Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Sarat Manfaat Tren Terbaru Blockchain, Kripto Basis DeFi
    Cryptocurrency yang semakin menggurita banyak melahirkan sistem bisnis baru, dimana mengedepankan teknologi dengan cara yang menguntungkan. Bahkan cara ini semakin banyak peminatnya pada 2020, saat kondisi pandemi dimana bisnis lumpuh dan harus ditempuh dengan cara digital.
    Di tengah kondisi perekonomian tidak baik-baik saja, ada beberapa produk investasi yang mengalami penguatan value. Logam mulia emas sudah tidak dipertanyakan lagi karena emas akan cenderung menguat dalam kondisi krisis, namun koin kripto menjadi kejutan tersendiri, dimana awalnya tidak jadi unggulan.

    Koin kripto memang sudah ada sejak 10 tahun lalu dengan lahirnya bitcoin, namun ini belum massive dan kegunaan utamanya hanya sebagai alat transaksi dengan nominal yang lebih stabil dan diterima banyak pihak. Namun dalam 5 tahun koin kripto mengalami banyak penguatan dan nilainya semakin tinggi.

    Siapa yang mengira kalau bitcoin kini memiliki nilai tukar mencapai 800 jutaan hanya satu kepingnya saja, hal ini membuat fenomena kripto semakin mendunia dan membuat banyak sistem transaksi digital ini semakin diminati. Ini juga terjadi pada Decentralized Finance atau DeFi.

    Sistem kripto dengan basisi DeFi ini semakin banyak diminati akhir-akhir ini, memang terkesan baru dan banyak hal menarik. Inilah yang membuat banyak pengguna tertarik dan ingin tahu lebih dalam, tujuannya jelas untuk melihat peluang apakah bisa mengembangkan modal dan mendapatkan return maksimal.

    Bahkan DeFi ini digadang bisa menjadi ‘the next big thing’ karena menggabungkan sistem bisnis dengan teknologi digital, hal yang awalnya hanya angan semata kini menjadi nyata, jelas ini menjadi perhatian banyak orang di dunia.

    DeFi sendiri secara garis besar merupakan sistem keuangan yang bersifat digital dengan konsep yang mengutamakan keterbukaan dan transparansi. Jelas ini menjadi daya tarik utama, dimana selama ini sistem keuangan terkesan tertutup dan mengundang rasa penasaran dan ketidakpercayaan oleh penggunanya.

    Sistem DeFi ini merupakan sistem keuangan yang terbuka dan transparan yang bisa dilakukan oleh masyarakat luas dalam hal layanan keuangan, ini akan memungkinkan Anda memiliki akses perbankan hingga keuangan di seluruh dunia. Jadi tidak butuh banyak tempat penyimpanan uang.

    Banyak pihak yang menduga kalau sistem DeFi ini nantinya akan menggantikan layanan perbankan yang masih bersifat konvensional, dimana berdiri di masing-masing negara sehingga memiliki banyak batasan. Sistem DeFi memberikan layanan digital tanpa batas dengan dukungan jaringan Blockchain.

    Jaringan blockchain inilah yang membedakan DeFi dengan sistem keuangan digital lainnya, dimana bisa memberikan banyak akses keuangan digital, mulai dari perdagangan internasional tanpa batas, bisa melakukan investasi, pembayaran, pinjaman, asuransi hingga manajemen kekayaan hanya dalam satu layanan saja.

    Pahami Konsep dan Cara Kerja Kripto Basis DeFi

    Anda bisa jadi mulai tertarik dengan sistem DeFi yang banyak memberikan layanan keuangan baru dengan sistem digital yang lebih cepat, mudah dan transparan. Namun banyak juga yang mempertanyakan sistem keamanan yang diberikan, apakah ini aman untuk transaksi jangka panjang?

    Jangan mudah terdistraksi dengan rumor yang beredar sebelum memahami secara menyeluruh. Sistem DeFi merupakan teknologi baru dalam hal keuangan yang akan memberikan pergerakan tanpa batas dengan sistem terbuka sehingga bisa diakses oleh banyak pihak secara langsung.

    Nantinya Anda akan mendapatkan akses semacam open source, ini yang akan digunakan untuk akses keuangan tanpa membutuhkan izin lagi, keuangan bersifat transparan dan tanpa adanya otorisasi terpusat, pemilik akun akan memiliki wewenang penuh untuk melakukan transaksi apapun tanpa terkecuali.

