Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Apakah Ada Pengaruh dari Trade Deficit Terhadap Pasar Trading Mata Uang
    Click image for larger version

Name:	deficit.jpg
Views:	1
Size:	13.2 KB
ID:	13022925
    Investasi secara finansial saat ini banyak sekali peminatnya, terutama anak muda dari pada melakukan investasi untuk keperluan bisnis. Hal ini karena investasi finansial lebih praktis, risiko kerugian kecil dan bisa menentukan sendiri berapa keuntungan yang didapatkan dalam kurun waktu tertentu.

    Hal ini jelas tidak bisa Anda rasakan kalau memulai bisnis dari awal, bahkan mengelola bisnis franchise yang sudah memiliki target pasar tersendiri tetapi ada risiko mengalami gulung tikar jika tidak bisa mengelola dengan baik. Lain halnya kalau Anda ikut dalam investasi finansial yang sudah jelas keuntungannya.

    Ada banyak jenis investasi finansial yang bisa jadi rujukan, kalau Anda ingin santai dan mendapatkan keuntungan dalam periode tertentu maka ikut saja dalam investasi saham. Hasilnya bagus tapi harus membutuhkan periode yang lama, lain lagi kalau Anda ikut dalam perdagangan finansial atau trading.

    Trading bisa menjadi invetasi paling menguntungkan namun besar resikonya. Semakin banyak keuntungan yang diinginkan, maka harus yang dihadapi juga semakian banyak. Prinsipnya seperti itu, sehingga Anda bisa mengatur sendiri bagaimana risiko dan keuntungan yang ingin didapatkan.

    Kebanyakan trader pemula seringkali gelap mata memiliki risiko tinggi dengan harapan bisa dapat untung besar, ini memang bukan cara yang salah kalau bisa melakukan eksekusi dengan benar. Tapi kembali lagi, trader pemula kebanyakan tidak punya pengalaman dan pemahaman yang cukup sehingga mengalami kegagalan.

    Bukan itu saja, ada lagi masalah yang seringkali tidak diprediksi oleh trader pemula dan bisa jadi penyebab kerugian dalam jumlah besar, ini adalah trader deficit. Kebanyakan tidak pernah mengira kalau hal ini bisa ikut andil dalam kerugian karena terbilang jarang terjadi namun sekalinya muncul berdampak besar.

    Kenali Apa Itu Trade Deficit

    Sebenarnya, apa itu trade deficit? Kenapa bisa memberikan dampak besar dan berpengaruh dalam trading, padahal kondisi ini sangat jarang terjadi dan seringkali tidak pernah diprediksi keberadaannya saat melakukan analisis untuk mencari prediksi trading selanjutnya.

    Lantas apa sebenarnya kondisi trade deficit ini sehingga bisa pengaruh besar pada trading forex terlebih untuk pasar mata uang dunia. Ternyata kondisi trade deficit ini terjadi kalau dalam satu negara (berkaitan dengan masyarakat secara luas) lebih banyak menggunakan barang atau jasa dari luar negeri atau impor.

    Kondisi ini akan membuat barang atau jasa dari dalam negeri semakin menurun pasarannya sehingga menimbulkan terjadinya trade deficit. Selain itu, barang atau jasa dari luar negeri harganya cenderung mengalami kenaikan harga karena tingginya permintaan dari dalam negeri.

    Hal ini juga berdampak pada kondisi perekonomian nasional, dimana nilai tukar rupiah akan mengalami kenaikan dan penurunan, terkait dengan penggunaannya. Ini disebabkan adanya pembayaran uang asing yang lebih tinggi dibandingkan mata uang lokal sehingga bisa terjadi penurunan nilai.

    Situasi seperti ini jelas membuat investasi mengalami penurunan, apalagi untuk trading forex yang mengandalkan perbedaan nilai tukar mata uang. Jelas hal ini tidak akan memberikan dampak positif, apalagi jika terjadi dalam jangka waktu lama, ini akan membuat perekonomian nasional mengalami gangguan.

    Terlebih lagi, jika negara tersebut mengalami ketergantungan pada negara lain, ini terkait dengan ketersediaan barang-barang pokok, impor barang untuk memenuhi perbelanjaan nasional hingga pendapatan terbesar negara yang berasal dari perdagangan internasional.

    Trade deficit akan semakin parah kalau barang atau jasa dari luar negeri semakin barang yang menyebabkan harganya menjadi lebih murah, barang atau jasa lokal tidak bisa bersaing dengan baik. Dimana masyarakat lebih memilih menggunakan barang atau jasa dari luar negeri yang memiliki kualitas lebih baik.

    Apalagi diperparah dengan laporan ekspor impor yang mengalami ketimpangan, dimana jumlah nilai impor lebih tinggi dibandingkan jumlah nilai ekspor dari satu negara. Kondisi ini akan membuat nilai tukar mata uang mengalami lonjakan kenaikan dan penurunan harga yang sangat drastis.

