Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Bedanya Perdagangan Saham dan Forex. Pilih Mana?
    Click image for larger version

Name:	nyse.jpg
Views:	1
Size:	42.4 KB
ID:	13012990
    Tahukah Anda bahwa saat Anda berada dalam pasar saham maupun pasar foreign exchange (forex), Anda pun dapat melakukan aktivitas trading sesuai dengan instrumen yang ada di dalamnya. Mengapa Anda perlu melakukan hal demikian? Tentu saja untuk mendapatan keuntungan atas perubahan nilai instrumen yang Anda lakukan. Baik pasar saham maupun pasar forex merupakan dua pasar keuangan yang paling diminati dibidang investasi.



    Meskipun keduanya memiliki nilai resiko yang tingi, akan tetapi keuntungan yang dapatkan dari keduanya pun cukup tinggi. Anda perlu tahu bahwa mekanisme trading pasar forex dan pasar saham begitu mirip. Akan tetapi di dalamnya terdapat perbedaan yang cukup spesifik antar keduanya. Berikut ini adalah beberapa perbedaan antara pasar forex dan pasar saham.


    Instrumen yang Diperdagangkan dalam Pasar Saham dan Forex


    Pada pasar saham, instrumen yang akan diperdagangkan yakni surat bukti kepemilikan dari Perseroan Terbatas (PT) ataupun perusahaan. Dalam hal ini banyak perusahana yang telah telahterdaftar dalam bursa saham yang sahamnya dapat diperjual belikan. Misalnya saja seperti beberapa sahan yang sudah beredar di beberapa perseroan terbatas di Indonesia yang jumlahnya tidak bisa dihitung dengan tangan.


    Berbeda dengan pasar saham, pada pasar forex, instrumen yang diperdagangkan yakni mata uang antar negara di dunia. Umumnya, instrumen forex diperdagangkan dalam bentuk pasangan. Mulai dari euro dengan pundsterling, euro dengan dollar hingga pundsterling dengan dollar.


    Terdapat banyak kombinasi pasangan forex, akan tetapi pasangan forex utama yang sering diperdagangkan antaranya yakni: USD/JPY, EUR/USD, USD/CHF, GBP/USD, AUD/USD dan USD/CAD. Berbeda halnya dengan trading forex. Pada trading forex Anda diminta untuk membandingkan nilai mata uang satu negara dengan negara lainnya. Sedangkan untuk trading saham, nilai saham yang ada pada perusahaan tidak dibandingkan dengan saham perusahaan lain.


    Waktu Perdagangan pada Pasar Saham dan Forex


    Anda perlu tahu bahwa pasar saham memiliki jam operasional dari pagi hingga sore. Namun tiap Negara memiliki jam buka tutup saham yang berbeda. Misalnya saja pada negara Indonesia, Bursa Efek Indonesia (BEI) biasanya akan buka pada hari Senin hingga Kamis untuk sesi yang pertama dengan ketentuan buka pada pukul 09.00-12.00 WIB. Selanjutnya akan ada sesi kedua, yang akan buka pada pukul 13.30-15.49 WIB dengan menggunakan pedoman waktu Jakarta Automated Trading System (JATS). Sedang di hari Jumat, pada sesi pertama dibuka hanya buka pada pukul 09.00 - 11.30 WIB dan sesi kedua di buka pada pukul 14.00-15.59 WIB (JATS).


    Berbeda dengan perdagangan pasar forex yang berlangsung selama 24 jam, mulai dari hari Senin hingga Jumat. Karena forex diperdagangkan di seluruh dunia dengan perbedaan waktu yang berbeda, maka dengan demikian pasar forx buka dalam 24 jam. Namun, pada pasar forex terdapat empat sesi perdagangan di dunia, yakni sesi Australia (Sydney) yang dimulai pada pukul 05.00-14.00 WIB, selanjutnya dilanjutkan dengan sesi Asia (Tokyo) yang dimulai pada pukul 07.00-16.00 WIB. Berlanjut di sesi Eropa (London) yang dimulai pada pukul 13.00-22.00 WIB, kemudian ada sesi Amerika (New York) yag dimulai pada pukul 20.00-05.00 WIB.


