Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
This topic is closed.
X
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Apa itu Scalping di Forex?
    Scalping forex adalah gaya trading jangka pendek berdasarkan pembelian atau penjualan pasangan mata uang untuk mendapatkan keuntungan cepat melalui pergerakan harga kecil yang berfluktuasi di pasar forex. Seorang trader forex yang menggunakan scalping biasanya menahan posisi selama beberapa detik hingga menit.

    Trader mengambil dan keluar dari beberapa posisi dalam satu hari trading. Pasar forex adalah satu-satunya pasar keuangan yang buka selama 24 jam non-stop. Dengan demikian, trader dapat mengambil beberapa posisi beberapa kali sepanjang hari untuk mengambil keuntungan dari fluktuasi harga.

    Forex melibatkan pelaksanaan ratusan trading setiap hari dengan jangka waktu beberapa detik atau menit. Mereka mencoba untuk mendapatkan keuntungan kecil, seperti 5 sampai 10 pips (persentase poin) dari setiap posisi, tetapi pada posisi leverage. Dengan demikian, keuntungan kecil dapat diperbesar dengan meningkatnya ukuran trading. Trader menggunakan pip untuk mengukur keuntungan dan kerugian.

    • Pip adalah fluktuasi harga terkecil yang dapat dihasilkan mata uang. Scalping forex bertujuan untuk menciptakan keuntungan yang lebih signifikan pada akhir hari trading. Nilai dasar trading menentukan nilai pip.
    • Ketika dua mata uang dipasangkan bersama dengan nilai satu mata uang yang diwakili oleh mata uang lainnya secara bersamaan, itu disebut pasangan mata uang. Pasangan mata uang dapat berupa pasangan mata uang mayor, pasangan mata uang minor, dan pasangan mata uang eksotis.


    Contoh:

    Mari kita uraikan dengan sebuah contoh. Trading pasar forex AUD/USD, pergerakan 6 pips pada trading $1,50,000 adalah $60. Trading $1,50,000 untuk mendapatkan $60 mungkin tidak terlihat seperti peluang yang luar biasa, tetapi trader forex mempertimbangkan volume pasar dan mengambil keuntungan dengan mengeksekusi trading kecil tersebut beberapa kali dalam satu hari trading.

    Apa Perbedaan Scalping dengan Trading Intraday?

    Scalping forex seringkali disamakan dengan day trading atau trading intraday. Padahal metode kedua jenis trading tersebut memiliki perbedaan. Hal utama yang membedakan antara day trading dengan scalping forex adalah bahwa trader bertujuan untuk menangkap pips kecil dalam keuntungan, tetapi dengan posisi yang lebih besar.

    Seperti yang mungkin diketahui, ukuran lot standar satu lot sama dengan 100.000 unit mata uang kutipan. Jadi, nilai pip untuk instrumen forex empat desimal adalah $10. Oleh karena itu, dengan trading satu lot, seorang trader yang menggunakan strategi scalping dapat mengincar keuntungan 5 pips. Dalam nilai dolar, ini akan sama dengan $50.

    Tentu saja, pengembalian yang diperoleh relatif terhadap modal trading mereka dapat berbeda. Hal ini ditentukan oleh penggunaan leverage. Jika misalnya, seorang trader dengan modal $100.000 dan leverage 1:100 menargetkan $100 atau 10 pips, itu setara dengan 0,1% keuntungan.

    Meskipun ini mungkin tampak kecil, selama periode waktu tertentu, keuntungannya bisa bertambah. Triknya adalah menjaga konsistensi dan keseimbangan. Banyak trader yang akhirnya over-trading (yaitu: trading lebih dari yang dibutuhkan) atau tidak memperhatikan manajemen risiko mereka.

    Salah satu dari risiko ini dapat dengan cepat mempengaruhi modal trading Anda. Ada kemungkinan besar bahwa trader akan kehilangan semua keuntungan yang mereka hasilkan, atau lebih buruk lagi, kehilangan modal trading mereka juga. Oleh karena itu, scalping forex membutuhkan banyak dedikasi dan kerja keras. Ini juga sangat berbeda dari trading intraday.

    Instrumen Forex Mana yang Terbaik untuk Scalping?

    Hampir semua pasangan mata uang atau komoditas CFD sangat bagus untuk scalping pasar. Masing-masing instrumen keuangan ini dapat berperilaku berbeda dalam situasi yang berbeda. Setiap trader dapat memahami sendiri tentang bagaimana masing-masing instrumen ini berperilaku dan kemudian memilih beberapa yang dipilih.

    Salah satu kunci sukses dalam scalping forex adalah tetap berpegang pada pasangan mata uang atau komoditas yang Anda kenal. Misalnya, CFD minyak mentah dapat berubah-ubah selama laporan persediaan minyak mentah mingguan. Demikian juga, JPY bisa mendapatkan volatilitas selama kepanikan pasar.

