Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Menilik Fakta Trading Forex di Rumah Ala Kalangan Wanita Jepang
    Click image for larger version

Name:	Ny-Watanabe-seorang-ibu-rumah-tangga.jpeg
Views:	1
Size:	42.2 KB
ID:	13016264
    Mungkin Anda pernah mendengar dan melihat bahwa trading kebanyakan dilakukan oleh laki-laki.Namun jangan salah, wanita juga bisa berbisnis trading sama halnya dengan laki-laki. Di Jepang, banyak ibu rumah tangga yang diam-diam menekuni dunia trading forex dengan beragam alasan. Apalagi mereka melakukan trading di rumah selama pandemi berlangung, tentu saja dibalik proses trading ala wanita Jepang tersebut ada cerita menarik yang perlu Anda ketahui.

    Akibat tidak menentunya perekonomian dunia sejak terjadinya wabah covid-19, akhirnya krisis finansial pun terjadi di mana-mana. Pandemi covid-19 memaksa berbagai warga dibelahan dunia mana pun untuk beraktivitas di dalam rumah. Tentu saja, agar tak jenuh dan roda perekonomian terus beputar.Maka tak heran apabila banyak orang yang mencari cara agar mereka tetap produktif meskipun tidak dapat berpergian dari rumah untuk keperluan yang mendesak.



    Adanya peluang yang ada dalam industri forex, nampaknya menjadi salah satu lahan basah yang kini banyak dilirik orang saat pandemi masih terjadi. Anggapan bahwa trading dapat dilakukan oleh siapa pun, asalkan mereka memiliki keinginan kuat dan ketekunan belajar tentu menjadikan alternatif untuk meraup pundi-pundi uang. Mungkin Anda masih tidak yakni apabila trading forex ternyata dapat dilakukan oleh siapa pun dan dimana pun.



    Fakta Lady Trader dari Negeri Sakura yang Menekuni Trading


    Meskipun aktivitas trading dilakukan dari rumah, para wanita Jepang ternyata berhasil meraup keuntungan melalui pasar forex. Faktanya. Tak sedikit wanita Jepang yang sukses menjadi Lady Trader. Melakukan trading di rumah sembari melakukan perkerjaan rumah lainnya adalah salah satu solusi untuk mendapat pemasukan tambahan bagi kalangan Ibu Rumah Tangga (IRT).



    Ketika krisis global mengguncang pasar keuangan dunia, banyak trader profesional yang turut merasakan dampaknya. Mereka pun mengalami kerugian dalam jumlah besar. Akan tetapi, menariknya justru terdapat sekelompok trader pemula dalam forex yang tengah menekuni dunia trading.



    Mereka merupakan IRT dari kelas menengah di negara Sakura yang sehari-harinya bekerja sebagai spekulan forex amatir. Sama halnya para trader laki-laki, mereka pun berusaha mencari peluang disela-sela menyelesaikan aktifitas rumah tangga. Menariknya, transaksi yang dilakukan oleh mereka tercatat hingga mencapai jutaan dolar.



    Sebutan Mrs. Watanabe untuk Wanita Jepang yang Terjun dalam Dunia Trading


    Sebut saja Ny. Itoh yang sempat diwawancarai salah satu Media di AS. Meski ia melakukan trading disela-sela aktivitasnya.Namun ia belum member tahu suamiya bahwa ia melakukan trading. Ny. Itoh merupakan IRT di pusat kota Nagoya. Biasanya, lepas mencuci piring di malam hari, ia pun menghabiskan malam-malamnya untuk trading dengan menggunakan mata uang GBP dan AUD.


    Para trader wanita Jepang, kini mendapat sebutan Mrs. Watanabe. Mereka telah menyatakan bahwasannya potensi trading online ternyata menawarkan kebebasan finansial. Bagi mereka, para istri yang masih menginginkan menghabiskan hari-hari mereka di rumah di tengah resiko virus covid-19 yang bisa saja mengancam nyawa keluarga mereka.



