Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
This topic is closed.
X
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Mengenal Mata Uang GBP dan Apa Saja yang Mempengaruhi Nilainya
    Click image for larger version

Name:	currency-notes-sterling-money (1).jpg
Views:	1
Size:	56.9 KB
ID:	13023643

    Sebagian besar trader tentu sudah tak asing lagi dengan Poundsterling atau yang juga dikenal dengan GBP. Ini merupakan mata uang resmi Britania Raya, yang digunakan di Britania Raya, Wilayah Seberang Laut Britania, Kepulauan Sandwich Selatan, dan Wilayah Antartika Britania, serta Tristan de Cunha.

    Jadi, negara mana saja yang menggunakan pound sterling? Perlu diketahui bahwa pound sterling adalah mata uang resmi Britania Raya (terdiri dari Inggris, Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara). Pada kesempatan kali ini, kita akan mengenal mata uang GBP dan apa saja yang mempengaruhi nilainya.

    Asal nama Poundsterling muncul dari kata Latin "libra", ini mengacu pada berat dan keseimbangan. Selama lebih dari 300 tahun,Bank Inggris telah menjadi otoritas yang mengeluarkan uang kertas pound. Seiring berjalannya waktu, uang yang satu ini telah mengalami banyak perubahan.

    Koin pound pertama tidak muncul sampai 1489, di bawah pemerintahan Henry VII. Uang kertas pound mulai beredar di Inggris tak lama setelah berdirinya Bank of England pada tahun 1694. Pound berfungsi dengan sistem shilling dan sennya yang rumit sampai kemunculan sistem desimal pada tahun 1971.

    Pada tahun 1660, pencetakan koin dimekanisasi dan fitur dalam desainnya seperti huruf samping diperkenalkan untuk membantu menghilangkan pemotongan uang. Pound sterling telah bertahan sebagai mata uang independen, sementara sebagian besar wilayah Eropa lainnya mengadopsi Euro sebagai mata uang tunggal.

    Mengenai "pound scots", itu ada sampai 1707. Union Act menciptakan sistem moneter baru berdasarkan nilai pound di selatan perbatasan Skotlandia. Bank of Scotland didirikan pada tahun 1695, hanya satu tahun setelah Bank of England, dan masih bertahan sampai sekarang sebagai bagian dari HBOS, anak perusahaan dari Lloyds Banking Group, yang berbasis di Edinburgh.

    Laporan Ekonomi yang Dapat Mempengaruhi Nilai GBP

    Seperti yang kita ketahui, Poundsterling menjadi salah satu mata uang populer yang paling banyak dipilih dan diperdagangkan dalam pasar forex. Sebagai mata uang cadangan ketiga yang paling umum dipegang di seluruh dunia, pound sterling sangat aktif diperdagangkan di pasar forex.

    Karena London merupakan salah satu hub forex terbesar di dunia, maka tak heran jika poundsterling sangat populer dan popularitasnya tidak pernah turun. Memiliki popularitas dan terkenal di kalangan trader forex membuat GBP menjadi salah satu mata uang terbaik yang dipilih untuk trading.

    Bagi trader yang trading menggunakan analisis fundamental, maka mengetahui laporan ekonomi yang paling mempengaruhi nilai GBP sangatlah penting. Dengan cara ini, kita dapat menghemat banyak waktu serta mengetahui area spesifik mana yang dapat menjadi fokus upaya kita. Nah, berikut ini adalah beberapa laporan ekonomi yang dapat mempengaruhi nilai poundsterling:

    1.Harga dan Inflasi

    Harga dan inflasi merupakan faktor yang berperan penting dalam nilai GBP. Seperti yang kita ketahui bersama, negara-negara yang memiliki tingkat inflasi yang tinggi dibanding negara lain menunjukkan bahwa nilai mata uang mereka mengalami depresiasi yang lebih banyak dibandingkan dengan mata uang lainnya.

    Inflasi juga berdampak pada bank sentral yang mulai mengambil tindakan, salah satunya dengan menyesuaikan suku bunga. Hal ini dilakukan untuk mengendalikan efek yang inflasi tersebut. Tingkat inflasi di Inggris biasanya diukur trader dengan mengikuti Indeks Harga Konsumen (IHK). Ini diatur dan dirilis oleh Kantor Statistik Nasional.

    Perubahan harga barang dan jasa yang dibeli oleh konsumen dalam periode tertentu dihitung menggunakan Indeks Harga Konsumen (IHK). Laporan ini digunakan oleh Bank of England (BOE) untuk mengatur target inflasinya. Apabila IHK mengalami perubahan yang menyimpang dari target inflasi, maka BOE akan melakukan tindakan kebijakan moneter di masa yang akan datang. Hal tersebut dapat mempengaruhi nilai GBP secara signifikan.

    Selain IHK, ada juga Indeks Harga Produsen (PPI) yang penting dan berguna. Sebagian orang menganggap PPI sebagai indikator utama inflasi. Hal ini karena PPI dapat menunjukkan perubahan inflasi di tingkat bahan baku. Pada akhirnya, ini bisa naik ke tingkat konsumen sebagaimana yang terlihat dalam IHK.

    Biasanya laporan PPI dirilis lebih awal dari IHK. Oleh sebab itu, kita harus melihat keduanya secara bersamaan agar kita bisa mengetahui gambaran yang lebih lengkap.

