Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    10 Trik Terbaik Bagi Trader Pemula Memakai Daya Trading Komoditas di Akhir Tahun 2021
    Click image for larger version

Name:	trik trader pemula.jpg
Views:	1
Size:	12.2 KB
ID:	13023117
    Ada berbagai macam instrumen yang bisa digunakan trader untuk terjun ke pasar trading. Tidak hanya forex, Anda juga bisa memilih instrumen komoditas. Trading komoditas memungkinkan trader memperbarui portofolionya sekaligus mendapatkan profit yang menjanjikan.

    Komoditas apa yang dimaksud? Untuk trading, Anda bisa memilih logam mulia, minyak, dan gas. Ketiga komoditas tersebut memang memiliki peran yang krusial dalam ekonomi global. Maka tak heran jika peluang tersebut sangat terbuka bagi investor untuk meraup prospek keuntungan sebesar-besarnya.

    Trik Jitu untuk Trader Pemula untuk Trading Komoditas

    Apakah Anda termasuk trader pemula yang tertarik terjun ke pasar trading komoditas? Perlu diingat bahwa pasar komoditas seringkali menunjukkan ketidakstabilan. Oleh karena itu, investasi yang dilakukan bisa sangat beresiko, terlebih bagi yang belum punya pengalaman di bidang ini.

    Berikut ini beberapa tips jitu yang bisa dilakukan untuk meminimalisir risiko trading komoditas.

    1. Memilih Instrumen dalam Pasar Komoditas

    Memilih komoditas yang sesuai merupakan langkah awal sebelum memulai trading di bidang ini. Pada dasarnya, Anda memiliki banyak pilihan komoditas yang akan ditradingkan. Selain ketiga komoditas besar seperti yang disebutkan di atas (logam mulia, gas, dan minyak), masih banyak pilihan lainnya.

    Misalnya komoditas jagung, kopi, teh, sawit, dan lain sebagainya. Mungkin Anda masih bingung bagaimana memilih instrumen yang tepat. Oleh karena itu, sebaiknya banyak menggali informasi mengenai komoditas itu sendiri.

    Komoditas memiliki sifat volatile yang artinya trader harus siap dengan dinamika naik-turun harga. Bahkan jika dibandingkan dengan fluktuasi harga di pasar valuta asing.

    2. Main Aman dengan Trading Logam Mulia

    Walau bagaimana pun juga, emas tidak pernah bergeser sebagai golongan 10 besar komoditas paling populer di dunia trading. Hingga saat ini, logam mulia dianggap sebagai aset menyimpan kekayaan paling aman.

    Seperti yang telah diketahui, emas memang berbeda dengan mata uang karena nilainya tidak dipengaruhi oleh kenaikan inflasi. Tidak hanya itu, harga emas juga tidak berpengaruh secara langsung terhadap dinamika kebijakan keuangan di suatu negara.

    Sedangkan jika mata uang, cenderung tidak stabil karena nilai tukarnya bisa berubah saat terjadi gejolak perekonomian. Tak heran jika saat ini emas bisa menjadi instrumen pilihan jika Anda ingin trading komoditas.

    3. Memahami Hubungan Komoditas dengan Aktivitas Ekspor-Impor

    Sebagian besar negara maju merilis data ekspor dan impor secara rutin berdasarkan periode tertentu. Laporan berkala tersebut biasanya dimuat dalam kalender ekonomi negara tersebut. Day trader komoditas biasanya yang memonitor pembaharuan yang terjadi.

    Hal ini karena data ekspor dan impor yang berubah akan berpengaruh pada harga di pasar komoditas. Setiap negara tentunya memiliki komoditas yang berbeda-beda. Masing-masing memiliki komoditas yang menjadi unggulan sehingga menunjang perekonomian mereka.

    Misalnya di negara Timur Tengah yang mayoritas bergantung pada produksi minyak bumi. Sebaliknya, komoditas pertanian justru menjadi yang utama di negara-negara Afrika. Begitu pula dengan New Zealand yang dikenal dengan produk olahan susunya. Sementara di negara Brazil, kopi menjadi komoditas unggulan.

    4. Memahami Kondisi Penawaran dan Permintaan (Supply and Demand)

    Jika sudah memilih instrumen yang sesuai, berikutnya trader harus memahami kondisi permintaan di pasar. Begitu pula dengan penawaran pada komoditas tertentu sebelum melakukan trading.

    Apabila diperoleh data permintaan dan penawaran bergeser, maka sudah hampir dipastikan harga komoditas tersebut akan berubah. Agar lebih mudah dipahami, Anda perlu mengetahui aturan dasar kondisi permintaan dan penawaran ini.

    Harga komoditas akan melonjak seiring meningkatnya kondisi permintaan. Berkebalikan dengan kondisi tersebut, harga komoditas akan turun ketika permintaan turun dan penawaran naik.

    5. Memahami Berita Makro Ekonomi Terkini

    Ketika hendak terjun ke dunia trading komoditas, maka Anda harus memahami berita makroekonomi terkini. Hal ini penting dilakukan karena harga komoditas selalu berubah mengikuti kondisi makroekonomi.

