Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Ketahuilah, Ternyata 4 Trader Sukses Ini Sukses Ketika Pasar Sedang Jatuh-jatuhnya

    Trading memang jadi cara investasi yang paling berisiko namun juga bisa memberikan keuntungan terbesar, itulah kenapa banyak investor tidak kapok ikut serta. Sekalipun awalnya banyak mengalami kesalahan langkah yang membuat mengalami kerugian cukup besar tetapi nilai profit tinggi bisa jadi alasan memulai kembali.

    Trading memang merupakan investasi agresif yang memberikan resiko tinggi dengan pengelolaan cepat, ini menjadi pilihan paling tepat untuk Anda menggandakan atau meningkatkan aset yang dimiliki. Tetapi Anda harus punya skill terlebih dahulu sebelumnya memulainya.

    Tidak sedikit pelaku trading atau trader yang datang tanpa persiapan apapun hanya mengandalkan insting dan feeling saja. Memang ada yang beruntung bisa langsung profit dalam trade pertama namun trade selanjutnya skill Anda yang akan berbicara karena trading bukan hanya mengandalkan keberuntungan melainkan perhitungan.

    Apa yang harus dilakukan? Trader sebaiknya membuat perhitungan yang matang, kapan memulai trading, berapa modal yang akan digunakan hingga berapa besar manajemen resiko untung dan ruginya. Saat semua sudah dipersiapkan, langkah dalam trading juga akan sangat diperhitungkan.

    Bagaimana kalau kondisi pasar sedang tidak stabil, apakah harus tetap ikut trading atau berhenti sementara? Banyak trader yang pertanyakan hal tersebut karena sangat tidak ideal untuk trading dengan kondisi fluktuasi harga tajam, ini membuat harga mengalami kenaikan dan penurunan ekstrim.

    Tetapi tidak ada yang tahu kapan fluktuasi ini akan berakhir, apalagi saat terjadinya krisis keuangan. Kondisi ini pernah terjadi di Amerika Serikat pada 2007-2008 dan membuat keuangan dunia mengalami guncangan besar. Terjadi kepanikan dalam banyak sektor, salah satu yang terdampak parah adalah investasi.

    Bahkan perusahaan investasi sekelas Lehman Brothers juga terkena dampaknya dengan adanya gagal bayar sejumlah investasi yang sudah masuk tanggal pembayaran. Kondisi ini semakin diperparah dengan perekonomian yang sedang tidak baik-baik saja dan tidak adanya kepastian dalam hal perekonomian.

    Apakah trader akan dinilai gila tetap ikut trading dengan kondisi tersebut? Sudah pasti hanya orang gila yang berani, tetapi barisan orang gila yang berani investasi disaat kondisi tidak menguntungkan ini bisa jadi miliarder dengan cara penerapan investasi yang tepat dan menguntungkan.

    4 Trader Terbaik Dunia yang Berhasil Untung Besar Saat Pasar Sedang Jatuh

    Anda tentu ingin bukti bukan, siapa saja trader yang berhasil selamat dan tetap bisa mempertahankan profit besar di tengah pasar sedang jatuh-jatuhnya. Berikut beberapa trader sukses yang mampu bertahan dan untung besar di tengah kondisi tidak menguntungkan.

    1. Warren Buffett

    Orang tua terkaya di dunia yang tetap melakukan investasi di masa senja, Warren Buffett tergolong investor ulet yang bisa bertahan dengan kondisi apapun dan berhasil tetap untung dengan kondisi tidak menguntungkan sekalipun. Memiliki kekayaan bersih mencapai USD 109,3 miliar.

    Buffett sendiri memulai investasi pertamanya pada usia 11 tahun, bahkan di usia 13 tahun Buffett sudah sadar membuat akun pajak sendiri untuk kebaikan di masa depan. Ini menjadi keputusan yang tepat karena setelah 5 tahun berinvestasi Buffett mulai mendapatkan keuntungan dan dipergunakan dengan baik.

    Buffett sendiri memilih hidup biasa saja seperti halnya kebanyakan masyarakat Amerika Serikat lainnya dan tidak menggunakan gaya hidup mewah karena sebagian besar asetnya digunakan untuk menyumbang atau beramal. Ini memang dibenarkan karena Ia akan menyumbangkan asetnya hingga 99 persen.

