Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Struktur Sistem Idealisme Trading Forex
    Dewasa ini trading menjadi begitu populer di berbagai kalangan. Trading merupakan suatu aktivitas mentransfer barang atau jasa dari satu entitas, baik orang ataupun perusahaan yang berada pada entitas lainnya. Dalam istilah bahasa Indonesia, orang menyebut trading sebagai bentuk dari perdagangan. Awalnya berbentuk barter (tukar menukar barang), akan tetapi aktivitas trading kini dikenal dengan perdagangan dalam bentuk uang, sehingga dalam aktivitasnya ia akan melibatkan uang sebagai alat pembayarannya. Produk yang menjadi dagangan dalam market trading tidak ada batasannya dalam komoditas secara fisik, namun bisa berupa suatu surat yang berharga maupun valas.



    Aktivitas dalam trading forex berupa perdagangan valas kini tengah berevolusi, mulai dari hal sederhana yakni kebutuhan pertukaran uang antar pedagang dari wilayah yang berbeda. Sistem perbankan modern pun memungkinkan lahirnya pasar mata uang yang menjadi tempat terjadinya jual beli valas yang berada di luar bursa yakni pada kegiatan (over-the-counter) yang terdapat dalam intitusi pemerintahan, perbankan, perusahaan komersil, dan intitusi lain yang tentu saja membutuhkan transaksi di lintas negara. Di era digital, seiring dengan adanya perkembangan teknologi, perdagangan valas dapat dilakukan secara online untuk mendapatkan profit dari perubahan nilai yang berada pada nilai tukar mata uang.

    Banyak orang yang berusaha mendapatkan profit melalui perubahan nilai tukar mata uang yang disebut dengan spekulan maupun trader. Para trader forex kini tengah berusaha menganalisis terjadinya pergerakan nilai tukar mata uang dalam pasar dunia. Selanjutnya akan diiadakan kegiatan jual atau beli mata uang berdasarkan pada hasil analisis serta sistem trading forex tertentu.

    Semua orang yang berkecimpung dalam dunia trading pasti ingin sukses. Tanda yang dapat diamati secara bersama salah satunya yakni pertanyakan kepadanya, apakah ia dapat mengembangkan sistem trading yang cukup handal atau belum. Karena setiap profit yang ada pada trading forex tidak dapat ditebak, seperti halnya mengandalkan peruntungan maupun firasat. Dalam sistem trading, yang mutlak diperlukan seorang agar modal yang ditanam adalah ia dapat berkembang secara konsisten.

    Cara memilih Aset Currency, Indeks, atau Commodity yang Akan Ditradingkan

    Sistem trading terdiri atas aturan yang dapat ditentukan sebagai bagian dari rencana awal oleh trader dan akan dijalankan secara berkelanjutan dan berulang dalam kegiatan jual beli. Setiap trader setidaknya mampu mengikuti serta mengembangkan sistem trading yang berbeda. Sayangnya, sistem trading forex hanya meliputi pilihan aset, volume trading, waktu trading ketentuan entry exit pada posisi trading, serta adanya manajemen resiko per posisi.

    Banyak sekali aset finansial yang dapat dijadikan trading untuk mendapatkan keuntungan. Langkah pertama yang dapat dilakukan oleh trader adalah ia mampu membuat sistem trading dengan memutuskan mana yang akan ia tradingkan. Apabila ia memutuskan currency, maka akan ada tujuh pasangan mata uang mayor yang dapat diperdagangkan beserta puluhan pasangan mata uang cross dan eksotik. Jika Anda tergolong sebagai trader pemula, maka baiknya Anda fokus untuk memilih trading yang ada dalam maksimum tiga diantara tujuh pasangan yang menjadi favorit para trader. Diantaranya adalah pasangan mata uang GBP/USD, EUR/USD, AUD/USD, USD/CHF, USD/JPY, USD/CAD, dan NZD/USD.

    Selain memakai cryptocurrency, kalangan trader dapat memakaia proses pemilihan untuk lakukan trading komoditi sekaligus indeksnya. Akan tetapi, tetap saja Anda baiknya menentukan bagaimana konsep asetnya. Apabila memilih commodity, segera tentukan, apakah memilih emas, minyak, ataukah perak? Namun, apabila memilih indeks, tentukah juga apakah memilih Dow Jones, Kospi, Hang Seng, ataukah yang lain? Pada saat awal dimulainya trading, baiknya dalam hal ini trader tidak banyak memilih terlalu banyak aset. Akan tetapi setelah merasa mahir dan menjadi profesional, segeralah untuk mengeksplorasi peluang keuntungan yang lebih banyak dengan beragam pilihan aset tersebut.