    Tentu saja kalau melihat konsep awalnya, ini sangat menarik. Pemilik akun memiliki akses penuh tanpa adanya batasan sehingga bisa melakukan interaksi dalam ekosistem, ini bisa Anda lakukan dengan sistem Decentralized Application dalam bentuk dApps yang berperan secara Peer to Peer (P2P).

    Sebenarnya tanpa banyak orang ketahui, sistem DeFi sudah muncul namun tidak booming seperti sekarang ini. Keberadaan DeFi semakin banyak diminati setelah menjalin kerja sama dengan jaringan blockchain yang membuat transaksi bisa lebih cepat dan mendapatkan dukungan penuh dari koin kripto.

    Lantas bagaimana dengan cara kerja dari sistem DeFi ini kalau konsepnya hampir berbeda 180 derajat dari sistem keuangan konvensional? Ini menggunakan sistem smart contract yang digunakan berdasarkan sistem dalam platform Ethereum atau ETH. Anda tentu sudah mengenal smart contract yang diterapkan ETH bukan.

    Sistem smart contract ini memang terbukti bisa memangkas pengeluaran dalam bisnis karena tidak memerlukan orang ketiga atau middleman dalam menerapkan sistem kerja sama tersebut. Hal serupa coba diwujudkan dalam sistem DeFi namun dengan sistem bahasa pemrograman yang berbeda dari layanan keuangan konvensional.

    Hal ini pernah dijelaskan secara gambling oleh Pandu Sastrowardoyo yang merupakan bagian dari blogsphere, dimana banyak orang mempertanyakan soal DeFi dan bagaimana cara berjalannya sistem keuangan tersebut.

    Pandu menjelaskan sistem DeFi ini akan mengusung konsep sistem keuangan terbuka, ini memberikan artian kalau tidak ada kendali yang mendominasi hingga otoritas tertinggi berada di tangan pemilik akun, bukan lagi sistem yang ada dalam produk keuangan konvensional, di satu sisi ini akan sangat menguntungkan.

    Penjelasan dari Pandu bisa ditarik kesimpulan bahwa sistem DeFi banyak memberikan keuntungan dalam hal akses tanpa batas dan otoritas kepemilikan penuh dari penggunanya, ini tentu sangat berbeda dengan sistem keuangan konvensional dan dianut oleh lembaga keuangan sekarang ini.

    Kenali Produk Kripto Basis DeFi

    Anda sudah paham dengan sistem DeFi dan bagaimana pengelolaannya, tentu saja tertarik dengan transparansi yang diterapkan. Bahkan sudah masuk dalam jaringan blockchain sehingga mempermudah transaksi dengan penggunaan koin kripto.

    Kali ini Anda harus tahu produk dari sistem DeFi dan mana saja yang memberikan keuntungan lebih. Sebenarnya sistem DeFi berpotensi menyelesaikan semua transaksi digital, mulai dari tabungan, trading di pasar finansial, asuransi hingga pinjaman.

    Sistem DeFi ini sama seperti MakerDAO, Compound dan Synthetic yang sudah banyak dikenal sebelumnya, tentu saja setiap sistem keuangan digital ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Ini juga terjadi pada sistem DeFi.

    Cara kerja dari DeFi sebenarnya simpel saja, semua transaksi keuangan yang sebelumnya dilakukan secara face to face, kini berubah menjadi sistem digital. Misalkan debitur atau dinamakan Borrower dalam jaringan blockchain mendapatkan dana pinjaman dengan modal jaminan koin kripto.

    Nantinya uang pinjaman tersebut bisa digunakan namun dalam jaringan blockchain saja, kenapa? Untuk menjaga transparansi dan jejak keuangan bisa terlacak dengan jelas. Selain itu penetapan bunga Lending (bunga pinjaman) juga akan diterapkan dengan sifat dinamis, sehingga bisa terjadi kenaikan dan penurunan, tergantung kondisi keuangan.

    Kenapa banyak borrower menggunakan sistem DeFi dalam pencarian pinjaman uang? Ini karena sistem pembayaran bisa lebih murah, hal ini karena permintaan masih sangat sedikit. Kesempatan inilah yang membuat investor bergerak cepat karena diperkirakan kalau permintaan semakin banyak maka bisa mempengaruhi kenaikan bunga.

    Terbukti, sistem DeFi ini mendapatkan sorotan tajam karena mengalami lonjakan dari penerimaan SEC atau setara dengan Komisi Sekuritas di Amerika Serikat, bahkan bursa di Amerika Serikat juga menyetujui sistem pengelolaan keuangan dengan basis ethereum tersebut pada Juli tahun lalu.

