Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Tradisi Forex Tanpa Balas Dendam, Sebab Bukan Film Kungfu
    Click image for larger version

Name:	mqdefault.jpg
Views:	1
Size:	20.0 KB
ID:	13018908
    Apakah Anda termasuk salah satu pecinta film kungfu? Pernahkah Anda menonton film kungfu yang rilis pada masa silam. Jika mengetahuinya, mungkin pernah tahu bagaimana sebuah film yang awal ceritanya diawali dengan kematian seorang guru, yang disusul dengan kakak, adik, atau bisa jadi istrinya yang menjadi tokoh utama.

    Dibalik cerita kematian tersebut ternyata ditengarai oleh pembunuhan yang dilakukan tokoh lain.Ia merupakan sosok tokoh antagonis yang memiliki kumis tebal dengan wajahnya garang dan jenggotnya yang hampir menutupi bagian wajahnya.

    Latar belakang kisah tersebut pernah ada pada salah satu masa kepemimpinan dinasti Yuan, dinasti Ching atau dinasti Ming. Kabar kematian yang menyeruak itu ternyata disebabkan oleh pembunuhan yang berawal dari sebuah dendam sang pendekar yang menjadi tokoh utama dalam kisah tragis tersebut. Seorang pendekar yang masuk dalam salah satu tokoh tersebut sedang naik pitam dengan segala amarah, dendam yang menyelimuti jiwanya, ia ingin membalaskan dendamm untuk istri, kerabat serta gurunya.

    Setelah adengan tersebut usai, Anda pasti dapat menebak bagaimana sang pendekar bisa berhasil menemukan sang pembunuh dan ia pun juga berhasil memenangkan pertarungan yang berujung pada kematian si pembunuh.

    Dan, ending akhirnya, sang pendekar pun merasa puas dapat melampiaskan dendamnya dengan membunuh tokoh antagonis. Film ini memang tidak ada hal yang berbau trading, akan tetapi ada pesan moral yang dapat pelajari trader agar ia tidak menjadi seorang pendendam.

    Apa yang Dimaksud Dengan Trading Balas Dendam?

    Tidak hanya ada dalam dunia maya seperti halnya dalam film, sayangnya dunia trading forex pun terkadang juga diwarnai dengan sifat pendendam seorang trader. Tidak baik bagi trader saat ia tengah merasa kecewa karena strategi forex yang ia eksekusi dalam permainan tradingnya tidak bisa berjalan dengan baik dan maksimal. Dalam trading forex, tradisi yang tak baik tersebut dapat dikenal dengan revenge trading atau mudahnya, trading balas dendam.

    Saat seorang trader merasakan kekecewaan, sedih dan kecewa disaat pasar dalam kondisi tidak stabil dan seakan-akan merampas uang yang Anda miliki. Kemungkinan besar, hal yang terjadi pada trader adalah ia akan kalut dalam emosi dan ingin segera membalas kekalahan yang ia alami. Tentu saja dalam hal ini trading balas dendam sejatinya bukanlah strategi trading forex.

    Trading balas dendam bisa saja terjadi pada trader siapapun, entah pemula maupun professional. Trader bisa jadi akan merasa emosional saat kondisi pasar tidak mengalami pergerakan sesuai dengan prediksi.

    Selain itu, trader akan menjadi agresif saat ia tengah melakukan transaksi. Keputusan yang ia ambil pun tentu bisa jadi tidak berdasarkan pertimbangan yang logis dan matang. Bahkan, dalam kasus tersebut, trader bisa saja cenderung melupakan dan mengabaikan aturan yang berlaku saat tengah beraktivitas dalam trading forex.


    Menguasai Emosi dalam Trading Tanpa Adanya Balas Dendam

    Emosi bisa menjadi musuh utama bagi trader. Bagi trader yang pendendam tentu ia akan melipatgandakan sejumlah volume setiap kali terdapat transaksi, hingga dua atau tiga kali lipat dari volume seharusnya yang telah ditetapkan dalam trading plannya. Trader mengacu pada memikiran seperti berikut: ketika saya lebih cepat menutup kerugian sebelumnya, bisa jadi saya akan ditambah keuntunganyan. Pimikiran yang keliru seperti itu baiknya dihilangkan jauh-jauh oleh trader.

    Apabila yang terjadi adalah harga tidak mengalami pergerakan yang sesuai dengan keinginan trader, maka akan sulit baginya mengendalikan hal diluar dugaannya. Sebagai trader, coba saja Anda berfikir, ketika Anda mencoba membuka transaksi pembelian sebanyak 1 lot, dan disaat yang sama harga mengalami penurunan sejauh 300 pips. Maka, trader akan merasa mudah membuka 2 lot posisi pembelian kembali.

    Namun, apabila yang terjadi adalah harga mengalami penurunan sebanyak 300 pips, dengan pemikiran yang salah kaprah, tarader yang sedang dilanda emosi akan membuka 4 posisi pembelian kembali. Apabila harga mengalami pemantulan atau rebound sejauh 300 pips maka yang terjadi adalah trader akan mendapatkan keuntungan.