    Leverage pada Pasar Saham dan Forex


    Pada pasar forex terdapat istilah leverage, merupakan hal yang memungkinkan seseorang untuk melakukan transaksi dengan modal yang lebih kecil dibandingkan modal sesungguhnya. Pada umumnya leverage forex ditampilkan dengan bentuk proporsi tertentu. Misalnya saja dengan perbandingan sebagai berikut 1:100 hingga 1:1.000. Maksudnya adalah leverage 1:100 berarti apabila Anda ingin melakukan transaksi senilai US$10.000, maka Anda cukup mengeluarkan modal dengan nilai US$100.


    Selisih dana yang ada pada transaksi dari modal, dianggap sebagai dana pinjaman dari broker untuk para trader. Pinjaman tersebut tidak dikenai bunga dan tidak dapat ditarik. Namun hanya bisa digunakan sebagai proses trading saja bukan yang lainnya. Pinjaman dapat diperoleh setelah trader menyetorkan modal kepada broker sebagai margin (margin didapat melalui jumlah uang yang harus ada pada akun saldo). Berbeda halnya dengan leverage pasar saham yang sangat kecil atau bisa jadi tidak ada. Sehingga apabila Anda ingin membeli saham dengan nilai Rp 100 juta, maka Anda juga wajib memiliki modal senilai Rp 100 juta.


    Likuiditas dan Peluang Keuntungan pada Pasar Saham dan Forex


    Pasar forex merupakan pasar keuangan yang dinilai paling likuid jika dibandingkan pasar keuangan lainnya. Mengapa terjadi hal demikian? Tentu karena kapitalisasinya yang amat besar. Akan tetapi selalu tersedia dana yang cukup di pasar, sehingga semua seller dapat dengan mudah menemukan buyer. Namun yang terjadi pada likuiditas di pasar saham sangat bergantung pada kapitalisasi saham dan popularitas yang telah dibeli.


    Saham yang niainya besar dan populer, ataupun masuk dalam saham lapis satu yang disebut dengan blue chips akan lebih mudah apabila dijual kembali. Akan tetapi ada hal yang disayangkan. Yakni ketika Anda memutuskan untuk membeli saham lapis ketiga yakni small-cap stocks, bisa jadi Anda akan mengalami kesulitan saat menjualnya kembali.


    Tak perlu khawatir, Anda akan dapat meraup untung dari transaksi dalam pasar saham Anda. Bagaimana hal ini bisa terjadi? Hal ini dapat terjadi dengan satu arah, yakni diawali dengan Anda melakukan pembelian saham dan menjualnya kembali setelah menunggu beberapa waktu. Selisih antara harga jual dan harga beli, merupakan kerugian ataupun keuntungan. Oleh karenanya, peluang profit yang dapat Anda dapat saat berada dalam pasar saham akan Anda peroleh saat harga bergerak naik.


    Pada pasar forex Anda juga perlu mengenal istilah two-way opportunity, di mana Anda dapat mencari peluang keuntungan, baik di saat harga bergerak turun ataupun sedang mengalami kenaikan. Hal ini terjadi karena pada perdagangan pasar forex memungkinkan adanya transaksi yang terjadi dua arah. Saat Anda memperkirakan harga bergerak naik, Anda baiknya mengambil posisi pembelian, buy (long) untuk mendapatkan keuntungan. Akan tetapi, saat harga sedang turun, baiknya Anda lakukan penjualan, sell (short) untuk mendapatkan keuntungan.


    Menyoal Volatilitas dan Risiko pada Pasar Saham dan Forex
    Click image for larger version

Name:	perbedaan-trading.jpg
Views:	1
Size:	84.8 KB
ID:	13012991
    Volatilitas pada pasar forex amat tinggi, itu artinya harga dapat naik lebih tinggi dengan cepat dan tiba-tiba mengalami penurunan secara drastis. Hal ini dapat terjadi karena pasar forex yang sensitif terhadap peristiwa politik, sosial dan ekonomi negara. Akan tetapi pola harga pada pasar saham cenderung lebih stabil dan dapat dilakukan tracking sewaktu waktu. Semakin tinggi volatilitas, tentu akan semakin tinggi keuntungan yang diperoleh. Sekali lagi, perlu diingat bahwa resiko yang Anda alami juga akan semakin tinggi pula.


