Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Strategi Trading Forex Cocok untuk Pemula: Naked Trading


    Click image for larger version

Name:	3-strategi-naked-trading-untuk-anda-yang-baru-mencoba-281168-41127.png
Views:	1
Size:	13.5 KB
ID:	13016383 Tidak setiap penggunaan banyak indikator chart dapat memberikan hasil analisa trading terbaik. Bahkan mungkin kita sudah tidak asing dengan istilah naked trading yaitu trend melakukan analisa trading tanpa menggunakan satu indikator pun. Meskipun tampak menakutkan, akan tetapi strategi ini tidak hanya dapat diterapkan oleh trader senior saja melainkan juga bagi pemula.

    Demikian pula tidak setiap trader mau menerapkan cara trading seperti ini. Di era kebudayaan digital seperti sekarang, ada banyak jenis indikator trading yang dapat ditemui. Bagi mereka adalah suatu hal konyol apabila seorang trader justru melakukan trading tanpa alat bantu analisa apapun.

    Nyatanya naked trading merupakan salah satu strategi yang tidak bisa dianggap remeh. Banyak kalangan trader yang juga merasa lebih nyaman melakukan analisa trend harga secara langsung melalui price action, tanpa terhalangi oleh adanya tampilan berbagai indikator trading.

    Pada kesempatan kali ini kita akan membahas 3 strategi terbaik melakukan trading yang aman bagi pemula. Selain mengajarkan ketelitian serta seni trading yang anti mainstream, naked trading juga mengasah kemampuan dan keberanian diri dalam mengambil tindakan penting.

    Mengenal Tiga Teknik Andalan dalam Naked Trading
    Click image for larger version

Name:	3-strategi-naked-trading-untuk-anda-yang-baru-mencoba-281168-54271.png
Views:	1
Size:	15.4 KB
ID:	13016384
    Toni Turner dan Barbara Rockefeller merupakan dua diantara banyak trader profesional yang memperkenalkan dan mempopulerkan naked trading. Melalui keduanya banyak orang mulai mengenal Konsep ini sebagai sebuah strategi trading yang lebih mudah dan tentunya tetap bisa diandalkan.

    Salah satu prinsip dasar yang digunakan di dalam naked trading adalah, bahwa semakin sedikit perangkat yang digunakan, maka akan semakin simpel sistem tersebut bekerja. Begitu pula sebaliknya, semakin banyak perangkat diikut sertakan, meski nampaknya dari luar lebih mudah namun sesungguhnya lebih berpotensi menimbulkan banyak kebingungan.

    Dalam naked trading, penggunaan indikator trading sangat diminimalisir seperti halnya CCI, RSI, MA, atau lain sejenisnya. Trader dituntut untuk mengolah informasi secara langsung dari data yang ditampilkan oleh sistem melalui price action. Minimal mereka hanya menggunakan trendline sebagai pembantu penentu garis resistens dan support.

    Apabila Anda masih bingung, di bawah ini akan dibahas tiga jenis strategi terbaik dalam penerapan naked trading. Ketiganya terbukti tetap cocok digunakan oleh para pemula yang biasanya masih ragu-ragu dan mencari trik paling sederhana:

    1. Metode Breakout Candle Doji Star

    Doji merupakan salah satu jenis candle yang mempunyai ukuran body kecil namun bayangannya (shadow) besar. Candle ini bukanlah sesuatu yang spesial karena hampir setiap saat seorang trader dapat menemukannya di price action. Mengenal candle doji barangkali merupakan materi paling mudah bagi seorang trader pemula.

    Selain itu, umumnya doji banyak dianggap tidak penting. Kehadirannya memang menunjukkan tidak adanya kecenderungan trend harga pasar ke satu arah tertentu. Justru keberadaan doji merupakan salah satu indikasi zona side ways yang kurang potensial untuk digunakan trading.

    Namun secara agak mengejutkan, Justin Jennet, seorang trader profesional yang telah mendirikan website price action menyatakan bahwa itu merupakan salah satu elemen yang dapat digunakan dalam naked trading. Berikut caranya:

    Ternyata, tidak semua candle doji dapat digunakan sebagai sarana melakukan naked trading melainkan hanya merujuk kepada candle doji jenis star saja. Selain itu, doji star juga harus berada pada kisaran time frame A4 yang merupakan salah satu standar persyaratan nagi candle tersebut untuk dapat digunakan sebagai acuan trading.

    Mengikuti perkembangan pembentukan doji. Wilayah dimana sinyal doji terbentuk sangat menentukan kualitas candle tersebut. Oleh karenanya, sangat disarankan bagi trader untuk mengikuti sejak awal mula bagaimana dan dimana perkembangan candle doji star dimulai.

    Umumnya, ada tiga wilayah yang dikenal sebagai lokasi pembentukan candle star terbaik dan memiliki makna akurat yaitu lokasi keberadaan garis support dan resistance, Area trendline terutama pada titik keberadaan bounce, tempat keberadaan trend swing point, nama posisi lain yang sangat potensial di isi oleh bounce dan break.

    Dalam cadle doji, kita juga akan mengenal cara kerja yang sama dengan garis batas support dan resistance. Dapat dikatakan suatu harga akan konsisten dalam menuju satu arah sama ketika ia sudah melewati garis low atau garis high.

    Oleh karenanya ketika menggunakan strategi naked trading, seorang trader juga harus bersabar menunggu hingga posisi sebelumnya tertutup lebih dahulu karena ketika hal itu sudah terjadi menandakan bahwa sinyal akan terus melanjutkan arah dan harga yang akan konsisten.

    Jadi dapat disimpulkan pula bahwa ketika kita menggunakan charger doji, saat menerapkan naked trading kita tetap harus memasang penyaring yang kuat untuk membedakan antara tren harga mana yang benar potensial dan manakah indikator yang memang tidak memiliki arti yang penting.

