Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Istilah Umum dalam Trading Forex
    Istilah Umum dalam Trading Forex
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    Jika ingin memasuki satu dunia pekerjaan tentunya wajib bagi Anda untuk mengetahui istilah yang umum digunakan di dalamnya. Ini menjadi dasar yang paling penting untuk dimiliki, terlebih lagi dalam trading forex yang notabenenya bagi beberapa orang cukup jarang didengar. Usaha mencari penghasilan sebagai trader memang belum begitu dikenal masyarakat. Untuk itu, pengetahuan tentang istilah umum dalam trading forex seperti berikut ini penting untuk diketahui: 1.Pip Pip merupakan istilah dalam trading forex yang memiliki arti perubahan nilai diantara dua mata uang yang berbeda. Adapun contohnya, apabila EUR/USD berada di harga 1.1205, lalu mengalami pergerakan ke angka 1.1206, maka perbedaan 0.0001 inilah yang disebut dengan 1 pip. Secara sederhana, pip ini merupakan angka desimal terakhir dari mata uang. Umumnya, pip ini terdiri dari 2 atau 4 angka desimal, namun ada beberapa pip yang terdiri dari tiga bahkan lima angka desimal. 2.Spread Istilah kedua yang sering digunakan dalam trading forex adalah spread. Istilah ini memiliki arti perbedaan antara harga jual dan beli dalam forex. Contohnya, apabila harga bid EUR/USD 1.1345 dan harga ask 1.1346 maka spreadnya adalah 0.0001 (1 pip). Saat trading, harga dari pasangan mata uang yang digunakan harus melebihi spread agar transaksi mampu memberikan Anda profit. Sangat penting untuk mengamati spread guna memaksimalkan profit yang akan didapatkan nantinya. Pastikan spread mata uang yang digunakan kecil saat terjadi pergerakan harga yang relatif kecil. Ini jugalah yang menjadi alasan kenapa banyak trader yang menggunakan pasangan mata uang mayor, karena spreadnya tergolong kecil. Berbeda dengan mata uang minor, yang spreadnya juga tinggi. Sebagai contoh, CHF/JPY, dimana harga bid 112.23 dan harga asknya 112.29, maka spreadnya adalah 0.06 atau senilai 600 pips. 3.Leverage Leverage merupakan pinjaman yang diberikan broker untuk membantu trader dalam mendapatkan trading di volume tertinggi. Sebagai contoh, leverage yang diberikan 1:100, maka itu sama dengan modal $100. Trader bisa trading pasangan mata uang yang bernilai $100000. Jika nantinya menghasilkan profit, leverage 1:1000 ini bisa memaksimalkan profit sebesar 100 kali lipat. Hal ini juga berlaku jika terjadi loss sebesar 100 kali lipat. Untuk itu, Anda harus mempertimbangkan penggunaan leverage agar bisa meminimalisir segala resiko yang terjadi kedepannya. Hal ini karena leverage memang menguntungkan tetapi juga beresiko besar. 4.Margin Selanjutnya ada istilah margin yang merupakan jumlah uang pada akun trading yang bisa digunakan oleh trader untuk melakukan transaksi. Sederhananya, akun ini menjadi deposito Anda sekaligus jaminan saat akan melakukan trading. Jumlah margin yang dibutuhkan untuk open posisi tergantung pada ukuran transaksi. Penambahan ukuran transaksi memerlukan tambahan dana untuk bisa open posisi. Biasanya akan diinformasikan pada margin call. Sebagian besar trader forex tidak memiliki margin dalam jumlah yang cukup untuk trading volume tinggi. Untuk itulah, Anda membutuhkan keberadaan leverage ini untuk menunjang aktivitas trading volume tinggi. Margin call ini menjadi peringatan untuk Anda untuk melakukan penambahan margin agar dapat membuka serta menahan posisi. Adanya peringatan margin call terjadi dikarenakan margin Anda jumlahnya mungkin sudah tidak mencukupi untuk menahan posisi. Apabila trader tidak menambahkan margin, maka broker akan melakukan auto cut atau likuidasi (penutupan) posisi secara otomatis. 5.Take Profit Take Profit merupakan target keuntungan yang sudah ditentukan trader di awal aktivitas tradingnya. Untuk mengukur target keuntungan dalam trading forex, Anda bisa memanfaatkan fitur take profit pada metatrader. Apabila harga telah menyentuh level maupun target yang sudah Anda tentukan sebelumnya, maka posisi yang Anda buka akan tertutup otomatis. Mungkin banyak yang beranggapan bahwa mendapatkan banyak profit dari trading adalah sesuatu yang menyenangkan. Namun, perlu Anda ketahui jika penggunaan take profit ini lebih mengacu pada pengamanan profit agar aman dan menghindarkannya dari resiko. Dalam menentukan take profit, Anda harus mengacu pada analisa yang sudah dibuat sebelumnya, agar take profit bisa lebih realistis. 