    Setelah Anda mengetahui perbedaan keduanya, apakah dalam hati Anda sudah dapat menjawab, manakah yang lebih baik? Perdagangan Forex atau Saham ? Sama halnya seperti memilih buah apel dan jeruk, Anda lebih memilih apel sementara yang lain memilih jeruk. Apabila melihat secara signifikan pperbedaan antara saham dan forex, tentu keduanya berbeda seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Karena berbeda, keduanya pun membutuhkan pendekatan yang berbeda saat melakukan transaksi.


    Anda perlu memahami bahwa pasar forex dapat melakukan transaksi perdagangan selama 24 jam sehari. Sedangkan untuk pasar ekuitas, hanya dapat melakukan transaksi pedagangan hanya selama delapan (hanya di jam kerja saja). Apabila Anda seorang day trader, Anda dapat memilih, serta melakukan penyesuaian perdagangan Anda untuk dapat bertransaksi dan mengambil peluang dari saham yang Anda jual.


    Perbedaan mendasar memang sudah terlihat, karena forex berhubungan dengan mata uang, sedang pasar saham berurusan dengan ekuitas. Karenanya, sudah jelas terdapat fundamental yang membuat keduanya amat berbeda. Misalnya saja contoh konkretnya pada kenaikan suku bunga bank sentral yang dapat membawa volatilitas ke pasar mata uang, hal tersebut dapat dilihat melalui respon yang diredam untuk pasar saham.



    Demikian yang terjadi pada rilis pendapatan perusahaan, dapat diatakan secara tidak langsung tidak berdampak pada forex. Akan tetapi yang perlu menjadi catatab adalah leverage berbeda dengan forex dan perdagangan saham.


    Catatan Utama: Perdagangan forex sebagian besar spekulasi, perdagangan saham sebagian besar investasi


    Perbedaan utama antara pasar saham dan pasar forex yakni bahwa perdagangan saham sering melihat arus masuk besar ke dalam pasar. Biasanya, dari sini Anda akan dapat menemukan pertimbangan dana yang Anda temukan dalam pasar ekuitas, misalnya saja adanya dana lindung nilai, dana pensiun besar, serta bank institusi yang diperdagangkan melalui pasar ekuitas. Tentu dari sini, aka ada beberapa pedagang saham ritel. Akan tetapi para pedangan tersebut jumlahnya sedikit sehingga bukan dalam bentuk atau kelompok mayoritas.


    Alasan terbesar mengapa banyak orang memperdagangkan saham yakni salah satunya untuk berinvestasi dalam jangka panjang. Dengan demikian hanya akan ada beberapa seller yang memperdagangkan pasar saham dengan tujuan berspekulasi. Adanya pasar forex, terutama di sektor ritel biasanya hanya digunakan untuk berspekulasi. Tidak ada seller yang membuka akun perdagangan forex, berharap dapat mengambil penyelesaian fisik mata uang yang telah mereka jual atau mereka beli.


    Akibatnya, secara tidak langsung Anda menyatakan bahwa perilaku pasar forex dan pasar saham sangat berbeda. Saat Anda memilih yang terbaik, kebali pertimbangkan apa tujuan perdagangan yang Anda lakukan. Apabila Anda ingin berinvestasi untuk jangka panjang, maka gunakan pasar saham.



    Dapat dipastikan Anda akan dapat tumbuh dan memperoleh keuntungan tambahan dari divide, dll. Namun, jika Anda memutuskan untuk menjadi trader jangka pendek dan spekulan, maka berdagang dalam Forex adalah pilihan terbaik Anda.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    Saham merupakan transaksi gabungan berbagai jenis saham yang ada di dunia sedangkan kalau forex transaksi mata uang dunia yang akan di transaksikan di market sehingga banyak yang pilih transaksi di mata uang atau forex.kinerjanya simple analisa market dan transaksi dua arah sedangkan kalau saham hanya teansaksi satu arah saja di pasar forex.

    Comment

    Advanced mode
    • #3 Collapse

      Saya sendiri lebih menyukai forex, karena bisa analisa 2 arah, pergerakan market mau ke atas atau turun bisa profit, nilai perputaran uang di forex juga sangat lebih besar dari saham. Dan menurut saya dunia saham masih bisa terpengaruh bandarmology, berbeda dengan forex yang membandingan harga mata uang negara yang berbeda. Teorinya tidak ada negara di dunia ini yang menginginkan nilai mata uangnya menjadi rendah atau tinggi sekali, keadaan ini membuat harga menjadi lebih stabil karena tidak mungkin ada manipulasi harga, tidak mungkin ada suatu negara yang bisa menipu negara lainnya.

