Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Jumlah Leverage yang Tepat dan Cara Efektif Menentukannya dalam Trading Forex
    Click image for larger version

Name:	Lever.jpg
Views:	1
Size:	9.6 KB
ID:	13023233
    Ketika memasuki dunia trading forex, Anda harus memahami berbagai cara efektif mentrading mata uang asing ini. Anda bisa menggali pengetahuan terperinci tentang kondisi ekonomi dan politik suatu negara.

    Tidak hanya itu, hal ini juga meliputi makro ekonomi global serta dampak volatilitas di pasar trading. Pada kenyataannya, bukan keuangan global atau ekonomi yang membuat trader pemula banyak yang tersandung.

    Hal ini justru diakibatkan karena kurangnya ilmu dasar mengenai cara menggunakan leverage yang tepat. Penggunaan yang salah kerap kali menjadi akar kerugian trading yang dilakukan.

    Mengenal Leverage

    Jika diambil dari konseo dasarnya, leverage berpacunya pada sisi mengambil manfaat dari hal-hal kecil lalu diatur menjadi lebih besar dan besar. Sebagai individu, kita seringkali menggunakan leverage di beberapa momen di kehidupan sehari-hari.

    Contohnya ketika seseorang membeli rumah secara kredit, sebenarnya ia sedang melakukan leveraging pada laporan finansialnya. Misalnya jika Anda ingin membeli sebuah hunian seharga $200,000, namun tidak memiliki uang tunai sebanyak itu.

    Dengan demikian, Anda bisa membayar uang muka atau DP sebesar 0% dari total harga hunian, yaitu $40,000. Anda membayarkannya secara regular kepada pihak bank.

    Dalam hal ini, Anda hanya menggunakan sejumlah kecil uang tunai ($40,000) untuk mengatur aset yang lebih besar, yaitu sebuah hunian.

    Jika diterapkan di dunia saham, cukup banyak margin yang bisa mendukung Anda untuk meningkatkan pembelian. Misalnya jika uang yang dimiliki sebesar $50,000, maka bisa disimpan di akun margin. Dengan demikian, Anda bisa mengatur aset yang lebih besar yaitu $100,000.

    Poin-Poin Penting Memahami Leverage

    Sebuah broker valas terbesar, yaitu Dodd-Frank Wall Street Reform and Consumer Protection Act mengungkapkan bahwa kebanyakan trader ritel kehilangan dana. Penyebab utamanya adalah karena penyalahgunaan leverage yang cukup tinggi di pasar valuta asing.

    Oleh karena itu, dalam pembahasan kali ini akan mengungkap risiko leverage yang faktanya cukup tinggi dan harus dihadapi oleh trader. Agar bisa memahami seputar leverage, terdapat beberapa poin yang perlu Anda ingat:

    1. Makna Leverage

    Leverage sendiri diartikan sebagai penggunaan dana pinjaman oleh trader untuk meningkatkan posisi trading di pasar. Mereka menggunakannya di luar apa yang sebenarnya tersedia di saldo kas mereka.

    2. Kesalahpahaman Leverage

    Para trader seringkali memanfaatkan dana dari leverage untuk mendapatkan profit dari fluktuasi harga yang relatif kecil. Dana tersebut dipakai ketika trading dalam pasangan mata uang.

    3. Fungsi Leverage

    Pada dasarnya, leverage sendiri bisa meningkatkan profit ataupun kerugian. Oleh karena itu, seorang trader harus memilih jumlah yang tepat agar bisa meminimalisir kerugian yang ditimbulkan dari penyalahgunaan leverage.

    4. Perbandingan Leverage di Pasar Forex

    Adapun penggunaan leverage di pasar forex sendiri perbandingannya mencapai 50:1, bahkan ada yang 100:1 dan lebih. Angka ini secara signifikan lebih besar dibanding leverage di 2:1.

    Perbandingan tersebut adalah yang biasa disediakan untuk ekuitas. Sedangkan leverage 15:1 biasanya disediakan untuk pasar berjangka tertentu.

    Risiko yang Bisa Ditimbulkan Leverage

    Leverage dikenal sebagai proses dimana seorang investor meminjamkan modal untuk berinvestasi atau membeli aset tertentu. Di dunia trading forex, modal tersebut biasanya didapat dari broker.

    Trader forex akan melakukan peminjaman dari sekian banyak dana dengan syarat di awal pasar margin. Dengan demikian, mereka akan mendapatkan lebih banyak trading yang menghasilkan profit.

    Dahulu, tidak sedikit broker yang memiliki kesanggupan memberikan tingkat leverage yang tinggi untuk trader. Bahkan rasioya bisa mencapai 400:1. Artinya, hanya dengan mengeluarkan deposit $250, trader bisa mengontrol dana lebih dari $100,000.

    Dengan catatan, ia melakukan trading dengan mata uang di pasar forex global. Hanya saja, peraturan keuangan yang dirilis pada 2010 membuat rasio leverage harus dibatasi.

