Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Cara Trading Supply And Demand Untuk Pemula
    Supply and demand merupakan sebuah hukum dasar yang menggerakkan pasar. Bagaimana kira-kira cara shopping for and selling pemula dengan hukum ini?


    Bagi yang sudah lama terjun di bidang foreign trade tentu saja pernah mendengar konsep grant and demand; dalam bahasa Indonesia dikenal dengan nama penawaran dan permintaan. Sejatinya, pasar tidak akan ada jika tidak ada barang yang dijual maupun dibeli. Pasar foreign alternate pun demikian, karena pasar foreign alternate juga adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli valas. Lalu bagaimana cara shopping for and promoting furnish and demand pada pasar forex, khususnya untuk pemula?


    Konsep Dasar Supply And Demand Untuk Pemula
    Sebelum melanjutkan bagaimana cara buying and promoting pemula dengan furnish and demand, mari kita pelajari lebih dahulu mengenai konsep dasarnya. Pada dasarnya, provide adalah jumlah barang yang tersedia pada satu waktu di pasar, sedangkan demand adalah jumlah barang yang diinginkan pada satu waktu.

    Sudah mulai mengerti hubungannya? Mari kita masuk contoh kasus. Jika suatu barang mengalami peningkatan pada supply-nya, sedangkan jumlah permintaannya tetap stabil, apa yang menurut Anda akan terjadi? Dari sisi pedagang, tidak akan terjadi siklus pertukaran uang dan pembaharuan barang, atau dengan kata lain, dia merugi karena barangnya tidak laku. Agar tidak mengalami kerugian membengkak, pedagang akan menurunkan harga agar minat pembeli dapat kembali naik. Sebaliknya, kurangnya ketersediaan barang dan tingginya permintaan akan menaikkan nilai barang tersebut.


    Bagaimana dengan gambar dan penjelasan di atas? Masuk akal bukan? Harga pada pasar bergerak mengikuti prinsip dasar ini. Dalam buying and promoting foreign change pun begitu. Pada pasangan mata uang EUR/USD dilambangkan harga Euro terhadap Dolar AS. Jika EUR/USD sedang turun saat ini, maka kebanyakan orang akan beranggapan bahwa USD sedang menguat. Nyatanya, harga dapat turun karena memang ketersediaan (supply) Euro sedang menumpuk, sedangkan permintaan (demand) untuk Euro menurun. Dalam bahasa forexnya mungkin bisa dikatakan, provider pembeli Euro berkurang dan dealer pembeli Dolar AS meningkat.

    Konsep dasar furnish and demand untuk pemula ini penting dipahami. Dengan memahami konsep ini dan beberapa konsep lain nanti, bukan tidak mungkin Anda dapat membaca pergerakan pasar hingga ke akarnya. Selanjutnya, kita akan berlanjut ke dasar-dasar dalam cara tradingnya.


    Jenis Entry Trading Supply And Demand
    Dalam cara buying and promoting pemula dengan supply and demand, terdapat two hal yang akan menjadi dasar entry kita. Kedua jenis entry ini masing-masing menawarkan kekurangan dan kelebihannya.


    1. Entry Breakout


    Pada jenis entry breakout, order akan dieksekusi langsung ketika harga telah berhasil menembus suatu resistance maupun support. Entry jenis ini sering digunakan pada sistem buying and selling dengan menggunakan Channel, seperti Bollinger Bands, Donchian Channel, maupun pada Chart Pattern. Kelebihan jenis entry breakout adalah, kita sebagai dealer tidak akan pernah tertinggal ketika harga sedang trending dalam satu arah. Breakout ini memang baik untuk mendeteksi pergerakan awal suatu pasar trending.



    Kelemahan dari jenis entry breakout adalah false breakout.False breakout adalah suatu kejadian yang awalnya mencerminkan penembusan harga dari useful resource atau resistance, tetapi kemudian gagal karena harga tidak mempertahankan eksistensinya di luar guide atau resistance. Setelah menembus degree tersebut, harga malah kembali ke daerah sebelumnya. False breakout ini sering kali dapat menipu dan menghabiskan dana trader, terutama provider tanpa perhitungan money management baik.