    1. Metode Pola Flag

    Banyak trader yang merasa cukup kesulitan ketika hanya mengandalkan pergerakan candle doji pada laman naked trading mereka. Alasannya, karena melakukan pemilihan sinyal doji cukup tidak mudah dan mungkin akan terasa sulit bagi pemula atau yang belum terbiasa.

    Salah satu solusi untuk menghadapi kendala ini ialah dengan menerapkan strategi flag pada pola pattern mereka. Pemanfaatan pola pattern dengan cara membentuk pola bendera pada price action dapat digunakan sebagai wahana pembantu konfirmasi yang tepat dalam doji yang terkadang cukup melelahkan.

    Pola flag berfungsi baik dalam menentukan apakah sinyal pembalikan yang terdapat dalam tren harga doji benar-benar mengindikasikan terjadinya pembalikan harga ataukah hanya pertahanan semata sementara yang biasanya menipu. Penting sekali untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi karena sembrono dalam aspek ini akan berakibat kerugian.

    Untuk meyakinkan diri apakah garis pembentuk gambar bendera benar-benar adalah sinyal baik permanen, seorang trader terlebih dahulu harus menunggu hingga penutupan harga sebelumnya. Sebelum melewati fase ini, tidak ada pihak yang dapat menjamin bahwa pola flek yang sudah terbentuk tersebut permanen atau dapat berubah arah dalam hitungan detik.

    Berbeda dibandingkan kebanyakan perangkat ketiga trading yang kurang mendukung apabila digunakan dalam time frame pendek, pola flag tak ada masalah. Time frame pendek ataupun panjang tidak akan mempengaruhi hasil analisis trading karena prinsip yang digunakan disini ialah, pemanfaatan situasi tren harga terkini.

    Pola flag sendiri juga bukan merupakan satu strategi khusus bagi naked trading. Strategi forex trading yang satu ini juga banyak diterapkan di beberapa sistem trading lain bersama indikator-indikator tambahan lain. Popularitas flag trading ini menunjukkan bahwa strategi yang satu ini memang terbukti cukup kompeten dalam membantu seorang trader memegahkan pergerakan harga dalam indikator maupun price pattern.

    1. Kenali Momentum Reversal dengan Candle Rejection

    Kali ini kita akan membahas tipikal chandle yang kedua yakni candle rejection. Candle ini sesungguhnya adalah perwujudan dari candle bearish yang mana menunjukkan momentum harga yang lebih tinggi dari posisi pembukaan sebelumnya.

    Supaya Anda lebih mudah mengenalinya, berikut ini adalah beberapa cara mengenali candle rejection:

    Memiliki level harga close yang lebih tinggi dibanding harga pembukaannya.
    Bayangan (shadow) atas yang jauh lebih pendek dibandingkan shadow bawah. Tidak jarang, bagian atas candle tidak memiliki bayangan.

    Selain candle rejection bearish, ada juga tipikal candle rejection bullish dengan beberapa ciri sebagai berikut:

    Kebalikan dari candle rejection bearish, ia memiliki level harga close yang lebih rendah dibandingkan harga open.
    Bayangan (shadow) bawah memiliki bentuk lebih pendek dibandingkan shadow atas. Terdapat banyak pula kasus dimana bagian bawah candle tidak mempunyai bayangan.

    Penampakan candle rejection pada price action menunjukkan adanya ketegangan dan perlawanan harga oleh pasar dari trend yang sudah berlangsung sebelumnya. Misalnya adalah ketika pada fase sebelumnya pasar dikuasai oleh bayer yang kurang konsisten dalam mendorong trend pasar melanjutkan arah menguntungkan pihak mereka, sehingga pihak seller akhirnya bisa mengambil alih kesempatan tersebut.

    Pada candle rejection, penembusan harga tidak dapat dicapai. Diketahui oleh trader agar mereka tidak terpukau dengan kenaikan harga maupun penurunan harga yang nampak potensial. Sampai kapanpun, candle rejection adalah jenis candle yang tidak disarankan bagi trader untuk tidak melakukan tindakan.

    Lalu bagaimana cara mengenalinya? Berikut beberapa ciri candle rejection sekaligus Ketentuan apa yang wajib dilakukan ketika Anda berminat berjibaku trading dengan candle satu ini:

    Ciri paling signifikan dari candle rejection adalah selalu diawali dengan kemunculan pola bearish atau bullish. Sekolah tersebut tidak memasuki fase breakout karena sinyal trend dominan yang sudah membekali melemah.

    Penetapan garis batas support dan resistens merupakan suatu kewajiban bagi trader karena melalui keduanya seorang trader bisa tau kapan dan berapa lama lagi (secara rinci) kira-kira pembalikan akan berlangsung.

    Candle rejection akan memiliki manfaat besar ketika ia muncul di sesi akhir pullback. Ada memotong seperti ini anda dapat memanfaatkan penggunaan trendline untuk mengikuti perkembangan harga yang ada.

    Selain berbagai aturan teknikal yang diatur dalam penggunaan candle dalam naked trading, ada dua konsep yang tidak boleh dilupakan juga yakni kontrol emosi dan money management. Dua hal ini akan memberikan sumbangan kesuksesan yang cukup besar bagi seorang trader ketika mereka mampu mengaplikasikannya di dalam kemampuan diri mereka.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    Originally posted by Mas Bram View Post


    [ATTACH=CONFIG]328390[/ATTACH] Tidak setiap penggunaan banyak indikator chart dapat memberikan hasil analisa trading terbaik. Bahkan mungkin kita sudah tidak asing dengan istilah naked trading yaitu trend melakukan analisa trading tanpa menggunakan satu indikator pun. Meskipun tampak menakutkan, akan tetapi strategi ini tidak hanya dapat diterapkan oleh trader senior saja melainkan juga bagi pemula.

