Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Apa itu Clientele Effect? Ini Pengertian Lengkapnya
    Apa Clientele Effect?

    Click image for larger version

Name:	tumb.jpg
Views:	1
Size:	52.6 KB
ID:	13021983

    Clientele effect menjelaskan pergerakan harga saham suatu industri sesuai dengan tuntutan serta tujuan investornya. Tuntutan investor ini datang sebagai reaksi terhadap pajak, dividen, atau perubahan kebijakan lainnya atau aksi korporasi yang mempengaruhi saham perusahaan.

    Clientele effect mengasumsikan bahwa investor tertentu pada awalnya tertarik pada kebijakan perusahaan yang berbeda, dan bahwa ketika sebuah perusahaan mengubah satu atau lebih kebijakan tersebut, mereka akan menyesuaikan kepemilikan saham mereka. Akibat penyesuaian ini, harga saham bisa berfluktuasi.

    Bagaimana Clientele Effect Bekerja

    Clientele effect adalah perubahan harga saham akibat pengambilan keputusan perusahaan yang memicu reaksi investor. Perubahan kebijakan yang dipandang oleh pemegang saham tidak menguntungkan dapat menyebabkan mereka menjual sebagian atau seluruh kepemilikannya, sehingga menekan harga saham.

    Perpindahan kebijakan yang besar bisa mengacaukan kepentingan jangka panjang industri, dan portofolio pemegang saham. Begitu sebuah perusahaan menetapkan pola kebijakan dan menarik pelanggan tertentu, biasanya yang terbaik adalah tidak mengutak-atiknya terlalu banyak.

    Ada banyak kontroversi tentang apakah clientele effect adalah fenomena nyata di pasar. Sebagian yakin bahwa diperlukan lebih banyak aspek daripada cuma keinginan klien industri buat menggerakkan harga saham secara signifikan. Selain itu, meskipun investor dapat beralih ke perusahaan yang menawarkan profil yang mereka inginkan, perubahan tersebut dapat menyebabkan biaya transaksi, kejadian kena pajak, dan biaya lainnya.

    Clientele effect dapat dengan mudah dijelaskan dalam konteks kebijakan dividen perusahaan. Misalnya, pensiunan investor cenderung lebih menyukai stabilitas dan mungkin memiliki preferensi untuk saham dengan pembayaran dividen dan hasil yang tinggi.

    Di sisi lain, kelompok investor lain, seperti investor muda dengan cakrawala investasi yang panjang, mungkin lebih memilih saham yang menginvestasikan kembali pendapatannya untuk apresiasi harga saham jangka panjang.

    Kebijakan dividen masing-masing perusahaan berperan dalam jenis investor (klien) yang tertarik.

    Melihat investor institusional seperti reksa dana, perusahaan asuransi, kantor keluarga, bank, dll, beberapa mungkin terbatas hanya dapat berinvestasi di perusahaan yang membayar dividen yang cukup besar. Selain itu, mandat masing-masing investor institusi berbeda, menghasilkan daftar unik dari investasi yang diizinkan.

    Semua pertimbangan di atas menunjukkan bahwa clientele effect memang ada. Ketika sebuah perusahaan mengubah kebijakannya secara signifikan, hal itu dapat menyebabkan pergeseran pelanggan perusahaan, yang mempengaruhi harga sahamnya.

    Misalnya, seorang pensiunan investor yang mencari dividen stabil kemungkinan akan memilih untuk melepaskan saham yang dimiliki di perusahaan yang mengumumkan pemotongan signifikan terhadap pembayaran dividen mereka.

    Setelah perusahaan menetapkan serangkaian kebijakan, apakah itu kebijakan dividen atau kebijakan lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan, clientele effect menguraikan pentingnya menahan diri dari membuat perubahan dramatis pada kebijakan tersebut untuk mencegah pergeseran klien, yang mungkin berdampak negatif pada harga saham perusahaan.

    Pelanggan Dividen

    Ekuitas publik biasanya dikategorikan sebagai sekuritas yang membayar dividen atau tidak. Masing-masing kategori ini menautkan ke usia tertentu dalam siklus hidup bisnis saat matang.

    Misalnya, saham dengan pertumbuhan tinggi secara tradisional tidak membayar dividen. Tetapi, mereka lebih cenderung menampilkan apresiasi harga yang substansial seiring perkembangan industri. Di sisi lain, saham yang membayar dividen cenderung menunjukkan pergerakan keuntungan modal yang lebih kecil tetapi memberi penghargaan kepada investor dengan dividen yang stabil dan berkala.

    Pemegang saham dalam klien dividen biasanya mendasarkan preferensi mereka buat rasio pembayaran dividen tertentu pada tingkatan pemasukan yang sebanding, pertimbangan pajak pemasukan individu, ataupun usia mereka.

    Pertimbangan Khusus

    Beberapa investor, seperti Warren Buffett yang legendaris, mencari peluang investasi di saham dengan dividen tinggi. Lainnya, seperti investor teknologi, sering mencari perusahaan dengan pertumbuhan tinggi dengan potensi keuntungan modal yang luar biasa. Dengan demikian, efeknya pertama-tama menguraikan cara di mana kedewasaan perusahaan dan operasi bisnis pada awalnya menarik jenis investor tertentu.