    Memahami Waktu Trading dan Volume Trading yang Ideal

    Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa pasar forex dibuka selama 24 jam mulai dari hari Senin pagi hingga Sabtu dini hari. Dengan demikian, trader dapat memilih akankah ia melakukan trading pada siang hari, sore hari, malam hari, atau disaat memiliki waktu luang. Kini, trader semakin dimudahkan dengan adanya platform trading forex yang tersedia dalam bentuk software untuk sebuah laptop, mobile ataupun PC, sehingga disela-sela kesibukan seperti halnya saat trader terjebak macet ia tetap dapat mengincar keuntungan. Dalam hal ini trader disarankan untuk menentukan waktu tertentu dimana ia dapat melakukan analisis pasar agar dapat mengeksekusi tradingnya.

    Berbicara waktu yang tepat untuk melakukan trading, kembali lagi pada sang trader. Seorang trader yang memiliki pekerjaan full time pun dapat melakukan analisis pasar pada pagi hari sebelum ia berangkat menuju kantor, dan dapat melakukan proses eksekusi trading usai melakukan kerja. Pasar Eropa dan Amerika biasanya ramai antara pukul dua siang hingga dini hari, dan kebanyakan trader Indonesia memilih berkegiatan pada malam hari. Sebagai trader, Anda pun dapat menyesuaikan waktu trading menyesuaikan dengan jadwal kegiatan harian lain.

    Selanjutnya dibahas bagaimana trader dapat mengetahui volume trading, misalnya saja berapa ukuran (lot) pertransaksinya? Untuk menentukan penentuan ukuran (lot) pertransaksi dapat ditentukan selaras dengan besarnya modal serta leverage yang digunakan agar mendapatkan dana modal yang tidak lekas tersapu bersih. Misalnya saja, trader akan menanamkan modal sebesar $500 dengan leverage sebesar 1:100, maka trader akan memiliki kekuatan untuk melakukan trading secara aktual yang setara dengan nilai $50,000. Dengan dana tersebut, trader tidak dapat melakukan trading forex dengan lot standar maupun lot mini, akan tetapi hanya dapat melakukan trading dengan lot mikro yakni sebesar 0.01 lot atau setara dengan 1000 mata uang dasar.

    Perlu diketahui bahwa semakin besar ukuran lot yang digunakan dalam setiap kali transaksi, maka akan semakin cepat kemungkinan untuk menemukan keuntungan yang terkumpul. Akan tetapi semakin tinggi juga kemungkinan kerugian yang ditimbulkan karena adanya perubahan harga aset pada trading forex yang dapat direfleksikan dalam bentuk pertambahan keuntungan ataupun kerugian yang ada pada saldo akun trader.

    Sehingga, pastikan volume trading berada dalam jangkauan yang bisa dikendalikan. Apabila masih pemula, coba gunakan lot 0.01 secara terus-menerus pada setiap posisi trading. Sebaiknya Anda tidak bereksperimen dengan lot penuh yakni 1 lot standar atau setara dengan 100,000 mata uang dasar.

    Aturan Penentuan Buka Posisi (Entry) dan Menutup Posisi (Exit Strategy)

    Setelah trader dapat menentukan posisi lot yang akan digunakan, maka langkah berikutnya yakni membuat aturan kapan trader dapat melakukan buka posisi trading. Hal tersebut tidak dapat dilakukan secara sembarangan, trader harus menggunakan analisis serta indikator, baik teknikal ataupun fundamental. Bisa juga bergantung pada strategi trading dan indikator trading apa yang akan digunakan, setiap orang tentu saja dapat mengembangkan taktik entrinya.

    Apabila ia dapat menggunakan strategi dengan cara scalping, yakni dengan seperangkat indikator moving average misalnya. Selanjutnya trader dapat membuat aturan bagaimana ia dapat melakukan trading apabila hanya terdapat sinyal indikator yang ada pada time frame 5 menit ataupun 10 menit. Apabila tata tertib sudah ada, maka untuk memulai transaksibaiknya terdapat tata tertib untuk mengakhiri proses transaksi. Tata tertib tersebut merupakan exit strategy yang meliputi langkah bagaimana trader dapat menentukan kapankah posisi trading akan ditutup, entah itu dalam kondisi profit, loss, atau pun impas (BEP).

    Exit strategy, biasanya terdiri atas skenario untuk melakukan Stop Loss (SL), Target Profit (TP), dan Cut Loss yang akan ditutup sebelum mencapai proses SL maupun TP dikarenakan perkiraan harga yang akan melakuakn pembalikan arah. Ketiga skenario tersebut sama-sama memungkinkan terjadinya posisi trading, meskipun dalam potensi keuntungan yang akan lebih besar apabila ditengarai terdapat strategi yang digunakan lebih handal serta akurat. Seperti halnya entry, rincian exit strategy akan bergantung pada strategi serta indikator yang digunakan oleh masing-masing trader.