    Demikian pula tidak setiap trader mau menerapkan cara trading seperti ini. Di era kebudayaan digital seperti sekarang, ada banyak jenis indikator trading yang dapat ditemui. Bagi mereka adalah suatu hal konyol apabila seorang trader justru melakukan trading tanpa alat bantu analisa apapun.

    Nyatanya naked trading merupakan salah satu strategi yang tidak bisa dianggap remeh. Banyak kalangan trader yang juga merasa lebih nyaman melakukan analisa trend harga secara langsung melalui price action, tanpa terhalangi oleh adanya tampilan berbagai indikator trading.

    Pada kesempatan kali ini kita akan membahas 3 strategi terbaik melakukan trading yang aman bagi pemula. Selain mengajarkan ketelitian serta seni trading yang anti mainstream, naked trading juga mengasah kemampuan dan keberanian diri dalam mengambil tindakan penting.

    Mengenal Tiga Teknik Andalan dalam Naked Trading
    [ATTACH=CONFIG]328392[/ATTACH]
    Toni Turner dan Barbara Rockefeller merupakan dua diantara banyak trader profesional yang memperkenalkan dan mempopulerkan naked trading. Melalui keduanya banyak orang mulai mengenal Konsep ini sebagai sebuah strategi trading yang lebih mudah dan tentunya tetap bisa diandalkan.

    Salah satu prinsip dasar yang digunakan di dalam naked trading adalah, bahwa semakin sedikit perangkat yang digunakan, maka akan semakin simpel sistem tersebut bekerja. Begitu pula sebaliknya, semakin banyak perangkat diikut sertakan, meski nampaknya dari luar lebih mudah namun sesungguhnya lebih berpotensi menimbulkan banyak kebingungan.

    Dalam naked trading, penggunaan indikator trading sangat diminimalisir seperti halnya CCI, RSI, MA, atau lain sejenisnya. Trader dituntut untuk mengolah informasi secara langsung dari data yang ditampilkan oleh sistem melalui price action. Minimal mereka hanya menggunakan trendline sebagai pembantu penentu garis resistens dan support.

    Apabila Anda masih bingung, di bawah ini akan dibahas tiga jenis strategi terbaik dalam penerapan naked trading. Ketiganya terbukti tetap cocok digunakan oleh para pemula yang biasanya masih ragu-ragu dan mencari trik paling sederhana:

    1. Metode Breakout Candle Doji Star

    Doji merupakan salah satu jenis candle yang mempunyai ukuran body kecil namun bayangannya (shadow) besar. Candle ini bukanlah sesuatu yang spesial karena hampir setiap saat seorang trader dapat menemukannya di price action. Mengenal candle doji barangkali merupakan materi paling mudah bagi seorang trader pemula.

    Selain itu, umumnya doji banyak dianggap tidak penting. Kehadirannya memang menunjukkan tidak adanya kecenderungan trend harga pasar ke satu arah tertentu. Justru keberadaan doji merupakan salah satu indikasi zona side ways yang kurang potensial untuk digunakan trading.

    Namun secara agak mengejutkan, Justin Jennet, seorang trader profesional yang telah mendirikan website price action menyatakan bahwa itu merupakan salah satu elemen yang dapat digunakan dalam naked trading. Berikut caranya:

    Ternyata, tidak semua candle doji dapat digunakan sebagai sarana melakukan naked trading melainkan hanya merujuk kepada candle doji jenis star saja. Selain itu, doji star juga harus berada pada kisaran time frame A4 yang merupakan salah satu standar persyaratan nagi candle tersebut untuk dapat digunakan sebagai acuan trading.

    Mengikuti perkembangan pembentukan doji. Wilayah dimana sinyal doji terbentuk sangat menentukan kualitas candle tersebut. Oleh karenanya, sangat disarankan bagi trader untuk mengikuti sejak awal mula bagaimana dan dimana perkembangan candle doji star dimulai.

    Umumnya, ada tiga wilayah yang dikenal sebagai lokasi pembentukan candle star terbaik dan memiliki makna akurat yaitu lokasi keberadaan garis support dan resistance, Area trendline terutama pada titik keberadaan bounce, tempat keberadaan trend swing point, nama posisi lain yang sangat potensial di isi oleh bounce dan break.

    Dalam cadle doji, kita juga akan mengenal cara kerja yang sama dengan garis batas support dan resistance. Dapat dikatakan suatu harga akan konsisten dalam menuju satu arah sama ketika ia sudah melewati garis low atau garis high.

    Oleh karenanya ketika menggunakan strategi naked trading, seorang trader juga harus bersabar menunggu hingga posisi sebelumnya tertutup lebih dahulu karena ketika hal itu sudah terjadi menandakan bahwa sinyal akan terus melanjutkan arah dan harga yang akan konsisten.

    Jadi dapat disimpulkan pula bahwa ketika kita menggunakan charger doji, saat menerapkan naked trading kita tetap harus memasang penyaring yang kuat untuk membedakan antara tren harga mana yang benar potensial dan manakah indikator yang memang tidak memiliki arti yang penting.

    1. Metode Pola Flag

    Banyak trader yang merasa cukup kesulitan ketika hanya mengandalkan pergerakan candle doji pada laman naked trading mereka. Alasannya, karena melakukan pemilihan sinyal doji cukup tidak mudah dan mungkin akan terasa sulit bagi pemula atau yang belum terbiasa.

    Salah satu solusi untuk menghadapi kendala ini ialah dengan menerapkan strategi flag pada pola pattern mereka. Pemanfaatan pola pattern dengan cara membentuk pola bendera pada price action dapat digunakan sebagai wahana pembantu konfirmasi yang tepat dalam doji yang terkadang cukup melelahkan.

    Pola flag berfungsi baik dalam menentukan apakah sinyal pembalikan yang terdapat dalam tren harga doji benar-benar mengindikasikan terjadinya pembalikan harga ataukah hanya pertahanan semata sementara yang biasanya menipu. Penting sekali untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi karena sembrono dalam aspek ini akan berakibat kerugian.

