemahan seperti indikator lainnya diantaranya:
    1. Beberapa orang mengatakan jika indikator ini lambat, legging atau telat ketika digunakan
    2. Dan selanjutnya kelemahan lainnya adalah indikator bisa bergerak melebihi Band maka tidak selamanya dalam indikator ini upper band merupakan garis tertinggi dan lower band tidak selamanya menjadi garis terendah
    Macam-macam Strategi Trading Bollinger Bands
    Setelah sebelumnya kita telah mempelajari Apa pengertian dan kekurangan kelebihan dari indikator bollinger bands ini kita akan mencoba menggali lebih dalam indikator ini yang akan digunakan trader untuk melakukan sebuah strategi trading. Jika seorang trading memiliki bekal yang cukup strategi-strategi yang tepat dan cocok maka profit juga akan didapatkan secara optimal. Tak lupa juga saat ini banyak juga para trader yang sedang mengembangkan strategi strategi lainnya yang cocok untuk mereka sendiri agar bisa memperkirakan bagaimana pergerakan pasar yang terjadi ketika akan sedang melakukan trading.
    Jika dikaitkan dengan indikator bollinger band ini penulis akan menguraikan beberapa jenis strategi trading yang bisa Anda coba menggunakan bollinger bands ini ketika anda sedang melakukan trading
    1. Yang pertama yaitu bollinger bands yang digunakan untuk scalping. Sudah banyak orang mengetahui jika scalping merupakan salah satu strategi trading yang paling terkenal dan sering membuka serta menutup posisi dalam rentan 1 hari. Biasanya strategi scalping ini memiliki tujuan untuk mengumpulka keuntungan-keuntungan kecil biasanya sekitar 5 hingga 10 pips aja.
    2. Selanjutnya yaitu bollinger band yang digunakan untuk trading breakout. Hal ini bisa diartikan menjadi sebuah kondisi ketika sebuah harga menembus level yang sangat penting seperti demand maupun supply serta support maupun resistance. teknik yang bisa anda gunakan ini merupakan sebuah teknik yang memiliki sebuah peluang untuk mendapatkan keuntungan yang sangat tinggi atau bisa dibilang maksimal.
    3. Yang ketiga adalah double bollinger bands merupakan salah satu strategi forex yang dahulunya dikembangkan oleh seorang bernama Cathy Line yang merupakan trader dan analis dimana nantinya para trader akan menggunakan dan mengandalkan sebuah perubahan pergerakan candlestick dan tentu saja indikator bollinger bands. Strategi double bollinger bands ini akan memberikan sebuah penawaran keberhasilan maksimum yang akan didapatkan oleh trader jika entri-entri yang mereka miliki memenuhi syarat yang sudah ditetapkan.
    4. Yang terakhir adalah bollinger band yang bisa digunakan untuk trend following. Ini merupakan salah satu strategi di mana entry posisi akan mengikuti arah trend yang sedang berlangsung di pasaran. Nantinya Jika harga yang ada di pasaran cenderung downtrend maka entri yang disarankan adalah sell.
    Ini Cara Meraih Profit Maksimal Dengan BB
    Nah setelah sebelumnya atau di atas kita sudah menggali lebih jauh tentang prinsip-prinsip penggunaan strategi double bollinger bands dalam sebuah trading yang dijalankan trader kita akan mengetahui dan mempelajari bagaimana cara meraih keuntungan yang maksimal dengan menggunakan BB. Dasar yang harus diketahui oleh semuanya yaitu strategi BB ini mengacu pada sebuah arah trend yang yang ada dan terjadi di serta mengalami sebuah konsolidasi. Untuk bisa mendapatkan keuntungan yang relatif besar atau profit yang maksimal maka trader harus mengetahui dan memahami bagaimana pergerakan tren yang kuat sehingga selanjutnya kredit bisa mengambil posisi entry yang tepat. Jika dikemas dan dirangkum dalam bahasa yang lebih singkat dan lebih ringkas ada empat peraturan penggunaan strategi BB yang harus diketahui trader ketika akan melakukan trading.
    1. Yang pertama yaitu trader harus membuka posisi sell saat harga sedang berada di antara kurva level bawah yang tentu saja dibatasi oleh minimal 2 lower band atau garis rendah.
    2. Selanjutnya untuk memilih posisi beli atau buy pastikan harga tersebut berada atau berlokasi di antara kurva atas yang dibatasi minimal oleh 2 upper bands atau garis batas atas
    3. Selanjutnya trader harus melakukan trading berdasarkan range meskipun indikator dan strategi ini lebih cocok untuk trending. Mengapa bisa demikian tanda tanya karena opsi ini bisa diambil ketika anda sedang menemui kondisi ketika harga yang ada di pasaran memiliki posisi di antara zona sell dan buy atau bisa diartikan dalam kata lain jika tren tidak cukup kuat untuk disetujui oleh beberapa pelaku dan orang-orang ada di pasar.
