Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Belajar Trading dari Pola Menguntungkan Inside Bar
    Salah satu strategi trading yang bisa dilakukan adalah dengan pola inside bar. Pola yang satu ini memang terbentuk di time frame tertentu saja. Meskipun pola ini menjadi salah satu yang paling sering ditemui pada suatu chart.
    Namun, Anda harus berhati-hati ketika menggunakannya. Mengingat tidak semua pola dianggap menghasilkan profit. Alasannya karena trader membutuhkan trend yang kuat agar bisa mendeteksi pola inside bar yang valid.

    Pengertian Inside Bar

    Pola inside bar dalam candlestick terdapat di area pergerakan harga candle sebelumnya, yaitu mother bar. Banyak yang menganggap pola ini hanya berada di satu pola candle. Sedangkan yang lainnya menggambarkannya di dua candlestick.

    Mereka beranggapan seperti itu karena menyertakan keberadaan mother bar. Pola tersebut adalah bentuk isyarat dari proses terbentuknya inside bar.
    Click image for larger version

Name:	Mother.jpg
Views:	1
Size:	17.7 KB
ID:	13023369
    Dalam trading forex, pola inside bar menggambarkan sinyal yang sangat kuat. Tidak hanya itu, sinyal tersebut juga berpotensi memberikan profit yang lumayan. Formasi ini dianggap mewakili fase pasar yang sedang konsolidasi.

    Terutama ketika sudah terjadi pergerakan yang aktif di pasar. Tak heran jika trader bisa masuk dan menunggangi pergerakan berikutnya secara bertahap.

    Fakta Inside Bar

    Bagi Anda yang ingin mempelajari pola ini lebih lanjut, ada baiknya memahami beberapa faktanya terlebih dahulu, yaitu sebagai berikut:

    · Letak inside bar berada di area candle sebelumnya.
    · Pola ini terdiri dari 2 pola candlestick.
    · Mother bar bisa terjadi di dua kemungkinan, yaitu bearish maupun bullish.
    · Inside bar ada yang sifatnya bearish ataupun bullish.

    Parameter dalam Inside Bar

    Tidak hanya faktanya, penting juga untuk mengetahui apa saja yang bisa menjadi parameter untuk pola inside bar. Pola yang dikenal menguntungkan ini memiliki empat parameter, yaitu:

    1. Time Frame

    Berdasarkan time framenya, inside bat yang berpotensi menguntungkan biasanya terbentuk di grafik harian. Pada dasarnya time frame seperti apapun memang tidak direkomendasikan jika di bawah daily.

    Alasannya karena noise yang sudah terlalu banyak beredar di time frame kecil. Tidak hanya itu, sinyalnya pun perlahan akan kabur. Biasanya dengan time frame rendah, hasilnya akan lebih relevan karena waktu yang diperlukan memang lebih lama. Selain itu, kondisi ini melibatkan banyak pelaku pasar.

    2. Trend Pasar

    Inside bar merupakan salah satu pola yang mengindikasikan trend pasar. Penerapan pola seperti ini dalam trading sangat direkomendasikan ketika pasar sedang trending.

    Dengan demikian, jangan terapkan pola ini ketika pasar sedang sideways. Pada situasi tersebut konsolidasi yang digambarkan inside bar memang memiliki peran yang krusial.

    Terlebih jika hal tersebut terjadi di tengah pergerakan pasar yang sedang trending. Apabila terdapat pola inside bar di pasar sideways, hal ini tidak bisa disebut sebagai konsolidasi.

    Kondisi tersebut lebih mengarah pada pasar sideways yang arahnya masih belum jelas. Untuk menentukan apakah trend harga saat ini masih kuat atau lemah, Anda bisa menggunakan ADX sebagai indikator.

    Bisa juga menggunakan indikator lainnya jika memungkinkan. Terutama indikator yang bisa mengukur momentum harga pasar. Tidak sedikit trader yang mencoba mendeteksinya dengan strategi price action.

    3. Breakout

    Bagaimana mengisyarakatkan pola inside bar yang menguntungkan? Pada dasarnya, Anda bisa mengetahuinya dengan menjadikan pasar konsolidasi sebagai patokan. Terutama yang terjadi ketika kondisi pasar sedang trend.