    Untuk meyakinkan diri apakah garis pembentuk gambar bendera benar-benar adalah sinyal baik permanen, seorang trader terlebih dahulu harus menunggu hingga penutupan harga sebelumnya. Sebelum melewati fase ini, tidak ada pihak yang dapat menjamin bahwa pola flek yang sudah terbentuk tersebut permanen atau dapat berubah arah dalam hitungan detik.

    Berbeda dibandingkan kebanyakan perangkat ketiga trading yang kurang mendukung apabila digunakan dalam time frame pendek, pola flag tak ada masalah. Time frame pendek ataupun panjang tidak akan mempengaruhi hasil analisis trading karena prinsip yang digunakan disini ialah, pemanfaatan situasi tren harga terkini.

    Pola flag sendiri juga bukan merupakan satu strategi khusus bagi naked trading. Strategi forex trading yang satu ini juga banyak diterapkan di beberapa sistem trading lain bersama indikator-indikator tambahan lain. Popularitas flag trading ini menunjukkan bahwa strategi yang satu ini memang terbukti cukup kompeten dalam membantu seorang trader memegahkan pergerakan harga dalam indikator maupun price pattern.

    1. Kenali Momentum Reversal dengan Candle Rejection

    Kali ini kita akan membahas tipikal chandle yang kedua yakni candle rejection. Candle ini sesungguhnya adalah perwujudan dari candle bearish yang mana menunjukkan momentum harga yang lebih tinggi dari posisi pembukaan sebelumnya.

    Supaya Anda lebih mudah mengenalinya, berikut ini adalah beberapa cara mengenali candle rejection:

    Memiliki level harga close yang lebih tinggi dibanding harga pembukaannya.
    Bayangan (shadow) atas yang jauh lebih pendek dibandingkan shadow bawah. Tidak jarang, bagian atas candle tidak memiliki bayangan.

    Selain candle rejection bearish, ada juga tipikal candle rejection bullish dengan beberapa ciri sebagai berikut:

    Kebalikan dari candle rejection bearish, ia memiliki level harga close yang lebih rendah dibandingkan harga open.
    Bayangan (shadow) bawah memiliki bentuk lebih pendek dibandingkan shadow atas. Terdapat banyak pula kasus dimana bagian bawah candle tidak mempunyai bayangan.

    Penampakan candle rejection pada price action menunjukkan adanya ketegangan dan perlawanan harga oleh pasar dari trend yang sudah berlangsung sebelumnya. Misalnya adalah ketika pada fase sebelumnya pasar dikuasai oleh bayer yang kurang konsisten dalam mendorong trend pasar melanjutkan arah menguntungkan pihak mereka, sehingga pihak seller akhirnya bisa mengambil alih kesempatan tersebut.

    Pada candle rejection, penembusan harga tidak dapat dicapai. Diketahui oleh trader agar mereka tidak terpukau dengan kenaikan harga maupun penurunan harga yang nampak potensial. Sampai kapanpun, candle rejection adalah jenis candle yang tidak disarankan bagi trader untuk tidak melakukan tindakan.

    Lalu bagaimana cara mengenalinya? Berikut beberapa ciri candle rejection sekaligus Ketentuan apa yang wajib dilakukan ketika Anda berminat berjibaku trading dengan candle satu ini:

    Ciri paling signifikan dari candle rejection adalah selalu diawali dengan kemunculan pola bearish atau bullish. Sekolah tersebut tidak memasuki fase breakout karena sinyal trend dominan yang sudah membekali melemah.

    Penetapan garis batas support dan resistens merupakan suatu kewajiban bagi trader karena melalui keduanya seorang trader bisa tau kapan dan berapa lama lagi (secara rinci) kira-kira pembalikan akan berlangsung.

    Candle rejection akan memiliki manfaat besar ketika ia muncul di sesi akhir pullback. Ada memotong seperti ini anda dapat memanfaatkan penggunaan trendline untuk mengikuti perkembangan harga yang ada.

    Selain berbagai aturan teknikal yang diatur dalam penggunaan candle dalam naked trading, ada dua konsep yang tidak boleh dilupakan juga yakni kontrol emosi dan money management. Dua hal ini akan memberikan sumbangan kesuksesan yang cukup besar bagi seorang trader ketika mereka mampu mengaplikasikannya di dalam kemampuan diri mereka.
    pola candle seperti ini ane juga sering pakai, tapi ane biasanya hanya pakai ketika terbentuknya candle shoting star atau pin bar saat di area SNR dan SND yang kuat, dan hanya digunakan pada time frame besar. cara kerjanya jika candle pin bar atau shooting star muncul, ane bakal entry dengan stop loss di atas atau di bawah candle tadi, dan lumayan cara tersebut bisa ngasilin profit konsisten terutama jika dibarengi dengan risk reward sehat.

    Comment

    Advanced mode
    • #3 Collapse

      Originally posted by WallE View Post
      pola candle seperti ini ane juga sering pakai, tapi ane biasanya hanya pakai ketika terbentuknya candle shoting star atau pin bar saat di area SNR dan SND yang kuat, dan hanya digunakan pada time frame besar. cara kerjanya jika candle pin bar atau shooting star muncul, ane bakal entry dengan stop loss di atas atau di bawah candle tadi, dan lumayan cara tersebut bisa ngasilin profit konsisten terutama jika dibarengi dengan risk reward sehat.
      Halo om strategi pemula neket treding ya om boleh tuh ya di buat acuan belajar ya om ap as lagi di tredingin di gold he he ngeri ngeri sedap ya om bisa di beri tahu triknya mengenai snd kah pa snr gitu om biar saya lebih faham dan di time frem berapa cocoknya treding gold tolong ya om s ef kian wasalam

      Comment

      Advanced mode
      • #4 Collapse

        Originally posted by Mas Bram View Post


        [ATTACH=CONFIG]328390[/ATTACH] Tidak setiap penggunaan banyak indikator chart dapat memberikan hasil analisa trading terbaik. Bahkan mungkin kita sudah tidak asing dengan istilah naked trading yaitu trend melakukan analisa trading tanpa menggunakan satu indikator pun. Meskipun tampak menakutkan, akan tetapi strategi ini tidak hanya dapat diterapkan oleh trader senior saja melainkan juga bagi pemula.

