Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Akurat Mana, Pola Hammer dengan Doji Candlestick
    Tidak sedikit trader yang menganggap pola hammer dan doji dalam grafik candlestick itu sama. Padahal, keduanya memang begitu mirip sehingga terkadang tertukar. Namun, sebenarnya manakah pola yang lebih akurat dan bisa diandalkan?
    Untuk menganalisa pasar trading yang digambarkan pada candlestick, Anda harus memahami pola-pola yang terbentuk di dalamnya. Misalnya pola hammer dan doji yang akan dibahas di bawah ini.

    Apa Itu Pola Hammer?

    Disebut hammer karena pola candle yang satu ini memiliki bentuk seperti palu. Body terlihat kecil sedangkan ekornya memiliki panjang melewati body. Pola ini biasanya muncul ketika harga pasar sedang downtrend.

    Pola hammer seringkali dianggap kurang akurat karena hanya menunjukkan satu pola candle. Sebenarnya, kemunculan candle ini bisa menggambarkan sinyal perubahan sebelum pasar mengalami reversal.

    Pola ini juga sebenarnya cukup efektif jika kehadirannya didahului beberapa candle terlebih dahulu. Biasanya kondisi tersebut akan membentuk pergerakan lower low. Suatu sinyal reversal bisa dikatakan valid apabila candle yang terbentuk berikutnya ditutup dalam posisi lebih tinggi.

    Terutama jika dibandingkan dengan pola penutupan hammer. Biasanya trader bisa memasang posisi jika candle sudah dalam kondisi tertutup. Sedangkan untuk melakukan stop loss, sebaiknya pasang di bawah ekor pola ini.
    Click image for larger version

Name:	Hammer.jpg
Views:	1
Size:	40.1 KB
ID:	13023376
    Grafik di atas menunjukkan kondisi pasar yang sedang downtrend. Situasi tersebut ditandai dengan kemunculan beberapa candle yang kemudian membentuk harga lower low. Setelah itu, terlihat pola hammer dengan body berukuran kecil sedangkan ekornya panjang.

    Candle kedua yang ditampilkan terlihat setelah hammer terbentuk. Candle tersebut mengkonfirmasi bahwa kondisi pasar saat itu memang sedang bullish. Hal ini ditandai dengan pergerakan harga yang naik namun berlawanan dengan arah sebelumnya.

    Bagaimana dengan Hanging Man dalam Candle?

    Ciri-ciri hanging man mungkin akan mengingatkan Anda dengan pola hammer yang sudah digambarkan di atas. Hanging man memiliki ukuran body yang kecil dan panjang ekornya melebihi body.

    Namun, perbedaannya terletak pada waktu kemunculannya. Hanging man akan muncul selama harga di pasar dalam kondisi uptrend. Hal tersebut mengindikasikan bahwa harga akan reversal atau berbalik turun.

    Mengenal Pola Doji

    Jika tidak dipelajari dengan baik, mungkin Anda akan tertukar dalam mengenali pola hammer dan doji. Sebenarnya, pola doji menunjukkan keseimbangan antara seller dan buyer di pasar forex. Body pola ini terlihat sangat kecil, bahkan seringkali tidak terlihat.

    Sedangkan ekornya memiliki panjang yang lebih besar dengan ukuran body. Bentuk pola candle ini mengindikasikan harga yang sempat berfluktuasi secara ekstrem. Namun, kemudian pergerakan harga ditutup di level yang tidak jauh berbeda dengan harga ketika membuka posisi.

    Click image for larger version

Name:	doji.jpg
Views:	1
Size:	36.2 KB
ID:	13023377
    Di dalam pasar trading, pola doji sebenarnya ada beberapa jenis yang bisa ditemukan. Setiap pola menunjukkan situasi pasar yang bervariasi, apa sajakah itu?

    1. Doji Star

    Pola doji yang satu ini memiliki bentuk body sangat tipis, ekornya ada dua yang berada di atas dan bawah. Sekilas body menampakkan bentuk seperti bintang. Pola candle ini menggambarkan keseimbangan antara seller dan buyer.

    Jika Anda ingin menambah kepastian sinyal, sebaiknya perhatikan pergerakan harga yang sebelumnya terjadi. Misalnya pada pola ini memang bisa dijadikan indikasi terjadinya reversal harga. Dikatakan demikian apabila muncul di area overbought dari pergerakan pasar uptrend.

    Hal yang sebaliknya berlaku jika kemunculannya berada di tempat oversold dari pasar downtrend. Harga pun kemungkinan akan mengalami kondisi bullish berkebalikan.

    Click image for larger version

Name:	Doji Star.jpg
Views:	1
Size:	11.3 KB
ID:	13023378
    2. Long-legged Doji

    Sekilas, bentuk pola ini memang mirip seperti doji star. Namun jika diperhatikan, bagian sumbu atau ekornya terlihat lebih panjang. Long-legged doji terbentuk di saat harga bergerak mencapai titik terendahnya.

    Tak lama berselang, harga justru berbalik arah secara ekstrem. Apabila Anda mendapati pola ini ketika pasar downtrend, maka akan terlihat pergerakan pasar menuju kondisi uptrend.