    Terutama leverage yang ditawarkan pada trader yang berbasis di AS, rasionya menjadi 50:1. Sebenarnya, jumlahnya masih cukup besar untuk melakukan trading. Artinya, dana sejumlah $250 bisa membuat trade mengontrol uang sebesar $12,500 di pasar forex.

    Setelah itu, muncul pertanyaan, apakah trader harus memilih rasio leverage yang rendah (misalnya 5:1) atau melempar dadu agar bisa mendapatkan rasio 50:1? Untuk menjawabnya, Anda harus melihat berbagai contoh yang menunjukkan jumlah dana yang didapatkan dan yang akan hilang dalam suatu rasio leverage menjawabnya, Anda harus melihat berbagai contoh yang menunjukkan jumlah dana yang didapatkan dan yang akan hilang dalam suatu rasio leverage.

    1. Perhitungan Risiko dengan Leverage Maksimum

    Sebagai contoh, trader X melakukan trading dengan uang $10,000. Akhirnya ia memutuskan untuk memanfaatkan dana dari leverage dengan rasio 50:1. Artinya, ia bisa melakukan trading sebesar $500,000 dari dana tersebut.

    Di pasar trading forex, jumlah tersebut mewakili lima lot standar. Seperti yang telah diketahui, terdapat tiga lot atau ukuran dalam trading forex, yaitu:

    · Lot standar: 100,000 unit mata uang kutipan
    · Lot mini: 10,000 unit mata uang dasar
    · Lot mikro: 1,000 unit mata uang kutipan

    Adapun untuk pergerakan trading diukur dalam satuan pip. Setiap ada pergerakan satu pip, maka akan dibebankan biaya sebesar $50. Apabila trader ingin melawan investor dengan 50 pip, maka investor tersebut akan kehilangan dana 50 pip x $50 = $2,500.

    Dengan demikian, $2,500 merupakan 25% dari jumlah total $10,000 akun trading sesuai perhitungan di atas.

    2. Perhitungan Risiko Menggunakan Lebih Sedikit Leverage

    Untuk contoh ini, Anda bisa membayangkan trader Y yang tidak menggunakan leverage langsung dalam rasio maksimal, yaitu 50:1. Trader tersebut justru memilih leverage dengan nilai yang jauh lebih sedikit, yaitu 5:1.

    Jika uang tunai yang dimiliki trader Y sebesar $10,000 maka mereka bisa menggunakan $50,000 untuk trading. Setiap ukuran mini lot di dalamnya akan dihargai sebesar $10,000.

    Jika dilihat dari ukuran lot mini, maka nilai setiap pip adalah perubahan dari $1. Mengingat trader Y memiliki 5 buah lot mini, maka setiap pip yang ia miliki senilai $5.

    Apabila nilai investasi turun dalam jumlah yang sama, maka jumlahnya menjadi 50 pip. Dengan demikian, risiko kerugian atau kehilangan yang harus diterima trader adalah sebesar 50 pip x $5= $250. Jadi, jumlah tersebut adalah 2,5% dari total posisi yang dilakukan di pasar trading.

    Tiga Aturan Memilih Rasio Leverage

    Terdapat tiga aturan dimana memang sudah diterima secara luas oleh investor. Mereka harus meninjau pemilihan tingkat leverage secara tepat agar tidak merugi. Adapun tiga aturan memilih leverage yang paling mudah adalah sebagai berikut.

    · Pertahankan rasio leverage di tingkat paling rendah.
    · Gunakan trailing stop sebagai trik untuk melindungi dan mengurangi penuruan modal.
    · Membatasi modal sekitar 1-2% dari seluruh modal trading di setiap posisi pasar yang diambil.

    Para trader forex harus memahami awal pemilihan rasio leverage juga harus berdasarkan kenyamanan. Apabila Anda adalah tipe trader yang segan mengambil risiko besar, maka maka rasio leverage yang disarankan mungkin 5:1 atau 10:1. Hal tersebut juga berlaku bagi yang masih belajar cara melakukan trading mata uang.

    Sebuah trailing bisa membantu investor untuk mengurangi kerugian yang bisa timbul akibat berjalan ke arah yang salah. Dengan memanfaatkan trailing atau limit stop, Anda bisa membatasi potensi kerugian apabila trading yang dilakukan ternyata gagal.

    Hal ini juga penting dilakukan agar trader bisa mengurangi emosi yang akhirnya membuat dirinya menarik diri dari dunia trading.

    Cara Menghitung Leverage yang Efektif

    Cara menghitung jumlah leverage yang tepat, Anda bisa memulainya dengan membagi aset yang lebih besar dengan instrumen yang lebih kecil. Sebagai contoh, seseorang hendak membagi nilai rumah dengan nilai ekuitas rumah. Artinya, hunian tersebut akan ter-leverage sebanyak lima kali.