    Hal ini jelas membuat banyak investor besar yang bergerak ke arah sistem DeFi, apalagi jaringan blockchain akan mempermudah segalanya. Bagi investor Indonesia jangan khawatir, karena ada kabar baik bahwa sistem ini bisa dijalankan di Indonesia, meskipun belum banyak yang menggunakanya.

    5 Bagian Utama dari Kripto Basis DeFi

    Kini Anda akan mempertanyakan bagaimana sistem DeFi ini berjalan, apakah sama rumitnya dengan sistem keuangan konvensional yang akan membuat orang awam pusing dengan pengaturannya? Tentu saja tidak, sistem DeFi di desain dengan sangat mudah dan user friendly.

    Ini jelas memberikan kemudahan bagi investor baru yang masih dalam tahap mencoba. Apa yang perlu dikenali terlebih dahulu saat ingin bergabung dengan sistem DeFi? Anda harus mengenali lapisannya yang terdiri keamanan dan sistem transparansi yang lebih modern dan terintegrasi.

    1. The Settlement Layer

    Ini merupakan lapisan pertama yang terdiri dari protokol asli dengan tambahan jaringan blockchain. Lapisan ini akan berfungsi sebagai penyimpanan yang bersifat general dan bisa di share pada masyarakat luas. Informasi tersebut biasanya merupakan info tentang kepemilikan akun.

    Bukan hanya kepemilikan akun yang membuktikan kalau Anda memang benar jadi pemilik dari akun tersebut, lapisan pertama ini juga menentukan aturan yang diterapkan pada jaringan ini. Nantinya memberikan gambaran bagi pengakses untuk tahu apa yang harus dilakukan dan tidak perlu dilakukan.

    2. The Asset Layer

    Masuk dalam lapisan lebih dalam, ini merupakan layer seluruh token. Dimana nantinya token yang digunakan pada Statement Layer harus melakukan screening dari Asset Layer terlebih dahulu. Cakupannya cukup luas, mulai dari aset protokol asli yang menjadi milik dari pemilik akun.

    Selain itu, ada juga sumber lain dari token tumbuhan, ini biasanya ditambahkan untuk mendapatkan standar token dari sumber lainnya. Namun perlu Anda perhatikan, tidak semua token bisa masuk, hanya yang sudah masuk dan mendapatkan dukungan resmi dari jaringan blockchain.

    3. The Protocol Layer

    Lapisan ini lebih dalam dan berisi informasi yang lebih menyeluruh, tentang berbagai penggunaan keuangan standar mulai dari pasar utang, desentralisasi, manajemen aset on chain hingga derivative. Layer ini memang terbatas dan hanya pemilik yang memiliki akses tanpa batas.

    Hal ini memang dimaksudkan sebagai area private, dimana semua keuangan akan dikelola oleh pemilik akun sendiri. Kalau memang ingin lebih mudah, lebih baik menerapkan sistem smart contract sehingga semua bisa dilakukan dengan cepat, akurat dan sesuai keinginan dari user itu sendiri.

    4. The Application Layer

    Lapisan ini memang cukup dalam dan digunakan untuk sistem keamanan, tujuannya untuk menambahkan aplikasi user oriented, dimana hanya user yang bisa mengakses dengan penuh dan memberikan akses pada user lainnya.

    Akses ini akan terhubung langsung dengan protokol individu yang bisa dihubungkan pada smartphone atau gadget lain. Tujuannya untuk memberikan peringatan atau notifikasi apapun aktivitas yang sedang terjadi atau sudah pernah terjadi sebelumnya, pengulangan akses serupa bisa jadi hal yang diwaspadai.

    5. The Aggregation Layer

    Ini merupakan lapisan yang dikhususkan untuk tambahan platform milik pengguna, misalkan akan menambahkan platform pendukung selain Ethereum, inilah kelebihan dari DeFi sehingga memberikan opsi lain pada pengguna.

    User nantinya akan terhubung dengan layanan protokol lainnya, dimana memberikan informasi lebih menyeluruh, relevan dengan kondisi sekarang dan mempermudah untuk menjalankan produk keuangan lainnya.

    Lapisan ini juga yang paling membedakan DeFi dengan sistem lainnya karena merupakan perangkat alat progresif yang bisa digunakan dengan kontrol penuh dari user. Anda bisa menggunakan Trend DeFi untuk menambahkan fungsi ekstra yang memberikan perlindungan tambahan pada sistem keuangan.

