Вход

  • Rekan-rekan yang terhormat. Kami telah memperbarui bagian teknis forum. Jika Anda menemukan bug atau masalah, laporkan di thread ini.
  • Kami masih mengerjakan forum, tetapi Anda sudah dapat berkomunikasi dan membaca artikel

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Juara Trading Jangka Pendek, Martin Schwartz dan Nasihat Paul Tudor Jones
    Click image for larger version

Name:	sf-thumb-201911211501537707-crop-136357-1121150144.jpg
Views:	1
Size:	19.0 KB
ID:	13020930Martin Schwartz merupakan seseorang trader saham serta futures di Wall Street, AS. Dia mulai diketahui secara luas ketika berhasil menjuarai US Trading Championship pada tahun 1984. Berbeda dengan investor kawakan yang lain, Schwartz merupakan seseorang trader yang melakukan trading setiap hari. Dia membuka serta menutup posisi tradingnya pada hari yang sama. Tidak hanya trading dengan dana individu, dia pula mengelola dana beberapa klien.

    Dalam trading, Schwartz lebih tergantung pada analisa teknikal dibanding dengan fundamental. Tidak hanya itu, dia pula menulis buku tentang trading dengan judul Pit Bull: Lessons from Wall Street’ s Champion Day Trader yang menggambarkan pengalaman jatuh-bangunnya selaku trader saham di Wall Street.

    Menyudahi Kerja Buat Fokus Jadi Trader

    Martin Schwartz yang juga merupakan penggemar kuda ini mendapatkan gelar MBA dari Columbia University pada tahun 1970 saat sebelum bekerja selaku analis keuangan di E. F Hutton. Sembari bekerja dia pula trading dengan dana individu. Walaupun gajinya lumayan besar, tetapi dia kerap hadapi kesusahan ekonomi lantaran senantiasa rugi di pasar saham.

    Dirinya mengaku ketika diwawancara dalam buku Market Wizards: Interviews With Top Traders jika hal tersebut memanglah tidak dapat ditolerir. Ia pun tahu bahwa wajib melaksanakan suatu yang sama sekali berbeda dengan sekarang. Martin Scahwartz mesti bekerja buat diri sendiri serta berkonsentrasi penuh buat trading. Serta mesti memutuskan bila mau sukses sebagai trader di pasar saham.

    Sehabis sukses mengumpulkan dana sebesar USD100,000, dia mengundurkan diri dari industri tempatnya berkerja dan berupaya mengadu nasib di American Stock Exchange selaku trader independen. Kali ini, Martin Schwartz membetulkan metode tradingnya dengan lebih mencermati analisa teknikal serta sentimen pasar. Dalam waktu setahun dananya tumbuh jadi USD600,000, serta tahun selanjutnya dia sukses menggandakannya sampai menggapai USD1. 2 juta. Sungguh fantastis!

    Penggemar Trading Jangka Pendek

    Walaupun Schwartz diketahui selaku trader setiap hari ataupun jangka pendek, namun dia sangat hati-hati serta memikirkan dengan masak saat sebelum membuka suatu posisi. Seseorang sahabatnya mengarahkan, kala terdapat kabar baik namun harga saham bergerak turun berarti pasar lagi sangat lemah. Kebalikannya kala kabar kurang baik tetapi harga malah naik itu berarti sentimen pasar lagi besar.

    Sebab begitu menggemari trading jangka pendek, Schwartz turut berpartisipasi dalam U.S. Trading Championships pada tahun 1984 yang diselenggarakan oleh Stanford University, di mana tiap kontestan mengawali dengan dana awal USD400, 000. Dia sukses jadi juara sehabis sukses mencetak keuntungan rata-rata 210 persen dalam waktu 4 bulan.

    Apa nasehatnya untuk para trader?

    "Belajarlah buat dapat menerima kesalahan serta kerugian. Jangan perkenankan kerugian kian meningkat, cepat lakukan cut-loss. Pula, jangan menaikkan position size sampai 2 ataupun 3 kali saat sebelum modal Anda berlipat mejadi 2 ataupun 3 kali lebih besar."

