Вход

Login |
  • Rekan-rekan yang terhormat. Kami telah memperbarui bagian teknis forum. Jika Anda menemukan bug atau masalah, laporkan di thread ini.
  • Kami masih mengerjakan forum, tetapi Anda sudah dapat berkomunikasi dan membaca artikel

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Alasan Gagal Withdraw dan Pelanggaran yang Sering Dilakukan Trader dalam Broker Forex
    Click image for larger version

Name:	broker.jpg
Views:	1
Size:	6.5 KB
ID:	13023283
    Tidak sedikit trader yang mengeluh saat dirinya gagal melakukan withdraw. Terkadang tuduhan hanya dipusatkan pada broker scam. Padahal, ada berbagai macam faktor yang bisa membuat transaksi withdraw gagal dilakukan.

    Pada dasarnya, kegagalan melakukan withdraw menjadi salah satu keluhan teratas yang dilakukan trader pada broker forex. Kebanyakan keluhan ini diajukan oleh trader yang masih pemula yang tidak mengetahui penyebab sebenarnya.

    Alasan Gagal Melakukan Withdraw

    Mayoritas trader pemula akan langsung memberikan cap buruk pada suatu broker apabila mereka gagal melakukan withdraw. Broker yang bersangkutan langsung dianggap “scam”. Dengan kata lain, perantara tersebut adalah broker penipu.

    Padahal, ada beberapa sebab yang perlu diketahui mengapa withdraw yang dilakukan gagal, apa sajakah itu?

    1. Dana Tidak Mencukupi

    Sebenarnya, alasan yang satu ini seharusnya mudah dipahami oleh trader. Apabila saldo yang ada di akun trading lebih rendah dibanding dana yang akan ditarik, tentu saja withdraw tidak bisa dilakukan.

    Hal yang mengejutkan adalah hingga saat ini masih ada saja trader yang ingin menarik $1000, padahal balance yang dimilikinya hanya $25. Hal ini diungkapkan oleh Helene Berkowitz di halaman Finance Magnates.

    Kondisi seperti ini bisa saja diakibatkan karena kesalahan ketik nominal ketika trader mengisi formulir withdraw. Di sisi lain, terkadang terdapat kesalahpahaman pula ketika trader mengartikan un-withdrawable bonus sebagai dana yang bisa ditarik.

    Padahal, bonus tersebut bukanlah dana yang bisa ditarik menjadi uang tunai. Pastikan Anda tidak melakukan kekeliruan-kekeliruan sebelum mengajukan komplain gagal withdraw.

    2. Persyaratan Withdraw Tidak Lengkap

    Setiap lembaga keuangan pasti mengharuskan nasabahnya memverifikasi data diri atau identitasnya. Sebagai aplikasi perantara trading, broker mengharuskan penggunanya untuk menunjukkan kartu identitas. Baik itu berupa KTP ataupun SIM.

    Persyaratan yang diberikan suatu broker bisa berbeda dengan broker lainnya. Bisa jadi suatu broker akan meminta beberapa dokumen lagi, jadi bukan hanya kartu identitas.

    Persyaratan tersebut perlu dipenuhi agar penggunanya bisa memakai fitur dan fasilitas yang disediakan broker. Termasuk ketika hendak melakukan penarikan dana atau withdraw.

    Dengan demikian, persyaratan dokumen memang hal yang wajar diminta oleh broker. Ada broker yang meminta persyaratan ketika pertama kali registrasi, ada pula yang baru memberikan persyaratan dokumen ketika trader hendak menarik dana.

    Oleh karena itu, penting untuk mengetahui apakah persyaratan yang diberikan sudah memenuhi atau belum untuk melakukan withdraw. Selain itu, perlu diingat bahwa adanya perbedaan kebijakan trader merupakan hal wajar karena masing-masing broker memiliki SOP tersendiri.

    3. Akun Anda Sedang dalam Posisi Trading

    Jika Anda sudah lama melakukan trading, pastinya memahami bahwa kondisi balance akan naik-turun ketika trader membuka posisi trading. Artinya, akun yang sedang digunakan terdapat posisi trading yang sedang terbuka.

    Kebanyakan broker memang tidak mengizinkan trader melakukan withdraw apabila masih membuka posisi. Bahkan tindakan ini diumpamakan seperti “Mengiris roti saat adonan masih di oven”, mustahil bukan?

    Jika hendak melakukan withdraw, pastikan sudah tidak ada Open Position (OP) di akun trading yang dimiliki. Namun dalam hal ini, Anda pun harus berhati-hati pula dari broker yang menahan dana penggunanya.

    Terdapat perusahaan broker tertentu yang sengaja menahan dana penggunanya dengan membuat akun selalu dalam posisi OP. Tindakan ini sebenarnya legal sebagai upaya broker mempertahankan likuiditasnya.

    Namun, tentu saja hal tersebut tidak etis dilakukan. Pastikan penarikan dana yang dilakukan atas izin trader berdasarkan persyaratan yang ditentukan.