    2. Entry Pullback
    Pullback adalah jenis entry setelah breakout. Dalam jenis entry ini, dealer harus terlebih dahulu menunggu sebelum masuk ke dalam suatu posisi. Memang belum bisa dipastikan bahwa breakout-nya sudah reputable apa belum, tetapi dengan menunggu hingga harga melakukan pullback, kita akan mendapatkan harga yang lebih baik, risiko lebih rendah, dan reward lebih tinggi. Intinya, tingkat keberhasilan dari entry pullback bisa lebih baik ketimbang entry breakout.



    Lalu apa kelemahan jenis entry pullback? Kita sebagai dealer tidak dapat mengira kapan dan sampai mana harga akan melakukan pullback. Sering kali, harga terus melanjutkan perjalanannya setelah breakout, dan para dealer pullback pun tidak akan mendapat bagiannya.

    Mana yang baik? Entry terbaik adalah Anda memilih salah satu jenis entry tersebut dan disiplin menggunakannya tanpa berpindah-pindah. Kebanyakan dealer pemula tidak dapat menjaga disiplin ini. Semisal Anda memilih pullback, Anda harus tetap sabar jika tidak kebagian entry pada harga yang terus melaju kencang pasca breakout. Anda tidak diperbolehkan masuk ke dalam market secara sembarangan, hanya karena telah tertinggal harga yang telah melaju duluan. Begitu pula jika Anda memilih breakout, Anda harus sabar jika Stop Loss sudah terkena terlebih dahulu sebelum harga melaju sesuai perkiraan.

    Pahamkan konsep ini terlebih dahulu sebelum Anda melanjutkan membaca artikel ini. Jika sudah paham dan mengerti, mari kita lanjutkan tentang bagaimana cara buying and promoting furnish and demand untuk pemula.



    Entry Aman Pada Halte-Halte Supply And Demand
    Sebelum masuk terlalu dalam, tentunya kita semua sudah tahu bahwa market memiliki three kondisi tren. Kondisi tersebut adalah uptrend, downtrend, dan sideways. Banyak trader menganggap kondisi konsolidasi atau sideways sangat membosankan, mungkin karena harga hanya mondar-mandir dari satu titik ke titik lain; sedikit sekali potensi profits yang bisa didulang dari pasar sideways. Kondisi yang dianggap boring ini justru sangat penting dalam cara shopping for and promoting furnish and demand untuk pemula. Mengapa? Izinkan saya mengutip ungkapan dari salah satu dealer panutan saya yang salah satu masterpiece-nya adalah BBMA KG. Berikut ungkapan beliau:

    Kondisi sideways ini seperti terminal atau halte. Jika ingin selamat, tentu saja harus naik pada terminal atau halte yang sudah disediakan bukan? Jangan naik saat bis sudah melaju kencang!

    Ya, dalam buying and selling supply and demand, sideways adalah salah satu keadaan yang harus Anda tunggu-tunggu. Sideways adalah kondisi ketika belum ada dominasi dari pihak patron maupun seller. Jika Anda perhatikan grafik yang menjelaskan konsep dasar cara buying and selling grant and demand di atas, maka terdapat suatu titik yang disebut zona equilibrium. Zona equilibrium atau zona keseimbangan ini merupakan tempat di mana jumlah ketersediaan barang dan permintaan sama-sama tidak berubah. Kondisi sideways inilah yang menjadi zona keseimbangan kita.

    Dalam keadaan sideways, terjadi tawar-menawar dalam menentukan kemana selanjutnya harga akan bergerak. Perhatikan gambar di bawah ini. Amati pula bagaimana harga bergerak dari masing-masing haltenya.



    Sampai pada pembahasan ini, pasti kebanyakan dari Anda mulai mengangguk-angguk merasa mulai mengerti. Mungkin banyak juga dari Anda begumam bahwa ini mirip seperti aid dan resistance. Jika diamati dan dilihat, harga akan bergerak dari satu satu zona keseimbangan ke zona lainnnya secara teratur. Harga juga akan beristirahat sejenak pada halte tersebut setelah bergerak panjang dari halte sebelumnya.