    3 Perbedaan Mencolok DeFi dengan Sistem Keuangan Konvensional

    Anda sudah melihat banyak kemudahan yang ditawarkan pada setiap layer dari DeFi, jelas ini memberikan banyak perbedaan cukup mencolok dengan sistem keuangan konvensional yang bersifat tertutup. Inilah yang membuat banyak user merasa senang sehingga mereka bisa mengelola aset dengan lebih terbuka.

    Lantas apakah ada perbedaan lainnya dari sistem DeFi dengan sistem keuangan konvensional? Tentu saja ada, bahkan beberapa terlihat sangat mencolok dan membuat Anda lebih memilih sistem DeFi yang lebih modern, terintegrasi dan transparansi. Inilah perbedaan yang terlihat dengan jelas.

    1. Pemegang Kendali Keuangan

    Kalau Anda memilih sistem DeFi dalam pengelolaan Kripto, hal utama yang didapatkan adalah bisa memegang kendali penuh atas keuangan yang dimiliki. Jelas ini akan bertolak belakang dengan sistem keuangan dari lembaga perbankan atau konvensional yang sebelumnya sudah ada.

    Tujuannya user bisa menggunakan keuangan dengan lebih fleksibel selama masih dalam jaringan blockchain. Buku besar ini akan membantu dalam pengaturan sektor keuangan yang lebih menyenangkan lagi, semua buku besar sudah tersistematik sehingga bisa diakses dengan cepat dan sangat mudah.

    Perbedaan mencoloknya ada pada sistem regulasinya, kalau sistem keuangan konvensional sudah memiliki regulasi yang jelas dengan sistem tertutup. Sedangkan untuk Sistem DeFi ini sudah menerapkan pengaturan keuangan yang bersifat terbuka, transparansi dan memberikan keuntungan dari sisi finansial.

    Sudah jelas bagi investor akan lebih condong berminat pada sistem DeFi yang memberikan banyak kemudahan dalam transaksi. Ini akan lebih mudah diterapkan oleh investor itu sendiri, dari pada harus ikut dalam sistem keuangan konvensional tanpa kejelasan aset dengan jelas karena sistemnya tertutup.

    2. Transparansi Sistem Transaksi

    Perbedaan kedua yang sangat mencolok lainnya adalah keterbukaan atau transparansi dari Sistem DeFi yang diberikan secara penuh. Jelas ini tidak bisa Anda dapatkan dalam sistem keuangan dari lembaga konvensional.

    Siapapun user yang tergabung dalam sistem DeFi akan diberikan kemudahan akses dan memiliki layanan serta alat finansial yang memberikan akses dalam teknologi buku besar digital yang masuk dalam jaringan blockchain. Ini akan jadi era pengelolaan keuangan terbaru yang lebih mudah dikontrol.

    Sistem DeFi menerapkan sistem perbankan terbuka yang memungkinkan pengelolaan semua instrumen keuangan dilakukan sendiri oleh pemiliknya atau user. Nantinya Anda akan mendapatkan satu aplikasi untuk mengelola semua keuangan dengan aman dan mudah.

    Sedangkan kalau Anda ingin akses pengelolaan tersebut dari lembaga keuangan dengan sistem konvensional, regulasinya cukup panjang karena harus mendapatkan lisensi dari pihak otoritas pengelola keuangan tersebut.

    3. Kemudahan dalam Bertransaksi dengan DeFi

    Sudah jelas yang paling mencolok dari Sistem DeFi adalah kemudahan bertransaksi yang akan dinikmati oleh user nya. Anda tidak akan mendapatkan batasan apapun, namun harus diperhatikan semua transaksi yang sudah mendapatkan persetujuan atau feedback dari pengguna tidak bisa dibatalkan.

    Ini sistem yang sama dan sudah diterapkan dalam transaksi di jaringan blockchain. Memang transaksi bisa terlacak dengan baik, tetapi user tidak bisa membatalkan transaksi apapun, sekalipun dengan kondisi sistem DeFi milik Anda sedang diretas atau dihack oleh pihak ketiga yang memberikan kerugian nantinya.

    Selebihnya sistem layanan DeFi ini akan mempermudah dalam bertransaksi dimana pun dan kapan pun. Bahkan sistem DeFi ini tidak memberikan batasan apapun untuk user bergabung, tidak ada batasan kewarganegaraan, usia, letak geografis hingga kondisi finansial dari user baru tersebut.

