Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Tutorial dan Setting Indikator Moving Average dalam Trading Forex
    Click image for larger version

Name:	cara membaca indikator moving average.png
Views:	1
Size:	29.8 KB
ID:	13018735 Cara-cara tepat dalam melakukan setting moving average di trading forex menjadi sebuah indikator utama wajib diketahui semua trader. Ada perihal utama dari membaca semua instrumen moving average di trading forex, sampai akhirnya trader bisa memahami hal-hal baru untuk mendapatkan standar trading sesuai harapan.

    Sejak penggunaan indikator moving average di sistem trading forex, tentu saja ada nilai manfaat besar yang seharusnya dipergunakan secara tepat. Hanya saja ada nilai manfaat bisa dikembangkan lagi dengan pilihan dasar utama yang harusnya dipakai semua trader dengan prediksi tertentu.

    Membaca semua aspek penting di dalam indikator moving average memang tidak mudah. Bahkan ada potensi pergerakan di masa depan yang nantinya memberi analisa teknikal pada semua sistem trading forex. Dari sinilah kita bisa melihat bagaimana cara-cara tepat dan mudah untuk mengoptimasi panduan tutorial dengan tepat.

    Informasi Tutorial Setting Indikator Moving Average

    Tidak sedikit trader masih menggunakan standar-standar penting untuk melihat akses-akses baru dalam indikator moving average. Maka dari itu, ada cara terbaik bagi trader untuk melihat panduan utama dalam memahami tutorialnya secara lengkap.

    Langkah Pertama

    Pada panduan tutorial penggunaan moving average cobalah buka satu platform trading seperti Metatrader 4 ataupun Metatrader 5. Dalam hal ini trader biasanya memiliki gaya trading sendiri sehingga bisa memilih salah satu dari MT 4 ataupun MT 5 dengan semua keunggulannya.

    Setelah membuka satu platform trading, cobalah buka grafik pasangan mata uang yang nantinya bisa diakses sebagai trading lebih akurat. Ada beberapa jenis mata uang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan, seperti pada pasangan EUR/USD yang mana memiliki timeframe yang bisa digunakan secara langsung.

    Trader bisa memilih sistem day trading dengan pemilihan timeframe mencapai H1 hingga H4. Akan tetapi trader biasanya menginginkan metode scalping yang mana harus memilih timeframe M10, M15, hingga M30. Perlu diperhatikan dari pemilihan timeframe dalam langkah awal harusnya melihat kemampuan analisa dari setiap trader.

    Langkah Kedua

    Trader perlu memilih menu indicator ataupun insert indicator. Kemudian ada pengembangan dari opsi Moving Average yang memperlihatkan penempatan di dalam grafik harga EUR/USD. Dalam hal ini, ada beberapa pemilihan menu indikator hingga insert indikator yang memberi penentuan harga ataupun jenis instrumen saham lebih akurat.

    Ada perkembangan dari gerakan moving average yang mana akan muncul standar setting default. Pihak trader sendiri akan kesulitan mendapat standar trading bila tidak tahu mengenai setting moving average.

    Menentukan setting moving average ini terkadang membutuhkan tingkat akurasi lebih pasti. Trader bisa melakukan sistem trading moving average sendiri dengan tepat. Sehingga ada gaya trading lebih cocok dan akhirnya mengedepankan dua setting lebih akurat.

    Pada pemilihan metode scalping trader perlu memasang dua moving average di dalam close price. Kemudian ada periode time frame yang mana memperlihatkan 5 sampai 20 time frame M15. Pada sistem day trading juga perlu penggunaan dua moving average secara simple.

    Kemudian ada angka periode dari 50 dan 100 yang tersaji di dalam time frame H4. Bagi trader pemula perlu diketahui ada aspek mudah yang selama ini bisa dipakai untuk membedakan dua garis dengan warna lebih kontras. Bahkan ada dua warna biru dan merah yang masing-masing memiliki fungsi.

    Langkah Ketiga

    Pada langkah ketiga selalu diperlihatkan bagaimana penggunaan moving average sebagai syarat trading lebih akurat. Maka dari itu ada bentuk trend naik ataupun bullish jika nantinya harga berada di atas moving average, akan tetapi ada perubahan periode rendah yang mana masih memperlihatkan garis MA dengan periode memanjang.

    Berikutnya ada tren turun atau bearish yang mana memperlihatkan bagaimana cara-cara terbaik untuk menggunakan periode lebih rendah di bawah garis moving average. Ketentuan dalam periode di bidang trading mengandalkan moving average terkadang bisa memberi aspek berbeda.

    Karena itu, ada bentuk sinyal buy ketika moving average memiliki periode lebih rendah dan melakukan pergerakan melintasi garis MA. Bagi trader pemula hendaknya bisa mengetahui bagaimana sinyal sell terjadi saat MA memiliki potensi rendah dan bergerak dengan pola atas ke bawah sampai melintasi garis MA.