      Comment

      Advanced mode
      • #4 Collapse

        Originally posted by Desty Ana View Post
        [ATTACH=CONFIG]300183[/ATTACH]
        Tahukah Anda bahwa saat Anda berada dalam pasar saham maupun pasar foreign exchange (forex), Anda pun dapat melakukan aktivitas trading sesuai dengan instrumen yang ada di dalamnya. Mengapa Anda perlu melakukan hal demikian? Tentu saja untuk mendapatan keuntungan atas perubahan nilai instrumen yang Anda lakukan. Baik pasar saham maupun pasar forex merupakan dua pasar keuangan yang paling diminati dibidang investasi.



        Meskipun keduanya memiliki nilai resiko yang tingi, akan tetapi keuntungan yang dapatkan dari keduanya pun cukup tinggi. Anda perlu tahu bahwa mekanisme trading pasar forex dan pasar saham begitu mirip. Akan tetapi di dalamnya terdapat perbedaan yang cukup spesifik antar keduanya. Berikut ini adalah beberapa perbedaan antara pasar forex dan pasar saham.


        Instrumen yang Diperdagangkan dalam Pasar Saham dan Forex


        Pada pasar saham, instrumen yang akan diperdagangkan yakni surat bukti kepemilikan dari Perseroan Terbatas (PT) ataupun perusahaan. Dalam hal ini banyak perusahana yang telah telahterdaftar dalam bursa saham yang sahamnya dapat diperjual belikan. Misalnya saja seperti beberapa sahan yang sudah beredar di beberapa perseroan terbatas di Indonesia yang jumlahnya tidak bisa dihitung dengan tangan.


        Berbeda dengan pasar saham, pada pasar forex, instrumen yang diperdagangkan yakni mata uang antar negara di dunia. Umumnya, instrumen forex diperdagangkan dalam bentuk pasangan. Mulai dari euro dengan pundsterling, euro dengan dollar hingga pundsterling dengan dollar.


        Terdapat banyak kombinasi pasangan forex, akan tetapi pasangan forex utama yang sering diperdagangkan antaranya yakni: USD/JPY, EUR/USD, USD/CHF, GBP/USD, AUD/USD dan USD/CAD. Berbeda halnya dengan trading forex. Pada trading forex Anda diminta untuk membandingkan nilai mata uang satu negara dengan negara lainnya. Sedangkan untuk trading saham, nilai saham yang ada pada perusahaan tidak dibandingkan dengan saham perusahaan lain.


        Waktu Perdagangan pada Pasar Saham dan Forex


        Anda perlu tahu bahwa pasar saham memiliki jam operasional dari pagi hingga sore. Namun tiap Negara memiliki jam buka tutup saham yang berbeda. Misalnya saja pada negara Indonesia, Bursa Efek Indonesia (BEI) biasanya akan buka pada hari Senin hingga Kamis untuk sesi yang pertama dengan ketentuan buka pada pukul 09.00-12.00 WIB. Selanjutnya akan ada sesi kedua, yang akan buka pada pukul 13.30-15.49 WIB dengan menggunakan pedoman waktu Jakarta Automated Trading System (JATS). Sedang di hari Jumat, pada sesi pertama dibuka hanya buka pada pukul 09.00 - 11.30 WIB dan sesi kedua di buka pada pukul 14.00-15.59 WIB (JATS).


        Berbeda dengan perdagangan pasar forex yang berlangsung selama 24 jam, mulai dari hari Senin hingga Jumat. Karena forex diperdagangkan di seluruh dunia dengan perbedaan waktu yang berbeda, maka dengan demikian pasar forx buka dalam 24 jam. Namun, pada pasar forex terdapat empat sesi perdagangan di dunia, yakni sesi Australia (Sydney) yang dimulai pada pukul 05.00-14.00 WIB, selanjutnya dilanjutkan dengan sesi Asia (Tokyo) yang dimulai pada pukul 07.00-16.00 WIB. Berlanjut di sesi Eropa (London) yang dimulai pada pukul 13.00-22.00 WIB, kemudian ada sesi Amerika (New York) yag dimulai pada pukul 20.00-05.00 WIB.