    Para trader serta investor yang sudah sukses dalam karirnya sebagian besar mendedikasikan pengetahuan serta waktunya guna meningkatkan dunia trading serta investasi semacam mendirikan industri investasi, jadi konsultan, komentator di bermacam media investasi serta bisnis, meningkatkan aplikasi trading, menulis novel, serta lain sebagainya.

    Kita dapat mengambil khasiat positif dari cerita ekspedisi karir serta pemikiran Martin Schwartz tentang kegigihannya bangkit dari kerugian serta menggunakan analisa teknikal dan sentimen pasar buat menunjang trading jangka pendeknya.

    Nasihat-nasihat dari Paul Tudor Jones
    Click image for larger version

Name:	nasehat-trader-sukses-paul-tudor-jones-bagi-pemula-119846-27199.jpg
Views:	1
Size:	60.7 KB
ID:	13020931
    Para trader yang sudah sukses dalam karirnya sebagian besar mendedikasikan pengetahuan serta waktunya guna meningkatkan dunia trading serta investasi semacam mendirikan industri investasi, jadi konsultan, komentator di bermacam media investasi serta bisnis, menulis buku, serta lain sebagainya. Kita dapat mengambil khasiat positif dari cerita ekspedisi karir serta pemikiran mereka tentang dunia trading serta investasi. Salah satu diantara mereka merupakan Paul Tudor Jones.

    Paul Tudor Jones, Memprediksi Black Monday 1987 Tanpa Meleset

    Paul Tudor Jones II merupakan investor serta trader handal, pendiri serta presiden Tudor Investment Corporation, suatu industri hedge fund multi miliar dollar. Kekayaan pribadinya estimasi menggapai US$ 6. 3 miliar pada tahun 2009 serta masuk dalam urutan 336 orang terkaya dunia bagi tipe majalah Forbes Maret 2012.

    Nama Paul Tudor Jones mulai diketahui dunia kala dia dapat dengan pas memprediksi terbentuknya crash di pasar saham dunia pada Senin 19 Oktober 1987 ataupun yang diketahui selaku Black Monday 1987.

    Pada hari itu, kejatuhan harga saham dunia diawali di Hongkong, melebar ke Eropa serta kesimpulannya menghantam Amerika Serikat yang menimbulkan indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) turun sampai 508 point ke angka 1738.74 ataupun 22.61%. Jones sendiri malah sukses meraup keuntungan yang luar biasa dengan melaksanakan aksi jual dalam volume yang sangat besar.

    Strategi tradingnya dia ungkap dalam film penciptaan PBS 1987 yang bertajuk TRADER: The Documentary. Film ini pernah menggemparkan dunia trading dikala itu sebab menguraikan secara perinci manajemen efek yang diterapkan serta dikira selaku strategi holy grail ala Paul Tudor Jones. Sayangnya, pada tahun 1990, Jones memohon film tersebut ditarik dari peredaran serta dia sendiri sudah membeli nyaris seluruh copy film tersebut.

    Sekolah Tidak Mengarahkan Trik Trading

    Dalam dunia trading, Paul Tudor Jones sudah dikira selaku salah satu trader terkemuka ataupun Great Trader. Lahir di Memphis, Tennessee, AS pada tahun 1954, Jones memiliki cita-cita jadi petinju populer. Sehabis menemukan gelar dibidang ekonomi dari University of Virginia pada tahun 1976, dia pernah bekerja di suatu broker saham saat sebelum mulai trading dengan modal sendiri pada tahun 1980.

    Merasa ilmunya kurang lumayan mencukupi, dia mendaftar di Harvard Business School, kemudian diterima. Tetapi tidak lama setelah itu dia menyudahi kuliah sebab merasa kecewa. Dirinya mengaku akan sangat gila bila terus menjajaki kuliah. Dia berpikir buat apa kuliah jika mereka tidak mengarahkan trik-trik dalam trading di pasar saham. Warnanya ilmu yang dia cari bukan bagian dari mata kuliah sekolah bisnis yang sangat top sekalipun.