    Perlu diketahui, teknik ini membutuhkan kesabaran dan disiplin tingkat tinggi dari seorang trader. Dimulai dari sabar menunggu hingga harga membentuk zona keseimbangan, lalu dibutuhkan kesabaran dalam menunggu konfirmasi breakout atau pullback di zona keseimbangan tersebut. Yang terakhir, dibutuhkan pula kesabaran menunggu harga sampai pada zona keseimbangan yang dituju. Dari kesabaran inilah Anda dapat memperoleh sebuah posisi shopping for and promoting berkualitas dengan risiko kecil dan reward yang besar. Sudah tidak sabar untuk belajar lebih lanjut? Mari kita mulai dengan bagaimana cara menggambar zona keseimbangan.



    Menggambar Zona Keseimbangan
    Dalam menggambar zona keseimbangan, tidak ada aturan khusus maupun terinci. Zona keseimbangan ini memang bersifat relatif bagi setiap trader, tergantung dari sisi pengamatan dan pengalaman yang dimiliki. Semakin tinggi jam terbang seorang trader, maka semakin bijak dirinya dalam menentukan zona keseimbangan tersebut. Namun demikian, tidak ada aturan khusus bukan berarti benar-benar tidak ada aturan dalam menggambarnya. Satu-satunya aturan yang perlu selalu Anda ingat dan tanamkan adalah:

    Zona keseimbangan itu adalah saat OHLC candle saling berhimpitan hingga candle terlihat seperti sedang berbaris dengan sejajar dan rapi.

    Mengenai ekor maupun physique Anda bebas menentukannya. Zona-zona tersebut akan terus berlaku pada time body manapun. Oleh karena itu, dalam menggunakan zona keseimbangan, selalulah lihat ke bagian sebelah kiri chart Anda. Di situ, Anda akan menemukan zona-zona keseimbangan bertebaran dan akan menjadi referensi kita melihat pergerakan harga selanjutnya.

    Perhatikan contoh gambar pasangan EUR/USD time body 1-minggu di atas tadi. Mengapa harga berhenti dan beristirahat pada daerah itu? Mari kita zoom out untuk mengetahuinya.



    Mengenai kemana harga akan berlanjut, pada cara shopping for and selling furnish and demand pemula ini, Anda hanya harus menunggu breakout terjadi pada salah satu sisi saja.

    Sekarang perhatikan kembali gambar di atas. Cara mudah mengetahui zona keseimbangan pada satu waktu adalah dengan mencari candlestick momentum yang telah breakout dari zona keseimbangan sebelumnya. Candlestick momentum biasanya merupakan sebuah candle tegak dan besar menyerupai pola candle Marubozu. Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar di bawah ini.



    Dengan candle momentum tersebut, Anda juga dapat memvalidasi zona keseimbangan yang digambarkan. Candle momentum pula-lah yang akan Anda tunggu agar bisa menginisiasi entry pada cara buying and selling pemula dengan grant and demand ini.



    Sistem Trading Supply And Demand Pemula
    Mari kita bahas satu-persatu mengenai sistem buying and selling grant and demand. Dalam sebuah sistem trading, dibutuhkan beberapa komponen penyusun yang bersifat wajib dan tidak boleh dilanggar. Komponen tersebut adalah market filter,setup trading, serta aturan entry dan aturan exit.

    Market Filter
    Dalam menyaring market, tandai dulu zona keseimbangan yang ada dari time physique besar seperti 1-hari atau 1-minggu. Dari situ kita akan mendapat gambaran besar market yang akan kita masuki nanti. Kita ambil contoh EUR/USD pada time physique Weekly di atas. Saat ini harga berada pada zona keseimbangan weekly-nya. Selanjutnya Anda tinggal menentukan tipe dealer seperti apa Anda. Jika Anda ingin buying and selling swing, maka sebaiknya gunakan time body 4-jam ke atas. Jika Anda seorang provider Intraday maka gunakan time physique 1-jam.

    Contohnya, saya seorang supplier Intraday dan akan memilih time physique 1-jam. Daerah keseimbangan yang saya gambar di time physique adalah sebagai berikut:



    Perhatikan bagaimana harga bergerak dari satu halte ke halte lainnya. Pergerakan ini juga terbendung oleh sector keseimbangan weekly yang ditandai dengan warna biru. Dengan market yang sedang berkonsolidasi besar seperti ini (time physique weekly), kita dapat melakukan entry berulang-ulang dari satu halte ke halte yang lain.