    Aspek yang Perlu Diperhatikan dalam Sistem Trading

    Selain beberapa hal di atas, ada hal lain yang dapat Anda kembangkan setelah Anda belajar forex serta berlatih trading. Diantaranya yakni mengenai rasio Risk and Reward (RR) serta manajemen resiko. Dalam hal ini, manajemen resiko dapat disebut sebagai kegiatan yang berupa rencana cadangan yang akan dilakukan apabila posisi trading tidak menguntungkan dengan ditambahnya aturan lain yang menentukan cara seorang trader untuk mengelola akun trading.

    Baik rasio risk and reward, ia merupakan rasio perbandingan yang berupa target profit yang dapat diharapkan dengan adanya kemungkinan kerugian. Selain itu, ia dapat diterjemahkan sebagai poin TP dan poin SL. Tentu tidak akan seimbang apabila SL terdiri dari 50 poin, akan tetapi target keuntunganya hanya terdiri atas 10 poin saja. Maka yang terjadi adalah trader akan menggunakan rasio risk ataupun reward untuk menimbang aspek ini. Pada umumnya trader akan menggunakan perbandingan RR 1:2, yang berarti bahwa pada SL terdapat 50 poin, maka dalam TP harus ada 100 poin (dua kali lipat dari SL).

    Dalam manajemen resiko, di sana mencakup tentang aturan yang harus diikuti, apabila posisi trading sedang mengalami loss. Hal ini berkaitan erat dengan poin terakhir. Apakah pada posisi trading akan langsung proses cut loss, atau akan beralih menjadi switching dari buy menuju sell ataukah sebaliknya. Dalam sistem trading, semuanya dapat dikembangkan oleh trader dengan membaca artikel belajar forex melalui internet, buku, ataupun berbagi pengalaman dengan kawan sesama trader.

    Pentingnya Sistem Trading untuk Trader

    Sistem trading yang baik adalah sistem trading yang lengkap dan efektif, ia mencakup keenam aspek yang telah disebutkan di atas dan baiknya tarder dapat melakukannya dengan disiplin. Apabila trader telah melakukan penyimpangan yang ada pada sistem trading yang telah ditentukan, besar kemungkinan ia akan membuka dan menutup posisi berdasarkan emosi sesaat. Gejolak emosi dalam hal ini merupakan faktor penyebab kerugian yang kerap dialami oleh trader, baik ia seorang pemula ataupun profesional.

    Misalnya saja, saat trader tengah menyaksikan pergerakan harga yang berbalik menuju ke arah yang berlawanan dengan prediksi. Maka di awal ia akan melakukan proses analisis mata uang EUR/USD yang tengah meningkat, sehingga, ia pun akan membuka posisi buy.

    Selanjutnya yang terjadi adalah pada posisi trading selama satu jam kemudian, akan ada pergerakan harga yang cenderung menurun dari posisi trader disaat ia sudah berada jauh sejauh 15 pips. Dengan demikian, trader diharapkan tidak mengambil keputusan berdasarkan emosi, yang membuatnya langsung menutup posisi trading dan pada open posisi sell mata uang EUR/USD trader akan berharap ia akan memperoleh keuntungan disaat harga tengah mengalami penurunan. Akan tetapi, hal tersebut menjadi sebuah keputusan yang salah, karena bisa jadi trader akan mengalami kerugian.

    Jika terjadi kondisi demikian, maka langkah tepat yang dapat dilakukan oleh trader adalah menengok sistem trading dengan melakukan rencana open potition di awal. Coba kembali Anda perhatikan bagaimana aturan exit yang tengah Anda gunakan. Apakah ia mengalami penurunan harga saat atau ia telah mencapai titik exit untuk stop loss atau cut loss? Maka, ada baiknya sebagai trader biarkan saja posisi tersebut, kemungkinan nantinya harga akan mengalami pergerakan, ia akan naik sesuai dengan prediksi awal. Namun, apabila yang terjadi adalah terjadi pergerakan harga yang telah memenuhi syarat agar terjadi stop loss atau cut loss, maka, baiknya Anda melakukan close position dan sesegera mungkin mencari peluang dengan trading lain. Dengan cara itulah nantinya diharapkan trader dapat mengurangi terjadinya resiko kerugian serta ia dapat mencapai keuntungan secara konsisten dalam trading forex.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    wah itu tugas yang mungkin membutuhkan banyak waktu dalam praktek akun demo, dalam arti trader harus mengalami sendiri, mencoba tradingkan banyak pair dengan berbagai macam komposisi trading, supaya tau mana komposisi yang pas supaya bisa profit di forex

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X