    Harga komoditas selalu bergerak fluktuatif, terlebih jika diproduksi di daerah yang penuh dengan ketidakpastian politik. Contohnya komoditas minyak mentah umumnya diproduksi negara-negara di Timur Tengah.

    Oleh karena itu, harga komoditas akan sangat berpengaruh terhadap ketegangan di daerah tersebut. Dengan memahami berita makroekonomi teraktual di negara penghasil komoditas maka Anda bisa memprediksi dinamika harganya lebih mudah.

    6. Menentukan Indikator Trading yang Bersifat Teknikal

    Trik berikutnya yang bisa dilakukan sebelum trading komoditas adalah dengan menentukan indikator yang bersifat teknikal. Pada dasarnya, pasar komoditas memang memungkinkan trader mendapatkan banyak peluang mengumpulkan profit.

    Penentuan indikator teknikal ini penting dilakukan agar Anda bisa menemukan titik entry dan exit dengan benar.

    7. Temukan Korelasi Antara Komoditas dengan Mata Uang

    Anda tidak hanya harus berfokus pada instrumen komoditas tertentu. Trader juga harus menemukan korelasi antara komoditas dengan mata uang. Komoditas kerap kali memiliki korelasi positif ataupun negatif di berbagai mata uang yang ada di dunia.

    Contoh korelasi yang umum ditemukan adalah antara USD dollar dengan logam mulia (emas). Seperti yang telah diketahui, perubahan nilai dollar AS sangat berpengaruh terhadap nilai mata uang negara-negara lain di dunia.

    Tak terkecuali dengan komoditas logam mulia yang juga ikut terpengaruh. Ketika nilai mata uang dollar AS meningkat, maka harga emas cenderung turun. Mengingat logam mulia ini akan lebih mahal harganya dalam mata uang di negara lain.

    8. Menggali Informasi Terkait Perusahaan Penghasil Komoditas

    Anda juga harus mengingat bahwa harga komoditas tidak hanya dipengaruhi oleh mata uang negara lain. Namun, perusahaan yang memproduksi komoditas tersebut juga mempengaruhi harga.

    Perubahan harga komoditas ternyata menentukan jumlah pendapatan perusahaan yang mengolahnya. Sebuah perusahaan memproduksi atau menambang komoditas tertentu. Sebagai contoh, PT Aneka Tambang yang merupakan perusahaan nasional yang memproduksi logam mulia terbesar di tanah air.

    Ketika harga logam mulia di dunia turun, maka saham PT Aneka Tambang juga ikut menurun. Korelasi antara harga komoditas dengan perusahaan ini membuat pasar penuh dengan dinamika harga. Hingga akhirnya dimanfaatkan oleh pelaku pasar untuk berinvestasi di saham perusahaan yang memproduksi komoditas tertentu.

    9. Terus Memantau Pergerakan Tren Harga Komoditas

    Seorang day trader komoditas tidak boleh malas memantau arah tren pasar di setiap periodenya. Anda berpeluang mendapatkan profit yang jauh lebih besar jika mengikuti pergerakan tren harga komoditas secara up-to-date.

    Sebenarnya, trader memang tidak bisa menentukan seberapa besarnya perubahan pergerakan harga. Oleh sebab itu, dengan mengikuti trend maka trader bisa menangkap peluang-peluang yang potensial.

    10. Memulai Trading dengan Jangka Pendek

    Sebagai trader komoditas, hindari menggunakan taktik hold aset dalam periode yang lama. Anda harus memahami tujuan dari day trading itu sendiri. Day trading sendiri bukan bertujuan untuk mendapatkan profit dari meningkatnya harga aset yang sudah di-hold.

    Day trading dilakukan sebagai taktik untuk mencari kesempatan dan keuntungan harian dari fluktuasi harga. Baik itu pergerakan harga ketika entry maupun exit dalam trading komoditas. Oleh karena itu, sebenarnya Anda bisa mengidentifikasinya melalui nilai high dan low pada 20 hari terakhir.

    Setelah itu, silahkan gunakan indikator-indikator yang dibutuhkan seperti Moving Average, CCI, MACD, dan lain sebagainya. Kumpulan indikator tersebut dibutuhkan untuk mengkonfirmasi tren agar bisa menemukan posisi yang ideal.

    Berbagai trik terbaik bagi trader pemula di atas bisa Anda praktikkan jika ingin menjadi day trader komunitas. Perlu diingat bahwa langkah pertama untuk memilih jenis komoditas sangat mempengaruhi langkah Anda berikutnya.

    Oleh karena itu, pastikan untuk memilih instrumen komoditas yang tepat. Ada banyak komoditas yang bisa Anda pilih untuk ditradingkan. Sebagian trader memang ada yang lebih memilih bermain aman dengan logam mulia. Namun tidak menutup kemungkinan Anda juga akan berhasil di komoditas lainnya.


Online

Working...
X