    Setup Trading
    Kondisi setup yang kita harapkan sebisa mungkin mengikuti arah tren besar. Kondisi paling tepat adalah jika time physique besar sedang tren naik, maka cari setup purchase saja. Begitu pula jika tren turun, maka disarankan untuk cari setup promote saja. Namun jika dapat menemukan halte di time physique besar, Anda dapat eksekusi buy dan promote pada setiap sisi.





    Aturan Entry Dan Exit
    Seperti yang telah dijelaskan di atas, entry dieksekusi dengan metode breakout maupun pullback. Anda bebas memilih salah satu dari jenis entry tersebut. Sebagai saran, perhatikan contoh candle momentum sebelumnya. Breakout yang professional biasanya ditandai dengan candle momentum yang tegak dan besar.



    Aturan exit dalam shopping for and promoting furnish and demand pemula sangat simple. Stop Loss diletakkan sedikit di bawah atau di atas zona keseimbangan, sedangkan Take Profit diletakkan di zona keseimbangan selanjutnya. Penggunaan trailing give up atau pemindahan diploma Stop Loss pun diperbolehkan.


    Supply And Demand Sebagai Alat Bantu
    Memahami dan menambah ilmu tentang pasar tentu saja menjadi salah satu pekerjaan utama kita sebagai trader. Sejatinya, semua ilmu yang diterapkan pada overseas trade ini hanya turunan dan perkembangan dari ilmu-ilmu yang sudah ada. Ilmu-ilmu inilah yang akan Anda pakai nantinya saat berhadapan langsung dengan market. Berbagai macam ilmu ini dapat Anda gunakan baik secara terpisah maupun bersama-sama.



    Ilmu Supply and demand pun demikian. Anda tidak harus buying and selling langsung dengan menggambar zona keseimbangan dan menunggu breakout-nya. Supply and demand ini juga bisa difungsikan sebagai alat bantu dan digabungkan dengan indikator lain, seperti strategi Crossover Moving Average, Price Action, BBMA OA, dll. Berikut beberapa fungsi furnish and demand jika digunakan bersamaan dengan indikator lain:

    • Sebagai zona Take Profit dan Stop Loss.
    • Sebagai tempat re-entry.
    • Sebagai pembaca arah dan tren pasar.


    Bagaimana Dengan Supply And Demand Tingkat Lanjut?
    Bagaimana tanggapan Anda setelah membaca strategi shopping for and promoting supply and demand untuk pemula ini? Perlu diingat, ini baru bagian dasar. Kami akan melanjutkan topik buying and selling supply and demand diploma foremost (tingkat lanjut) di artikel berikutnya. Apa perbedaannya dengan strategi untuk pemula ini?

    Sekilas info, Anda tidak akan berurusan lagi dengan zona keseimbangan. Anda akan berhubungan langsung dengan zona furnish dan demand-nya. Pada tingkat lanjut, bahkan Anda akan merasakan buying and selling dengan waktu floating relatif singkat, dan potensi risk:reward bisa sampai 1:50.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    lebih baik pake trenline aja atau tarik garis SnR horizontal dari pergerakan market sebelumnya, jika lewat daerah itu maka pasti market akan memperliihatkan perilaku yang sama, bisa membentu reversal , pergerakan sideways, atau bisa jadi retracement saja

    Comment

    Advanced mode
    • #3 Collapse

      Originally posted by dorodoro
      lebih baik pake trenline aja atau tarik garis SnR horizontal dari pergerakan market sebelumnya, jika lewat daerah itu maka pasti market akan memperliihatkan perilaku yang sama, bisa membentu reversal , pergerakan sideways, atau bisa jadi retracement saja
      bagaimana seumpama di kombinasikan dari keduanya saja mungkin akan menjadi lebih akurat analisa yang di lakukan dan bisa menghasilnya kondisi masuk arket yang sangat tepat dan tidak ada minusnya dan bisa segera mendapatkan hasil profit dan bisa segera di wd saja profitnya

