Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Cara Menerapkan Indikator Trading Center of Gravity
    Click image for larger version

Name:	scalping.png
Views:	1
Size:	38.8 KB
ID:	13018449
    Dalam kegiatan trading Anda akan mengenal istilah indikator center of gravity. Dikenal dengan nama lain indikator COG, ia merupakan salah satu alat grafikal yang dapat membantu trader ketika melakukan identifikasi pada bagian support maupun resistance. Bentuk klasik yang ada pada indikator ini yakni oscillator yang terbuat dari Weighted Moving Average (WMA).

    Sebagai bagian dari oscillator, COG dapat menawarkan dua manfaat besar, ia dapat menunjukkan adanya respon harga yang ditampilkan dalam grafik setelah harga yang terlihat dalam pasar mengalami pergerakan, dalam poin tersebut akan dimungkinkan adanya pembalikan kondisi pasar. Oleh karenanya, para trader akan menerapkan beberapa cara yang berbeda untuk mengimplementasikan indikator COG saat menjalankan trading.

    Selain Anda mengetahui adanya perbedaan dari penggunaanya, maka indikator COG secara efektif dinilai mampu menunjukkan kesamaan. Ia mampu melakukan proses identifikasi batas di luar dari posisi trading range. Indikator COG ini tak jarang sering mendapat sebutan indikator leading, karena sifatnya yang responsif terhadap pergerakan harga pasar.

    Mengenal Lebih Jauh Indikator Lagging dan Indikator Leading

    Secara garis besar, indikator terbagi atas dua kategori yakni indikator leading dan indikator lagging. Ciri khas yang dimiliki oleh indikator leading ini ialah ia memiliki sifat prediktif, dimana ia selalu berusaha untuk menerka sinyal trading sebelum pasar mengalami pergerakan. Fungsi umum yang dapat dijumpai pada indikator ini adalah ia dapat melakukan kegiatan untuk memprediksi arah pergerakan pasarpada tahap selanjutnya.

    Sedangkan pada indikator lagging, ia akan membantu trader untuk menginfokan lebih detail bagaimana pasar dapat mengalami pergerakan. Indikator ini kerap dimanfaatkan oleh trader sebagai alat konfirmasi. Karena ia memiliki karakteristik yang informatif, maka indikator lagging begitu bermanfaat tatkala kondisir pasar sedang mengalami kenaikan ataupun penurunan tren.
    Misalnya saja pada indikator lagging, ia dapat membantu sang trader untuk mengkonfirmasi bahwa ada tren yang mulai terbentuk, sehingga indikator tersebut memberikan kesempatan bagi trader untuk berpartisipasi dalam tren dengan cara menungganginya. Sisi lain yang dapat dijumpai pada indikator leading ini adalah trader dapat melakukan percobaan untuk memberikan sinyal pada pergerakan harga pasar sebelum hal tersebut terjadi.

    Indikator leading kerap menyerupai bentuk oscillator. Itu artinya pada indikator tersebut tersebut ia dapat memberikan prediksi harga pasar yang dpaat dinilia dari swing atas maupun swing bawah yang berada pada area range. Terdapat satu contoh oscillator yang dikenal di kalangan trader, mereka menggunakan oscillator Relative Strength Index (RSI). Ia dinilai mampu memberikan index berupa angka dalam range angka 0 hingga 100.

    Adanya angka tersebut dapat diartikan bahwa RSI akan mengindikasikan adanya pasar yang berada pada posisi oversold maupun overbought. Sebelumnya telah dijelaskan bahwa, apa yang terdapat pada indikator COG pada dasarnya dapat digolongkan sebagai bagian dari oscillator yang memiliki fungsi kecenderungan yang lebih spesifik dibandingkan dengan RSI.

    Asal Muasal Indikator Center of Gravity yang Ada pada Trading Forex

    Sistem trading menggunakan COG untuk yang pertama kalinya dipopulerkan oleh seorang analis teknikal bernama John Ehlers. Ia menggunakan harga WMA sebagai bahan analogi distribusi massa objek fisik sebagai upaya untuk mencari titik pusat gravitasi. John menjelaskan bahwa COG pada suatu periode waktu akan menghasilkan penjumlahan yang berasal dari satu posisi yang dikalikan dengan harga, selanjutnya posisi tersebut akan dibagi dengan total keseluruhan harga yang ada di sana.

    Baiknya dalam hal ini Anda mengamati posisi yang akan Anda hitung dengan menggunakan skala perbandingan bar sebelumnya dengan bar yang terbaru. Penerapan dasar yang ada pada indikator COG akan memudahkan Anda untuk melakukan kalkulasi selanjutnya ketika Anda akan menghasilkan oscillator. Ketika indikator COG telah tersedia dalam banyak variasi sesuai dengan pemanfaatannya, maka Indikator COG yang terbilang baru dapat dibandingkan dengan indikator lain yang sudah telah memiliki reputasi. Walaupun popularitasnya kini telah meningkat, indikator COG tetap membatu tarder untuk menggali informasi lebih dalam mengenai swing harga yang ada pada pergerakan harga pasar selanjutnya.

    Ketika Indikator COG Berada dalam Platform Trading

    Dalam praktiknya, indikator COG memiliki berbagai variasi. Dijumpai dalam beberapa platform trading, akan diketahui apakah ia telah menyertakan indikator COG konvensional sebagai bagian dari alat teknikal bawaan. Pada indikator jenis ini, akan muncul garis yang ada di bawah grafik utama, biasanya garis tersebut memiliki warna biru dan merah.

