Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Tips jitu mengatasi emosi ketika trading
    Mengatasi rasa emosi ketika anda sedang melakukan trading adalah satu hal yang harus dilakukan oleh para trader ketika mereka ingin mendapatkan hasil yang maksimal dan mendapatkan profit berlimpah. Hal ini harus dilakukan oleh para trader karena disaat rasa emosi sudah menguasai diri para trader maka transaksi terasa semakin memanas dan trader ingin segera mendapatkan hasil yang lebih besar tanpa mereka memikirkan bagaimana resiko yang akan dialami.

    Pemahaman terkait dengan emosi ketika melakukan trading ini bisa terjadi saat para trader sedang mengalami kegagalan atau loss, profit atau mengambil keuntungan maupun saat para trader memakai sistem tertentu seperti robot trading ketika mereka sedang melakukan sebuah trading. Apakah anda ingat bagaimana kondisi emosi trading yang Anda rasakan ketika sewaktu Anda pertama kali membuka posisi buy atau sell di dalam akun live?

    Bisa Jadi kalau itu emosi trading yang ada berada dalam diri anda sedang berada di puncak tertinggi atau mengalami euforia sebab anda sudah berhasil meraih profit dan juga keuntungan untuk pertama kalinya ketika Anda masuk di dalam sebuah pasar forex. Namun bagaimana jadinya dan bagaimana ceritanya Jika ternyata posisi trading pertama kali yang anda pilih tersebut sudah mengambang dengan nilai minus dan dapat diartikan anda tidak mendapatkan keuntungan karena mengalami kerugian.

    Ketika pada saat menghadapi sebuah posisi trading dengan nilai floating minus maka seorang trader harus memiliki sebuah keberanian untuk mengambil sebuah keputusan besar agar bisa menentukan sampai kapan posisi tersebut bisa bertahan atau harus dilepas. Masalahnya ketika emosi trading yang dimiliki oleh para trader di dalam diri mereka belum terlatih dengan baik trader pemula umumnya dikuasai oleh kepanikan dan kebingungan ketika mengalami kejadian seperti itu. akhirnya ujung-ujungnya mereka akan mengalami dan terkena margin call pada akun pertama trading mereka.

    Dari sekian banyak jenis emosi yang anda kenal dan anda ketahui hanya ada dua kategori emosi utama yang harus diwaspadai oleh para trader terutama ketika mereka masuk ke dalam sebuah akun live yaitu ketakutan atau fear dan juga keserakahan atau greed. Setiap trader pada dasarnya selalu berharap dan mengingini jika mereka membuka sebuah posisi dan bisa mendapatkan keuntungan dari posisi tersebut. Sangat wajar jika trader pemula hanya membayangkan skenario terbaiknya yang akan dicapai ketika mereka melakukan trading. Karena itu sebuah posisi entry biasanya akan dibiarkan berjalan tanpa target keuntungan atau profit bahkan batas kerugian yang dimiliki oleh para trader.

    Mereka tidak ingin membatasi keuntungan atau profit dengan take profit atau tidak menggunakan stop loss untuk membatasi kerugian mereka karena mereka bersikeras harga masih bisa berbalik arah saat posisi di dalam pasar sudah mengalami kerugian.Jika tindakan-tindakan seperti itu terus dilakukan tanpa ada dasar analisa yang jelas dan kuat maka emosi trading keserakahan lah yang telah mempengaruhi para trader dan mempengaruhi keputusan yang diambil oleh trader tersebut untuk melakukan hal-hal tersebut.

    Kategori emosi trading ini biasanya juga berkaitan dengan salah satu emosi trading bernama overconfident atau perasaan terlalu percaya diri yang dimiliki oleh para trader. Di sisi lain ada juga emosi trading yang menyebabkan pemula ingin cepat-cepat menutup posisi yang sudah mereka buka yaitu salah satu emosi bernama fear atau ketakutan. Ketika harga yang terjadi dalam pasar sedang bergerak searah dengan posisi atau memiliki lampu hijau emosi trading akan membuat para trader pemula memiliki rasa kekhawatiran Jika harga yang sudah bergerak di dalam pasar akan berbalik harga. Karena itulah mereka akan terburu-buru untuk menutup posisi trading untuk mengurangi likuidasi keuntungan yang akan mereka dapatkan.

    sebaliknya ketika harga yang sedang terjadi di dalam pasar bergerak melawan posisi atau mendapatkan skor merah trader pemula yang mengalami kekhawatiran akan langsung menutup posisi karena mereka takut jika kerugian yang akan dialami di dalam akun trading mereka semakin membesar dan semakin membengkak. Padahal biasanya harga bisa saja hanya bergerak di dalam koreksi dan akan kembali ke arah yang sesuai dengan posisi trading tak lama kemudian setelah ah harga tersebut bergerak melawan posisi arah.

    Sekarang coba anda sebagai seorang trader membayangkan jika kebiasaan-kebiasaan buruk yang sudah dijabarkan diatas tersebut terus dilakukan dan tidak dihentikan oleh trader sendiri. Pastinya trader tidak bisa mendapatkan profit atau keuntungan yang konsisten dan juga pun tidak dapat dijaga sesuai dengan batasan toleransi yang harus dimiliki oleh masing-masing trader. Lama-lama akun trading yang dimiliki oleh para trader bakal terkikis dan kehabisan dana serta mengalami kebangkrutan. Itulah mengapa sebuah emosi trading efeknya sangat negatif selama para trader melakukan trading.