    4. Tidak Membaca Terms and Condition dengan Benar

    Tidak sedikit trader yang menganggap sepele Terms & Condition saat pertama kali mendaftar di sebuah broker. Tidak hanya itu, keterangan tersebut juga kerap kali dilewati ketika hendak mengambil promosi dan bonus dari broker forex.

    Ketidakcermatan tersebut harus dibayar mahal dengan penarikan dana yang gagal dilakukan. Apa penyebabnya? Mungkin Anda tidak menyadari bahwa persyaratan yang tercantum ternyata mewajibkan trader melakukan trading sekian lot terlebih dahulu.

    Jika ukuran atau lot trading sudah memenuhi baru setelah itu trader bisa melakukan withdraw atau penarikan dana. Di sisi lain, bisa jadi hal tersebut adalah upaya broker forex untuk menahan dana milik trader selama mungkin.

    Hal ini dilakukannya sekaligus untuk menciptakan keadaan dimana trader berpotensi melakukan overtrading. Apakah ini artinya bonus yang diberikan broker adalah penipuan? Jawabannya adalah belum tentu, bisa jadi hal ini memang disebabkan karena ketidaktelitian trader.

    Sebelum menerima bonus, pastikan Anda sudah membaca dengan benar persyaratan promosi apa saja yang harus diperhatikan. Jangan lewatkan pula tulisan-tulisan kecil di bagian footnote.

    Pastikan bahwa Anda benar-benar tidak keberatan dengan persyaratan yang diberikan. Hal ini penting diperhatikan terutama ketika hendak mendaftar untuk menerima suatu bonus.

    5. Broker Forex Terindikasi Scam

    Sebelum terjun ke dunia trading, seorang trader ritel memang harus berhati-hati dalam memilih broker. Bukan tidak mungkin broker forex yang Anda gunakan ternyata terindikasi scam atau penipuan.

    Hal ini bisa diketahui ketika withdraw yang dilakukan tidak direspon hingga berhari-hari. Bahkan ketika sudah menunggunya selama berminggu-minggu, namun tidak ada konfirmasi withdraw.

    Padahal saat itu, Anda sudah mengajukan penarikan dana sesuai prosedur yang diwajibkan. Mengontak pihak broker melalui kontak yang disediakan pun sudah dilakukan.

    Ketika mengadukan hal ini kepada Customer Service pun tanggapannya berbelit-belit. Bahkan alasannya karena akun dibekukan atau alasan lainnya agar trader tidak bisa melakukan penarikan dana.

    Jika sudah demikian, bisa jadi broker forex yang digunakan memang terindikasi penipuan. Oleh sebab itu, Anda bisa menjelaskan kondisi yang dialami ke berbagai forum online yang membahas seputar trading forex.

    Tips Agar Terhindar dari Gagal Withdraw

    Setelah mengetahui berbagai alasan kegagalan melakukan penarikan dana, Anda bisa mencegahnya dengan beberapa tips di bawah ini.

    1. Teliti dalam Memilih Broker

    Tentunya, hal ini akan menjadi tips utama yang harus diperhatikan. Seorang trader wajib berhati-hati dalam memilih broker sebagai perantara jual-beli mata uang asing. Upaya ini adalah sebuah dasar yang harus dilakukan sebelum terjun ke dunia trading forex.

    Jangan sampai melakukan registrasi di broker forex memiliki reputasi buruk dan terindikasi scam. Pastikan untuk memilih broker yang teregulasi dengan jelas. Termasuk broker yang memiliki track record penarikan dana yang lancar.

    Dengan memperhatikan hal tersebut, sebenarnya sudah menjadi jaminan bahwa penarikan dana yang akan Anda lakukan nantinya akan terhindar dari kegagalan.

    2. Pahami Persyaratan Withdraw Broker

    Hal ini penting dilakukan, terlebih jika Anda belum pernah melakukan penarikan dana sebelumnya. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, masing-masing broker memang memiliki persyaratan yang berbeda-beda mengenai withdraw.

    Oleh karena itu, disarankan untuk bertanya sejelas mungkin pada pihak Customer Service mengenai prosedur apa saja yang harus dipenuhi sebelum melakukan penarikan dana.

    Terlebih jika ternyata ada prosedur yang tidak Anda mengerti di website broker. Jika sudah mengetahui prosedurnya secara jelas, maka pastikan untuk melaksanakannya secara baik dan benar.

    Indari typo saat mengisi formulir dan kelengkapan dokumen ketika hendak withdraw. Dengan demikian, penarikan dana yang akan dilakukan akan lebih lancar.

    3. Melakukan Withdraw Profit secara Rutin

    Trader pemula harus memahami hal ini dengan baik, pastikan dalam trading Anda melakukan withdraw profit secara rutin. Hindari membiarkan dana di akun trading menggunung begitu saja.

    Tidak sedikit trader yang cenderung “menumpuk profit” dengan harapan bisa melakukan compounding. Padahal, sikap tersebut bisa membuat broker yang biasanya bersikap “wajar”, namun akhirnya mengupayakan agar Anda menahan dana selama mungkin.