    4. Langkah terakhir yaitu pastikan trader harus menunggu harga yang bergerak kembali ke zona sell atau buy untuk meminimalkan risiko kerugian dan bisa mendapatkan keuntungan.
    nah jika sebelumnya kita sudah mengetahui dan mengenal lebih dalam tentang bollinger bands atau bibi maka pada kesempatan berikutnya kita akan membahas dan memperdalam tentang simple moving Average yang sudah banyak digunakan oleh trader hampir di seluruh belahan dunia.
    Pengertian Simple Moving Average
    Simple moving Average atau bisa dikenal dengan SMA adalah salah satu jenis indikator milik moving Average dan merupakan indikator paling sederhana di antara beberapa indikator moving Average yang ada. Konsep mendasar dari simple modern ini yaitu dihitung dengan cara menambahkan beberapa harga penutupan terakhir misalnya saja pada x periode dan selanjutnya membagi jumlah tersebut dengan x nantinya hasil tersebut akan menjadi rata yang bergerak secara terus-menerus dan berubah seiring dengan perjalanannya waktu selama harga masih ditentukan oleh sebuah pasar.
    Jika anda memiliki sebuah rencana untuk trading dalam waktu lima jam jam maka simple Moving Average dipilih pada grafik satu jam setelah itu Anda bisa menambahkan harga penutupan selama 5 jam terakhir kemudian Anda membagi jumlah tersebut dengan angka 5. Nah akhirnya Anda bisa mendapatkan harga penutupan rata-rata selama 5 jam terakhir dari hasil perhitungan tadi. Rumus ini merupakan rumus yang sama dengan cara perhitungan dasar pada moving average secara umum
    Jika Anda menggunakan plot secara sederhana dan secara simple contohnya menggunakan 5 simple Moving Average pada grafik 10 menit maka anda harus menambahkan harga penutupan dari 50 menit terakhir kemudian Anda bisa membagi hasil perhitungan tadi dengan angka 5. Namun jika anda memiliki plat jangka waktu lima simple Moving Average dengan grafik 30 menit maka anda bisa menambahkan harga penutupan menggunakan 150 menit terakhir dan harus membaginya dengan angka 5. Hal itu juga berlaku bagi Anda yang akan menggunakan simple Moving Average pada time frame yang lebih tinggi dari yang sudah dicontohkan
    Pada beberapa program broker kebanyakan kan nantinya simple Moving Average akan dihitung kan secara otomatis menggunakan software yang sudah anda pilih sehingga pastinya akan memudahkan anda sebagai trader ketika akan bermain trading. Meskipun sudah dihitung secara otomatis menggunakan software namun cara menghitung sebuah simple mobil Everest sangat penting untuk dipahami bagi anda akan menggunakan indikator ini. Hal ini bertujuan pastinya agar anda mengetahui cara mengedit dan tweak pada indikator yang sudah ada pada software tersebut. Terlebih bagaimana cara memahami indikator tersebut bekerja agar anda bisa mengatur serta menciptakan salah satu strategi yang berbeda yang cocok digunakan di pasar yang Anda pilih dan bisa anda gunakan dalam bertrading.
    Kelemahan Indikator SMA
    Sama seperti indikator-indikator lainnya dan tentu saja sama dengan indikator bollinger bands di atas simple Moving Average juga memiliki kelemahan, berikut ini adalah beberapa kelemahan yang dimiliki oleh indikator simple Moving Average.
    Jika Anda menggunakan indikator simple Moving Average anda akan langsung tahu apakah pasangan yang sudah anda pilih itu memiliki trend yang naik dan turun atau hanya satu saja. Namun yang paling menonjol dalam penggunaan indikator simple Moving Average ini iya itu lebih rentan terhadap sebuah lonjakan. Ketika lonjakan itu terjadi maka pastinya akan mengakibatkan sebuah sinyal palsu yang timbul pada chart yang sudah kita amati. dengan demikian kita bisa berfikir jika sebuah tren baru akan segera muncul dan berkembang tetapi pada kenyataan yang sebenarnya tidak ada sama sekali perubahan pada chart tersebut. Untuk mengatasi itu semua Jika Anda memilih menggunakan indikator simple Moving Average pada sistem trading yang sedang Anda jalankan sebaiknya Anda bisa menambahkan indikator-indikator lain atau indikator tambahan seperti osilator untuk membantu Anda mengkonfirmasi pergerakan harga agar tidak terjadi di jebakan dan terjebak pada sinyal palsu yang ditimbulkan dari lonjakan harga tadi.
    Selamat malam om Ade060599 dan selamat membuka thread baru ini semoga saja dengan kehadiran jurnal ini yang membahas Bollinger band dan juga moving average sebagai patokan kita saat ingin open posisi.
    Untuk sinyal palsu pasti sering terjadi sehingga kita sebagai seorang trader harus pintar dalam mengetahui bagaimana cara jika sampai sedang terjadi loss , kalau saya memang biasanya akan menggunakan strategi Martingle agar bisa merubah dari loss menjadi profit .
    Kunjungi juga
    bintangmetio's trading jurnal

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X