      Comment

      Advanced mode
      • #4 Collapse

        kalo yang dimaksud dengan gari support dan resisten , tinggal lihat aja di kerangka waktu harian, dimana harga lebel berubah baolak balik itulah garis snr yang benar, tapi bukan berarti itu posisi supply atau demand

        Comment

        Advanced mode
        • #5 Collapse

          Originally posted by pratapattan View Post
          kalo yang dimaksud dengan gari support dan resisten , tinggal lihat aja di kerangka waktu harian, dimana harga lebel berubah baolak balik itulah garis snr yang benar, tapi bukan berarti itu posisi supply atau demand
          jadi gambaran suplay atau demand valid itu yang bagaimana , dan seperti apa sih bentuk gambarnya hu??
           

          Comment

          Advanced mode
          • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
          • #6 Collapse

            Originally posted by umaryahya View Post
            Supply and demand merupakan sebuah hukum dasar yang menggerakkan pasar. Bagaimana kira-kira cara shopping for and selling pemula dengan hukum ini?


            Bagi yang sudah lama terjun di bidang foreign trade tentu saja pernah mendengar konsep grant and demand; dalam bahasa Indonesia dikenal dengan nama penawaran dan permintaan. Sejatinya, pasar tidak akan ada jika tidak ada barang yang dijual maupun dibeli. Pasar foreign alternate pun demikian, karena pasar foreign alternate juga adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli valas. Lalu bagaimana cara shopping for and promoting furnish and demand pada pasar forex, khususnya untuk pemula?


            Konsep Dasar Supply And Demand Untuk Pemula
            Sebelum melanjutkan bagaimana cara buying and promoting pemula dengan furnish and demand, mari kita pelajari lebih dahulu mengenai konsep dasarnya. Pada dasarnya, provide adalah jumlah barang yang tersedia pada satu waktu di pasar, sedangkan demand adalah jumlah barang yang diinginkan pada satu waktu.

            Sudah mulai mengerti hubungannya? Mari kita masuk contoh kasus. Jika suatu barang mengalami peningkatan pada supply-nya, sedangkan jumlah permintaannya tetap stabil, apa yang menurut Anda akan terjadi? Dari sisi pedagang, tidak akan terjadi siklus pertukaran uang dan pembaharuan barang, atau dengan kata lain, dia merugi karena barangnya tidak laku. Agar tidak mengalami kerugian membengkak, pedagang akan menurunkan harga agar minat pembeli dapat kembali naik. Sebaliknya, kurangnya ketersediaan barang dan tingginya permintaan akan menaikkan nilai barang tersebut.


            Bagaimana dengan gambar dan penjelasan di atas? Masuk akal bukan? Harga pada pasar bergerak mengikuti prinsip dasar ini. Dalam buying and promoting foreign change pun begitu. Pada pasangan mata uang EUR/USD dilambangkan harga Euro terhadap Dolar AS. Jika EUR/USD sedang turun saat ini, maka kebanyakan orang akan beranggapan bahwa USD sedang menguat. Nyatanya, harga dapat turun karena memang ketersediaan (supply) Euro sedang menumpuk, sedangkan permintaan (demand) untuk Euro menurun. Dalam bahasa forexnya mungkin bisa dikatakan, provider pembeli Euro berkurang dan dealer pembeli Dolar AS meningkat.

            Konsep dasar furnish and demand untuk pemula ini penting dipahami. Dengan memahami konsep ini dan beberapa konsep lain nanti, bukan tidak mungkin Anda dapat membaca pergerakan pasar hingga ke akarnya. Selanjutnya, kita akan berlanjut ke dasar-dasar dalam cara tradingnya.


            Jenis Entry Trading Supply And Demand
            Dalam cara buying and promoting pemula dengan supply and demand, terdapat two hal yang akan menjadi dasar entry kita. Kedua jenis entry ini masing-masing menawarkan kekurangan dan kelebihannya.


            1. Entry Breakout


            Pada jenis entry breakout, order akan dieksekusi langsung ketika harga telah berhasil menembus suatu resistance maupun support. Entry jenis ini sering digunakan pada sistem buying and selling dengan menggunakan Channel, seperti Bollinger Bands, Donchian Channel, maupun pada Chart Pattern. Kelebihan jenis entry breakout adalah, kita sebagai dealer tidak akan pernah tertinggal ketika harga sedang trending dalam satu arah. Breakout ini memang baik untuk mendeteksi pergerakan awal suatu pasar trending.