        Demikian pula tidak setiap trader mau menerapkan cara trading seperti ini. Di era kebudayaan digital seperti sekarang, ada banyak jenis indikator trading yang dapat ditemui. Bagi mereka adalah suatu hal konyol apabila seorang trader justru melakukan trading tanpa alat bantu analisa apapun.

        Nyatanya naked trading merupakan salah satu strategi yang tidak bisa dianggap remeh. Banyak kalangan trader yang juga merasa lebih nyaman melakukan analisa trend harga secara langsung melalui price action, tanpa terhalangi oleh adanya tampilan berbagai indikator trading.

        Pada kesempatan kali ini kita akan membahas 3 strategi terbaik melakukan trading yang aman bagi pemula. Selain mengajarkan ketelitian serta seni trading yang anti mainstream, naked trading juga mengasah kemampuan dan keberanian diri dalam mengambil tindakan penting.

        Mengenal Tiga Teknik Andalan dalam Naked Trading
        [ATTACH=CONFIG]328392[/ATTACH]
        Toni Turner dan Barbara Rockefeller merupakan dua diantara banyak trader profesional yang memperkenalkan dan mempopulerkan naked trading. Melalui keduanya banyak orang mulai mengenal Konsep ini sebagai sebuah strategi trading yang lebih mudah dan tentunya tetap bisa diandalkan.

        Salah satu prinsip dasar yang digunakan di dalam naked trading adalah, bahwa semakin sedikit perangkat yang digunakan, maka akan semakin simpel sistem tersebut bekerja. Begitu pula sebaliknya, semakin banyak perangkat diikut sertakan, meski nampaknya dari luar lebih mudah namun sesungguhnya lebih berpotensi menimbulkan banyak kebingungan.

        Dalam naked trading, penggunaan indikator trading sangat diminimalisir seperti halnya CCI, RSI, MA, atau lain sejenisnya. Trader dituntut untuk mengolah informasi secara langsung dari data yang ditampilkan oleh sistem melalui price action. Minimal mereka hanya menggunakan trendline sebagai pembantu penentu garis resistens dan support.

        Apabila Anda masih bingung, di bawah ini akan dibahas tiga jenis strategi terbaik dalam penerapan naked trading. Ketiganya terbukti tetap cocok digunakan oleh para pemula yang biasanya masih ragu-ragu dan mencari trik paling sederhana:

        1. Metode Breakout Candle Doji Star

        Doji merupakan salah satu jenis candle yang mempunyai ukuran body kecil namun bayangannya (shadow) besar. Candle ini bukanlah sesuatu yang spesial karena hampir setiap saat seorang trader dapat menemukannya di price action. Mengenal candle doji barangkali merupakan materi paling mudah bagi seorang trader pemula.

        Selain itu, umumnya doji banyak dianggap tidak penting. Kehadirannya memang menunjukkan tidak adanya kecenderungan trend harga pasar ke satu arah tertentu. Justru keberadaan doji merupakan salah satu indikasi zona side ways yang kurang potensial untuk digunakan trading.

        Namun secara agak mengejutkan, Justin Jennet, seorang trader profesional yang telah mendirikan website price action menyatakan bahwa itu merupakan salah satu elemen yang dapat digunakan dalam naked trading. Berikut caranya:

        Ternyata, tidak semua candle doji dapat digunakan sebagai sarana melakukan naked trading melainkan hanya merujuk kepada candle doji jenis star saja. Selain itu, doji star juga harus berada pada kisaran time frame A4 yang merupakan salah satu standar persyaratan nagi candle tersebut untuk dapat digunakan sebagai acuan trading.

        Mengikuti perkembangan pembentukan doji. Wilayah dimana sinyal doji terbentuk sangat menentukan kualitas candle tersebut. Oleh karenanya, sangat disarankan bagi trader untuk mengikuti sejak awal mula bagaimana dan dimana perkembangan candle doji star dimulai.

        Umumnya, ada tiga wilayah yang dikenal sebagai lokasi pembentukan candle star terbaik dan memiliki makna akurat yaitu lokasi keberadaan garis support dan resistance, Area trendline terutama pada titik keberadaan bounce, tempat keberadaan trend swing point, nama posisi lain yang sangat potensial di isi oleh bounce dan break.

        Dalam cadle doji, kita juga akan mengenal cara kerja yang sama dengan garis batas support dan resistance. Dapat dikatakan suatu harga akan konsisten dalam menuju satu arah sama ketika ia sudah melewati garis low atau garis high.

        Oleh karenanya ketika menggunakan strategi naked trading, seorang trader juga harus bersabar menunggu hingga posisi sebelumnya tertutup lebih dahulu karena ketika hal itu sudah terjadi menandakan bahwa sinyal akan terus melanjutkan arah dan harga yang akan konsisten.

        Jadi dapat disimpulkan pula bahwa ketika kita menggunakan charger doji, saat menerapkan naked trading kita tetap harus memasang penyaring yang kuat untuk membedakan antara tren harga mana yang benar potensial dan manakah indikator yang memang tidak memiliki arti yang penting.

        1. Metode Pola Flag

        Banyak trader yang merasa cukup kesulitan ketika hanya mengandalkan pergerakan candle doji pada laman naked trading mereka. Alasannya, karena melakukan pemilihan sinyal doji cukup tidak mudah dan mungkin akan terasa sulit bagi pemula atau yang belum terbiasa.