    Hal berkebalikan terjadi di saat pasar uptrend, biasanya pergerakan harga selanjutnya diprediksi akan downtrend.
    Click image for larger version

Name:	Long Doji.jpg
Views:	1
Size:	15.4 KB
ID:	13023379
    3. Gravestone Doji

    Bentuk pola doji yang satu ini mungkin akan mengingatkan Anda dengan formasi shooting star. Perbedaannya terletak pada body pola ini memang terlihat lebih tipis. Ketika pola ini muncul, hal tersebut menandakan kekuaan buyer lebih dominan di awal trading.

    Namun dalam waktu singkat akhirnya dihempaskan oleh kekuatan seller yang berbalik mendominasi pasar.


    4. Dragonfly Doji

    Pola doji yang satu ini bentuknya berkebalikan dengan gravestone doji. Ketika dragonfly doji muncul, artinya pergerakan harga akan bergerak dari downtrend menjadi uptrend. Pola ini muncul karena seller yang memiliki sentimen dominan di awal trading.

    Sedangkan ketika harga menyentuh level terendah,maka sentimen pasar mendadak berubah. Tak heran jika harga di pasar forex pun langsung melesat.
    Click image for larger version

Name:	Dragonfly Doji.jpg
Views:	1
Size:	15.4 KB
ID:	13023380
    Mana yang Lebih Baik, Pola Hammer atau Doji?

    Anda bisa melihat perbedaan dasar diantara kedua pola candle ini dari sisi bentuk body-nya. Pada dasarnya, body pola doji memang lebih kecil dibanding hammer. Selain itu, doji juga menggambarkan pelaku pasar penuh keraguan.

    Perlu diketahui bahwa pola doji tidak hanya berperan menjadi penanda trend pasar reversal. Melainkan pola ini juga menggambarkan kelanjutan trend yang terjadi di pasar.

    Sementara itu, pola hammer bisa dibilang sebagai pola yang timbul setelah penurunan harga terjadi. Biasanya hal tersebut terjadi karena adanya potensi perubahan dari pasar yang downtrend menjadi uptrend

    Tidak hanya itu, bentuk pola ini sebenarnya bisa dikatakan berbeda dengan bentuk body yang lebih tebal dibanding doji. Sumbu atau ekornya juga tampak lebih panjang dari ukuran body.

    Pada candlestick, pola hammer memang memiliki bentuk yang lebih praktis. Tak heran jika trader pemula sekalipun cukup mudah mengenalinya. Trader akan membuka posisi sell nantinya akan memperoleh profit di pasar forex.

    Caranya bisa dengan memanfaatkan kemunculan candle ini menjadi acuan sebelum menutup posisi. Mengingat pola candle ini menjadi tanda seller melemah, maka trader bisa menjadikannya sebagai kesempatan untuk memastikan pasar reversal.

    Dengan demikian, trader bisa membuka posisi buy di waktu yang tepat. Namun, tentunya hal ini bukan tanpa risiko. Pada dasarnya pola ini juga memerlukan konfirmator tambahan untuk mencegah trader dari sinyal palsu.

    Ada beragam cara yang dapat dijalankan. Misalnya dengan memastikan pola yang sudah tercipta di sekitar pivot itu ada atau tidak. Pertimbangan lainnya Anda bisa melihat di area support maupun level fibonacci.

    Selain itu, trader bisa memanfaatkan berbagai indikator yang sifatnya momentum. Beberapa contoh populernya seperti Stochastic, CCI dan RSI.

    Apakah Pola Doji Memiliki Kelemahan?

    Pola doji tidak hanya sederhana, namun juga mudah dipahami oleh kalangan trader pemula. Namun, sebuah pola candle memang kerap kali memiliki kekurangan. Tak terkecuali pola doji yang dianggap mudah sekalipun.

    Perlu diingat bahwa pola doji tidak selalu menandakan reversal atau pembalikan arah trend pasar. Namun, di beberapa momen pola ini juga menjadi indikasi penerusan trend pasar.

    Oleh karena itu, jangan sampai terburu-buru dalam memasang posisi tanpa konfirmasi terlebih dahulu. Mengingat risiko dari pola doji bisa saja lebih tinggi dari yang dibayangkan. Agar tidak mudah tertipu, sebaiknya tunggu sampai beberapa pola candle bermunclan.

    Nantinya, candle-candle tersebut akan menjadi konfirmator atau bisa juga memanfaatkan indikator lain untuk memastikan kondisi reversal.

    Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa pola doji maupun hammer memang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Trader harus bisa membedakannya agar tidak tertipu ketika melihat sinyal di pasar forex.

    Pada dasarnya, memang tidak ada istilah suatu pola candle lebih baik dibanding pola lainnya. Semua itu tergantung pada strategi trader untuk menginterpretasikan suatu formasi candle. Oleh karena itu, melakukan perencanaan dan teknik trading yang tepat begitu dibutuhkan.

    Anda juga harus mengingat bahwa baik pola hammer maupun doji memang sama-sama membutuhkan konfirmator tambahan.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    yang harus diperhatikan pertama kali adalah seberapa sering pola candlestiknya muncul, dan kalau dilihat di kerangka waktu 4 jam, kira2 apakah udah komplit 3 bar setelahnya? kalo belum bisa aja formasi berikutnya yang terbentuk tidak sesuai dengan harapan si trader
    Place your siggy here

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X