Вход

Login |
  • Rekan-rekan yang terhormat. Kami telah memperbarui bagian teknis forum. Jika Anda menemukan bug atau masalah, laporkan di thread ini.
  • Kami masih mengerjakan forum, tetapi Anda sudah dapat berkomunikasi dan membaca artikel

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    FUD dan Contoh Kasusnya dalam Pasar Trading Kripto
    Click image for larger version

Name:	fud.jpg
Views:	1
Size:	8.6 KB
ID:	13023311Salah satu istilah yang akan Anda pelajari di dunia cryptocurrency adalah FUD. Bagaimana cara kerja FUD dan pengaruhnya di pasar kripto? FUD sendiri berhubungan dengan penyebaran berita yang masih dipertanyakan kebenarannya.

    Oleh karena itu, Anda perlu memahami FUD agar tidak mudah termakan berita hoax seputar trading. Trader yang bijak tentunya tidak menyepelekan FUD karena bisa berpengaruh terhadap kegiatan tradingnya.

    Mengenal FUD

    FUD sendiri merupakan kependekan dari Fear, Uncertainty, Doubt yang artinya ketakutan, ketidakpastian, keraguan. Pengertian FUD dalam bahasa sehari-hari bisa diartikan sebagai penyebaran berita yang masih diragukan kebenarannya, bahkan terkesan hoax.

    Biasanya berita tersebut dirilis dengan tujuan menakut-nakuti masyarakat awam mengenai pergerakan mata digital atau cryptocurrency. Tak heran jika dampaknya cukup kuat, yaitu membuat harga merosot tajam. Bagaimana FUD ini terjadi sehingga memberikan dampak demikian fatal?

    Pada dasarnya, FUD sendiri menunjukkan keadaan yang penuh dengan rasa takut sehingga membuat investor enggan bertransaksi. FUD mempengaruhi cara investor kripto dalam melakukan berbagai macam transaksi seperti menyimpan dan membeli koin.

    Rasa takut yang dialami investor ini akan tergambar dalam pergerakan harga aset kripto yang menjadi sangat dinamis. Biasanya sumber ketakutan ini berasal dari berita konyol yang tidak berdasarkan fakta atau kenyataan.

    Contohnya ketika seorang influencer yang memiliki banyak followers menyatakan bahwa salah satu aset kripto, yaitu bitcoin akan meledak. Padahal, pernyataan tersebut tidak berdasar dan cenderung mengada-ngada.

    Akhirnya, hal ini berdampak pada rasa takut pengikutnya yang akhirnya mengambil keputusan secara gegabah.

    Perbedaan FUD dengan FOMO

    Baik FUD maupun FOMO, sebenarnya keduanya cukup relate dengan kehidupan sehari-hari di masyarakat. Tak terkecuali di bidang trading dimana Anda akan menghadapi situasi ini.

    Pada dasarnya, keduanya memiliki perbedaan mendasar yang sebaiknya dipahami dengan benar. FOMO sendiri merupakan singkatan dari Fear of Missing Out dan biasanya dialami para trader pemula.

    Tidak sedikit trader yang memasuki dunia trading hanya ikut-ikutan tanpa perencanaan matang. Tidak hanya itu, mereka bahkan melakukan trading hanya karena bisnis ini sedang hype.

    Trader pemula ini merasa takut tidak akan kebagian keuntungan seperti trader yang sudah berpengalaman sebelumnya. Pada dasarnya, orang yang mengalami Fear of Missing Out selalu ingin mengikuti apa yang trader lain lakukan.

    Terlebih jika saat itu mereka menganggap suatu mata uang akan mengalami kenaikan terus-menerus. Terlebih jika berita ini tersebar luas di media sosial sehingga penggunaannya semakin masif.

    Adapun istilah FOMO ini sendiri bahkan sudah dimasukkan ke dalam Kamus Bahasa Inggris Oxford.

    Namun, kondisi FOMO dan FUD jelas memiliki persamaan karena mempengaruhi faktor psikologis seseorang. Keduanya menimbulkan rasa takut yang dialami trader maupun investor di pasar cryptocurrency.

    · FOMO lebih mengarah pada orang-orang yang mudah dipengaruhi pernyataan positif mengenai suatu aset kripto. Hal ini juga berlaku untuk instrumen lainnya yang masih berkaitan dengan investasi atau trading.
    · FUD merujuk pada pendapat negatif yang dikeluarkan oleh seseorang tanpa dasar yang bisa dipertanggungjawabkan. Hal ini berpengaruh cukup pesat terhadap investor secara emosional. Banyak dari mereka yang akhirnya berubah pikiran untuk tidak mnginvestasikan dananya untuk aset kripto yang dibahas.

