Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Korelasi dan perbedaan antara STOP OUT dan MARGIN CALL
    Malem semuanya.
    Mengenai stop out dan margin call apakah ada perbedaannya? mohon di jelaskan dan apakah ada hubungannya juga?
    Guest's Avatar
    Last edited by ; 20.02.2021, 00:59.
  • <a href="https://www.instaforex.org/id/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    Originally posted by Anirohani View Post
    Malem semuanya.
    Mengenai stop out dan margin call apakah ada perbedaannya? mohon di jelaskan dan apakah ada hubungannya juga?
    Margin call itu terjadi ketika floating minus yang di alami oleh trader melebihi margin yang di miliki di akun trading tersebut ,sedangkan untuk stop out ini adalah penutupan paksa beberapa OP atau sebagian OP yang di lakukan oleh pihak broker , kejadianya memang dalam waktu yang hampir bersamaan dan kemungkinan semua trader sudah memahaminya atau mungkin masih ada juga yang belum faham ,akan saya jelaskan secara singkat ,

    Apabila uang di akun trading Anda jatuh di bawah margin yang diminta (margin yang dapat digunakan), broker Anda akan menutup beberapa atau seluruh posisi bukanya. Hal ini mencegah rekening Anda jatuh menjadi neraca negatif, bahkan pada pasar yang sangat mudah berubah dan bergerak dengan cepat. Margin Call dapat dilihat dengan mudah juga melalui Margin Level. Bila margin level anda jatuh mendekati 100% atau kurang maka open posisi anda dapat tertutup otomatis oleh sistem broker, Rumus Margin Level adalah = Equity / Margin x 100%

    CONTOH-CONTOH MARGIN CALL

    Contoh #1

    Misalnya saja Anda membuka rekening Forex reguler dengan $2,000 (bukan ide yang cerdas). Anda membuka 1 lot EUR/USD, dengan permintaan margin $1,000. Usable Margin adalah uang yang tersedia untuk membuka posisi baru atau menderita kerugian dagang. Karena Anda memulai dengan $2,000, usable margin Anda adalah $2,000. Tetapi ketika Anda membuka 1 lot, yang memerlukan permintaan margin $1,000, usable margin Anda sekarang adalah $1,000. Jika kerugian Anda melebihi usable margin Anda yang berjumlah $1,000, Anda akan mendapatkan margin call.

    Contoh #2

    Misalnya saja Anda membuka rekening Forex reguler dengan $10,000. Anda membuka 1 lot EUR/USD, dengan permintaan margin $1,000. ingat, usable margin adalah uang yang tersedia yang Anda miliki untuk membuka posisi baru atau menderita kerugian dagang. Karena Anda memulai dengan 1 lot, usable margin yang Anda miliki adalah $10,000. Setelah Anda membuka perdagangannya, sekarang Anda memiliki $9,000 usable margin dan $1,000 used margin. Jika kerugian Anda melebihi usable margin Anda yang berjumlah $9,000, Anda akan mendapatkan margin call. Pastikan Anda mengetahui perbedaan antara usable margin dengan used margin. Jika ekuitasnya (nilai rekening Anda) jatuh antara usable margin Anda hingga ke kerugian perdagangan, Anda harus mendepositkan tambahan uang atau broker Anda akan menutup posisi Anda untuk membatasi resiko Anda dan resiko dirinya. Sehingga, Anda tidak akan pernah merugi lebih daripada yang Anda depositkan.

    Jika Anda akan berdagang dengan rekening margin, sungguh penting artinya bagi Anda untuk mengetahui apa kebijakan-kebijakan para broker Anda berkenaan dengan rekening margin. Anda juga harus tahu bahwa kebanyakan para broker memerlukan margin yang lebih tinggi selama akhir-akhir pekan. Ini bisa dalam bentuk 1% margin selama pekan tersebut dan jika berkeinginan untuk menahan posisi selama akhir pekan tersebut marginnya bisa meningkat hingga 2% atau lebih tinggi. Topik mengenai margin merupakan bidang yang sensitif dan beberapa orang memperdebatkan bahwa terlalu banyak margin itu berbahaya. Semuanya tergantung kepada pertimbangan resiko Anda sendiri. Anda suka melompati jembatan-jembatan atau melewati sisi-sisi jalanan.

    Hal penting yang perlu diingat ialah bahwa Anda secara menyeluruh membaca kebijakan-kebijakan broker Anda berkenaan dengan margin dan Anda memahami serta merasa nyaman dengan resiko yang ada. Beberapa broker menjelaskan soal leverage* mereka dengan istilah rasio leverage sedangkan lainnya menggunakan istilah persentase leverage. Hubungan yang sederhana antara dua istilah tersebut adalah:

    Leverage = 100/Margin Persen

    Margin Persen = 10/Leverage

    Leverage secara konvensional digambarkan sebagai rasio, seperti 100:1 atau 200:1.
    ===>> "Don't stop learning because life doesn't stop teaching" <<===


    aryateja

    Comment

    Advanced mode
    • <a href="https://www.instaforex.org/id/?x=ruforum">InstaForex</a>
    • #3 Collapse

      Originally posted by Anirohani View Post
      Malem semuanya.
      Mengenai stop out dan margin call apakah ada perbedaannya? mohon di jelaskan dan apakah ada hubungannya juga?
      Kita mulai dulu dari pengertian keduanya. Margin call merupakan keadaan di mana ketahanan akun trader di bawah jumlah minimum yang ditentukan broker. Margin call disebabkan karena trader menahan floating minus hingga mendekati batas margin. Ketika margin call terjadi, biasanya pihak broker akan menelpon trader meminta tambahan deposit. Karena kalau tidak ditambah bakal ‘bangkrut’. Nilai margin call biasanya 20 persen sampau 30 persen dari total dana.

      Perhitungan margin call itu misalnya saja kita trading EURUSD dengan 1:50. Kita membuka posisi buy sebesar satu mini lot Instaforex (10.000 USD) yang senilai dengan 20 USD (10.000/50). Jika kita punya modal 1.000 USD, maka dana yang dimasukan sebagai margin sebesar 200 USD dan 800 USD merupakan ‘usable margin’ yang digunakan untuk membuka posisi lagi dan menanggung floating minus. Katakanlah posisi kita floating minus hingga ketahanan mencapai 800 USD, maka inilah yang disebut sebagai margin call. Kita akan ditelepon pihak Instaforex untuk deposit lagi kurang dari 24 jam.

      Sementara stop out adalah titik bangkrut akun kita. Misalkan saja kita sudah kena margin call dan ditelepon pihak broker, karena tidak ada dana maka akun kita tidak bisa diinjek. Ini membuat floating minus makin besar dan mencapai titik stop out. Instaforex sendiri mematok stop out sebesar 10 persen balance. Berdasarkan contoh di atas, jika balance akun kita di bawah 100 USD, maka pihak broker akan menghentikan transaksi dan menutup seluruh transaksi minus kita. Jadi kalau ada trader yang bilang bangkrut, itu berarti akunnya kena stop out.


      Apakah ada hubungan antara margin call dengan stop out?

      Jelas sekali ada hubungannya. Margin call itu ibarat lampu kuning dan stop out itu lampur merah. Ketika lampu kuning muncul, itulah tanda kita harus bersiap-siap berhenti karena lampu merah akan segera keluar. Satu-satunya solusi untuk terhindar dari stop out adalah injek dana lagi. Kalau tidak ada ya ‘ikhlaskan’ saja balance kita. Karena itu merupakan resiko trading forex.

      Comment

      Advanced mode

      Online

      Working...
      X