Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Strategi Management Modal Selama Trading Forex
    Investasi menjadi cara cerdas untuk meningkatkan harta yang Anda miliki, bahwa tidak bisa dipungkiri artian nominal uang setiap hari mengalami perubahan. Jika pada tahun 2000 uang seratus ribu rupiah sangat tinggi, kini setelah lebih dari dua dekade terjadi penurunan artian nominal uang.

    Untuk itulah, Anda harus mulai berinvestasi untuk membuat artian nominal uang tetap dan bisa digunakan di masa depan. Bila takut dengan investasi di bidang usaha yang sewaktu-waktu bisa mengalami gulung tikar, ikut saja dalam investasi di lembaga keuangan. Ada banyak investasi menarik, salah satunya trading forex,

    Jangan berpikir negatif terlebih dahulu, banyak orang memandang remeh pada trading forex, padahal setelah tahu akan menyesal kenapa tidak ikut investasi trading forex sejak awal, dimana berpotensi meningkatkan pendapatan secara cepat dan tepat. Dimana trading forex sebenarnya menginduk pada pasar uang.

    Anda harus tahu, trading forex merupakan perdagangan mata uang asing, pada awalnya Anda akan membeli mata uang asing yang berpotensi mengalami perubahan harga seperti dolar Amerika Serikat atau EURO. Keuntungan didapatkan dari mana? Anda akan menjual aset ini saat harga jual lebih tinggi dari harga beli.

    Selisih harga inilah yang membuat Anda akhirnya mengalami keuntungan atau kerugian, hal ini terjadi karena setiap hari di pasar uang semua mata uang didunia yang diperdagangkan akan mengalami perubahan. Jika harganya naik, maka akan profit, jika harganya turun maka akan loss.

    Jika nilai profit lebih tinggi dari loss, maka Anda akan mendapatkan keuntungan, ini berlaku sebaliknya. Jadi jangan kita menjadi trader atau pelaku trading forex itu mudah, Anda harus paham bagaimana pergerakan harga dan prediksi kapan harga akan mencapai puncak tertinggi dan kapan mengalami penurunan.

    Hal inilah yang membuat trader mulai memikirkan tentang manajemen resiko, dimana tidak semua investasi bisa memberikan keuntungan, Anda juga harus memikirkan tentang resiko yang mungkin saja ditimbulkan. Tetapi apakah Anda pernah membuat kalkulasi manajemen modal, padahal ini dasar dari investasi itu sendiri.

    Mengenal Manajemen Modal dalam Trading Forex

    Bagi Anda trader baru yang belum mengenal trading forex, maka harus tahu dengan manajemen modal, ini merupakan cara pembagian modal yang tepat untuk trading sehingga bisa hasilkan keuntungan maksimal.

    Dimana ada dua variasi utama yaitu add winning dan add losing, kedua hal yang harus bertolak belakang untuk mendapatkan keuntungan maksimal. Add winning adalah cara untuk meningkatkan posisi keuntungan, ini bisa dilakukan dengan menggunakan indikator asumsi penggandaan naik atau doubling up.

    Sedangkan untuk add losing merupakan cara untuk menambahkan posisi rugi, ini memang masih dalam manajemen modal. Dimana Anda harus tahu bagaimana caranya untuk meningkatkan tingkat kerugian atau doubling down. Hal ini akan mengacu pada indikator penggunaan seperti Martingale atau menerapkan Averaging.

    4 Metode dalam Manajemen Modal

    Jangan bingung terlebih dahulu kenapa ada add winning dan add losing, siapa juga yang ingin mendapatkan kerugian tapi ini memang terjadi. Berikut ini ada ulasan lengkap tentang metode yang digunakan dalam manajemen modal, pilih yang paling cocok diterapkan dengan keuntungan yang Anda inginkan.

    1. Martingale

    Bagi Anda yang ingin mendapatkan keuntungan dan sekaligus ingin menutup kerugian, metode Martingale paling tepat digunakan. Pasalnya setiap terjadi penurunan pada modal yang dimiliki, trader akan langsung menambahkan modalnya. Ini memperlihatkan saat terjadi loss maka trader akan menambahkan modalnya.

    Hal ini membuat manajemen modal dari martingale ini memiliki karakteristik resiko akan mengalami peningkatan dengan ditambahkan kerugian. Cara ini paling cocok untuk trader yang memang telah menyiapkan modal dalam jumlah besar, tetapi memberikan secara bertahap untuk tetap bisa bertahan.

    Tetapi jadi masalah besar bagi trader yang hanya memiliki modal terbatas. Anda tidak akan menambahkan modal karena memang tidak tersedia, solusinya jelas akan membuat Anda berhutang, ini bukan solusi bagus.

    Pasalnya jika metode martingale mengalami penurunan hingga enam kali tetapi masih terjadi loss dan tidak ada tanda pembalikan profit, ini akan membuat modal semakin menipis dan trader nantinya akan mengalami margil call, kondisi ini sangat serius pasalnya jika tidak mengambil keputusan tepat bisa terjadi kerugian besar.

    Sebenarnya metode martingale ini bukan berarti menggandakan kerugian, inilah yang salah dipahami banyak trader, penambahan hanya akan terjadi jika mengalami profit. Pasalnya tujuan dari martingale adalah memberikan keuntungan semakin besar, seperti layaknya bola salju, tapi jika yang terjadi kerugian ini akan semakin parah.