    Pada akhirnya, trader harus menemukan instrumen mana yang paling cocok untuk mereka jika mereka ingin menggunakan strategi scalping forex. Secara umum, pasangan mata uang JPY cukup fluktuatif daripada banyak rekan mereka. Karena itu, persilangan yen seperti EURJPY, GBPJPY, NZDJPY menjadi pasangan mata uang yang bagus untuk scalping. Tetapi trader harus ingat bahwa spread untuk instrumen tersebut juga lebih tinggi.

    Akibatnya, ketika trading instrumen tersebut, stop loss dan take profit yang sangat penting untuk scalping harus dipilih dengan hati-hati. Demikian juga, saat trading komoditas, nilai tick harus diperhatikan. Karena komoditas memiliki nilai dolar per tick yang lebih tinggi daripada forex, itu bisa berisiko. Hal ini terutama berlaku selama momen-momen bergejolak seperti rilis berita dan lain-lain.

    Saat trading CFD komoditas, seorang trader forex harus cukup disiplin untuk keluar dari pasar saat mereka salah. Saat, aturan trading diabaikan, Anda bisa mengambil risiko lebih banyak. Hal ini dapat menempatkan seluruh modal trading Anda dalam risiko.

    Proses Scalping Forex

    Scalping forex didasarkan pada analisis teknikal. Satu-satunya elemen yang menjadi fokus dalam scalping adalah harga. Seorang trader forex menemukan berbagai peluang trading dalam satu hari trading berdasarkan faktor ekonomi utama yang mempengaruhi harga mata uang asing.

    Beberapa faktor kunci termasuk penawaran dan permintaan, status perdagangan, persyaratan perdagangan, suku bunga, tingkat inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan lain-lain. Mereka mengamati dampaknya melalui grafik candlestick, level support dan resistance serta kelanjutan tren. Ini membantu mereka melakukan trading scalping dengan rasio risk-reward yang sesuai.

    Alat Scalping Forex

    Trader perlu mengetahui penggunaan alat scalping forex seperti indikator dan charting:

    1.Bagan & Indikator

    Karena pedagang memanfaatkan fluktuasi harga yang kecil namun rumit dalam kerangka waktu yang kecil, scalping forex sangat bergantung pada pola grafik harian. Para calo forex biasanya menggunakan grafik 1 menit. Pola grafik ini membantu mengenali zona bullish dan bearish dengan peluang potensial. Pembuatan bagan mencakup pemahaman cara membaca sumbu candle.

    2.Strategi scalping yang paling umum digunakan adalah:

    • Moving Averages untuk Scalping Forex
    • Forex Relative Strength Index (RSI) untuk Scalping


    3.Indikator forex umum meliputi:

    • Bollinger Bands
    • Fibonacci retracements
    • Envelopes
    • Moving Average Convergence Divergence (MACD)


    4.Strategi Otomatis

    Strategi scalping forex bisa manual atau berdasarkan sistem otomatis. Jika menggunakan sistem manual, trader perlu berjam-jam duduk di depan layar komputer untuk mengidentifikasi sinyal dan menguraikan apakah akan melakukan beli atau jual dalam trading. Sebaliknya, trading otomatis atau trading sistem melibatkan pengaturan aturan khusus untuk titik masuk dan keluar.

    Bot scalping akan melakukan trading berdasarkan serangkaian indikator dan aturan yang ditetapkan saat memindai pasar. Oleh karena itu, menggabungkan strategi trading, analisis teknikal, dan indikator sangat berharga untuk mengidentifikasi peluang trading untuk keuntungan potensial.

    Resiko Scalping

    Trading jangka pendek seperti scalping forex dianggap lebih spekulatif. Trader perlu mengelola dan mengendalikan risiko yang terlibat dalam leverage, spread, biaya, dan slippage sebanyak mungkin. Banyak cara yang dapat Anda lakukan, salah satunya sebagai berikut:

    • Pertimbangkan manajemen risiko sebelum memasuki trading.
    • Ikuti aturan 1%. Jangan pernah mengambil risiko lebih dari 1% pada setiap trading tunggal.
    • Ikuti aturan 5%. Jika Anda kehilangan lebih dari 5% pada hari trading, berhentilah untuk hari itu.


    Eksekusi secepat kilat, grafik yang tepat, dan wawasan yang akurat sangat penting bagi trader forex. Untuk memanfaatkan scalping, trader forex memerlukan platform trading yang menawarkan jenis pesanan lanjutan dengan guaranteed stop losses, penutupan sebagian, spread ketat, dan semuanya dengan biaya forex yang kompetitif.

Online

Working...
X