6.Stop Loss Stop loss adalah batas kerugian yang bisa diterima oleh trader. Dalam melakukan trading forex, Anda bisa membatasi jumlah kerugian yang diterima melalui fitur stop loss yang ada di metatrader. Bila harga telah mencapai batas rugi yang sudah ditentukan sebelumnya, maka posisi Anda akan menutup secara otomatis. Dengan begitu, kemungkinan Anda terhindar dari kerugian lebih besar bisa dihindari. Banyak trader yang mengabaikan stop loss dikarenakan mereka bisa saja menutup posisi dalam keadaan rugi. Padahal kondisi ini bisa saja terjadi karena ketidaktahuan trader dalam menggunakan stop loss dengan benar. Itulah mengapa, sangat penting untuk Anda mempelajari lebih dalam bagaimana menggunakan stop loss dengan tepat. 7.Buy Mungkin saat mendengar istilah yang satu ini, Anda sudah tidak asing lagi bukan? Kata buy memang banyak digunakan dalam aktivitas sehari-hari di luar kegiatan trading. Dalam forex, istilah buy ini merupakan kegiatan membeli mata uang asing saat harga diperkirakan akan mengalami kenaikan harga. Secara sederhana, trader akan melakukan pembelian aset saat harga sedang rendah dan menjualnya ketika harga sudah melambung. Ini dilakukan tidak lain untuk memperoleh keuntungan dari hasil penjualan tersebut. Dalam transaksi buy ini, beberapa analisa harus dilakukan guna menghindari kesalahan mengambil keputusan entry. 8.Sell Sama halnya dengan buy, istilah sell juga umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam dunia forex, istilah sell merupakan posisi jual. Saat harga diperkirakan akan turun, maka trader akan melakukan penjualan terhadap aset yang dimilikinya. Selisih antara harga beli dan harga jual inilah yang akan menjadi keuntungan Anda. 9.Order & Posisi Order adalah pesan yang muncul untuk melakukan penjualan serta pembelian pada harga tertentu. Apabila order Anda "match", maka secara otomatis order Anda akan berubah menjadi "posisi". Match yang dimaksud disini adalah ada lawannya. Jadi jika tak ada lawan, maka tidak akan muncul match. Contohnya, jika Anda melakukan order beli pada harga 10.000, lalu di saat bersamaan ada yang ingin menjual dengan harga yang sama maka otomatis order anda berubah jadi posisi. Jika tidak ada lawan, maka order Anda akan tetap sama sampai menemukan lawan yang match. Trader bisa melakukan tutup posisi (order kembali) jika ingin menjual posisi yang sudah dimiliki. Anda juga dapat melakukan order kembali dengan arah yang berlawanan. Artinya, jika posisi yang Anda miliki buy, maka ditutup dengan sell begitupun sebaliknya. 10.Analisis Teknikal Istilah umum yang digunakan dalam trading forex adalah analisis teknikal. Hampir semua investasi dan kegiatan trading memerlukan analisis sebelum akhirnya mengambil keputusan. Analisis teknikal dalam forex ini pada umumnya menggunakan grafik untuk mengukur pergerakan harga yang terjadi. Adapun hal penting yang wajib diketahui oleh trader dalam proses analisis teknikal ini seperti, resistance & support, pivot point, trend, dan juga kejenuhan (overbought dan oversold). 11.Analisis Fundamental Selain analisis menggunakan grafik, dalam forex dikenal pula yang namanya analisis fundamental. Indikator yang digunakan dalam analisis fundamental ini berupa berita atau peristiwa yang erat kaitannya dengan dunia trading forex. Berita inilah yang akan dianalisis oleh trader guna memprediksi pergerakan harga kedepannya. Adapun berita yang digunakan yakni aspek ekonomi, sosial, dan politik. 12.Resistance dan Support Resistance dan Support adalah batas atas dari pergerakan harga. Biasanya harga akan sulit bergerak naik melebihi batas resistance ini. Resistance juga biasa disebut dengan level tertinggi dari chart. Sedangkan support merupakan kebalikan dari resistance, yaitu batas bawah dari pergerakan harga. 13.Floating Loss atau Profit dan Realized Apabila Anda dalam posisi beli di harga 10.000, lalu secara bersamaan harga turun menjadi 9.500, maka otomatis Anda telah merugi sebesar 500. Inilah yang disebut dengan floating loss. Sebaliknya, saat harga 10.000 ini naik menjadi 10.500, maka itu menandakan trader akan mendapatkan keuntungan (floating profit). Bila Anda memilih menutup posisi saat harga 10.500, maka itu dinamakan realized profit. Nah, demikianlah informasi seputar istilah yang umum digunakan dalam trading forex. Selain yang disebutkan diatas, tentunya masih ada berbagai istilah umum dalam trading forex lainnya.