        Salah satu solusi untuk menghadapi kendala ini ialah dengan menerapkan strategi flag pada pola pattern mereka. Pemanfaatan pola pattern dengan cara membentuk pola bendera pada price action dapat digunakan sebagai wahana pembantu konfirmasi yang tepat dalam doji yang terkadang cukup melelahkan.

        Pola flag berfungsi baik dalam menentukan apakah sinyal pembalikan yang terdapat dalam tren harga doji benar-benar mengindikasikan terjadinya pembalikan harga ataukah hanya pertahanan semata sementara yang biasanya menipu. Penting sekali untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi karena sembrono dalam aspek ini akan berakibat kerugian.

        Untuk meyakinkan diri apakah garis pembentuk gambar bendera benar-benar adalah sinyal baik permanen, seorang trader terlebih dahulu harus menunggu hingga penutupan harga sebelumnya. Sebelum melewati fase ini, tidak ada pihak yang dapat menjamin bahwa pola flek yang sudah terbentuk tersebut permanen atau dapat berubah arah dalam hitungan detik.

        Berbeda dibandingkan kebanyakan perangkat ketiga trading yang kurang mendukung apabila digunakan dalam time frame pendek, pola flag tak ada masalah. Time frame pendek ataupun panjang tidak akan mempengaruhi hasil analisis trading karena prinsip yang digunakan disini ialah, pemanfaatan situasi tren harga terkini.

        Pola flag sendiri juga bukan merupakan satu strategi khusus bagi naked trading. Strategi forex trading yang satu ini juga banyak diterapkan di beberapa sistem trading lain bersama indikator-indikator tambahan lain. Popularitas flag trading ini menunjukkan bahwa strategi yang satu ini memang terbukti cukup kompeten dalam membantu seorang trader memegahkan pergerakan harga dalam indikator maupun price pattern.

        1. Kenali Momentum Reversal dengan Candle Rejection

        Kali ini kita akan membahas tipikal chandle yang kedua yakni candle rejection. Candle ini sesungguhnya adalah perwujudan dari candle bearish yang mana menunjukkan momentum harga yang lebih tinggi dari posisi pembukaan sebelumnya.

        Supaya Anda lebih mudah mengenalinya, berikut ini adalah beberapa cara mengenali candle rejection:

        Memiliki level harga close yang lebih tinggi dibanding harga pembukaannya.
        Bayangan (shadow) atas yang jauh lebih pendek dibandingkan shadow bawah. Tidak jarang, bagian atas candle tidak memiliki bayangan.

        Selain candle rejection bearish, ada juga tipikal candle rejection bullish dengan beberapa ciri sebagai berikut:

        Kebalikan dari candle rejection bearish, ia memiliki level harga close yang lebih rendah dibandingkan harga open.
        Bayangan (shadow) bawah memiliki bentuk lebih pendek dibandingkan shadow atas. Terdapat banyak pula kasus dimana bagian bawah candle tidak mempunyai bayangan.

        Penampakan candle rejection pada price action menunjukkan adanya ketegangan dan perlawanan harga oleh pasar dari trend yang sudah berlangsung sebelumnya. Misalnya adalah ketika pada fase sebelumnya pasar dikuasai oleh bayer yang kurang konsisten dalam mendorong trend pasar melanjutkan arah menguntungkan pihak mereka, sehingga pihak seller akhirnya bisa mengambil alih kesempatan tersebut.

        Pada candle rejection, penembusan harga tidak dapat dicapai. Diketahui oleh trader agar mereka tidak terpukau dengan kenaikan harga maupun penurunan harga yang nampak potensial. Sampai kapanpun, candle rejection adalah jenis candle yang tidak disarankan bagi trader untuk tidak melakukan tindakan.

        Lalu bagaimana cara mengenalinya? Berikut beberapa ciri candle rejection sekaligus Ketentuan apa yang wajib dilakukan ketika Anda berminat berjibaku trading dengan candle satu ini:

        Ciri paling signifikan dari candle rejection adalah selalu diawali dengan kemunculan pola bearish atau bullish. Sekolah tersebut tidak memasuki fase breakout karena sinyal trend dominan yang sudah membekali melemah.

        Penetapan garis batas support dan resistens merupakan suatu kewajiban bagi trader karena melalui keduanya seorang trader bisa tau kapan dan berapa lama lagi (secara rinci) kira-kira pembalikan akan berlangsung.

        Candle rejection akan memiliki manfaat besar ketika ia muncul di sesi akhir pullback. Ada memotong seperti ini anda dapat memanfaatkan penggunaan trendline untuk mengikuti perkembangan harga yang ada.

        Selain berbagai aturan teknikal yang diatur dalam penggunaan candle dalam naked trading, ada dua konsep yang tidak boleh dilupakan juga yakni kontrol emosi dan money management. Dua hal ini akan memberikan sumbangan kesuksesan yang cukup besar bagi seorang trader ketika mereka mampu mengaplikasikannya di dalam kemampuan diri mereka.
        Dalam neked trading kita emang di tuntut untuk paham dengan semua macam cendelstik dan apa fungsinya,dan penjelasan agan emang sangat baik dan jelas namun kita di tuntut mencari contoh sendiri dengan banyak latihan dengan tepat supaya kita bisa mendapat profit yang konsisten , dan dalam praktek saya banyak nemu false rejections di time frame kecil. Jadi latihan terus untuk naked chandel

        Comment

        Advanced mode
        • #5 Collapse

          Originally posted by Mas Bram View Post


          [ATTACH=CONFIG]328390[/ATTACH] Tidak setiap penggunaan banyak indikator chart dapat memberikan hasil analisa trading terbaik. Bahkan mungkin kita sudah tidak asing dengan istilah naked trading yaitu trend melakukan analisa trading tanpa menggunakan satu indikator pun. Meskipun tampak menakutkan, akan tetapi strategi ini tidak hanya dapat diterapkan oleh trader senior saja melainkan juga bagi pemula.