    Anda perlu tahu bahwa agar dapat membuka sinyal untuk trading, salah satu dari garis tersebut harus menyilang. Perhatikan dengan seksama bahwa arah trading yang akan diambil sesuai dengan arah persilangan yang terjadi di sana. Perilaku oscillator sepenuhnya bergantung pada periode observasi yang diambil oleh trader, hasilnya tentu saja akan mengalami perbedaan antara satu trader dengan trader lainnya. Misalnya saja, trader ingin mengundul indikator COG, maka trader harus lihai dan pandai memilih satu jenis, mengapa demikian? Karena yang sesuai dengan perbedaan hanya ada satu, dan jenisnya pun terlihat begitu signifikan.

    Terkait dengan penerapannya, tak sedikit trader mengimplementasian indikator COG pada grafik utama, sedangkn trader lain cenderung meletakkannya di bagian bawah grafik utama. Ada beberapa platform trading yang menawarkan jenis indikator COG dengan versi berbeda, meskipun keduanya mudah dipahami dan digunakan bagi trader pemula, utamanya. Apabila ingin menggunakan indikator secara terfokus, trader dapat menggunakan COG sebagai pilihan. Ia memiliki kemampuan untuk membaca level support maupun resistance dengan jelas. Adanya indikator COG, membuat trader begitu terbantu, utamanya saat melakukan pengambilan keputusan.

    Biasanya COG bekerja dengan cara membaca data historis, selanjutnya ia akan membandingkan data harga terbaru dan melakukan penghitungan untuk menentukan area support serta resistance. Trader akan menemui tampilan indikator dengan hasil perhitungan garis yang telah diwarnai, semakin biru, menandakan bahwa warna yang ditampilkan, semakin kuat dan mengindikasikan adanya level support serta resistance.

    Apabila mengacu pada teori konvensional mengenai pergerakan harga, biasanya harga akan terus mengalami pergerakan yang memantul serta menyentuh support serta resistance beberapa kali. Misalnya saja apabila ia dapat menembus harga pada garis paling biru, hal tersebut mengindikasikan bahwa formasi tren yang baru telah terbentuk, dan perlu Anda ketahui bahwa warna biru merupakan warna dasar yang akan digunakan indikator COG, akan tetapi warna tersebut juga dapat disesuaikan dengan keinginan trader.

    Kapankah Indikator COG Dapat Digunakan Dalam Strategi Trading?

    Pada bagian awal telah disebutkan bahwa indikator COG adalah indikator leading, yang membantu trader untuk mengetahui kondisi pasar dalam keadaan range. Selain dimanfaatkan untuk melakukan identifikasi tentang seberapa tinggi rendahnya kondisi range pada dalam pasar. mulai dari hal tersebut trader dapat mengetahui kapankah poin pembalikan akan terjadi. Meskipun indikator COG dirasa kurang sesuai ketika digunakan untuk pasar yang berada dalam posisi tren, maka, baiknya pertama kali trader harus melakukan kegiatan identifikasi pasar dalam range. Itulah mengapa trading yang ada pada lingkungan dapat memberikan resiko.

    Terkadang seorang trader menginginkan adanya kondisi pasar mengalami fluktuasi secara reguler agar volatilitasnya tetap terjaga. Meskipun kadang kala tidak begitu jelas apakah ia sedang menunjukkan posisi pergerakan secara keseluruhan atau tidak. Pada kegiatan kali ini, trader diharuskan untuk melakukan kombinasi dengan indikator lain dengan tujuan agar melengkapi satu sama lain.

    Indikator yang dipilih pun baiknya mampu melakukan identifikasi pergerakan lain pada pasar selain yang ada pada range. Dengan memanfaatkan indikator teknikal lain yang berbeda jenis, maka Anda akan mengetahui perbandingan kondisi pasar. Itulah mengapa tidak dianjurkan seorang trader bergantung pada satu jenis indikator. Saat trader menggunakan perpaduan beberapa indikator yang dapat mengurangi adanya sinyal palsu, maka sebaik mungkin trader menggunakan indikator RSI yang mudah digunakan, indikator tersebut dinilai juga membantu trader dalam membaca area support serta resistance.

    Dalam hal ini trader dapat memanfaatkan RSI atau indikator lain untuk melakukan konfirmasi sinyal trading yang muncul. Selain indikator RSI, Indikator COG dinilai sangat baik dalam hal merespon market range, hal tersebut telah terbukti saat ia menjadi alat yang paling berguna ketika ia menghasilkan keuntungan dari ketgiatan trading forex. Hanya saja memang diperlukan waktu bagi trader pemula, utamanya, untuk mempelajari indikator RSI, dan COG, agar mahir dan menguasai penggunaannya.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    sayang nya tidak ada contoh indikator dan penggunaannya, kalau yang ada cuman tulisan, maka akan sulit sekali membayangkan bagaimana indikator ini bisa membantu trader dalam menghasilkan profit, kalau tidak mudah dimengerti berarti tidak akan mudah juga digunakan

    Comment

    Advanced mode
    • #3 Collapse

      Kalau dilihat dari gambar ini ,penerapannya dipakai di pc atau di handphone ya, mohon maaf saya masih belum faham mengenai indikator" dalam forex.
      Mohon bimbingannya

      Comment

      Advanced mode
      • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
      • #4 Collapse

        Menarik sekali om menggunakan indokator COG namun kurang ambigu bingung sendiri bagaimana bentuk indikator dan cara penggunaan menggunakan indikator COG om lebih bagusnya mencantumkan berupa gambar om agar teory dengan contoh nyambung sehingga mudah di pahami apa yang di maksud om semoga kedepannya bisa di kasih contoh yang akurat agar paham.

        Comment

        Advanced mode

        Online

        Working...
        X