        Leverage pada Pasar Saham dan Forex


        Pada pasar forex terdapat istilah leverage, merupakan hal yang memungkinkan seseorang untuk melakukan transaksi dengan modal yang lebih kecil dibandingkan modal sesungguhnya. Pada umumnya leverage forex ditampilkan dengan bentuk proporsi tertentu. Misalnya saja dengan perbandingan sebagai berikut 1:100 hingga 1:1.000. Maksudnya adalah leverage 1:100 berarti apabila Anda ingin melakukan transaksi senilai US$10.000, maka Anda cukup mengeluarkan modal dengan nilai US$100.


        Selisih dana yang ada pada transaksi dari modal, dianggap sebagai dana pinjaman dari broker untuk para trader. Pinjaman tersebut tidak dikenai bunga dan tidak dapat ditarik. Namun hanya bisa digunakan sebagai proses trading saja bukan yang lainnya. Pinjaman dapat diperoleh setelah trader menyetorkan modal kepada broker sebagai margin (margin didapat melalui jumlah uang yang harus ada pada akun saldo). Berbeda halnya dengan leverage pasar saham yang sangat kecil atau bisa jadi tidak ada. Sehingga apabila Anda ingin membeli saham dengan nilai Rp 100 juta, maka Anda juga wajib memiliki modal senilai Rp 100 juta.


        Likuiditas dan Peluang Keuntungan pada Pasar Saham dan Forex


        Pasar forex merupakan pasar keuangan yang dinilai paling likuid jika dibandingkan pasar keuangan lainnya. Mengapa terjadi hal demikian? Tentu karena kapitalisasinya yang amat besar. Akan tetapi selalu tersedia dana yang cukup di pasar, sehingga semua seller dapat dengan mudah menemukan buyer. Namun yang terjadi pada likuiditas di pasar saham sangat bergantung pada kapitalisasi saham dan popularitas yang telah dibeli.


        Saham yang niainya besar dan populer, ataupun masuk dalam saham lapis satu yang disebut dengan blue chips akan lebih mudah apabila dijual kembali. Akan tetapi ada hal yang disayangkan. Yakni ketika Anda memutuskan untuk membeli saham lapis ketiga yakni small-cap stocks, bisa jadi Anda akan mengalami kesulitan saat menjualnya kembali.


        Tak perlu khawatir, Anda akan dapat meraup untung dari transaksi dalam pasar saham Anda. Bagaimana hal ini bisa terjadi? Hal ini dapat terjadi dengan satu arah, yakni diawali dengan Anda melakukan pembelian saham dan menjualnya kembali setelah menunggu beberapa waktu. Selisih antara harga jual dan harga beli, merupakan kerugian ataupun keuntungan. Oleh karenanya, peluang profit yang dapat Anda dapat saat berada dalam pasar saham akan Anda peroleh saat harga bergerak naik.


        Pada pasar forex Anda juga perlu mengenal istilah two-way opportunity, di mana Anda dapat mencari peluang keuntungan, baik di saat harga bergerak turun ataupun sedang mengalami kenaikan. Hal ini terjadi karena pada perdagangan pasar forex memungkinkan adanya transaksi yang terjadi dua arah. Saat Anda memperkirakan harga bergerak naik, Anda baiknya mengambil posisi pembelian, buy (long) untuk mendapatkan keuntungan. Akan tetapi, saat harga sedang turun, baiknya Anda lakukan penjualan, sell (short) untuk mendapatkan keuntungan.


        Menyoal Volatilitas dan Risiko pada Pasar Saham dan Forex
        [ATTACH]300185[/ATTACH]
        Volatilitas pada pasar forex amat tinggi, itu artinya harga dapat naik lebih tinggi dengan cepat dan tiba-tiba mengalami penurunan secara drastis. Hal ini dapat terjadi karena pasar forex yang sensitif terhadap peristiwa politik, sosial dan ekonomi negara. Akan tetapi pola harga pada pasar saham cenderung lebih stabil dan dapat dilakukan tracking sewaktu waktu. Semakin tinggi volatilitas, tentu akan semakin tinggi keuntungan yang diperoleh. Sekali lagi, perlu diingat bahwa resiko yang Anda alami juga akan semakin tinggi pula.