    Kasus-Kasus FUD Fenomenal dalam Dunia Cryptocurrency

    Pada dasarnya, definisi FUD memang selalu ke arah negatif. Pelaku FUD banyak yang menyebarkan berita tidak berdasar yang efeknya cukup besar di pasar trading kripto. Sebenarnya, apa saja momen FUD terbesar di sepanjang sejarah dunia cryptocurrency?

    1. Presiden China Mendukung Blockchain

    Momen FUD ini cukup fenomenal dan terjadi pada 2019 lalu. Saat itu, presiden China, Xi Jinping menyatakan dukungannya terhadap perkembangan teknologi blockchain.

    Tidak hanya itu, ia bahkan merekomendasikan mata uang digital ini untuk warganya sebagai aset masa depan. Ungkapan dari Xi Jinping ternyata bertepatan dengan pergerakan harga bitcoin yang sedang turun.

    Trader saat itu memang tidak terlalu mengharapkan akan terjadi tren kenaikan. Hingga akhirnya para juragan aset kripto memanfaatkan momen ini untuk menjalankan short squeeze.

    Tindakan tersebut berakibat pada short seller yang akhirnya dipenuhi rasa FOMO. Tak heran jika akhirnya harga Bitcoin mengalami kenaikan harian terbesar ketiga sepanjang sejarah aset kripto tersebut.

    2. Berita Peretasan di Binance

    Momen FUD ini terjadi beberapa tahun yang lalu dan cukup heboh karena melibatkan salah satu platform aset kripto terbesar di dunia. Platform tersebut adalah Binance dan saat itu sedang dilanda berita peretasan.

    Berdasarkan berita yang beredar, pasar Binance telah diretas oleh salah satu member Reddit. Bahkan member tersebut menyatakan bahwa saldonya menurun sebanyak 25% setelah diretas.

    Setelah itu, ia mengaku memiliki 3 koin dan VIA semuanya terjual. Kemudian ia membeli koin lagi untuk dijual kembali. Tidak sedikit media yang memberitakan hal ini hingga saat itu timbullah kepanikan.

    Hal ini berdampak pada harga pasar kripto yang merosot. Beberapa jam setelah berita tersebut tersebar, akhirnya pihak Binance memberikan pernyataan. Pihaknya telah mengklarifikasi berita yang beredar bahwa saat itu aktivitas trading di platformnya memang sedang tidak normal.

    Hal tersebut terjadi karena adanya kendala pada sistem manajemen risiko. Akibatnya, seluruh aktivitas penarikan dana dihentikan. Binance juga menegaskan kondisi tersebut tidak membuat penggunanya kehilangan dana tanpa alasan. Artinya, sistem Binance masih aman dan kejadian tersebut hanyalah bentuk maintenance.

    Melalui contoh kasus di atas, bisa dipahami bahwa penyedia jasa market tentu saja memiliki sistem keamanan yang tidak sembarangan. Sistem keamanan di Binance selaku platform market kripto terbesar memang kuat. Hacker pun tidak akan semudah itu meretasnya.

    Terlebih hal tersebut rasanya memang diragukan dialami oleh pasar berskala global. Oscar Darmawan dari Indodax pernah berpendapat bahwa sistem dalam blockchain tidak akan mudah diserang begitu saja.

    Ketika hacker ingin membobol sebuah sistem blockchain, maka yang harus ia lakukan adalah menyerang setengah dari server tersebut.

    3. Binance Memblokir Pengguna yang Berbasis AS

    Tidak hanya momen FUD peretasan, Binance juga sempat dikabarkan memblokir penggunanya yang berbasis di AS. Kabar platform besar ini menutup akses investor dari AS ini beredar secara luas.

    Bahkan momen FUD ini langsung mengambil alih pasar Altcoin pada saat itu. Tak heran jika akhirnya terjadi aksi jual besar-besaran. Kejadian tersebut memberikan kekacauan yang cukup besar di pasar kripto.

    Apalagi peristiwa ini bersamaan dengan banyaknya bursa ternama yang menutup akses penggunanya terbesarnya tanpa alasan yang kuat. MenghadapI FUD seperti ini, akhirnya Binance merilis platform exchange khusus untuk investor yang berbasis di AS.