    Comment

    Advanced mode
    • #3 Collapse

      ini istilah yang terlalu umum bisa didapatkan di mana aja, gw rasa teori dasar forex bisa aja dipelajari dalam satu atau dua hari, yang bakal ribet itu kalo udah mengarah ke teknik trading dan indikator, itu perlu latihan dengan akun demo juga, apalagi mengikuti trading system dari trader lain yang udah lama berjalan kayak yang ada di forum ini

      Comment

      Advanced mode
      • #4 Collapse

        betul itu, yang cuman termasuk forex dasar itu tidak banyak ngaruh pada kesusksesan trader, karena cuman tata trading yang benar supaya bisa menggunakan metatrader, soal analisa itu hal lain, butuh pengalaman dan strategy forex yang bisa diandalkan

        Comment

        Advanced mode
        • #5 Collapse

          Originally posted by dorodoro View Post
          ini istilah yang terlalu umum bisa didapatkan di mana aja, gw rasa teori dasar forex bisa aja dipelajari dalam satu atau dua hari, yang bakal ribet itu kalo udah mengarah ke teknik trading dan indikator, itu perlu latihan dengan akun demo juga, apalagi mengikuti trading system dari trader lain yang udah lama berjalan kayak yang ada di forum ini
          justru tanpa teori kita akan buta dengan tampilan metatrader, harus ngapain bagaimana cara gunakan alat indikator, menentukan waktu pasar buka, hanya dalam teori dulu kita bakal tau.

          kecuali fasilitas merubah bentuk candle, mengganti warna candle, merubah mode gelap/terang, memasang indikator...

          tapi kita tidak akan bisa menggunakan indikator itu dengan bagaimana cara yang benar dan ala kegunaan sesungguhnya ????
           

          Comment

          Advanced mode
          • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
          • #6 Collapse