        Setelah Anda mengetahui perbedaan keduanya, apakah dalam hati Anda sudah dapat menjawab, manakah yang lebih baik? Perdagangan Forex atau Saham ? Sama halnya seperti memilih buah apel dan jeruk, Anda lebih memilih apel sementara yang lain memilih jeruk. Apabila melihat secara signifikan pperbedaan antara saham dan forex, tentu keduanya berbeda seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Karena berbeda, keduanya pun membutuhkan pendekatan yang berbeda saat melakukan transaksi.


        Anda perlu memahami bahwa pasar forex dapat melakukan transaksi perdagangan selama 24 jam sehari. Sedangkan untuk pasar ekuitas, hanya dapat melakukan transaksi pedagangan hanya selama delapan (hanya di jam kerja saja). Apabila Anda seorang day trader, Anda dapat memilih, serta melakukan penyesuaian perdagangan Anda untuk dapat bertransaksi dan mengambil peluang dari saham yang Anda jual.


        Perbedaan mendasar memang sudah terlihat, karena forex berhubungan dengan mata uang, sedang pasar saham berurusan dengan ekuitas. Karenanya, sudah jelas terdapat fundamental yang membuat keduanya amat berbeda. Misalnya saja contoh konkretnya pada kenaikan suku bunga bank sentral yang dapat membawa volatilitas ke pasar mata uang, hal tersebut dapat dilihat melalui respon yang diredam untuk pasar saham.



        Demikian yang terjadi pada rilis pendapatan perusahaan, dapat diatakan secara tidak langsung tidak berdampak pada forex. Akan tetapi yang perlu menjadi catatab adalah leverage berbeda dengan forex dan perdagangan saham.


        Catatan Utama: Perdagangan forex sebagian besar spekulasi, perdagangan saham sebagian besar investasi


        Perbedaan utama antara pasar saham dan pasar forex yakni bahwa perdagangan saham sering melihat arus masuk besar ke dalam pasar. Biasanya, dari sini Anda akan dapat menemukan pertimbangan dana yang Anda temukan dalam pasar ekuitas, misalnya saja adanya dana lindung nilai, dana pensiun besar, serta bank institusi yang diperdagangkan melalui pasar ekuitas. Tentu dari sini, aka ada beberapa pedagang saham ritel. Akan tetapi para pedangan tersebut jumlahnya sedikit sehingga bukan dalam bentuk atau kelompok mayoritas.


        Alasan terbesar mengapa banyak orang memperdagangkan saham yakni salah satunya untuk berinvestasi dalam jangka panjang. Dengan demikian hanya akan ada beberapa seller yang memperdagangkan pasar saham dengan tujuan berspekulasi. Adanya pasar forex, terutama di sektor ritel biasanya hanya digunakan untuk berspekulasi. Tidak ada seller yang membuka akun perdagangan forex, berharap dapat mengambil penyelesaian fisik mata uang yang telah mereka jual atau mereka beli.


        Akibatnya, secara tidak langsung Anda menyatakan bahwa perilaku pasar forex dan pasar saham sangat berbeda. Saat Anda memilih yang terbaik, kebali pertimbangkan apa tujuan perdagangan yang Anda lakukan. Apabila Anda ingin berinvestasi untuk jangka panjang, maka gunakan pasar saham.



        Dapat dipastikan Anda akan dapat tumbuh dan memperoleh keuntungan tambahan dari divide, dll. Namun, jika Anda memutuskan untuk menjadi trader jangka pendek dan spekulan, maka berdagang dalam Forex adalah pilihan terbaik Anda.
        Perdagangan saham dengan forex sama sama transaksi secara virtual yang di lakukan para trader.transaksi di saham dominan lebih membeli hanya satu arah berharap harga naik terus baru mendapatkan keuntungan atau profit yang mana pakainalat transaksi perlembar.

        Sedangkan di forex transaksi di lakukan dua arah antara buy dan sell dimana kedua ini bisa mengambil keuntungan dan profit sesuai rulenya masing masing.alat transaksi di gunakan adalah pakinlot dan transaksi bisa setiap hari kecuali hari libur.

        Comment

        Advanced mode
        • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
        • #5 Collapse

          kalau sekarang sih hampir sama ya secara teknis, yang beda itu batasan harga, kalau di forex kan ngak ada batasan, kalau saham ada fraksi terkecil harga yang jadi batasan

          Comment

          Advanced mode

          Online

          Working...
          X