    Perhitungannya adalah:

    ($200,000/$400,000= 5 kali leverage)

    Apabila dicontohkan di pasar saham, maka leverage yang digunakannya adalah dua kali, dengan perhitungan sebagai berikut:

    ($100,000/$50,000= 2 kali)

    Terdapat rumus sederhana yang bisa digunakan untuk menentukan jumlah leverage yang efektif, yaitu:

    1. Menghitung Ekuitas Akun

    Kita bisa mengasumsikan nilai ekuitas akun seorang trader adalah sebesar $10,000. Ia memiliki tiga posisi buka yang dengan nilai sebagai berikut:

    · 000 jangka pendek dengan pair EUR/USD
    · 000 jangka panjang dengan pair USD/CAD
    · 000 jangka panjang dengan pair AUD/JPY

    Bisa dihitung ukuran posisi yang trader hasilkan adalah 70,000 (20,000+40,000+10,000)

    Dengan menggunakan rumus di atas, maka nilai leverage yang efektif adalah sebesar tujuh kali. Dengan demikian, perhitungannya adalah sebagai berikut:

    (70,000 lot posisi/$10,000 ekuitas akun = 7 kali)

    Cara Mengetahui Jumlah Leverage yang Digunakan

    Tidak semua trader mengetahui berapa banyak jumlah leverage yang ia gunakan. Pada dasarnya, hal ini berhubungan dengan leverage dan pengaruhnya terhadap akun forex yang dimiliki.

    Semakin besar jumlah leverage efektif yang digunakan, biasanya swing up dan downnya juga besar. Hal ini biasanya terjadi pada ekuitas akun yang dimiliki. Terkadang ada pula yang memiliki nilai laveraging efektif dengan jumlah kurang dari 10.

    Ketika seorang trader memiliki akses terhadap leverage yang lebih tinggi, bukan berarti semuanya harus digunakan. Bahkan jumlah sebagiannya pun tidak selalu harus.

    Hal ini diibaratkan seperti sebuah mesin yang mungkin memiliki kecepatan 200 mil/jam, bukan berarti Anda harus menjalankannya dengan kecepatan maksimal. Semakin cepat menjalankan mesin, maka kemungkinan untuk kecelakaan akan semakin besar.

    Alasan untuk Menggunakan Leverage yang Lebih Rendah

    Ketika seseorang menggunakan leverage terlalu banyak, sebagian trader justru mengalami kerugian. Terkadang hal ini memang bisa mengimbangi trader untuk menang di situasi trading tertentu.

    Untuk lebih jelasnya, Anda bisa menyimak contoh skenario sebagai berikut.

    Trader X membeli pair AUD/USD dengan jumlah lot sebesar 50, sedangkan trader Y membeli pair yang sama dengan jumlah lot sebesar 5.

    Pertanyaan: Ketika harga AUD/USD turun 100 pip, apa yang akan terjadi dengan ekuitas akun trader X dan trader Y?

    Jawaban: Dengan penurunan pip sebanyak 100, maka trader X akan kehilangan uang sebesar 50,0%, sedangkan trader Y sebesar 5,0% ekuitas akun masing-masing.
    Click image for larger version

Name:	Levera.jpg
Views:	1
Size:	49.0 KB
ID:	13023234
    Dengan menggunakan nilai leverage yang lebih kecil, trader Y bisa meminimalisir drawdown dollar terhadap kerugian akibat penurunan 100 pips.

    Dengan alasan tersebut, sebenarnya cukup masuk akal mengapa dalam trading beberapa trader memilih untuk lebih konservatif. Bahkan sebagian dari mereka lebih memilih leverage kurang dari 10 kali.

    Jumlah leverage yang efektif sebenarnya didasari ada selera risiko yang bisa diambil trader. Terkadang memang ada trader agresif yang menggunakan jumlah leveragenya mendekati nilai 10 hingga 1.

    Sementara itu, biasanya trader konservatif cenderung memakai 3 hingga 1, bahkan di momen tertentu kurang dari nilai tersebut.

    Tidak sedikit trader yang masih bingung menentukan berapa leverage yang seharusnya ia gunakan. Terkadang penggunaan secara masif memang dilakukan oleh trader yang agresif. Sedangkan trader yang tidak terlalu berani mengambil risiko, biasanya hanya mengambil jumlah leverage yang konservatif.

    Dengan mengetahui jumlah leverage, sebenarnya Anda juga sedang belajar mengelola dana yang baik dan benar dalam trading. Seorang trader yang bijak tidak boleh sembarangan dalam menggunakan leverage yang dimilikinya. Tidak ada salahnya memanfaatkan rasio leverage yang rendah jika nantinya bisa meminimalisir kerugian di masa mendatang.



  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    cara mengetahui leverage kan tinggal buka trader cabinet, di situ udah ada datanya, tapi kalau mau tau leverage yang cocok, harus tau dulu strategy apa yang digunakan, brp banyak itungan money manajemennya, brp banyak target profit dan stop loss, lalu coba trading dan gunakan beberapa variasi leverage, entar leverage yang cocok pasti bisa membantu trader mengontrol resiko lebih baik

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X