    2.Cost Averaging

    Kondisi serupa dengan metode Martingale, dimana trader akan menambahkan modal jika posisi masuk ke dalam loss atau mengalami kerugian. Ini memang hal wajar dan sering kali digunakan trader sebagai proteksi jika terjadi kekurangan modal nantinya. Tapi dengan posisi averaging yang sudah diperhitungkan sebelumnya.

    Trader hanya akan menggandakan aset yang dimiliki jika terjadi penurunan atau loss pada transaksi pertama, inilah yang membuat modal awal lebih kuat. Lantas apa jadinya jika terus mengalami penurunan di titik kedua dan seterusnya, kebanyakan trader memilih untuk menjual aset dengan cara sell short.

    Metode Cost Averaging ini memang akan membuat potensi kerugian di awal lebih kecil, hampir mirip dengan martingale memang tetapi tidak semakin buruk. Trader akan mengambil keputusan cepat dengan cenderung sell short untuk mengurangi kerugian yang terjadi.

    3. Pyramid

    Metode Pyramid memiliki sifat berkebalikan dengan Cost Averaging. dimana akan menambahkan modal jika terjadi penambahan keuntungan atau mengalami profit di titik pertama. Ini memang jadi hal wajar, pasalnya Anda ingin mengukuhkan keuntungan yang lebih besar lagi bukan.

    Hal ini mengambil logika yang pasti dan cocok untuk trader awam, pasalnya menambahkan modal saat terjadi keuntungan apalagi dalam kondisi pasar dengan bagus, pasti akan terjadi trend yang Anda inginkan. Posisi ini jelas sangat menguntungkan jika diterapkan dalam kondisi uptrend.

    Metode pyramid banyak diterapkan karena logis dan bisa memberikan keuntungan besar, kemana harga bergerak selalu berada di kisaran positif, ini jelas akan menguntungkan bagi trader. Apalagi jika Anda memang mempunyai modal besar, ini waktunya untuk meningkatkan modal yang Anda miliki.

    4. Fixed Fractional Position Sizing

    Metode management modal yang paling direkomendasikan, bahkan ini pasti digunakan oleh trader profesional untuk mempersiapkan modal trading forex. Metodenya cukup mudah, sangat konvensional dan sudah diterapkan sejak dahulu. Menentukan modal berdasarkan jumlahnya.

    Maksudnya, trader sendiri yang menentukan jumlah modal yang akan digunakan, ini sangat relevan dan menguntungkan banyak trader. Pasalnya hanya Anda yang tahu ingin berapa lama bermain dalam day trading, bagaimana kemampuan hingga apa saja yang ingin didapatkan. Cara ini terbilang kuno tapi masih dipertahankan.

    Tujuan utamanya adalah mencapai goals yang ditentukan, setelah tujuan tercapai maka akan menyusun tujuan baru yang diinginkan oleh trader. Hal simpel yang sering kali diabaikan oleh trader profesional sekalipun, pasalnya sangat haus akan keuntungan besar yang bisa jadi sangat dinantikan.

    Inti dari metode fixed fractional position sizing adalah meningkatkan modal jika jumlah aset yang dimiliki semakin meningkat. Misalkan saat ini baru punya 1,000 USD, setelah trading mengalami peningkatkan hingga 1,010 USD, angka yang cukup dan Anda menambahkan modal, ini sebuah pemikiran tepat dan cocok.

    Cara ini membuat Anda berpikir jika trading forex layaknya menabung tapi sebuah investasi dengan retrun yang lebih tinggi dibandingkan tabungan di semua lembaga keuangan. Semakin ditambah jumlahnya, maka akan semakin banyak aset yang dimiliki, cocok untuk jadi investasi jangka pendek dan menengah.

    Dimana perlu Anda ketahui trading forex itu sebuah investasi namun memiliki resiko yang tinggi, hampir serupa dengan investasi saham. Dimana tidak ada batasan waktu minimal untuk mendapatkan keuntungan tambahan, ini tergantung dengan analisis dan insting Anda sebagai trader apakah ingin buy atau sell.

    Selain itu investasi di trading forex yang menguntungkan adalah terus menambahkan jumlahnya dan lakukan penjualan dengan harga tinggi secara sell short. Penjualan singkat dengan nilai yang besar akan membuat keuntungan besar, apalagi jika Anda menjual saat harga uptrend mencapai nilai maksimal, ini akan jadi sangat menguntungkan.

    Namun perlu diketahui, trading forex bukan judi atau permainan semacamnya, ini hanya investasi yang menggunakan mata uang asing sebagai instrumen utama. Dimana tidak ada yang perlu Anda kalahkan untuk mendapatkan keuntungan, semua keuntungan datang dari diri trader sendiri.

    Lantas apa metode manajemen modal yang tepat untuk Anda? Ini kembali pada kebutuhan trader masing-masing. Jangan pernah ikut dengan trader lainnya, kalau memang pusing apalagi untuk trader pemula pilih saja fixed fractional position sizing, ini sudah banyak yang menggunakannya dan sangat jarang sekali gagal.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    martingale atau averanging bukan money manajemen yang bisa dikatakan aman dan cocok dengan banyak trader yang terjadi adalah trading dengan resiko tinggi, jadi ini ngak bisa masukan sebagai salah satu strategy money manajemen, karelo ngak memang bena3 memperhatikan resiko, maka trader pasti tidak aka buka banyak op bersamaan dan menggunakan margin besar supaya bisa aprofit dalam waktu singkat

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X