    Analis Research Institute di Yano, Tokyo bernama Kazuhiro Shirakura, menjelaskan bahwa ketika terjadinya krisis perumahan Amerika Serikat (housing bubble).Nilai valas pun akhirnya diperdagangkan online oleh warga Jepang yang rata-rata mencapai angka 9.1 miliar USD per harinya. Angka tersebut merupakan seperlima dari perdagangan valuta asing yang ada di seluruh dunia selama jam perdagangan Tokyo ada. Jumlah wanita yang menekuni dunia trader forex semakin bertambah.Di luar Jepang trader forex wanita bahkan telah memperkenalkan diri dan secara aktif terbuka mengunggah, berbagai aktifitas mereka perihal trading di media sosial.


    Menepis Anggapan Bahwa Uang Trading adalah Uang Kotor


    Sebagian orang mungkin menganggap bahwa trading di rumah dianggap jalan yang tidak berkah dalam mencari nafkah. Namun, sebagian wanita Jepang melakukan trading dengan menggunakan uang mereka sendiri, ada pula yang menggunakan uang suami, dan ada juga kombinasi dari keduanya. Dengan trading, mereka beranggapan bahwa mereka melawan tabu tentang uang yang diyakini di negara Jepang. Karena banyak masyarakat yang menganggap hasil trading merupakan uang hasil spekulasi pasar, mereka menganggapnya sebagai uang kotor.


    Mayumi Torii, trader paling terkenal di Jepang yang sehari-harinya juga seorang IRT membenarkan perihal di atas. Mayumi Torii cenderung terbuka dengan aktivitasnya yang kini menjalani trading. Ia pun telah menulis buku yang berisi strategi investasi dan bagaimana ia dapat mendirikan perkumpulan wanita yang menjadi trader ritel. Suaminya pun mengetahui aktivitas serta mendukungnya, namun ia sempat merahasiakan statusnya sebagai trader forex pada kawan-kawannya.



    Alasannya saat itu adalah adanya anggapan bahwa uang yang tidak diperoleh dari kerja keras, secara fisik merupakan uang kotor. Wanita yang kini berusia 41 tahun tersebut bercerita bahwa ia mendapatkan uang senilai 150,000 USD di tahun pertama saat ia mulai menekuni trading forex. Di tahun 2007, Torii pun menjadi tamu reguler pada sebuah program televisi.Meskipun pasar bergejolak, ia masih bertahan dalam dunia forex karena ia berkesempatan mandiri secara finansial. Pengalaman hidupnya pun mengajarkan agar ia tetap produktif meskipun berada di rumah dan ia pun tak ingin menggantungkan kondisi finasialnya (apabila hal buruk terjadi) pada orang lain.



    Hikmah Trading di Rumah Aja Ala Wanita Jepang


    Pernahkah Anda menjalani bisnis trading dan apakah Anda merasa bahwa trading forex yang Anda lakukan di rumah membawa hikmah? Nyatanya, trading di rumah justru menjadi ajang untuk mengasah psikologis, pengendalian diri secara psikologis serta manajemen keuangan pribadi Anda. Tahukah Anda bahwa Ny. Itoh pun pernah kehilangan 100,000 USD, akan tetapi ia berusaha tegar di hadapan suaminya. Cerita lainnya yakni dari Yayoi Kawakage, IRT yang kini berusia 40 tahun, bekerja paruh waktu pada perusahaan konsultan Real Estate dia bercerita bahwa dirinya membatasi kerugian pada angka 500 USD.


    Yayoi Kawakage menyadari bahwa kerugian ataupun keuntungan merupakan dua sisi mata uang, saat ia memutuskan terjun dalam trading forex. Hingga kini jumlah IRT yang menjadi trader tak tercatat secara resmi. Namun, para analis pasar tak menyadari kekuatan serta strategi yang dimiliki para IRT.



    Apabila Anda membandingkannya dengan saham, forex cenderung diminati para IRT di Jepang untuk trading harian. Alasannya cukup sederhana yakni pair forex hanya melibatkan segelintir negara. Sedangkan trading saham telah mengawasi ratusan perusahaan dan potensi keuntungan yang didapatkan pun cukup besar, hingga membuat mereka tidak ingin menyiakan kesempatan tersebut. Oleh karenanya, meskipun para Lady Trader pernah mengalami kerugian besar, akan tapi mereka tak menyerah karena mereka memiliki motivasi.