          Demikian pula tidak setiap trader mau menerapkan cara trading seperti ini. Di era kebudayaan digital seperti sekarang, ada banyak jenis indikator trading yang dapat ditemui. Bagi mereka adalah suatu hal konyol apabila seorang trader justru melakukan trading tanpa alat bantu analisa apapun.

          Nyatanya naked trading merupakan salah satu strategi yang tidak bisa dianggap remeh. Banyak kalangan trader yang juga merasa lebih nyaman melakukan analisa trend harga secara langsung melalui price action, tanpa terhalangi oleh adanya tampilan berbagai indikator trading.

          Pada kesempatan kali ini kita akan membahas 3 strategi terbaik melakukan trading yang aman bagi pemula. Selain mengajarkan ketelitian serta seni trading yang anti mainstream, naked trading juga mengasah kemampuan dan keberanian diri dalam mengambil tindakan penting.

          Mengenal Tiga Teknik Andalan dalam Naked Trading
          [ATTACH=CONFIG]328392[/ATTACH]
          Toni Turner dan Barbara Rockefeller merupakan dua diantara banyak trader profesional yang memperkenalkan dan mempopulerkan naked trading. Melalui keduanya banyak orang mulai mengenal Konsep ini sebagai sebuah strategi trading yang lebih mudah dan tentunya tetap bisa diandalkan.

          Salah satu prinsip dasar yang digunakan di dalam naked trading adalah, bahwa semakin sedikit perangkat yang digunakan, maka akan semakin simpel sistem tersebut bekerja. Begitu pula sebaliknya, semakin banyak perangkat diikut sertakan, meski nampaknya dari luar lebih mudah namun sesungguhnya lebih berpotensi menimbulkan banyak kebingungan.

          Dalam naked trading, penggunaan indikator trading sangat diminimalisir seperti halnya CCI, RSI, MA, atau lain sejenisnya. Trader dituntut untuk mengolah informasi secara langsung dari data yang ditampilkan oleh sistem melalui price action. Minimal mereka hanya menggunakan trendline sebagai pembantu penentu garis resistens dan support.

          Apabila Anda masih bingung, di bawah ini akan dibahas tiga jenis strategi terbaik dalam penerapan naked trading. Ketiganya terbukti tetap cocok digunakan oleh para pemula yang biasanya masih ragu-ragu dan mencari trik paling sederhana:

          1. Metode Breakout Candle Doji Star

          Doji merupakan salah satu jenis candle yang mempunyai ukuran body kecil namun bayangannya (shadow) besar. Candle ini bukanlah sesuatu yang spesial karena hampir setiap saat seorang trader dapat menemukannya di price action. Mengenal candle doji barangkali merupakan materi paling mudah bagi seorang trader pemula.

          Selain itu, umumnya doji banyak dianggap tidak penting. Kehadirannya memang menunjukkan tidak adanya kecenderungan trend harga pasar ke satu arah tertentu. Justru keberadaan doji merupakan salah satu indikasi zona side ways yang kurang potensial untuk digunakan trading.

          Namun secara agak mengejutkan, Justin Jennet, seorang trader profesional yang telah mendirikan website price action menyatakan bahwa itu merupakan salah satu elemen yang dapat digunakan dalam naked trading. Berikut caranya:

          Ternyata, tidak semua candle doji dapat digunakan sebagai sarana melakukan naked trading melainkan hanya merujuk kepada candle doji jenis star saja. Selain itu, doji star juga harus berada pada kisaran time frame A4 yang merupakan salah satu standar persyaratan nagi candle tersebut untuk dapat digunakan sebagai acuan trading.

          Mengikuti perkembangan pembentukan doji. Wilayah dimana sinyal doji terbentuk sangat menentukan kualitas candle tersebut. Oleh karenanya, sangat disarankan bagi trader untuk mengikuti sejak awal mula bagaimana dan dimana perkembangan candle doji star dimulai.

          Umumnya, ada tiga wilayah yang dikenal sebagai lokasi pembentukan candle star terbaik dan memiliki makna akurat yaitu lokasi keberadaan garis support dan resistance, Area trendline terutama pada titik keberadaan bounce, tempat keberadaan trend swing point, nama posisi lain yang sangat potensial di isi oleh bounce dan break.

          Dalam cadle doji, kita juga akan mengenal cara kerja yang sama dengan garis batas support dan resistance. Dapat dikatakan suatu harga akan konsisten dalam menuju satu arah sama ketika ia sudah melewati garis low atau garis high.

          Oleh karenanya ketika menggunakan strategi naked trading, seorang trader juga harus bersabar menunggu hingga posisi sebelumnya tertutup lebih dahulu karena ketika hal itu sudah terjadi menandakan bahwa sinyal akan terus melanjutkan arah dan harga yang akan konsisten.

          Jadi dapat disimpulkan pula bahwa ketika kita menggunakan charger doji, saat menerapkan naked trading kita tetap harus memasang penyaring yang kuat untuk membedakan antara tren harga mana yang benar potensial dan manakah indikator yang memang tidak memiliki arti yang penting.

          1. Metode Pola Flag

          Banyak trader yang merasa cukup kesulitan ketika hanya mengandalkan pergerakan candle doji pada laman naked trading mereka. Alasannya, karena melakukan pemilihan sinyal doji cukup tidak mudah dan mungkin akan terasa sulit bagi pemula atau yang belum terbiasa.

          Salah satu solusi untuk menghadapi kendala ini ialah dengan menerapkan strategi flag pada pola pattern mereka. Pemanfaatan pola pattern dengan cara membentuk pola bendera pada price action dapat digunakan sebagai wahana pembantu konfirmasi yang tepat dalam doji yang terkadang cukup melelahkan.

          Pola flag berfungsi baik dalam menentukan apakah sinyal pembalikan yang terdapat dalam tren harga doji benar-benar mengindikasikan terjadinya pembalikan harga ataukah hanya pertahanan semata sementara yang biasanya menipu. Penting sekali untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi karena sembrono dalam aspek ini akan berakibat kerugian.