            Originally posted by pwdewi99 View Post
            [ATTACH]505272[/ATTACH] Jika ingin memasuki satu dunia pekerjaan tentunya wajib bagi Anda untuk mengetahui istilah yang umum digunakan di dalamnya. Ini menjadi dasar yang paling penting untuk dimiliki, terlebih lagi dalam trading forex yang notabenenya bagi beberapa orang cukup jarang didengar. Usaha mencari penghasilan sebagai trader memang belum begitu dikenal masyarakat. Untuk itu, pengetahuan tentang istilah umum dalam trading forex seperti berikut ini penting untuk diketahui: 1.Pip Pip merupakan istilah dalam trading forex yang memiliki arti perubahan nilai diantara dua mata uang yang berbeda. Adapun contohnya, apabila EUR/USD berada di harga 1.1205, lalu mengalami pergerakan ke angka 1.1206, maka perbedaan 0.0001 inilah yang disebut dengan 1 pip. Secara sederhana, pip ini merupakan angka desimal terakhir dari mata uang. Umumnya, pip ini terdiri dari 2 atau 4 angka desimal, namun ada beberapa pip yang terdiri dari tiga bahkan lima angka desimal. 2.Spread Istilah kedua yang sering digunakan dalam trading forex adalah spread. Istilah ini memiliki arti perbedaan antara harga jual dan beli dalam forex. Contohnya, apabila harga bid EUR/USD 1.1345 dan harga ask 1.1346 maka spreadnya adalah 0.0001 (1 pip). Saat trading, harga dari pasangan mata uang yang digunakan harus melebihi spread agar transaksi mampu memberikan Anda profit. Sangat penting untuk mengamati spread guna memaksimalkan profit yang akan didapatkan nantinya. Pastikan spread mata uang yang digunakan kecil saat terjadi pergerakan harga yang relatif kecil. Ini jugalah yang menjadi alasan kenapa banyak trader yang menggunakan pasangan mata uang mayor, karena spreadnya tergolong kecil. Berbeda dengan mata uang minor, yang spreadnya juga tinggi. Sebagai contoh, CHF/JPY, dimana harga bid 112.23 dan harga asknya 112.29, maka spreadnya adalah 0.06 atau senilai 600 pips. 3.Leverage Leverage merupakan pinjaman yang diberikan broker untuk membantu trader dalam mendapatkan trading di volume tertinggi. Sebagai contoh, leverage yang diberikan 1:100, maka itu sama dengan modal $100. Trader bisa trading pasangan mata uang yang bernilai $100000. Jika nantinya menghasilkan profit, leverage 1:1000 ini bisa memaksimalkan profit sebesar 100 kali lipat. Hal ini juga berlaku jika terjadi loss sebesar 100 kali lipat. Untuk itu, Anda harus mempertimbangkan penggunaan leverage agar bisa meminimalisir segala resiko yang terjadi kedepannya. Hal ini karena leverage memang menguntungkan tetapi juga beresiko besar. 4.Margin Selanjutnya ada istilah margin yang merupakan jumlah uang pada akun trading yang bisa digunakan oleh trader untuk melakukan transaksi. Sederhananya, akun ini menjadi deposito Anda sekaligus jaminan saat akan melakukan trading. Jumlah margin yang dibutuhkan untuk open posisi tergantung pada ukuran transaksi. Penambahan ukuran transaksi memerlukan tambahan dana untuk bisa open posisi. Biasanya akan diinformasikan pada margin call. Sebagian besar trader forex tidak memiliki margin dalam jumlah yang cukup untuk trading volume tinggi. Untuk itulah, Anda membutuhkan keberadaan leverage ini untuk menunjang aktivitas trading volume tinggi. Margin call ini menjadi peringatan untuk Anda untuk melakukan penambahan margin agar dapat membuka serta menahan posisi. Adanya peringatan margin call terjadi dikarenakan margin Anda jumlahnya mungkin sudah tidak mencukupi untuk menahan posisi. Apabila trader tidak menambahkan margin, maka broker akan melakukan auto cut atau likuidasi (penutupan) posisi secara otomatis. 5.Take Profit Take Profit merupakan target keuntungan yang sudah ditentukan trader di awal aktivitas tradingnya. Untuk mengukur target keuntungan dalam trading forex, Anda bisa memanfaatkan fitur take profit pada metatrader. Apabila harga telah menyentuh level maupun target yang sudah Anda tentukan sebelumnya, maka posisi yang Anda buka akan tertutup otomatis. Mungkin banyak yang beranggapan bahwa mendapatkan banyak profit dari trading adalah sesuatu yang menyenangkan. Namun, perlu Anda ketahui jika penggunaan take profit ini lebih mengacu pada pengamanan profit agar aman dan menghindarkannya dari resiko. Dalam menentukan take profit, Anda harus mengacu pada analisa yang sudah dibuat sebelumnya, agar take profit bisa lebih realistis. 