    4. Facebook Merilis Libra

    Momen FUD yang satu ini juga termasuk bersejarah karena memberikan dampak yang cukup besar. Hal ini berawal dari isu yang beredar bahwa Mark Zuckerberg, sang pendiri Facebook yang hendak merilis aset kripto sendiri.

    Berita tersebut semakin beredar luas di berbagai platform media sosial. Tak heran jika akhirnya terjadi lonjakan besar peminat pasar kripto. Alasannya sudah cukup jelas, yaitu mereka percaya bahwa Facebook memiliki potensi besar untuk meningkatkan adopsi aset kripto secara mainstream.

    Antusiasme publik terhadap perkembangan koin milik Facebook tersebut memang begitu terasa. Namun, sebagian pihak merasa khawatir terkait keamanan privasi koin digital ini. Koin tersebut kemudian berganti nama menjadi Diem.

    Hal ini membuat situasi politik bergejolak di berbagai media sosial. Tidak hanya itu, Facebook pun mendapat tuduhan memanfaatkan penyalahgunaan privasi. Terlebih sebelumnya Facebook memang pernah mengalami tuduhan serupa. Kejadian ini pun dianggap salah satu momen FUD terbesar di dunia trading kripto.

    5. Unggahan Donald Trump di Twitter Terkait Bitcoin
    Momen FUD ini terjadi ketika Donald Trump masih menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat. Pada saat itu, ia pernah mengunggah cuitan mengenai koin Libra, bitcoin, dan aset kripto lainnya.

    Melalui unggahannya tersebut, ia mengungkapkan bahwa berbagai macam aset kripto tersebut digunakan untuk aktivitas terlarang. Dengan kata lain, ia menyatakan bahwa dirinya bukanlah penggemar bitcoin dan cryptocurrency secara umum.

    Alasannya karena aset tersebut bukan kategori uang dan nilainya di pasar sangat fluktuatif. Pada dasarnya, aset kripto tidak diatur otomatis untuk memfasilitasi penggunanya untuk melakukan pelanggaran hukum.

    Misalnya transaksi narkoba, dan tindakan pidana lainnya. Ternyata pernyataan Trump tersebut dianggap serius, apalagi posisinya saat itu adalah presiden di negara adidaya.

    Pendapat Trump menyudutkan penggunaan bitcoin sebagai aset kripto yang sedang banyak digandrungi. Apalagi saat itu sedang menunjukkan tren kenaikan yang tinggi. Akhirnya, para pelaku pasar kripto pun memanfaatkan momen ini untuk Profit Taking. Tak heran jika harga bitcoin saat itu akhinya kembali menurun.

    6. Hype dan Kegagalan BAKKT

    Adapun yang dimaksud dengan BAKKT sendiri adalah platform trading bitcoin berjangka. Platform ini dirilis oleh NASDAQ pada tahun 2018 lalu. Saat awal kemunculannya, platform ini memang sudah menjadi masalah bagi pasar kripto.

    Tidak sedikit pengamat cryptocurrency yang memperkirakan akan ada banyak investor institusional yang membuat harga bitcoin merangkak naik. Terutama setelah kemunculan BAKKT. Terlebih platform tersebut muncul ketika volume trading sedang memburuk. Maka tak heran jika prediksi tersebut akhirnya tidak menjadi kenyataan.

    Tips Agar Terhindar dari FUD

    Untuk menjadi trader yang sukses, Anda membutuhkan bekal pengetahuan yang cukup mengenai analisis fundamental. Hasil analisis tersebut nantinya akan menjadi dasar yang kuat untuk trader menelaah sentimen pelaku pasar.

    Dengan memahami analisis fundamental tersebut, maka momen FUD yang muncul hanya akan menjadi rumor yang tidak perlu dianggap serius. Dengan ilmu yang cukup, bahkan Anda bisa mengetahui waktu yang tepat untuk membeli dan menjual koin kripto. Trading yang dilakukan pun penuh perencanaan dan strategi, bukan terpengaruh akan adanya desas desus tanpa kejelasan.







  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    kalau di dunia kripto semuanya pasti mulai dari data2 software yang tidak ada landasan nilai intrinsik dari benda nyata, suatu hari nanti pasti akan ada orang yang bisa hack kode dari kripto, pada saat itu kripto tidak akan ada nilainya, jadi harusnya teori ini benar adanya
    Place your siggy here

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X