    Memetik Hikmah dari Para Lady Trader Jepang

    Click image for larger version

Name:	rajin-menabung-selama-16-tahun.jpg
Views:	1
Size:	37.4 KB
ID:	13016265
    Ada beberapa hal yang dapat Anda petik hikmahnya, yakni trading forex merupakan aktivitas yang dapat dilakukan oleh siapapun dan dari mana pun. Saat Anda memutuskan untuk melakukan trading di rumah, maka Anda harus benar-benar menerapkan kedisiplinan dan pandai mengatur waktu. Pun, yang terpenting adalah soal manajemen resiko, wajib Anda perhatikan dengan seksama.


    Cobalah menjadi trader yang mampu bertanggungjawab dengan dengan hasil trading Anda dan ukurlah manajemen resiko Anda. Hingga kini, trading forex mungkin masih dianggap sebelah mata. Sebagian orang pun menganggapnya tabu, tak hanya di Indonesia, seperti cerita di atas, para wanita di Jepang pun mengalami hal serupa.



    Sedari dini sejak Anda memiliki tekat bergelut di dunia trading, baiknya Anda, memotivasi diri Anda agar kuat, dan dapat bertahan di pasar forex. Kerugian dan keuntungan adalah hal yang wajar. Akan tetapi mengingat potensi besar yang ada pada pasar forex, maka Anda juga harus menguatkan mental disaat sedang terjatuh.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    Originally posted by Nur Hayati View Post
    [ATTACH]327097[/ATTACH]
    Mungkin Anda pernah mendengar dan melihat bahwa trading kebanyakan dilakukan oleh laki-laki.Namun jangan salah, wanita juga bisa berbisnis trading sama halnya dengan laki-laki. Di Jepang, banyak ibu rumah tangga yang diam-diam menekuni dunia trading forex dengan beragam alasan. Apalagi mereka melakukan trading di rumah selama pandemi berlangung, tentu saja dibalik proses trading ala wanita Jepang tersebut ada cerita menarik yang perlu Anda ketahui.

    Akibat tidak menentunya perekonomian dunia sejak terjadinya wabah covid-19, akhirnya krisis finansial pun terjadi di mana-mana. Pandemi covid-19 memaksa berbagai warga dibelahan dunia mana pun untuk beraktivitas di dalam rumah. Tentu saja, agar tak jenuh dan roda perekonomian terus beputar.Maka tak heran apabila banyak orang yang mencari cara agar mereka tetap produktif meskipun tidak dapat berpergian dari rumah untuk keperluan yang mendesak.



    Adanya peluang yang ada dalam industri forex, nampaknya menjadi salah satu lahan basah yang kini banyak dilirik orang saat pandemi masih terjadi. Anggapan bahwa trading dapat dilakukan oleh siapa pun, asalkan mereka memiliki keinginan kuat dan ketekunan belajar tentu menjadikan alternatif untuk meraup pundi-pundi uang. Mungkin Anda masih tidak yakni apabila trading forex ternyata dapat dilakukan oleh siapa pun dan dimana pun.



    Fakta Lady Trader dari Negeri Sakura yang Menekuni Trading


    Meskipun aktivitas trading dilakukan dari rumah, para wanita Jepang ternyata berhasil meraup keuntungan melalui pasar forex. Faktanya. Tak sedikit wanita Jepang yang sukses menjadi Lady Trader. Melakukan trading di rumah sembari melakukan perkerjaan rumah lainnya adalah salah satu solusi untuk mendapat pemasukan tambahan bagi kalangan Ibu Rumah Tangga (IRT).



    Ketika krisis global mengguncang pasar keuangan dunia, banyak trader profesional yang turut merasakan dampaknya. Mereka pun mengalami kerugian dalam jumlah besar. Akan tetapi, menariknya justru terdapat sekelompok trader pemula dalam forex yang tengah menekuni dunia trading.