    Atas anjuran kerabat sepupunya yang merupaka pedagang kapas, Jones berguru pada Eli Tullis, seseorang trader komoditi di New Orleans. Sembari bekerja di industri pialang kepunyaan Tullis, dia belajar gimana trading futures pada komoditi kapas di New York Cotton Exchange. Dari sepupunya itu Jones sudah belajar banyak.

    Sebagai seorang direktur, Jones memberi nasehat bahwa dalam trading di masa depan sangat kompetitif sehingga kemungkinan besar Anda sangat rentan mengalami kerugian. Selayaknya belajar dari kekalahan serta kesalahan, Anda harus tau bahwa tidak terdapat yang benar ataupun salah dalam trading pada pasar apa pun. Yang terdapat cumalah bila emosi Anda besar berarti Anda salah serta kilat ataupun lelet Anda akan kalah.

    The Institute for Financial Markets di Washington D. C. itu.

    Dikala ini Tudor Investment Corporation yang ialah bagian dari korporasi bisnis Paul Tudor Jones, Tudor Group, merupakan salah satu industri pengelola asset terkemuka di AS. Aktivitasnya meliputi trading serta investasi di bermacam tipe pasar dan studi.

    Nasehat Jones buat para trader, “Kerugian merupakan bagian dalam trading. Bila Anda hadapi loss, renungkan mengapa itu dapat terjalin, bukan buat disesali. Anda pasti akan mendapatkan banyak keuntungan kala pasar trending dengan kokoh. Akan tetapi, mengenai hal itu tidak sering terjadi, cuma 15% kemungkinannya. Bisa jadi Anda berkata pasar lagi uptrend, tetapi aku bilang pasar masih konsolidasi, jangan masuk dulu.”

    Satu perihal yang berarti: jangan fokus pada profit yang bakal Anda peroleh, melainkan fokus pada perlindungan apa yang sudah Anda miliki. Jones berpesan bahwa dalam menjalankan trading usahakan dengan membuka satu posisi saja, dan senantiasa memasang stop-loss, jangan melaksanakan Hedge, serta senantiasa siap melaksanakan Cut-Loss.

    Membuka posisi dan setelah itu menghalangi kerugian, tidak membuka 2 posisi yang bertentangan, serta tidak membiarkan kerugian terus berkembang merupakan aksi bijak dari seseorang trader. Ketika Anda membuka posisi transaksi, saat itu Anda tidak lagi melaksanakan suatu game, tetapi yang Anda jalani merupakan suatu bisnis.

    Menurut Jones menunggu dikala harga di atas ataupun di dasar, buat setelah itu masuk ke pasar. Maksudnya yakni membuka posisi Sell dikala harga terletak di atas (overbought), serta membuka posisi Buy dikala harga terletak di dasar (oversold) ialah aksi yang membolehkan seseorang trader mendapatkan keuntungan, serta memperkecil kerugian. Penanda Stochastic Oscillator merupakan salah satu penanda yang bisa menolong Anda melaksanakan hal tersebut.

    Ketika trading yang dilakukan telah menghasilkan profit, segeralah keluar dari pasar serta bersenang-senanglah. Maksudnya tindakan membiarkan posisi yang telah untung, supaya keuntungan tersebut terus meningkat tanpa mengamankan profit yang telah didapat merupakan aksi spekulasi yang wajib dihindarkan.

    Hendaknya lebih baik bila Anda lekas menutup posisi yang telah untung, ataupun paling tidak mengamankan profit trading forex yang telah didapat dengan metode melaksanakan scaling out ataupun mengganti posisi stop-loss.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    nah yang hedging itu ngak jelas, di hedging seperti layaknya trander Indo? gw rasa tidak, di amrik sana pake sistem FIFO, mungkin dia hedging pake pair lain, dan kalau ini terjadi berarti resikonya besar, mending percayakan aja sama stop loss, tapi op satu kali dalam satu waktu itu memang penting supaya trader lebih bertanggung jawab pada keputusannya dan bisa mengontrol resiko tradingnya dengan disiplin
    Place your siggy here

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X