6.Stop Loss Stop loss adalah batas kerugian yang bisa diterima oleh trader. Dalam melakukan trading forex, Anda bisa membatasi jumlah kerugian yang diterima melalui fitur stop loss yang ada di metatrader. Bila harga telah mencapai batas rugi yang sudah ditentukan sebelumnya, maka posisi Anda akan menutup secara otomatis. Dengan begitu, kemungkinan Anda terhindar dari kerugian lebih besar bisa dihindari. Banyak trader yang mengabaikan stop loss dikarenakan mereka bisa saja menutup posisi dalam keadaan rugi. Padahal kondisi ini bisa saja terjadi karena ketidaktahuan trader dalam menggunakan stop loss dengan benar. Itulah mengapa, sangat penting untuk Anda mempelajari lebih dalam bagaimana menggunakan stop loss dengan tepat. 7.Buy Mungkin saat mendengar istilah yang satu ini, Anda sudah tidak asing lagi bukan? Kata buy memang banyak digunakan dalam aktivitas sehari-hari di luar kegiatan trading. Dalam forex, istilah buy ini merupakan kegiatan membeli mata uang asing saat harga diperkirakan akan mengalami kenaikan harga. Secara sederhana, trader akan melakukan pembelian aset saat harga sedang rendah dan menjualnya ketika harga sudah melambung. Ini dilakukan tidak lain untuk memperoleh keuntungan dari hasil penjualan tersebut. Dalam transaksi buy ini, beberapa analisa harus dilakukan guna menghindari kesalahan mengambil keputusan entry. 8.Sell Sama halnya dengan buy, istilah sell juga umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam dunia forex, istilah sell merupakan posisi jual. Saat harga diperkirakan akan turun, maka trader akan melakukan penjualan terhadap aset yang dimilikinya. Selisih antara harga beli dan harga jual inilah yang akan menjadi keuntungan Anda. 9.Order & Posisi Order adalah pesan yang muncul untuk melakukan penjualan serta pembelian pada harga tertentu. Apabila order Anda "match", maka secara otomatis order Anda akan berubah menjadi "posisi". Match yang dimaksud disini adalah ada lawannya. Jadi jika tak ada lawan, maka tidak akan muncul match. Contohnya, jika Anda melakukan order beli pada harga 10.000, lalu di saat bersamaan ada yang ingin menjual dengan harga yang sama maka otomatis order anda berubah jadi posisi. Jika tidak ada lawan, maka order Anda akan tetap sama sampai menemukan lawan yang match. Trader bisa melakukan tutup posisi (order kembali) jika ingin menjual posisi yang sudah dimiliki. Anda juga dapat melakukan order kembali dengan arah yang berlawanan. Artinya, jika posisi yang Anda miliki buy, maka ditutup dengan sell begitupun sebaliknya. 10.Analisis Teknikal Istilah umum yang digunakan dalam trading forex adalah analisis teknikal. Hampir semua investasi dan kegiatan trading memerlukan analisis sebelum akhirnya mengambil keputusan. Analisis teknikal dalam forex ini pada umumnya menggunakan grafik untuk mengukur pergerakan harga yang terjadi. Adapun hal penting yang wajib diketahui oleh trader dalam proses analisis teknikal ini seperti, resistance & support, pivot point, trend, dan juga kejenuhan (overbought dan oversold). 11.Analisis Fundamental Selain analisis menggunakan grafik, dalam forex dikenal pula yang namanya analisis fundamental. Indikator yang digunakan dalam analisis fundamental ini berupa berita atau peristiwa yang erat kaitannya dengan dunia trading forex. Berita inilah yang akan dianalisis oleh trader guna memprediksi pergerakan harga kedepannya. Adapun berita yang digunakan yakni aspek ekonomi, sosial, dan politik. 12.Resistance dan Support Resistance dan Support adalah batas atas dari pergerakan harga. Biasanya harga akan sulit bergerak naik melebihi batas resistance ini. Resistance juga biasa disebut dengan level tertinggi dari chart. Sedangkan support merupakan kebalikan dari resistance, yaitu batas bawah dari pergerakan harga. 13.Floating Loss atau Profit dan Realized Apabila Anda dalam posisi beli di harga 10.000, lalu secara bersamaan harga turun menjadi 9.500, maka otomatis Anda telah merugi sebesar 500. Inilah yang disebut dengan floating loss. Sebaliknya, saat harga 10.000 ini naik menjadi 10.500, maka itu menandakan trader akan mendapatkan keuntungan (floating profit). Bila Anda memilih menutup posisi saat harga 10.500, maka itu dinamakan realized profit. Nah, demikianlah informasi seputar istilah yang umum digunakan dalam trading forex. Selain yang disebutkan diatas, tentunya masih ada berbagai istilah umum dalam trading forex lainnya.
            istilah istilah seperti itu akan lambat laun trader fahami setelah terjun kedunianya, yang pertama harus dilakukan adalah membiasakan dulu halhal yang membuat akunnya berkembang, mengikuti seminar2.
            dan cara baca pergerakan harga.
             

            Comment

            Advanced mode

            Online

            Working...
            X