            Kelemahan dari jenis entry breakout adalah false breakout.False breakout adalah suatu kejadian yang awalnya mencerminkan penembusan harga dari useful resource atau resistance, tetapi kemudian gagal karena harga tidak mempertahankan eksistensinya di luar guide atau resistance. Setelah menembus degree tersebut, harga malah kembali ke daerah sebelumnya. False breakout ini sering kali dapat menipu dan menghabiskan dana trader, terutama provider tanpa perhitungan money management baik.


            2. Entry Pullback
            Pullback adalah jenis entry setelah breakout. Dalam jenis entry ini, dealer harus terlebih dahulu menunggu sebelum masuk ke dalam suatu posisi. Memang belum bisa dipastikan bahwa breakout-nya sudah reputable apa belum, tetapi dengan menunggu hingga harga melakukan pullback, kita akan mendapatkan harga yang lebih baik, risiko lebih rendah, dan reward lebih tinggi. Intinya, tingkat keberhasilan dari entry pullback bisa lebih baik ketimbang entry breakout.



            Lalu apa kelemahan jenis entry pullback? Kita sebagai dealer tidak dapat mengira kapan dan sampai mana harga akan melakukan pullback. Sering kali, harga terus melanjutkan perjalanannya setelah breakout, dan para dealer pullback pun tidak akan mendapat bagiannya.

            Mana yang baik? Entry terbaik adalah Anda memilih salah satu jenis entry tersebut dan disiplin menggunakannya tanpa berpindah-pindah. Kebanyakan dealer pemula tidak dapat menjaga disiplin ini. Semisal Anda memilih pullback, Anda harus tetap sabar jika tidak kebagian entry pada harga yang terus melaju kencang pasca breakout. Anda tidak diperbolehkan masuk ke dalam market secara sembarangan, hanya karena telah tertinggal harga yang telah melaju duluan. Begitu pula jika Anda memilih breakout, Anda harus sabar jika Stop Loss sudah terkena terlebih dahulu sebelum harga melaju sesuai perkiraan.

            Pahamkan konsep ini terlebih dahulu sebelum Anda melanjutkan membaca artikel ini. Jika sudah paham dan mengerti, mari kita lanjutkan tentang bagaimana cara buying and promoting furnish and demand untuk pemula.



            Entry Aman Pada Halte-Halte Supply And Demand
            Sebelum masuk terlalu dalam, tentunya kita semua sudah tahu bahwa market memiliki three kondisi tren. Kondisi tersebut adalah uptrend, downtrend, dan sideways. Banyak trader menganggap kondisi konsolidasi atau sideways sangat membosankan, mungkin karena harga hanya mondar-mandir dari satu titik ke titik lain; sedikit sekali potensi profits yang bisa didulang dari pasar sideways. Kondisi yang dianggap boring ini justru sangat penting dalam cara shopping for and promoting furnish and demand untuk pemula. Mengapa? Izinkan saya mengutip ungkapan dari salah satu dealer panutan saya yang salah satu masterpiece-nya adalah BBMA KG. Berikut ungkapan beliau:

            Kondisi sideways ini seperti terminal atau halte. Jika ingin selamat, tentu saja harus naik pada terminal atau halte yang sudah disediakan bukan? Jangan naik saat bis sudah melaju kencang!

            Ya, dalam buying and selling supply and demand, sideways adalah salah satu keadaan yang harus Anda tunggu-tunggu. Sideways adalah kondisi ketika belum ada dominasi dari pihak patron maupun seller. Jika Anda perhatikan grafik yang menjelaskan konsep dasar cara buying and selling grant and demand di atas, maka terdapat suatu titik yang disebut zona equilibrium. Zona equilibrium atau zona keseimbangan ini merupakan tempat di mana jumlah ketersediaan barang dan permintaan sama-sama tidak berubah. Kondisi sideways inilah yang menjadi zona keseimbangan kita.