          Untuk meyakinkan diri apakah garis pembentuk gambar bendera benar-benar adalah sinyal baik permanen, seorang trader terlebih dahulu harus menunggu hingga penutupan harga sebelumnya. Sebelum melewati fase ini, tidak ada pihak yang dapat menjamin bahwa pola flek yang sudah terbentuk tersebut permanen atau dapat berubah arah dalam hitungan detik.

          Berbeda dibandingkan kebanyakan perangkat ketiga trading yang kurang mendukung apabila digunakan dalam time frame pendek, pola flag tak ada masalah. Time frame pendek ataupun panjang tidak akan mempengaruhi hasil analisis trading karena prinsip yang digunakan disini ialah, pemanfaatan situasi tren harga terkini.

          Pola flag sendiri juga bukan merupakan satu strategi khusus bagi naked trading. Strategi forex trading yang satu ini juga banyak diterapkan di beberapa sistem trading lain bersama indikator-indikator tambahan lain. Popularitas flag trading ini menunjukkan bahwa strategi yang satu ini memang terbukti cukup kompeten dalam membantu seorang trader memegahkan pergerakan harga dalam indikator maupun price pattern.

          1. Kenali Momentum Reversal dengan Candle Rejection

          Kali ini kita akan membahas tipikal chandle yang kedua yakni candle rejection. Candle ini sesungguhnya adalah perwujudan dari candle bearish yang mana menunjukkan momentum harga yang lebih tinggi dari posisi pembukaan sebelumnya.

          Supaya Anda lebih mudah mengenalinya, berikut ini adalah beberapa cara mengenali candle rejection:

          Memiliki level harga close yang lebih tinggi dibanding harga pembukaannya.
          Bayangan (shadow) atas yang jauh lebih pendek dibandingkan shadow bawah. Tidak jarang, bagian atas candle tidak memiliki bayangan.

          Selain candle rejection bearish, ada juga tipikal candle rejection bullish dengan beberapa ciri sebagai berikut:

          Kebalikan dari candle rejection bearish, ia memiliki level harga close yang lebih rendah dibandingkan harga open.
          Bayangan (shadow) bawah memiliki bentuk lebih pendek dibandingkan shadow atas. Terdapat banyak pula kasus dimana bagian bawah candle tidak mempunyai bayangan.

          Penampakan candle rejection pada price action menunjukkan adanya ketegangan dan perlawanan harga oleh pasar dari trend yang sudah berlangsung sebelumnya. Misalnya adalah ketika pada fase sebelumnya pasar dikuasai oleh bayer yang kurang konsisten dalam mendorong trend pasar melanjutkan arah menguntungkan pihak mereka, sehingga pihak seller akhirnya bisa mengambil alih kesempatan tersebut.

          Pada candle rejection, penembusan harga tidak dapat dicapai. Diketahui oleh trader agar mereka tidak terpukau dengan kenaikan harga maupun penurunan harga yang nampak potensial. Sampai kapanpun, candle rejection adalah jenis candle yang tidak disarankan bagi trader untuk tidak melakukan tindakan.

          Lalu bagaimana cara mengenalinya? Berikut beberapa ciri candle rejection sekaligus Ketentuan apa yang wajib dilakukan ketika Anda berminat berjibaku trading dengan candle satu ini:

          Ciri paling signifikan dari candle rejection adalah selalu diawali dengan kemunculan pola bearish atau bullish. Sekolah tersebut tidak memasuki fase breakout karena sinyal trend dominan yang sudah membekali melemah.

          Penetapan garis batas support dan resistens merupakan suatu kewajiban bagi trader karena melalui keduanya seorang trader bisa tau kapan dan berapa lama lagi (secara rinci) kira-kira pembalikan akan berlangsung.

          Candle rejection akan memiliki manfaat besar ketika ia muncul di sesi akhir pullback. Ada memotong seperti ini anda dapat memanfaatkan penggunaan trendline untuk mengikuti perkembangan harga yang ada.

          Selain berbagai aturan teknikal yang diatur dalam penggunaan candle dalam naked trading, ada dua konsep yang tidak boleh dilupakan juga yakni kontrol emosi dan money management. Dua hal ini akan memberikan sumbangan kesuksesan yang cukup besar bagi seorang trader ketika mereka mampu mengaplikasikannya di dalam kemampuan diri mereka.
          Candlestick pattern akan lebih valid apabila berada pada area key price level, minimal timeframe H4. Apakah pada zone SnR maupun SnD... Dan pada saat berada pada area tersebut, candle apakah yang terbentuk. Aapakah pola rejection ataukah bukan... Dan Trend yang terjadi sebelumnya harus kita perhatikan, terlihat pada awal trend ataukah sudah mendekati akhir dengan melihat adakah SnR maupun SnD terdekat, karena pada timeframe yang lebih kecil pun valid untuk timeframe tersebut.

          Comment

          Advanced mode
          • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
          • #6 Collapse

            Originally posted by WallE View Post
            pola candle seperti ini ane juga sering pakai, tapi ane biasanya hanya pakai ketika terbentuknya candle shoting star atau pin bar saat di area SNR dan SND yang kuat, dan hanya digunakan pada time frame besar. cara kerjanya jika candle pin bar atau shooting star muncul, ane bakal entry dengan stop loss di atas atau di bawah candle tadi, dan lumayan cara tersebut bisa ngasilin profit konsisten terutama jika dibarengi dengan risk reward sehat.
            biasaay cuman pola2 tertentu yang popular, karena kalau analisanya tidak lengkap jelas hasil tradingnya juga kurang sempurna dalam mengontrol resiko, jadi lebih baik untuk trader sih menggunakan baguan indikator, daripada mengharapkan pola yang dibentuk oleh candle stick

            Comment

            Advanced mode

            Online

            Working...
            X