Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Perdebatan Tentang Price Actions
    Banyak sekali alat dan strategi yang bisa dipilih oleh seorang trader sebagai “alat tempur” dalam pasar forex. Diantara alat trading yang bisa digunakan trader, dua diantaranya memiliki hal-hal yang terus diperdebatkan, yakni price action dengan traing indikator. Kali ini kita akan melakukan diskusi tentang trading price action dan apakah price action lebih baik daripada trading indikator. Artikel ini akan memperdalam dan mempelajari lima pendapat yang paling umum dimiliki masyarakat seputar Price Action vs Indikator trading dan memberi trader perspektif baru tentang debat kuno.

    #1 Price action lebih baik daripada indikator

    beberapa trader price action mengklaim bahwa price action merupakan alat terbaik secara umum ketika digunakan untuk trading.. Tetapi jika Anda menggali lebih dalam, price action dan indikator tidak memiliki perbedaan yang terlalu jauh. Candlestick atau grafik batang adalah alat untuk memvisualisasikan informasi harga pada grafik Anda. Indikator mengambil informasi harga yang sama dan menerapkan formula padanya. Indikator tidak menambah atau menghilangkan apapun dari informasi harga yang Anda lihat di candle karena indikator hanya memproses informasi dengan cara yang berbeda. Ini akan menjadi lebih jelas di poin-poin berikutnya.

    #2 Indikator tertinggal – price action memimpin

    Seorang trader yang mengklaim bahwa indikator tertinggal belum memahami arti dan tujuan sebenarnya. Indikator mengambil price action masa lalu (jumlahnya ditentukan oleh pengaturan indikator) dan kemudian memvisualisasikan hasilnya setelah menerapkan formula padanya. Jadi, apa yang ditunjukkan oleh indikator Anda adalah hasil dari price action di masa lalu. Namun, seorang trader yang menganalisis pola harga murni melakukan hal yang sama; jika Anda melihat pola Head and Shoulders atau Cup and Handle misalnya, Anda juga melihat price action masa lalu dan harga telah bergerak menjauh dari titik masuk potensial. Seperti yang Anda lihat, keduanya menggunakan informasi harga masa lalu dan, dengan demikian, 'tertinggal', jika Anda ingin menyebutnya demikian. Untuk mengatasi komponen lagging, Anda harus mengatur indikator Anda ke pengaturan waktu yang lebih singkat atau hanya menggunakan beberapa candlestick sebelumnya untuk membuat analisis Anda. Namun, analisis menjadi semakin tidak signifikan semakin sedikit informasi yang Anda sertakan.
    Click image for larger version

Name:	11.png
Views:	1
Size:	39.1 KB
ID:	13022172

    #3 price action sederhana dan lebih baik untuk pemula

    Benarkah? Dalam trading, jarang benar bahwa satu hal lebih baik dari yang lain dan biasanya tergantung pada bagaimana Anda menggunakan alat Anda. Ini seperti mengatakan bahwa palu lebih baik daripada obeng; kedua alat tersebut bekerja dengan sangat baik jika Anda memahami kapan dan bagaimana menggunakannya, tetapi keduanya tidak akan membantu Anda jika Anda tidak tahu apa yang harus Anda lakukan dengan price action maupun indikator (tidak tahu bagaimana cara kerjanya). Tanpa pengalaman atau bimbingan yang tepat, sangat mudah untuk merasa tersesat sebagai trader price action pemula. Trading candlestick tidak semudah kedengarannya dan banyak komponen yang sering diabaikan, seperti ukuran candlestick, bagaimana perbandingannya dengan price action sebelumnya dan komponen momentum dan volatilitas dalam sumbu dan badan. Jangan sampai salah memilih price action karena terlihat sederhana; seorang trader yang tidak memahami nuansa trading price action dapat dengan mudah menafsirkan grafik dengan cara yang salah.