    2.Neraca Pembayaran

    Neraca pembayaran merupakan sebuah catatan akuntansi tentang interaksi ekonominya dengan seluruh dunia. Setidaknya ada tiga akun dalam neraca pembayaran. Namun, hanya ada akun tertentu yang menarik bagi trader forex, sebut saja seperti neraca berjalan.

    Neraca berjalan merupakan catatan yang menunjukkan tentang berapa banyak yang negara ekspor dan impor, serta aliran pembayaran pendapatan dan pembayaran transfer. Bisa dibilang surplus transaksi berjalan positif bagi mata uang. Hal ini karena menunjukkan bahwa ada lebih banyak modal yang mengalir ke mata uang daripada keluar.

    Kita harus mengetahui bahwa laporan neraca perdagangan dirilis setiap bulan. Sedangkan akun berjalan dirilis setiap tiga bulan. Oleh karena itu, jika kita hanya mencari tentang data impor atau ekspor, maka kita dapat menggunakan laporan neraca perdagangan.

    3.PDB/Pertumbuhan Ekonomi

    Aktivitas ekonomi di Inggris menjadi faktor lain yang bisa mempengaruhi nilai mata uang. Seperti kebanyakan negara lain, kegiatan ekonomi di Inggris dapat diukur menggunakan produk domestik bruto (PDB). Setidaknya ada tiga laporan PDB yakni PDB Awal, PDB Revisi, dan PDB Akhir. Ketiganya sama-sama penting untuk trader perhatikan.

    Sesuai dengan namanya, PDB Awal diperkirakan dirilis paling awan serta cenderung memberikan dampak besar. Hal ini dapat memberikan pandangan pertama bagi para trader tentang bagaimana kesehatan ekonomi di Inggris. Namun, PDB Awal dinilai paling tidak akurat serta cenderung akan direvisi dalam PDB Revisi dan Laporan PDB Akhir.

    Karena PDB merupakan laporan triwulanan, banyak trader melengkapi laporan itu dengan indikator aktivitas ekonomi seperti PMI manufaktur, Penjualan ritel, dan PMI jasa. Dikarenakan banyak orang menganggap konsumen sebagai penggerak kegiatan ekonomi, maka penjualan eceran umumnya mendapat bobot kepentingan yang lebih besar.

    4.Keyakinan dan Sentimen

    Survei untuk mengukur sentimen pasar menjadi alat yang cukup penting bagi trader fundamental. Laporan Keyakinan dan Sentimen untuk Inggris dianggap penting bagi trader. Hal ini karena trader ingin mengetahui apakah mayoritas orang optimis atau pesimis dengan ekonomi.

    Terjadinya perubahan dan ukuran perubahan bisa menjadi kunci untuk mendeteksi tren pergeseran dalam ekonomi serta apa akibat perubahan tersebut pada nilai GBP. Untuk mengetahui atau melacak sentimen di Inggris, banyak trader mengikuti Gfk Consumer Confidence, dan laporan Nationwide Consumer Confidence Index (NCCI).

    Laporan Consumer Confidence, dan laporan Nationwide Consumer Confidence Index (NCCI) merupakan survei yang didasarkan pada lima pertanyaan yang berhubungan dengan lingkungan ekonomi. Ini menyangkut tentang lapangan kerja, dan ekspektasi untuk masa depan.

    Perbedaan utama antara kedua laporan tersebut terdapat pada periode waktu yang digunakan. Untuk Nationwide Consumer Confidence Index, survey mencerminkan tentang bagaimana perasaan responden terhadap situasi yang sedang mereka alami saat ini dan apa harapan mereka untuk enam bulan ke depan.

    Di sisi lain, Gfk Consumer Confidence mencerminkan tentang bagaimana perasaan responden terhadap peristiwa yang terjadi dalam 12 bulan sebelumnya, dan apa harapan mereka untuk 12 bulan ke depan. Kedua laporan tersebut bisa digunakan untuk mengukur tentang sentimen terhadap arah ekonomi Inggris.

    5.Kebijakan Moneter

    Faktor lain yang mempengaruhi nilai GBP adalah kebijakan moneter yang diberlakukan oleh Bank of England (BOE). Tentunya BOE memiliki beberapa mandat, salah satu mandat inti BOE yakni mempromosikan stabilitas moneter. Bank mendefinisikan ini sebagai "inflasi rendah dan kepercayaan pada mata uang."

    Bank of England akan menggunakan alat kebijakan moneter untuk mengendalikan inflasi, apabila inflasi tersebut sudah berada pada tingkat yang mengancam stabilitas Pound. Contoh dari kebijakan moneter misalnya seperti adanya perubahan suku bunga.

    Bagaimana cara melacak kebijakan moneter? Dalam hal ini, trader dapat mengikuti perubahan suku bunga bank, tepatnya suku bunga yang dikenakan bank lain pada saldo yang disimpan di Bank of England (BOE). Keputusan suku bunga setiap bulan ditentukan oleh Komite Kebijakan Moneter. Kita dapat menemukan informasi tersebut melalui laman situs web Bank of England.

    Satu hal yang perlu kita perhatikan yakni apabila Komite Kebijakan Moneter mempertahankan suku bunga bank sebelumnya, maka kemungkinan tidak ada diskusi yang menyertainya. Namun, apabila terjadi perubahan tarif, maka Komite Kebijakan Moneter akan merilis pernyataan. Hal ini bisa memberikan petunjuk tentang tindakan di masa depan.

Online

Working...
X