    Anda bisa melakukan konfirmasi breakout dari pola ini menjadi sinyal yang harus diperhatikan trader. Jika dilihat secara teoritis, sebenarnya harga yang tidak masuk dalam pola inside bar mengindikasikan fase konsolidasi yang sudah berakhir. Hal ini juga menandakan kesiapan pasar untuk melanjutkan trend harga berikutnya.

    Hal yang harus Anda perhatikan dalam parameter ini adalah batas range mother bar. Batas tersebut mulai dari harga tertinggi (high) dan terendah (low) candle yang sudah melewati pola inside bar.
    Click image for larger version

Name:	Inside.jpg
Views:	1
Size:	38.5 KB
ID:	13023370
    Melalui grafik di atas, terdapat kondisi pasar yang uptrend. Selain itu, harga juga berkonsolidasi sehingga membentuk pola inside bar. Ketika candle yang melewati pola tersebut bergerak melewati mother bar dan harga tertinggi, inilah momentum yang tepat untuk open posisi.

    Biasanya trader konservatif akan menunggu hingga candle tertutup. Hal ini dilakukan untuk memastikan formasi bullish sebagai bentuk validasi dari penerusan uptrend. Hal sebaliknya berlaku untuk trader yang agresif.

    Biasanya mereka akan mengambil tindakan ketika candle yang melewati inside bar bergerak menembus mother bar dan harga tertinggi. Sebagian trader juga ada yang menjadikan high inside bar sebagai patokan. Terutama untuk menentukan level entry di pasar trading.

    Kedua aksi yang berkebalikan tersebut masing-masing memang memiliki kelebihan dan kekurangan. Namun, hal ini sebenarnya bisa disesuaikan dengan tendensi Anda ketika hendak mengambil risiko.

    Bagi trader yang teliti, biasanya mereka akan lebih memilih main aman. Jika Anda salah satunya, maka sebaiknya mengikuti trik yang dilakukan trader konservatif. Tujuannya adalah untuk memastikan hingga candlestick tertutup menguat terlebih dahulu.

    Namun jika Anda ternyata trader yang berani mengambil risiko, langkah yang diambil trader agresif bisa diikuti. Tindakan tersebut akan membuat Anda terhindar dari keterlambatan dalam mengambil posisi. Terutama ketika harga sedang melonjak naik.

    4. Ukuran Inside Bar dan Mother Bar

    Kebanyakan trader memang lebih memperdulikan sifat bearish dan bullish pada inside bar. Mereka banyak yang ingin mengetahui apakah pola tersebut akan mengindikasikan pasar uptrend atau tidak.

    Mengingat ada kemungkinan pola inside bar juga ditutupi karena melemahnya harga. Pada dasarnya, hal tersebut merupakan indikasi pergerakan harga menuju downside.

    Pada kenyataannya, akurasi pola ini tidak bergantung pada ciri-ciri khusus saja. Hal penting lainnya yang perlu diperhatikan adalah ukuran inside bar terhadap mother bar.

    Biasanya pola yang memiliki body lebih besar dikenal lebih valid. Hal ini karena ukuran body memang mengindikasikan konsolidasi pasar yang kuat. Sedangkan pada level-level inside bar lainnya memang berada di luar jangkauan mother bar.

    Tandanya, ketidakpastian pasar tengah terjadi. Tak heran jika sinyal konsolidasi tidak terlalu bisa dimanfaatkan.

    Hal-Hal Penting Ketika Trading dengan Inside Bar

    Jika Anda sudah memahami keempat parameter tersebut, maka apa saja aturan atau hal-hal penting yang harus diperhatikan?

    Beberapa hal di bawah ini tidak boleh disepelekan jika Anda ingin meminimalisir risiko kerugian. Pada dasarnya, sebaik apapun suatu metode tidak akan ada artinya mengingat situasi pasar memang tidak bisa diprediksi 100%.

    Hal yang bisa Anda lakukan adalah meminimalisir risiko kerugian. Misalnya meskipun breakout inside bar sudah valid, masih ada kemungkinan harga bergerak sideways. Bahkan bisa jadi malah melemah karena faktor-faktor eksternal.