    Mereka merupakan IRT dari kelas menengah di negara Sakura yang sehari-harinya bekerja sebagai spekulan forex amatir. Sama halnya para trader laki-laki, mereka pun berusaha mencari peluang disela-sela menyelesaikan aktifitas rumah tangga. Menariknya, transaksi yang dilakukan oleh mereka tercatat hingga mencapai jutaan dolar.



    Sebutan Mrs. Watanabe untuk Wanita Jepang yang Terjun dalam Dunia Trading


    Sebut saja Ny. Itoh yang sempat diwawancarai salah satu Media di AS. Meski ia melakukan trading disela-sela aktivitasnya.Namun ia belum member tahu suamiya bahwa ia melakukan trading. Ny. Itoh merupakan IRT di pusat kota Nagoya. Biasanya, lepas mencuci piring di malam hari, ia pun menghabiskan malam-malamnya untuk trading dengan menggunakan mata uang GBP dan AUD.


    Para trader wanita Jepang, kini mendapat sebutan Mrs. Watanabe. Mereka telah menyatakan bahwasannya potensi trading online ternyata menawarkan kebebasan finansial. Bagi mereka, para istri yang masih menginginkan menghabiskan hari-hari mereka di rumah di tengah resiko virus covid-19 yang bisa saja mengancam nyawa keluarga mereka.



    Analis Research Institute di Yano, Tokyo bernama Kazuhiro Shirakura, menjelaskan bahwa ketika terjadinya krisis perumahan Amerika Serikat (housing bubble).Nilai valas pun akhirnya diperdagangkan online oleh warga Jepang yang rata-rata mencapai angka 9.1 miliar USD per harinya. Angka tersebut merupakan seperlima dari perdagangan valuta asing yang ada di seluruh dunia selama jam perdagangan Tokyo ada. Jumlah wanita yang menekuni dunia trader forex semakin bertambah.Di luar Jepang trader forex wanita bahkan telah memperkenalkan diri dan secara aktif terbuka mengunggah, berbagai aktifitas mereka perihal trading di media sosial.


    Menepis Anggapan Bahwa Uang Trading adalah Uang Kotor


    Sebagian orang mungkin menganggap bahwa trading di rumah dianggap jalan yang tidak berkah dalam mencari nafkah. Namun, sebagian wanita Jepang melakukan trading dengan menggunakan uang mereka sendiri, ada pula yang menggunakan uang suami, dan ada juga kombinasi dari keduanya. Dengan trading, mereka beranggapan bahwa mereka melawan tabu tentang uang yang diyakini di negara Jepang. Karena banyak masyarakat yang menganggap hasil trading merupakan uang hasil spekulasi pasar, mereka menganggapnya sebagai uang kotor.


    Mayumi Torii, trader paling terkenal di Jepang yang sehari-harinya juga seorang IRT membenarkan perihal di atas. Mayumi Torii cenderung terbuka dengan aktivitasnya yang kini menjalani trading. Ia pun telah menulis buku yang berisi strategi investasi dan bagaimana ia dapat mendirikan perkumpulan wanita yang menjadi trader ritel. Suaminya pun mengetahui aktivitas serta mendukungnya, namun ia sempat merahasiakan statusnya sebagai trader forex pada kawan-kawannya.



    Alasannya saat itu adalah adanya anggapan bahwa uang yang tidak diperoleh dari kerja keras, secara fisik merupakan uang kotor. Wanita yang kini berusia 41 tahun tersebut bercerita bahwa ia mendapatkan uang senilai 150,000 USD di tahun pertama saat ia mulai menekuni trading forex. Di tahun 2007, Torii pun menjadi tamu reguler pada sebuah program televisi.Meskipun pasar bergejolak, ia masih bertahan dalam dunia forex karena ia berkesempatan mandiri secara finansial. Pengalaman hidupnya pun mengajarkan agar ia tetap produktif meskipun berada di rumah dan ia pun tak ingin menggantungkan kondisi finasialnya (apabila hal buruk terjadi) pada orang lain.