    Dalam hal ini, siapkah trader apabila terjadi penurunan harga secara drastis. Apabila yang terjadi adalah trader mengalami kemenangan, bisa saja itu hanyalah sebuah kegamblingannya, dan pastikan bahwa diri Anda sebagai trader tidak terjebak dalam situasi yang tidak terukur resikonya.

    Trading Plan, Jurus Jitu Trading Tanpa Balas Dendam

    Saat transaksi pertama yang dilakukan trader memberikan sebuah keuntungan yang membuat dirinya bahagia, adakalanya ia tidak menyadari bahwa suatu saat nanti, ia bisa saja merasakan kerugian. Seperti anggapan seperti berikut: Aku tak mungkin akan dikalahkan oleh pasar. Tentu kesombongan trader, suatu saat nanti justru dapat berbalik arah ketika sesuatu tidak berpihak kepada dirinya.

    Bisa jadi, ditengah ketakutannya akan mengalami kerugian, ia justru menjadi trader yang jumawa dan senang melipatgandakan volume transaksi trading. Namun, ada juga trader yang memang sengaja menempatkan posisi lot yang terlalu besar karena ia tidak memiliki trading plan sebelumnya. Trading plan begitu penting dalam aktivitas trading, karena di dalamnya, trader dapat mengatur seberapa besar resiko yang akan siap ia hadapi.

    Pernahkah Anda mendengar kalimat: Siap kalah artinya siap menang? Tentu slogan sederhana tersebut mengingatkan trader untuk menerapkan trading plan-nya dengan benar sebelum ia melakukan transaksi. Sesekali cobalah untuk berfikir dan berasumsi bahwa setiap transaksi tentu saja akan membuahkan sebuah kerugian. Ketika trader tengah mempersiapkan sebesar apa kerugian yang akan ia tanggung, itu artinya ia sudah siap menghadapi potensi kerugian sebagian kecil dari modal yang telah dikeluarkan. Umumnya kerugian yang ditaksir biasanya tak lebih dari angka 2% hingga 5%.

    Seperti halnya kehidupan normal yang kita jalani, terkadang tak tahu apa yang terjadi ke depan. Bisa saja kita akan menerima kerugian apabila telah menetapkan seberapa besar kerugian yang dapat ditaksir. Dengan demikian trader dapat melanjutkan strategi forex dengan leluasa jika sewaktu-waktu ada kerugian. Hal yang lebih penting lagi, adalah kehidupan pribadi Anda sebagai trader tidak tak akan terganggu walaupun baru saja mengalami kerugian.

    Move On Agar Tak Melakukan Trading Balas Dendam
    Click image for larger version

Name:	23-0.jpg
Views:	1
Size:	64.4 KB
ID:	13018909
    Trader harus bisa melupakan kekalahan yang di alaminya. Perlu diingat bahwa kesalahan hanyalah suatau kebetulan kecil yang dapat terjadi pada trader mana pun hingga menyebabkan terjadinya kerugian. Saat bermain trading, jangan sekali-kali membiarkan kerugian yang Anda alami dapat mempengaruhi keputusan trading saat itu.

    Tentu hal di ataslah yang membedakan antara trader juara dengan trader pecundang. Bukan terletak pada strategi trading forexnya, akan tetapi bagaimana skill trader dapat tetap berpikir dengan tenang dan obyektif sehingga ia tidak merasa terbebani dengan kejadian di masa silam.

    Jika trader merasa kesal setelah mengalami kerugian, baiknya yang Anda lakukan adalah mengambil waktu dengan menjauh dari pasar dalam kurun waktu 24 jam, hingga emosi, rasa kesal Anda hilang. Sehingga, saat mengambil keputusan yang akan diambil tentu berdasarkan pada penilaian yang obyektif.

    Balas dendam bukanlah solusi yang solutif, justru akan melahirkan permasalahan baru.Bayangkan saja apabila trader telah melakukan aksi dengan berniat balas dendam, maka kerugian yang ditaksir pun justru akan semakin besar. Hal ini akan membuahkan permasalahan yang lebih pelik.

    Cobalah menerima kekalahan Anda dengan hati yang legowo, tetaplah melakukan trading seperti biasa. Jalankan saja strategi forex sesuai dengan rencana sebelumnya dengan disiplin, hati-hati, baik dan benar. Bertradinglah tanpa adanya emosi, tanpa dendam, dan jangan sesekali mengambil keputusan trading disaat mengalami emosional. Baiknya stabilkan kondisi Anda, lalu mulailah kembali melakukan trading jika merasa kondisi sudah jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya.
  • <a href="https://www.instaforex.org/id/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    kalau udah sering trading, pada masa tertentu trader juga pasti mengalami situasi makin terbiasa dengan tekanan dan bisa melihat pola pergerakan market,dengan kata lain udah punya pengalaman, trader yang punya pengalaman tidak akan mudah panik atau takut, jadinya ngak mungkin tradin forex kayak balas dendam

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X