    #4 “trading telanjang” lebih baik karena grafik indikator berantakan

    Ini adalah perpanjangan dari poin sebelumnya. Argumen lama bahwa grafik indikator berantakan tidak berlaku. Tentu saja, jika Anda menerapkan lima osilator dan sepuluh moving averages ke grafik, Anda dapat dengan cepat mengacaukan layar Anda, tetapi bukan itu cara kerja trading indikator. Ketika memilih menggunakan trading indikator, trader biasanya memilih satu osilator untuk menganalisis momentum dan indikator lain untuk studi grafik; kombinasi yang baik adalah Stochastic (yang merupakan osilator berbasis momentum) dan Bollinger Bands (yang merupakan alat studi grafik berbasis volatilitas dan momentum dengan rata-rata bergerak). Indikator dapat memberikan panduan dan membantu trader membuat keputusan trading yang objektif. Ada sedikit ruang untuk subjektivitas dalam menganalisis suatu indikator. Di sisi lain, trader price action yang melihat grafik kosong dapat dengan mudah merasa tersesat, tidak memiliki titik referensi atau alat yang jelas untuk membantu mereka membuat keputusan trading, sehingga bertindak secara emosional atau impulsif. Mungkin juga bagi trader price action untuk membuat terlalu banyak noise pada grafik mereka dengan menggunakan terlalu banyak garis support/resistance, garis trend, dan komponen candlestick. Seperti biasa, argumen seperti itu tidak bertahan ketika kita melihat lebih dekat. Sementara beberapa trader merasa lebih nyaman menggunakan indikator untuk menghilangkan beberapa subjektivitas, yang lain lebih suka analisis price action.
    Click image for larger version

Name:	22.png
Views:	1
Size:	64.2 KB
ID:	13022173

    #5 price action adalah cara trading yang sebenarnya

    Argumen terakhir adalah bahwa seorang "profesional" tidak menggunakan indikator. Sekali lagi, sangat sulit untuk memvalidasi klaim seperti itu, dan semuanya tergantung pada preferensi pribadi. Indikator dapat menghemat waktu, dan hanya melihat aspek grafik yang sangat spesifik (indikator momentum hanya berfokus pada analisis momentum) untuk membantu trader memproses data lebih cepat dan tanpa banyak subjektivitas. Menurut pendapat kami, penting untuk mendekati topik ini dengan pikiran terbuka dan tidak terlalu terbawa suasana. Adalah penting bahwa seorang trader memilih alat tradingnya dengan bijak dan bahwa ia memahami pro dan kontra dari pendekatan yang berbeda. Tidak ada yang lebih baik atau lebih buruk dalam hal price action vs trading indikator. Semuanya bermuara pada bagaimana trader menggunakan alat tradingnya untuk membuat keputusan trading.

    Dari beberapa ulasan, penjelasan dan terlebih dari pendahalam 5 hal-hal yang selalu diperdebatkan trader terkait dengan price action dan indikator dalam trading, kesimpulan yang bisa diambil adalah tidak ada satupun alat dan strategi yang lebih unggul dan paling baik diantara yang lainnya. Tingkat baik buruknya alat trading forex dan juga strategi forex bergantung pada pemahaman masing-masing trader sendiri dan juga situasi yang sedang terjadi saat itu. Pengetahuan seorang trader juga akan mempengaruhi bagaimana kinerja alat yang sudah dipilih. Jika seorang trader tidak menguasai alat yang ia pilih guna berperang di pasar forex, kemungkinan trader mendapatkan keuntungan sangat kecil. Berhati-hatilah saat memilih dan menggunakan, baik alat maupun strategi trading karena bisa saja alat dan strategi yang dipilih menjadi boomerang.

    Memahami bagaimana karakteristik diri sendiri merupakan langkah terbaik untuk bisa menentukan alat dan strategi yang akan digunakan trader. Dengan paham terhadap sifat dan tujuan diri sendiri akan memudahkan seorang trader memilih alat dan strategi yang sesuai. Tidak semua trader yang aa memiliki kesamaan karakteristik dalam melakukan trading, sehingga alat dan strategi yang digunakan pun juga berbeda-beda. Setelah mengerti bagaimana karakteristik, sifat dan tujuan diri sendiri sebaiknya tracer mengalami aat dan strategi yang dipilih agar tidak menjadi boomerang. Maka dari itu, baik price action dan juga trading dengan indikator memiliki tingkat keberhasilan sesuai dengan pemahaman dan tujuan seorang trader.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    price action itu mungkin mirip2 dengan naked trading, tidak terlalu memperhatikan indikator secara detail, tapi sayang sekali lom pernah ada yang nyata mengatakan bisa profit secara konsisten dengan teknik ini selama bertahun2, yang mengerti teknik ini juga biasanya trader yang udah berpengalmaan sangat lama di forex

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X