    Aspek kedua dari clientele effect menggambarkan dimana investor disaat ini bereaksi terhadap perubahan substansial dalam kebijakan industri. Misalnya, jika saham teknologi publik tidak membayar dividen dan menginvestasikan kembali semua keuntungannya kembali ke dalam operasinya, itu pada awalnya menarik investor pertumbuhan. Tetapi, apabila industri berhenti menginvestasikan kembali dalam pertumbuhannya serta malah mulai menyalurkan uang buat pembayaran dividen, investor dengan perkembangan besar mungkin cenderung untuk keluar dari posisi mereka serta mencari peluang lain yang lebih sesuai dengan kebutuhan mereka. Investor pendapatan yang mencari dividen saat ini bisa melihat industri selaku investasi yang menarik.

    Pertimbangkan sebuah perusahaan yang sudah membayar dividen dan akibatnya telah menarik klien yang mencari saham dengan pembayaran dividen tinggi. Apabila industri hadapi penyusutan ataupun memilih buat mengurangi penawaran dividennya, investor dividen bisa menjual saham mereka serta menginvestasikan kembali hasilnya di industri lain dengan pengembalian yang lebih besar. Akibat aksi jual, harga saham perseroan cenderung turun.

    Dua Sisi Clientele Effect

    Clientele effect bermain dalam dua dimensi yaitu, yang pertama adalah bagaimana investor tertarik pada kategori saham dan sekuritas tertentu dan mengingat tingkat permintaan mereka untuk saham tersebut dan tujuan mereka, perubahan kantor mungkin terjadi. Pertumbuhan bisnis juga menjadi daya tarik bagi investor tertentu, terutama mereka yang terus-menerus mencari bisnis dengan tingkat pertumbuhan yang baik, ketika ini terjadi, kemungkinan besar akan terjadi perubahan harga. Dimensi kedua dari clientele effect bertumpu pada bagaimana perubahan kebijakan perusahaan mempengaruhi minat investor terhadap saham suatu perusahaan, sehingga melakukan penyesuaian kepemilikan mereka yang dapat mempengaruhi harga saham. Sementara dimensi pertama menunjukkan investor dengan pertumbuhan tinggi yang mengejar saham potensial dengan pertumbuhan tinggi, dimensi kedua dari clientele effect menunjukkan investor pendapatan yang mencari dividen.

    Contoh Clientele Effect

    Perusahaan A adalah perusahaan dengan pertumbuhan tinggi yang telah mengembangkan teknologi terdepan. Ini menginvestasikan kembali semua pendapatan kembali ke perusahaan dan tidak membayar dividen.

    Dalam beberapa kuartal terakhir, adopsi teknologi perusahaan di negara-negara utama telah melambat karena jumlah pendatang. CEO telah memutuskan untuk fokus memperkuat pangsa pasarnya saat ini daripada memperluas secara agresif.

    Dengan demikian, perusahaan sekarang memiliki pendapatan yang tidak perlu sepenuhnya diinvestasikan kembali ke dalam perusahaan. Perusahaan A kemudian mengumumkan kebijakan dividen konstan. Mengikuti berita tersebut, saham melihat pesanan jual yang besar dan penurunan harga saham yang signifikan.

    Pertanyaan: Sebagai analis ekuitas Perusahaan A, komentar awal apa yang dapat Anda berikan mengenai alasan penurunan harga sahamnya?

    Jawaban: Klien Perusahaan A diharapkan adalah investor yang mencari saham dengan potensi pertumbuhan tinggi dan apresiasi harga saham. Dicatat oleh perusahaan, mereka telah memutuskan untuk fokus mempertahankan (daripada memperluas) pangsa pasarnya saat ini dan telah menerapkan kebijakan dividen baru.

    Akibatnya, klien Perusahaan A yang lebih memilih apresiasi modal kemungkinan telah pindah, dikaitkan dengan clientele effect, menyebabkan harga saham turun.

    Contoh Nyata Clientele Effect

    CEO Northwestern Mutual di 2016 mengumumkan pada siaran pers penurunan 45 basis poin dalam tingkatan bunga skala dividen. Keputusan ini terbukti berdampak negatif terhadap kebijakan dividen perusahaan.

    Sementara itu, pada tahun 2001, Winn-Dixie memangkas dividennya dan mengubah struktur pembayarannya, memilih untuk mendistribusikan pendapatan tunggakan triwulanan daripada bulanan di muka. Para pemegang sahamnya, yang banyak di antaranya menghargai pendapatan reguler saat ini, tidak senang, dan sahamnya anjlok. Beberapa ahli melihat ini sebagai clientele effect dalam tindakan.

    Kesimpulan

    Clientele effect adalah kejadian umum dimana harga saham dipengaruhi oleh permintaan pemegang saham.

    Satu sisi dari clientele effect menggambarkan cara investor individu mencari saham dari kategori tertentu.

    Contoh spesifik dari efek ini adalah pelanggan dividen, istilah untuk sekelompok pemegang saham yang memiliki pendapat yang sama tentang bagaimana perusahaan tertentu menjalankan kebijakan dividennya.

    InstaForex merupakan platform trading yang sudah dipercaya dan memiliki nama di Indonesia. Untuk Anda yang ingin terjun ke trading Forex maka InstaForex menjadi pilihan yang tepat. Kunjungi InstaForex untuk membuka akun dan memulai trading dengan analisa Anda.

    Demikian pembahasan tentang apa itu clientele effect, yang harus Anda pahami. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda yang ingin tahu banyak soal clientele effect. Terima kasih.
    Guest's Avatar
    Last edited by ; 17.08.2021, 17:14.

Online

Working...
X