Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Trading Forex dari Broker dan Bank, Inilah Penjelasannya
    Click image for larger version

Name:	trading-forex-dan-crypto.jpg
Views:	1
Size:	63.1 KB
ID:	13018621
    Para trader yang sudah terdaftar dan juga bergabung dengan broker, partisipan market juga dapat berasal dari trader yang juga telah tergabung dengan bank. Trading forex melalui bank akan sangat mungkin dilaksanakan, dan dapat menjadi suatu pilihan yang logis bila ingin menghindari dari broker scam.

    Ada sekitar USD 5 trilyun transaksi forex setiap harinya dengan berbagai jenis partisipan market. Tiap partisipan mengharapkan suatu hal yang sama dari market, yaitu keuntungan, dari fluktuasi harga yang terdapat di market. Trading forex dari suatu bank dapat menjadi suatu cara dan alternatif untuk mendapatkan profit tersebut.

    Tentu ada sejumlah perbedaan bila membuka trading dari bank dengan broker. Mayoritas broker biasanya hanya melayani trading, sementara bank memiliki layanan lebih banyak. Namun bagaimana sebenarnya cara trading forex melalui bank?

    Trading Forex Melalui Bank

    Volume trading terbesar biasanya akan mengambil tempat di market interbank. Semua bank tersebut lalu akan membuka trading dari jaringan elektronik yang telah tergabung dalam market interbank. Di sinilah suatu proses jual beli mata uang lalu akan terjadi.

    Volume terbesar dari transaksi mata uang pada umumnya banyak didominasi oleh bank internasional dengan skala yang cukup besar. Dengan banyaknya trader yang sangat berminat untuk bertrading, bank akan tetap memfasilitasi trader untuk dapat trading dalam forex.

    Tiap bank tentunya akan memberikan suatu metode tersendiri dalam memberikan jasanya pada trader. Sejumlah bank pada umumnya memiliki peranan sebagai fasilitator dengan fungsi yang serupa dengan broker, sehingga trader yang harus membuka suatu trading sendiri dan juga mengelolanya.

    Selain memiliki peranan sebagai broker, maka bank juga akan memiliki peranan sebagai wadah pendanaan dan investasi. Bila trader mengambil jenis ini, trading pada umumnya akan dilaksanakan oleh bank hingga trader tidak akan terlibat secara aktif dalam suatu trading terkecuali yang berkaitan dengan modal awal yang dimanfaatkan.

    Untuk broker yang telah bergabung dengan jenis bank seperti ini, maka dapat digolongkan sebagai suatu trader institusional. Karena, broker telah tergabung dengan institusi finansial yang berupa bank. Berhubungan dengan keuntungan dan loss yang mungkin akan dialami para trader, semuanya pada umumnya telah diatur dalam perjanjian.

    Trading Forex Melalui Broker

    Tidaklah sama dengan menjalankan trading forex melalui bank, broker akan menjalankan dan membuka trading atas nama trader. Maka, dapat dikatakan bahwa trader akan membuka trading atas namanya sendiri, dan juga lengkap dengan segala resiko trading yang akan diterima.

    Broker akan beroperasi memakai sistem OTC yang tak mempunyai aturan khusus seperti inerbank market. Trader forex juga tidak dapat dikenai dengan berbagai pasal yang ditetapkan oleh pemerintah yang berhubungan dengan aturan transaksi komoditas dan juga sekuritas.

    Sebagai suatu balas jasa karena telah membantu suatu transaksi, maka broker forex akan mendapat komisi dalam bentuk spread atau biaya trading. Dengan cara inilah broker akan mencari suatu pemasukan. Spread, dalam istilah ini, mengarah kepada perbedaan yang ada antara harga bid dan harga ask.

    Harga bid sebenarnya adalah suatu jumlah yang akan diterima sesudah menjual mata uang, sedangkan harga ask yang dimaksud adalah sebagai jumlah yang harus dibayarkan ketika akan membeli suatu pecahan mata uang. Broker lalu akan mengambil suatu selisih harga bid dan ask sebagai bayaran atas fasilitas yang diberikan.

    Beberapa broker juga akan menarik suatu bayaran lain, yaitu berupa komisi selain spread. Sejumlah broker mungkin juga akan mengklaim dengan bebas komisi trading walaupun mereka sesungguhnya mengambil cara lain untuk dapat memperoleh kembali komisi yang hilang dengan cara melebarkan jarak spread di tiap trading.

    Beda Trading Forex Melalui Bank dan Broker

    Seorang trader sebagai individu, pasti memiliki keinginan untuk mendapatkan suatu fasilitator terbaik untuk tradingnya, dalam hal ini antara bank dan broker. Pilihan sesungguhnya bergantung pada apa yang diberikan oleh fasilitator tersebut dan seberapa besar volume yang diharapkan untuk membuka trading.

