Вход

Login |
  • Rekan-rekan yang terhormat. Kami telah memperbarui bagian teknis forum. Jika Anda menemukan bug atau masalah, laporkan di thread ini.
  • Kami masih mengerjakan forum, tetapi Anda sudah dapat berkomunikasi dan membaca artikel

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Fungsi Dasar Indikator Stochastic ( Part 1 )
    Dikembangkan oleh George Lane pada 1950-an, indikator ini sangat populer untuk trading di hampir semua jenis pasar, termasuk pasar Forex.

    Dibuat oleh George Lane pada 1950-an, indikator ini banyak digunakan untuk memperdagangkan hampir semua jenis pasar, termasuk pasar Forex. Mengetahui sifat fundamental dari indikator teknis memudahkan para pedagang untuk menggunakannya dalam kondisi pasar yang sebenarnya. Di bagian pertama posting ini contoh korelasi osilator acak dengan analisis gelombang Elliott (gelombang Elliott), yang selalu terjadi di pasar nyata. Bagian selanjutnya mencakup pengaturan parameter% K dan% D. Untuk sepenuhnya memahami osilator acak, penting untuk memahami teori pola pola gelombang Elliott. Namun, seperti yang ditulis oleh penulis George Lane, untuk memahami sifat sebenarnya dari indeks acak, Anda tidak perlu mempelajari gelombang Elliott secara detail, cukup gunakan pendekatan konseptual dasar.


    Konsep utama dari teori gelombang Elliott adalah bahwa arah pergerakan harga (uptrend atau downtrend) terdiri dari 5 gelombang utama dan 3 gelombang korektif utama. Setiap siklus gelombang utama selalu terdiri dari 5 gelombang parsial diikuti oleh 3 gelombang koreksi parsial (lihat gambar di bawah). Dalam contoh ini, 5 gelombang parsial adalah bagian 1-2-3-4-5 dan 3 gelombang koreksi parsial adalah A, B dan C. Pola gelombang ini umum di pasar. Dengan pendekatan bentuk gelombang Elliott, sifat acak dasar dapat dianalisis sebagai ideal tanpa gangguan pasar.




    Gambar di atas menunjukkan perkembangan harga dalam mode uptrend, dimana Slow Stochastic berada di 9 harga atau stochastic bar: 9 bar, 3% k, 3% d atau stochastic (9.3.3).


    Analisis acak dari gerakan lima arah kecil
    1. Pada langkah pertama menuju gelombang sekunder, terjadi peningkatan pesat dalam% K (biru). K% meningkat dari kurang dari 20% menjadi 70%. Saat jarak dari% D meningkat, peningkatan% K sangat besar.

    2. Gelombang sekunder menyebabkan %K kembali ke garis %D (merah), tetapi keduanya masih di atas level 50%.

    3. Gelombang sekunder ketiga menyebabkan sinyal acak naik sebesar% K di atas level 80%. Dalam pergerakan harga riil, K% seringkali mencapai lebih dari 80%, namun jarang mencapai 90 hingga 95%. Penting untuk dicatat bahwa yang menahan% K dari reli ini adalah gelombang sekunder ketiga.

    4. Sub-gelombang keempat menyebabkan% K membiarkan% D lewat dari titik tertingginya ke bawah. Persimpangan ini adalah sinyal palsu yang sering membuat trader mengambil posisi yang salah. Penjualan tersebut sebenarnya prematur karena pergerakan harga pada gelombang sekunder ketiga mulai bergerak ke bawah. Tentu saja, dengan menghentikan kerugian yang wajar, akan ada saatnya sub-wave kelima akan mencapai level tertingginya, kecuali jika level target profit dibatasi dan bahkan jika itu masih memungkinkan.

    5. Gelombang kecil kelima mendorong% K naik dan menurunkan% D, tetapi arah pergerakan harga tampaknya tidak menyebabkan% K naik di atas level sebelumnya. Ada divergensi bearish di sini karena pergerakan harga adalah bullish tetapi pergerakan tersebut merupakan indikator bearish. Ketika% K turun dan% D naik, sinyal perdagangan dihasilkan untuk dijual.


    Analisis stokastik dari gelombang koreksi kecil 3
    6. Gelombang korektif parsial kembali ke arah yang berlawanan saat gelombang sekunder 4 mencapai level support, tetapi penurunan% K sangat signifikan dengan meningkatnya jarak dari% D, seperti halnya peningkatan% K di titik 1 . .

    7. Gelombang koreksi kecil c menghasilkan% K jatuh di bawah level 20% dan jarang jatuh di bawah 10% dalam pergerakan harga pasar riil. Tidak ada perbedaan di sini. Ketika% K bergerak naik dan% D turun, sinyal perdagangan dapat dihasilkan.
    Level yang lebih rendah dari gelombang besar kedua dan keempat (merah besar) adalah level support untuk garis tren jangka panjang. Proses ini berulang dengan pola gelombang yang hampir sama. Gelombang koreksi parsial a-b-c dari gelombang utama keempat mirip dengan gelombang utama kedua dari koreksi parsial a-b-c, dan gelombang utama ketiga dan kelima mirip dengan gelombang pertama. Level ideal untuk membuka posisi sell adalah ketika koreksi pada gelombang utama kelima mencapai gelombang sekunder B (ditandai dengan lingkaran kuning pada gambar).

    Analisis pergerakan harga pasar dalam tren turun terbalik.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    kenyataannya pada praktek sehari2, jarang ditemui pergerakan market harmonis seperti pada contoh di atas, kalo menentukan itungan gelombang elliotnya aja udah susah dan sering keliru, apalagi sampe kita harus menentukan di mana titik konvergennya, jadi teknik ini tampaknya sederhana tapi mungkin pada praktenya akan sulit digunakan

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X