    Hikmah Trading di Rumah Aja Ala Wanita Jepang


    Pernahkah Anda menjalani bisnis trading dan apakah Anda merasa bahwa trading forex yang Anda lakukan di rumah membawa hikmah? Nyatanya, trading di rumah justru menjadi ajang untuk mengasah psikologis, pengendalian diri secara psikologis serta manajemen keuangan pribadi Anda. Tahukah Anda bahwa Ny. Itoh pun pernah kehilangan 100,000 USD, akan tetapi ia berusaha tegar di hadapan suaminya. Cerita lainnya yakni dari Yayoi Kawakage, IRT yang kini berusia 40 tahun, bekerja paruh waktu pada perusahaan konsultan Real Estate dia bercerita bahwa dirinya membatasi kerugian pada angka 500 USD.


    Yayoi Kawakage menyadari bahwa kerugian ataupun keuntungan merupakan dua sisi mata uang, saat ia memutuskan terjun dalam trading forex. Hingga kini jumlah IRT yang menjadi trader tak tercatat secara resmi. Namun, para analis pasar tak menyadari kekuatan serta strategi yang dimiliki para IRT.



    Apabila Anda membandingkannya dengan saham, forex cenderung diminati para IRT di Jepang untuk trading harian. Alasannya cukup sederhana yakni pair forex hanya melibatkan segelintir negara. Sedangkan trading saham telah mengawasi ratusan perusahaan dan potensi keuntungan yang didapatkan pun cukup besar, hingga membuat mereka tidak ingin menyiakan kesempatan tersebut. Oleh karenanya, meskipun para Lady Trader pernah mengalami kerugian besar, akan tapi mereka tak menyerah karena mereka memiliki motivasi.


    Memetik Hikmah dari Para Lady Trader Jepang

    [ATTACH]327098[/ATTACH]
    Ada beberapa hal yang dapat Anda petik hikmahnya, yakni trading forex merupakan aktivitas yang dapat dilakukan oleh siapapun dan dari mana pun. Saat Anda memutuskan untuk melakukan trading di rumah, maka Anda harus benar-benar menerapkan kedisiplinan dan pandai mengatur waktu. Pun, yang terpenting adalah soal manajemen resiko, wajib Anda perhatikan dengan seksama.


    Cobalah menjadi trader yang mampu bertanggungjawab dengan dengan hasil trading Anda dan ukurlah manajemen resiko Anda. Hingga kini, trading forex mungkin masih dianggap sebelah mata. Sebagian orang pun menganggapnya tabu, tak hanya di Indonesia, seperti cerita di atas, para wanita di Jepang pun mengalami hal serupa.



    Sedari dini sejak Anda memiliki tekat bergelut di dunia trading, baiknya Anda, memotivasi diri Anda agar kuat, dan dapat bertahan di pasar forex. Kerugian dan keuntungan adalah hal yang wajar. Akan tetapi mengingat potensi besar yang ada pada pasar forex, maka Anda juga harus menguatkan mental disaat sedang terjatuh.
    Selamat malam master yang budiman. Mengenai pembahasan mata uang atau gold yang menurut sepengetahuan saya pergerakanya yang siknifikan atau bisa di bilang pergwrakan yang sangat cepat di banding pair mata uang yang lain mungkin seperti itu untuk pemula seperti saya gold cukup menguntungkan teedibg jangka panjang. Tapi agak ngeri sih he he ya mungkin komenya seperti itu kuranf bisa memahami mohon maaf sebelumnya sekian wasalam sehat selalu

    Comment

    Advanced mode
    • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
    • #3 Collapse

      yang pasti selama sesi trading ngak mungkin ditinggal gitu aja sehabis op, apalagi ngak pake stop loss dan tp, menurut gw bisa aja sih profesi tertentu jadi trader, apalagi disela2 kesibukan, cuman memang harus ada aturannya, di banyak kasus orang yang trading di kesempatan sela2 pekerjaan pokoknya malah banyak yang tidak berhasil karena tidak bisa fokus memperhatikan perubahan pergerakan market

      Comment

      Advanced mode

      Online

      Working...
      X