    Misalnya dengan menempatkan order sepihak tanpa mengetahui pemiliknya. Bisa juga menuduh trader melakukan pelanggaran sehingga dikenakan penalti yang tidak jelas. Hal ini biasanya terjadi jika broker yang Anda gunakan tidak teregulasi.

    Pelanggaran yang Sering Dilakukan Trader dalam Broker Forex

    Sebagian trader pemula kerap kali melayangkan tuduhan terkait pelanggaran aturan yang dilakukan broker forex. Jika memahami pokok-pokok permasalahannya dengan baik, sebenarnya hal-hal seperti ini bisa dihindari.

    Trader yang sudah lama di pasar forex mungkin sudah pernah menerima email terkait pelanggaran yang dilakukan di broker forex. Misalnya Anda diduga melakukan pelanggaran terhadap suatu hal sehingga profit dibatalkan.

    Peringatan atau teguran seperti itu bisa muncul karena trader memang melakukan suatu pelanggaran aturan broker, baik itu disengaja maupun tidak. Pada dasarnya, pelanggaran seperti itu memang bisa menyebabkan kerugian.

    Oleh sebab itu, sebaiknya kenali beberapa pelanggaran yang paling sering dilakukan trader agar bisa menjadi pembelajaran nantinya.

    1. Melakukan Penarikan Dana (Withdraw) Ketika dalam Posisi Floating

    Sebenarnya, tidak ada waktu khusus yang harus dipatuhi trader untuk melakukan withdraw. Jadi, sebenarnya trader bisa melakukan penarikan dana kapan saja. Namun, hal ini berbeda ketika Anda withdraw ketika posisi belum close atau masih floating.

    Jika kondisi akun Anda masih seperti itu, artinya memang tidak bisa melakukan withdraw. Ketika akun masih belum close, maka fluktuasi harga di pasar trading bisa mempengaruhi nilai balance.

    Hal tersebut bisa membuat saldo yang dimiliki tidak mencukupi untuk ditarik. Tidak hanya itu, sebagian besar broker memang melarang penarikan dana ketika penggunanya masih dalam kondisi floating.

    Mengingat available margin (free margin) bisa jatuh merosot setelah melakukan penarikan dana. Tak heran jika akun Anda akhirnya berpotensi terkena Margin Call (MC).

    2. IP Address Tidak Stabil Ketika Melakukan Trading Forex

    Perlu diingat bahwa IP address merupakan alamat untuk perangkat yang Anda gunakan untuk berinternet. Alamat IP ini tidak selalu tetap, melainkan bisa berubah-ubah.

    Sebenarnya, IP yang tetap ataupun berubah tidak seharusnya menjadi masalah besar. Namun, ternyata ada beberapa trader yang menerima peringatan dari broker karena IP yang digunakan berubah-ubah.

    Hal ini bisa berefek dengan saldo di akun trading yang tidak bisa ditarik. Pertanyaannya, apakah melakukan trading forex harus dengan IP yang sama dan tidak berubah-ubah?

    Kebanyakan broker forex tidak mempermasalahkan hal ini. Namun, terdapat kondisi tertentu dimana mereka harus melarang perubahan IP address ini. Salah satunya di momen kontes trading forex atau promosi akun dengan bonus lumayan besar.

    Dalam hal ini, trader yang berpartisipasi biasanya dilarang menggunakan IP address yang berubah-ubah. Untuk mencegah masalah ini, sebaiknya perhatikan dengan teliti mengenai persyaratan yang harus dipenuhi jika ingin mengikuti kontes trading maupun mengikuti promo untuk mendapatkan bonus.

    3. Melakukan Teknik Trading Kontroversial

    Dunia trading dan seluk beluk di dalamnya memang menarik untuk ditelusuri. Mungkin Anda belum pernah mendengar istilah arbitrase dalam dunia trading. Tindakan tersebut merupakan salah satu teknik trading yang kontroversial.

    Trader yang melakukan arbitrase berpotensi merugikan broker karena memanfaatkan selisih kuotasi harga dari dua atau lebih broker. Tak heran jika sebagian besar broker forex memang tidak mengizinkan teknik trading seperti ini.

    Namun, ada pula perusahaan broker yang justru menuduh trader melakukan arbitrase, padahal hal itu tidak benar. Tidak perlu khawatir, kebanyakan tuduhan yang dilayangkan pada trader memang tidak terbukti dan tanpa alasan.

    Bahkan jika tuduhan tersebut diberikan pada Anda hingga memangkas profit, maka sebenarnya pihak brokerlah yang berbuat curang. Oleh karena itu, sangat penting untuk memilih broker yang tepat agar tidak terjadi hal-hal tidak diinginkan seperti ini.

    Penting untuk trader pemula agar memahami alasan gagal melakukan transaksi seperti withdraw atau penarikan dana. Tidak hanya itu, perhatikan broker yang Anda gunakan apakah sudah teregulasi secara resmi atau tidak. Hal ini akan berpengaruh terhadap keberlangsungan karir Anda di pasar forex.

Online

Working...
X