    Bahkan situasi ini sangat jelek dibandingkan adanya harga yang terfluktuasi karena pasar yang bergerakan dan tidak bisa diprediksi. Apalagi kalau terjadi trade deficit dalam jangka panjang, bisa jadi Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam negeri tidak akan mendapatkan pengakuan layak.

    Dampak Ekspor Impor Terkait dengan Trade Deficit

    Idealnya kondisi trade dalam posisi nol, dimana transaksi ekspor dan impor harus seimbang, minimal tidak terjadi perbedaan yang terlalu signifikan. Memang normal saja kalau terkadang nilai ekspor yang lebih tinggi atau sebaliknya, nilai impor yang lebih tinggi, ini juga memberikan gejolak pada nilai tukar mata uang.

    Nilai impor dan ekspor tidak ada keseimbangkan inilah yang membuat deficit dalam trading. Ini akan jaug lebih parah apabila terjadi dalam waktu yang sangat lama. Bahkan perdagangan dalam maupun luar negeri pasti ada gangguan yang memberikan dampak yang tajam pada perekonomoian dalam pasar nasional.

    1. Dampak Ekspor Terkait Trade Deficit

    Kalau sampai terjadi trade deficit yang terdampak dari kenaikan nilai ekspor dari negara, ini akan membuat nilai tukar terhadap mata uang asing mengalami kenaikan. Dimana bisa menekan kenaikan harga nilai mata uang luar negeri terhadap mata uang lokal, ini memang cukup membingungkan.

    Hal yang harus Anda pahami adalah trade deficit akan berdampak positif pada nilai ekspor karena selalu mengalami kenaikan jumlah dan membuat nilai tukar mata uang lokal mengalami penguatan, ini akan membuat nilai tukar mata uang asing akan mengalami penurunan.

    Ini bisa terjadi saat jumlah ekspor mengalami kenaikan dengan jumlah permintaan pasar mengalami penurunan sehingga membuat barang-barang dari luar negeri mengalami kenaikan harga karena sedikitnya permintaan.

    Sebaliknya, masyarakat tingkat local sukses dan memakaia jasa atau barang yang ada dari negeri sendiri sehingga tak butuh banyak barang dari luar negerinya. Sehingga bisa memberikan dampak terbaik untuk negara.

    2. Dampak Impor Terkait Trade Deficit

    Sedangkan trade deficit terkait dengan dampak impor, ini akan memberikan pengertian bahwa nilai impor lebih tinggi dibandingkan nilai ekspor. Secara jelas memberikan gambaran kalau masyarakat dalam negeri lebih menyukai produk dari luar negeri daripada produk lokal sehingga supply menjadi lebih tinggi.

    Hal ini disebabkan permintaan yang selalu melonjak tinggi, kondisi tersebut dimanfaatkan oleh penyedia dengan mendatangkan produk dari luar negeri lebih banyak. Berlimpahkan produk dari luar negeri membuat harganya semakin murah, apalagi didatangkan bersamaan dalam jumlah besar.

    Ini sangat jelas biaya pengeluarannya banyak yang ada hubungannya pada biaya akomodasi, pengadaan barang hingga pajak. Kondisi ini jelas menguntungkan bagi penyedia barang karena bisa menjual lebih banyak barang dengan harga lebih murah, konsumen yang menyukai produk luar negeri tentu akan bertambah banyak.

    Apalagi kalau produk dari luar negeri yang didatangkan memiliki kualitas premium dan bisa memberikan value lebih tinggi, misalkan kualitas produk baru, berasal dari brand ternama dunia dan bisa meningkatkan value penggunaan hingga pride dari pemakain barang itu sendiri, apalagi jika terkait dengan fashion.

    Namun kondisi ini akan berakibat buruk bagi pasar nilai tukar mata uang asing, penggunaan mata uang asing yang terlalu banyak membuat tekanan pada mata uang lokal yang menyebabkan melemahnya nilai tukar sehingga mengalami kenaikan harga terus menerus.

    Kondisi ini jelas membuat perekonomian dalam negeri mengalami goncangan yang membuat produk lokal tidak memiliki value atau tidak laku terjual. Apalagi dengan mindset masyarakat jika produk luar negeri dengan brand ternama dunia memiliki kualitas lebih baik dibandingkan produk lokal.

    Lantas apa yang harus Anda lakukan kalau masih melakukan trading forex dengan kondisi demikian? Segera ambil tindakan, lakukan buy dan sell dengan keteraturan untuk menutupi kerugian yang ditimbulkan. Saat trade deficit terjadi, sudah jelas trader akan mengalami kerugian karena nilai tukar yang tidak stabil.

    Di sini Anda wajib realisasikan evaluasi tentang aset forex mana saja yang dijual dan dibeli lagi. Ini guna menstabilkan kas modal yang Anda miliki dan tidak akan kosong untuk ikut trading selanjutnya. Kondisi trade deficit ini memang membuat banyak pihak mengalami kerugian, terlebih untuk trader pemula.

  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    kalo belanja dari negara lain lebih besar daripada pendapatan ekspor, maka pasti mata uang negara tersebut akan melemah, karena ketidak mampuannya memenuhi kebutuhan hidup dalam negeri
    Place your siggy here

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X