    Tips Setting Moving Average Lebih Tepat Untuk Trading Forex
    Click image for larger version

Name:	2MA.png
Views:	2
Size:	51.5 KB
ID:	13018736
    Salah satu indikator teknikal populer tentu saja memiliki beberapa bentuk settingan. Dari sini trader perlu mengetahui bagaimana langkah tepat untuk memilih setting moving average dengan tepat dan akurat.

    Hanya saja trader bisa menggunakan teknik Simple Moving Average ataupun exponential moving average. Meskipun sudah menggunakan indikator MA ini ternyata trader masih bisa mengalami kerugian karena belum terlalu konsisten pada penggunaannya.

    Ada beberapa tips bagi trader untuk mengetahui bagaimana skala penting yang selama ini bisa dipakai untuk memastikan bagaimana fungsi moving average ini memberi nilai profit lebih akurat.

    Pemilihan SMA dan EMA

    Terkadang kita bisa melihat bagaimana pemilihan SMA dan EMA yang masih tergantung pada strategi trader. Khusus pemula harus berhati-hati dalam memilih SMA ataupun EMA yang masing-masing memiliki karakter. Dari sini reaksi untuk SMA masih sedikit lambat terhadap perubahan harga.

    Untuk itu, adanya sinyal trading pada indikator SMA masih sedikit lebih lambat terlihat. Kemudian dari sisi lainnya terdapat indikator EMA yang masih bisa memberi respon lebih cepat dibandingkan SMA. Namun dari kemunculannya masih bisa terlihat adanya sinyal palsu.

    Fake signal masih perlu dipahami betul bagi trader karena memperlihatkan standar-standar tertentu dalam skala jangka pendek ataupun harian. Trader dapat memakai exponential moving average yang mana memberi sinyal lebih mudah untuk dieksekusi.

    Tetapi trader dengan karakter trading jangka panjang masih cenderung memilih simple moving average ataupun SMA karena dari sisi nilai resikonya tidak terlalu besar.

    Ada nilai manfaat dan kerugian ketika Anda menggunakan SMA ataupun EMA. Tetapi saat trader sudah tahu bagaimana cara menggunakannya, maka kesempatan meraih profit semakin mudah didapatkan dalam waktu lebih baik.

    Menghitung Periode Setting Moving Average Lebih Baik

    Sekarang ini ada bentuk sistem trader bagi profesional untuk melihat bagaimana penggunaan akurasi lebih tinggi dengan durasi trading 50 sampai 200 hari. Untuk tipe SMA 200 day ini memberi modal cukup besar, tetapi harus melihat bagaimana pergerakan nilai investasi secara global.

    Tingkatan periode lebih luas semakin terlihat ketika ada bentuk peluang besar yang selama ini terus dipantau dengan level SMA 200 di semua timeframe. Pemilihan filter trend jangka panjang ataupun pendek masih menyisakan dampak besar seperti bounce di semua garis yang bisa dilihat secara langsung.

    Trader juga pastinya melihat bagaimana konsep MA crossover lebih akurat hingga ada pertimbangan hitungan MA dari sistem hari trading. Selama ini trader besar dengan bank investasi berskala global memiliki pemahaman seputar setting moving average terbaik.

    Tidak jarang penggunaan MA crossover ini menjadi perhitungan lebih pasti dalam melihat bagaimana standar hari trading dengan memanfaatkan semua skala-skala lebih besar dalam penggunaan sarana trading dengan tepat.

    Faktor Kegagalan Setting Moving Average Dalam Hasilkan Nilai Profit

    Terkadang trader masih salah persepsi seputar penggunaan moving average. Dari sinilah trader harus bisa melihat bagaimana setting moving average bisa dikatakan tepat.

    Bukan hanya menjadi salah satu sinyal yang dihasilkan secara tepat dan akurat. Akan tetapi ada konsep penting dari sisi moving average yang sekarang memberi sumber indikator penting untuk reliabilitas lebih rendah di dalam timeframe jangka pendek.

    Beberapa fakta telah memperlihatkan bagaimana moving average ini dikatakan memberi peluang besar dengan timeframe jangka pendek. Bahkan dari sisi kombinasi setting SMA 50day hingga SMA 200 day selalu memberi peluang besar bagi trader dalam membaca semua sinyal.

    Kemampuan yang masih kurang dalam membaca semua indikator teknikal menjadi faktor penting kenapa profit masih kurang dihasilkan dalam nominal besar. Maka dari itu, sampai detik ini ada bentuk kegagalan dalam melakukan setting moving average yang harusnya diperbaiki hingga mendapatkan hasil terbaik dari semua standar trading forex terpercaya.
  • <a href="https://www.instaforex.org/id/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    gw waktu pertama kali trading forex pake MA 20 dan 27, itu menurut gw terlalu banyak false signalnya, makanya gw coba pake MA 200 dan 365, supaya keliahtan jelas momentum dan tren yang berlaku, memang pada contoh chart tampaknya bagus, coba kalo marketnya cuman bergerak di kisaran sempit, maka pasti banyak false signalnya

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X