    Perbedaan utama antara dua fasilitator itu yaitu bahwa bank akan menawarkan lingkungan trading yang lebih luas dan lebar dari berbagai klien institusional. Besar yang dapat membuka trading hingga jutaan dolar. Bahkan juga trader tidak diizinkan untuk membuka trading dengan modal yang cuma seadanya saja.

    Maka dalam kata lain, bank menetapkan standar modal minimal yang bisa digunakan untuk trading. Dari sini maka dapat dipahami bahwa bank memang dirancang bagi para trader yang memiliki kantong yang tebal. Akan berbeda untuk broker forex yang memberi keuntungan fleksibilitas lebih.

    Broker forex biasanya akan menangani trader individu atau investor gabungan. Broker dianggap akan lebih mampu memberikan suatu solusi praktis pada trader bika ingin membuka trading tetapi tak memiliki modal. Tidak seperti bank yang memiliki suatu syarat minimal modal yang nilainya mencapai hingga jutaan rupiah.

    Satu hambatan yang pada umumnya akan ditemui ketika mencari broker yaitu mengenai aspek keamanan. Ada cukup banyak broker scam yang penampilannya tidak beda jauh dengan broker yang teregulasi. Trader diharuskan tetap teliti dan juga jeli saat melakukan riset broker jika ingin memperoleh broker terbaik.

    Trading forex melalui bank akan menawarkan sejumlah kelebihan daripada broker, terlebih lagi yang berhubungan dengan keamanan dan spread rendah. Berbeda jauh dengan broker yang terkadang membebankan berbagai macam biaya misalnya seperti spread, komisi, atau lainnya.

    Untuk dapat bertrading forex dari bank, trader hanya perlu memperlihatkan suatu bukti akan kesanggupan modalnya melalui akun di bank. Sesudah itu, trader baru dapat memulai trading dengan biaya rendah dan bahkan menggunakan suatu bantuan robot forex, walaupun masih ada beberapa kelemahan trading forex dengan menggunakan robot.

    Agar Sukses Trading dari Bank

    Dalam suatu market apapun itu, harus ada lawan dalam tiap transaksi. Misalnya saja, ingin membeli, maka harus ada penjual di sisi yang berlawanan. Dan juga kebalikannya, jika ingin menjual, maka harus ada lawan yang ingin membeli. Begitulah prakteknya yang sering terjadi di dalam market forex.

    Satu contoh, misalnya bank ABC memutuskan untuk membeli EUR/USD dalam jumlah besar. Bila mengacu kepada suatu konsep di atas, maka bank tersebut harus menemukan suatu lawan seimbang yang akan membeli EUR/USD dengan jumlah sama besar. Bila tidak, maka transaksi tak akan pernah terjadi.

    Berhubungan dengan strategi trading forex melalui bank, fokus sebaiknya diarahkan untuk mengklasifikasikan kapan dan dimana partisipan market terbesar akan membuka dan juga menutup trading yang didasarkan pada penawaran dan permintaan yang ada.

    Keadaan ini sering disebut juga sebagai ‘poin manipulasi’ dalam trading forex. Poin manipulasi dapat terjadi yang disebabkan karena didahului akumulasi yang adalah suatu keadaan dimana bank akan mengontrol market dengan keluar masuk posisi dengan volume tinggi.

    Akumulasi bisa dsebut sebagai lokasi saat bank masuk lalu dikumulasikan possi yang sesuai harapan dalam beberapa jam. Sebab, suatu volume yang dibawa akan cukup besar untuk menggerakkan market, bank lalu akan memberikan profit dengan mengakumulasi posisi long yang lalu dijual pada harga tinggi untuk dapat mengakumulasi posisi short.

    Pada keadaan yang selanjutnya, bank lalu akan menutup atau membeli kembali pada posisi yang lebih rendah. Seperti yang telah disebut, akumulasi pada tahap berikutnya akan memunculkan manipulasi yang telah banyak dipublikasikan ke trader saat masuk market.

    Trader terkadang merasakan bahwa salah masuk posisi market, hingga beranggapan akan selalu terkena suatu manipulasi. Trader juga terkadang merasa bahwa market seakan akan menunggu suatu trader supaya membuka posisi lalu secara singkat akan berbalik arah dan menerima semua modal yang dimiliki trader.
    Click image for larger version

Name:	Keuntungan-Trading-Forex-Syariah-di-Indonesia.png
Views:	1
Size:	98.4 KB
ID:	13018622
    Keadaan lalu sebenarnya akan berhubungan dengan aktivitas bank yang akan membuka suatu posisi dalam volume besar. Dengan mengerti dan memahami apa yang dijalankan oleh bank pada market forex dan membuka trading forex melalui bank, maka trader diharapkan akan memperoleh keuntungan yang berlimpah sambil menekan resiko trading.
  • <a href="https://www.instaforex.org/id/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    yang trading lewat bank itu membingungkan penjelasannya, kalo lewat broker itu kan udah umum persis yang kita lakukan dengan metatrader, ngak perlu sih tau siapa yang jual atau beli, yang penting ada transaksi

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X