    Sebenarnya saat ini semua orang bisa melakukan sebuah trading karena tidak ada persyaratan khusus yang harus diikuti dan harus dipenuhi untuk melakukan sebuah kegiatan dari di pasar forex. Hal ini berarti apapun latar belakang pendidikan dan berapapun besar modal yang dimiliki oleh orang-orang setiap individu memiliki peluang yang sama untuk mendapatkan sebuah profit atau keuntungan dalam pasar forex. Memang sebenarnya setiap orang memiliki peluang yang sama untuk mendulang dan mendapatkan keuntungan serta profit ketika mereka melakukan trading forex.

    Namun ternyata hanya beberapa trader saja terutama trader pengalaman yang benar-benar bisa mendapatkan dan meraup sejumlah keuntungan secara konsisten sesuai dengan apa yang mereka harapkan. Hal ini karena bagi mereka sebuah transaksi forex atau transaksi valas memiliki dasar manajemen emosi melalui sebuah aplikasi sistem trading dan kedisiplinan yang tinggi. Tanpa adanya sebuah manajemen emosi yang dilakukan oleh para trader trading forex akan selalu dipengaruhi oleh penilaian penilaian subjektif yang bisa mendatangkan kerugian besar bagi diri seorang trader. Bahkan jika dibedakan sebuah manajemen emosi ini akan menguasai 99% keterampilan yang harus dibutuhkan para trader ketika mereka melakukan trading forex. Sedangkan keahlian trading tersebut sendiri hanya mendapatkan jatah 1%.

    Aplikasi sistem trading sebenarnya tidak menuntut tinggi bagi para trader yang menggunakannya karena penggunaan aplikasi sistem trading dapat menyesuaikan dengan gaya trading dan metode, analisa serta strategi masing-masing individu. Garis besarnya sebuah sistem trading merupakan salah satu panduan bagaimana cara untuk mengeksekusi order beli atau jual dengan meminimalisir intervensi emosi yang dimiliki oleh para trader. Intervensi emosi terjadi di sini dimaksudkan dengan keterlibatan emosi trader saat mereka berusaha untuk menentukan sebuah titik posisi trading terbaik berdasarkan kondisi pasar yang sedang terjadi saat itu.

    Trader pemula umumnya belum memiliki sistem trading yang baik, yang mapan dan yang jitu sehingga mereka sekedar mengeksekusi order beli atau order jual begitu sinyal trading muncul tanpa mereka mempertimbangkan bagaimana peraturan atau kondisi pasar yang sedang terjadi kala itu. akibatnya setelah posisi trading yang mereka buka tersebut terlanjur mengakumulasi kerugian maka mereka akan merasa panik dan tidak dapat mengambil sebuah keputusan yang bersifat objektif untuk mengatur berapa besar batas kerugian yang bisa ditoleransi oleh trader sendiri.

    Supaya tidak terdapat pada kondisi atau situasi seperti itu kita harus mempelajari bagaimana cara mengatur emosi trading dengan sistem trading yang baik dan berisi panduan pembukaan posisi jual atau beli dan juga aturan money manajemen. Karena beberapa aturan tersebut merupakan aturan yang bersifat objektif maka emosi trading bisa ditekan sehingga pada titik tidak memiliki sebuah intervensi sama sekali.

    Komponen pertama di dalam sebuah sistem trading yaitu sebuah entry rules atau sebuah peraturan yang digunakan untuk membuka sebuah posisi. di dalam panduan tersebut akan digunakan oleh para trader untuk menyaring sinyal-sinyal trading mana saja yang muncul dari proses analisa yang sudah dilakukan oleh para trader sebelumnya. Jika ada sebuah sinyal enty yang muncul namun tidak memiliki memenuhi peraturan yang berlaku maka posisi tidak akan bisa dibuka sekalipun sinyal yang muncul tersebut nampak sangat meyakinkan para trader.

    Ingat kata kunci di sini adalah tampak yang mencerminkan sebuah subjektivitas sehingga pada teater tidak bisa langsung memilih tersebut. Ketika hasil analisis yang sudah anda lakukan masih diwarnai kata-kata seperti itu maka anda sebuah pengaruh emosi yang bermain di dalam diri anda.

    Berikutnya yaitu exit atau sebuah peraturan kapan posisi trading dibuka oleh para trader boleh ditutup. exit terus membantu para trader untuk bisa menargetkan sebuah keuntungan atau profit dan membatasi kerugian dengan stop loss tanpa adanya intervensi emosi trading di dalam diri para trader.

    dan yang terakhir yaitu money manajemen atau sebuah metode untuk mengukur besaran bagian dari modal digunakan oleh para trader untuk diperdagangkan pada setiap posisi trading yang akan dibuka. Dengan metode tersebut para trader bisa mengetahui persis batas kerugian maksimal seandainya harga yang terjadi didalam pasar akan bergerak melawan posisi trading atau keuntungan yang bisa diraih oleh para trader saat penutupan posisi di dalam pasar trading.

    Money management memungkinkan setiap posisi trading yang dibuka oleh para trader dapat dibiarkan berjalan dengan risiko yang bisa dikontrol. Dengan kata lain aturan money management ini bisa membantu para trader untuk mencari target take profit dan juga target stop loss sebagai salah satu bagian dari exit rules. Para trader tidak perlu cemas lagi akan merasakan sebuah emosi trading negatif seperti ketakutan ketika mengawasi chat secara terus menerus.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    emosi muncul sewaktu trading forex cuman ada dua alasannya pertama tradernya serakah jadi punya harapan bisa profit gede, tapi malah hadapi loss, lalu trader yang memang kurang pengalaman, apa pun yang dia lakukan pasti gagal dan berakhir dengan loss juga, jadi jalan terbaik untuk mengatasinya adalah dengan lebih banyak latihan dengan akun demo, sambil belajar teknik trading yang benar

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X