            Dalam keadaan sideways, terjadi tawar-menawar dalam menentukan kemana selanjutnya harga akan bergerak. Perhatikan gambar di bawah ini. Amati pula bagaimana harga bergerak dari masing-masing haltenya.



            Sampai pada pembahasan ini, pasti kebanyakan dari Anda mulai mengangguk-angguk merasa mulai mengerti. Mungkin banyak juga dari Anda begumam bahwa ini mirip seperti aid dan resistance. Jika diamati dan dilihat, harga akan bergerak dari satu satu zona keseimbangan ke zona lainnnya secara teratur. Harga juga akan beristirahat sejenak pada halte tersebut setelah bergerak panjang dari halte sebelumnya.

            Perlu diketahui, teknik ini membutuhkan kesabaran dan disiplin tingkat tinggi dari seorang trader. Dimulai dari sabar menunggu hingga harga membentuk zona keseimbangan, lalu dibutuhkan kesabaran dalam menunggu konfirmasi breakout atau pullback di zona keseimbangan tersebut. Yang terakhir, dibutuhkan pula kesabaran menunggu harga sampai pada zona keseimbangan yang dituju. Dari kesabaran inilah Anda dapat memperoleh sebuah posisi shopping for and promoting berkualitas dengan risiko kecil dan reward yang besar. Sudah tidak sabar untuk belajar lebih lanjut? Mari kita mulai dengan bagaimana cara menggambar zona keseimbangan.



            Menggambar Zona Keseimbangan
            Dalam menggambar zona keseimbangan, tidak ada aturan khusus maupun terinci. Zona keseimbangan ini memang bersifat relatif bagi setiap trader, tergantung dari sisi pengamatan dan pengalaman yang dimiliki. Semakin tinggi jam terbang seorang trader, maka semakin bijak dirinya dalam menentukan zona keseimbangan tersebut. Namun demikian, tidak ada aturan khusus bukan berarti benar-benar tidak ada aturan dalam menggambarnya. Satu-satunya aturan yang perlu selalu Anda ingat dan tanamkan adalah:

            Zona keseimbangan itu adalah saat OHLC candle saling berhimpitan hingga candle terlihat seperti sedang berbaris dengan sejajar dan rapi.

            Mengenai ekor maupun physique Anda bebas menentukannya. Zona-zona tersebut akan terus berlaku pada time body manapun. Oleh karena itu, dalam menggunakan zona keseimbangan, selalulah lihat ke bagian sebelah kiri chart Anda. Di situ, Anda akan menemukan zona-zona keseimbangan bertebaran dan akan menjadi referensi kita melihat pergerakan harga selanjutnya.

            Perhatikan contoh gambar pasangan EUR/USD time body 1-minggu di atas tadi. Mengapa harga berhenti dan beristirahat pada daerah itu? Mari kita zoom out untuk mengetahuinya.



            Mengenai kemana harga akan berlanjut, pada cara shopping for and selling furnish and demand pemula ini, Anda hanya harus menunggu breakout terjadi pada salah satu sisi saja.

            Sekarang perhatikan kembali gambar di atas. Cara mudah mengetahui zona keseimbangan pada satu waktu adalah dengan mencari candlestick momentum yang telah breakout dari zona keseimbangan sebelumnya. Candlestick momentum biasanya merupakan sebuah candle tegak dan besar menyerupai pola candle Marubozu. Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar di bawah ini.



            Dengan candle momentum tersebut, Anda juga dapat memvalidasi zona keseimbangan yang digambarkan. Candle momentum pula-lah yang akan Anda tunggu agar bisa menginisiasi entry pada cara buying and selling pemula dengan grant and demand ini.



            Sistem Trading Supply And Demand Pemula
            Mari kita bahas satu-persatu mengenai sistem buying and selling grant and demand. Dalam sebuah sistem trading, dibutuhkan beberapa komponen penyusun yang bersifat wajib dan tidak boleh dilanggar. Komponen tersebut adalah market filter,setup trading, serta aturan entry dan aturan exit.