    Padahal, di saat itu Anda sudah yakin bahwa kondisi pasar akan sesuai prediksi. Pada dasarnya, trader memang tidak bisa menghindari kerugian sepenuhnya. Namun, setidaknya ingat beberapa aturan di bawah ini agar loss bisa diminimalisir.

    1. Entry dan Exit

    Pada dasarnya, aturan mengenai entry dari inside bar memang bervariasi. Hal ini tergantung dari gaya trading yang digunakan oleh trader. Oleh karena itu, pastikan breakout sudah terkonfirmasi sepenuhnya. Baik ketika berada di atas harga tetinggi tau di bawah harga terendah mother bar.

    Kondisi tersebut berguna untuk memicu entry. Jika tidak ada konfirmasi breakout, risiko terjebak dalam trading ranging bisa berlanjut. Hal ini karena tidak adanya kepastian dalam konsolidasi pasar yang sudah berakhir.

    Sementara itu, kondisi exit bisa diatur menggunakan stop loss. Terutama yang letaknya di bawah low mother bar, biasanya hal ini dimanfaatkan untuk membuka posisi buy.

    Sedangkan untuk membuka posisi sell, pastikan posisinya di atas high mother bar. Anda bisa meningkatkan tingkat profit dengan menggunakan rasio risk/reward. Tidak hanya itu, hal ini juga bisa dilakukan dengan menerapkan trailing stop.

    Dalam hal ini, fungsi trailing stop tidak hanya untuk keamanan akun dari loss yang besar. Namun, ia juga berperan dalam mengunci keuntungan yang sudah terkumpul sebelumnya.

    2. Sinyal Perubahan Trend

    Pada dasarnya, pola inside bar juga bisa muncul untuk mengindikasikan perubahan arah trend pasar. Lalu, bagaimana cara membedakan antara sinyal konsolidasi dengan inside bar?

    Anda bisa melakukannya dengan menunggu breakout yang sudah divalidasi. Misalnya jika pola inside bar berada di tengah uptrend, maka bisa diikuti dengan candle bearish. Terutama yang terbentuk ketika melewati low mother bar.

    Kondisi tersebut menandakan reversal menuju pasar bearish. Sebenarnya, trader bisa membatalkan open posisi yang dilakukan. Misalnya ketika membuka posisi buy menjadi sell ketika berada di situasi seperti ini.

    Jika ingin melihat sinyal yang lebih akurat, sebaiknya gunaka konfirmator tambahan. Misalnya indikator momentum yang memungkinkan trend harga yang menguat ataupun melemah. Anda juga bisa mengukur overbought/oversold yang menjadi alternatif untuk dicoba.
    Click image for larger version

Name:	Grafik In.jpg
Views:	1
Size:	41.9 KB
ID:	13023371
    Pada chart di atas, terlihat pair EUR/US yang menggambarkan posisi uptrend. Khususnya di time frame harian yang menunjukkan harga yang membentuk inside bar.

    Formasi ini mengindikasikan fase pasar sedang konsolidasi dari gelombang uptrend yang terjadi. Tak heran jika di saat itu menjadi kondisi yang cukup dominan. Hal yang perlu diingat adalah biasanya candlestick memang akan melewati inside bar.

    Sedangkan beberapa trader mungkin merasa ragu akan kondisi ini. Biasanya mereka akan mewaspadai peluang reversal ke arah downside. Dalam hal ini, sinyal kekuatan trend biasanya akan muncul. Jika menggunakan indikator ADX, Anda bisa melakukannya dengan melihat rentangnya.

    Trading dengan memanfaatkan pola inside bar sebenarnya tampak simple. Namun, Anda tetap harus mempelajari metode dan analisa yang tepat agar tidak salah dalam menginterpretasikan sinyal yang muncul.

    Sebagian trader memang menganggap pola inside bar hanya ditemui di satu candle. Namun, di sisi lain juga ada yang mempercayai pola ini ada di dua candle. Anda bisa memperoleh profit yang lebih menjanjikan jika melakukan analisa yang teliti.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    kalau pake teori inside bar, yang penting adalah penentuan level stop loss jangan sampe lebih besar daripada batas harga penutupan atau pembukaan dari candlestick sebelumnya, tenttunya tergantung dari tipenya apakah rally bullish atau bearish
    Place your siggy here

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X