    4 Keunggulan Utama Sistem Kripto Basis DeFi

    Melihat banyaknya perbedaan yang mencolok dari sistem kripto DeFi ini, jelas membuat banyak investor tertarik dan ingin bergabung. Tetapi sebelum gabung, Anda harus tahu terlebih dahulu apa saja keunggulan dari sistem keuangan digital ini yang membuat banyak pihak tertarik untuk ikut di dalamnya.

    1. Memudahkan Pengguna Akses Layanan Keuangan Digital

    Hal utama yang akan Anda dapatkan disini tentu saja kegunaan dari layanan keuangan digital yang semakin dipermudah. Tidak ada transaksi digital apapun yang tidak bisa dilakukan, bahkan Anda bisa melakukan pembayaran di blackmarket yang cukup menuai resiko.

    Kondisi ini jelas digunakan oleh banyak pihak untuk mendapatkan keuntungan maksimal, bukan hanya bisa memberikan kemudahan dalam transaksi. Mengingat transaksi yang diterapkan sudah maksimal dan tidak adanya batasan apapun.

    2. Kemudahan dalam Ekosistem Pinjam dan Meminjam Aset Digital

    Bagi Anda yang ingin mendapatkan pinjaman atau ingin jadi investor yang memberikan pinjaman dalam bentuk akses digital, Sistem DeFi memberikan kemudahan tersebut. Nantinya baik borrower maupun investor akan mendapatkan jaminan transaksi bisa dilakukan secara transparan.

    Bukan itu saja, Anda juga bisa menerapkan smart contract yang mempermudah sistem pinjam meminjam dengan aturan main jelas. Dimana kedua belah bisa harus menyetujui sistem tersebut sehingga memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak.

    Nantinya jika salah satu pihak melakukan kecurangan maka pihak lain dalam mengklaim sanksi yang sudah diterapkan pada smart contract. Selain itu, besaran sanksi akan langsung didapatkan karena sudah tersedia pada jaringan blockchain.

    3. Tersedia Banyak Pilihan Moneter Perbankan

    Bagi Anda yang ingin berinvestasi dan melakukan banyak hal namun tidak mau ribet dengan segala regulasinya, Sistem DeFi akan memberikan kemudahan tersebut. Anda hanya perlu melakukan pembukaan akun dalam sistem DeFi dan rasakan semua manfaat pilihan moneter perbankan yang diinginkan.

    Anda bisa melakukan layanan moneter perbankan seperti asuransi, hipotek hingga stable coins. Apalagi kini trend stable coins semakin tinggi dan memberikan banyak keuntungan, ini cocok sebagai investasi aman untuk pemula namun bisa menghasilkan keuntungan maksimal sama halnya dengan investasi koin kripto.

    Investasi digital ini juga bisa ditransfer dalam bentuk aset di dunia nyata, inilah yang membedakan Sistem DeFi dengan sistem keuangan lainnya. Anda tidak perlu khawatir tidak bisa menggunakan semua aset di dalamnya, karena akan terintegrasi dengan akun keuangan di dunia nyata yang sudah Anda miliki.

    4. DeFi Sudah Masuk Pasar Terdesentralisasi

    Bagi Anda yang masih meragukan dengan sistem digital DeFi, tenang saja karena platform ini sudah bisa diakses secara bebas dengan masuknya dalam pasar terdesentralisasi. Hal tersebut membuka peluang untuk semua investor melakukan perdagangan dengan cepat dan menguntungkan.

    Hal ini diperkuat dengan tanpa adanya orang ketiga dalam transaksi atau middleman, sehingga transaksi bisa berlangsung dengan cepat dan menguntungkan. Bukan itu saja, pertukaran di pasar desentralisasi menjadi lebih cepat dengan penggunaan smart contract.

    Sistem DeFi ini jelas memberikan banyak kemudahan bertransaksi di era digital, dimana semua user atau pengguna bisa memiliki akses keuangan dengan cepat, mudah dan transparansi. Ini semua tidak lepas dari kendali pengguna dalam setiap penggunaan keuangan digital tersebut.
    Attached Files
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    rasanya miner itu ngak ada yang pernah serius mencari tau cara kerja kripto, yang mereka tau cuman hardware dan software jadi supaya bisa langsung mining dan memproduksi profit, kalau harga marketnya jatuh, otomatis mereka tinggal beralih ke kripto lainnya lagi

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X