            Market Filter
            Dalam menyaring market, tandai dulu zona keseimbangan yang ada dari time physique besar seperti 1-hari atau 1-minggu. Dari situ kita akan mendapat gambaran besar market yang akan kita masuki nanti. Kita ambil contoh EUR/USD pada time physique Weekly di atas. Saat ini harga berada pada zona keseimbangan weekly-nya. Selanjutnya Anda tinggal menentukan tipe dealer seperti apa Anda. Jika Anda ingin buying and selling swing, maka sebaiknya gunakan time body 4-jam ke atas. Jika Anda seorang provider Intraday maka gunakan time physique 1-jam.

            Contohnya, saya seorang supplier Intraday dan akan memilih time physique 1-jam. Daerah keseimbangan yang saya gambar di time physique adalah sebagai berikut:



            Perhatikan bagaimana harga bergerak dari satu halte ke halte lainnya. Pergerakan ini juga terbendung oleh sector keseimbangan weekly yang ditandai dengan warna biru. Dengan market yang sedang berkonsolidasi besar seperti ini (time physique weekly), kita dapat melakukan entry berulang-ulang dari satu halte ke halte yang lain.



            Setup Trading
            Kondisi setup yang kita harapkan sebisa mungkin mengikuti arah tren besar. Kondisi paling tepat adalah jika time physique besar sedang tren naik, maka cari setup purchase saja. Begitu pula jika tren turun, maka disarankan untuk cari setup promote saja. Namun jika dapat menemukan halte di time physique besar, Anda dapat eksekusi buy dan promote pada setiap sisi.





            Aturan Entry Dan Exit
            Seperti yang telah dijelaskan di atas, entry dieksekusi dengan metode breakout maupun pullback. Anda bebas memilih salah satu dari jenis entry tersebut. Sebagai saran, perhatikan contoh candle momentum sebelumnya. Breakout yang professional biasanya ditandai dengan candle momentum yang tegak dan besar.



            Aturan exit dalam shopping for and promoting furnish and demand pemula sangat simple. Stop Loss diletakkan sedikit di bawah atau di atas zona keseimbangan, sedangkan Take Profit diletakkan di zona keseimbangan selanjutnya. Penggunaan trailing give up atau pemindahan diploma Stop Loss pun diperbolehkan.


            Supply And Demand Sebagai Alat Bantu
            Memahami dan menambah ilmu tentang pasar tentu saja menjadi salah satu pekerjaan utama kita sebagai trader. Sejatinya, semua ilmu yang diterapkan pada overseas trade ini hanya turunan dan perkembangan dari ilmu-ilmu yang sudah ada. Ilmu-ilmu inilah yang akan Anda pakai nantinya saat berhadapan langsung dengan market. Berbagai macam ilmu ini dapat Anda gunakan baik secara terpisah maupun bersama-sama.



            Ilmu Supply and demand pun demikian. Anda tidak harus buying and selling langsung dengan menggambar zona keseimbangan dan menunggu breakout-nya. Supply and demand ini juga bisa difungsikan sebagai alat bantu dan digabungkan dengan indikator lain, seperti strategi Crossover Moving Average, Price Action, BBMA OA, dll. Berikut beberapa fungsi furnish and demand jika digunakan bersamaan dengan indikator lain:

            • Sebagai zona Take Profit dan Stop Loss.
            • Sebagai tempat re-entry.
            • Sebagai pembaca arah dan tren pasar.


            Bagaimana Dengan Supply And Demand Tingkat Lanjut?
            Bagaimana tanggapan Anda setelah membaca strategi shopping for and promoting supply and demand untuk pemula ini? Perlu diingat, ini baru bagian dasar. Kami akan melanjutkan topik buying and selling supply and demand diploma foremost (tingkat lanjut) di artikel berikutnya. Apa perbedaannya dengan strategi untuk pemula ini?

            Sekilas info, Anda tidak akan berurusan lagi dengan zona keseimbangan. Anda akan berhubungan langsung dengan zona furnish dan demand-nya. Pada tingkat lanjut, bahkan Anda akan merasakan buying and selling dengan waktu floating relatif singkat, dan potensi risk:reward bisa sampai 1:50.
            kalau dilihat dari gambar-gambar penjelasan diatas sih, kenapa kita ga OP yang dijadikat TP itu, malah lebih jauh dapat poinnya, ?
             

            Comment

            Advanced mode

            Online

            Working...
            X