    Benar saja, Buffett tidak segan menyumbang dalam acara apapun, tercatat hingga kini nilai sumbangan Buffett sudah mencapai USD 41 miliar, memang baru setengah dari total aset miliknya. Buffet hanya akan menyumbang jika memang tergerak dan memilih jalannya sendiri.

    Cara Warren Buffet Tetap Investasi di Tengah Kondisi Tidak Menguntungkan

    Hal yang perlu dipelajari dari Buffett adalah keberanian untuk tetap investasi di tengah kondisi yang tidak menguntungkan. Ini terlihat dari catatan laporan The New York Times pada Oktober 2008, saat krisis keuangan melanda Amerika Serikat, Buffett malahan membeli saham di Amerika untuk menekan ekuitas.

    Saat ini Buffet membeli saham abadi milik Goldman Sachs dengan angka hingga USD 5 miliar, saat itu ditetapkan tingkat bunga 10- persen dengan sekuritas premi mencapai 10 persen. Pada tahun 2011 angka ini mencapai USD 3 miliar hanya untuk bunga dan premi sekuritasnya saja.

    Buffett berhasil mendapatkan keuntungan hingga USD 3 miliar dan total USD 8 miliar dari apa yang diinginkan selama 3 tahun saja. Dimana saat itu tidak ada satu perusahaan atau investor yang berani melakukan hal tersebut.

    2. Jamie Dimon

    Dibalik kesuksesan JP Morgan Chase, ada Jamie Dimon yang menjalankan bank terbesar di Amerika Serikat tersebut. Berhasil mencatatkan kekayaan bersih senilai USD 1,9 miliar, Dimon berhasil masuk dalam jajaran orang paling berpengaruh di dunia versi majalah Time.

    Lulusan Tufts University dengan gelar Ekonomi dan Psikologi ini berhasil mendapatkan gelar bersamaan dari Harvard Business School dengan MBA, Baker Scholar. Saat itu Dimon menolak tawaran kerja dari Goldman Sachs dan Morgan Stanley.

    Bukan tanpa alasan Dimon mengikuti jejak ayahnya untuk bekerja di American express dan akhirnya menjadi CEO dan Chairman di JP Morgan Chase pada 2004. Dimon berhasil menggerakan dana hingga USD 12 miliar dalam bentuk hipotik dan membuat krisis kredit berakhir dengan cepat.

    Cara Jamie Dimon Tetap Investasi di Tengah Kondisi Tidak Menguntungkan

    Jamie Dimon menjadi salah satu yang mendapatkan keuntungan terbesar dari JP Morgan dalam kondisi krisis kredit pada 2007-2008, saat itu Ia membuat keputusan gila untuk mengakuisisi Bear Stearns dan Washington Mutual, dua perusahaan yang mengalami kehancuran paling parah sepanjang krisis kredit.

    Nilai akuisisi yang ditawarkan cukup tinggi, di Bear Stearns USD 10 per saham dengan return 15 persen per tahun. Saat krisis mulai membaik pada 2009, Dimon berhasil mendapatkan keuntungan hingga tiga kali lipat dari modal awal hanya dalam kurun waktu 2 tahun saja.

    3. Carl Icahn

    Investor sukses yang membuat keputusan cerdas di tengah krisis ekonomi lainnya adalah Carl Icahn, ini merupakan investor yang menjalankan dana investasi swasta dengan mendirikan Icahn Enterprises. Tidak banyak yang tahu kalau Icahn merupakan penasihat utama Donald Trump saat menjadi presiden.

    Saat terjadi krisis, posisinya memang jadi kontroversi hingga akhirnya membuat banyak pihak bertanya apa yang membuat presiden Amerika Serikat ini membuat keputusan yang aman aneh. Tapi kini terbongkar lulusan Queens ini mendapatkan keuntungan besar dari investasi perjudian di tengah krisis.

    Cara Carl Icahn Tetap Investasi di Tengah Kondisi Tidak Menguntungkan

    Banyak yang ingin tahu bagaimana Icahn bisa memiliki dana hingga USD 200 juta untuk disumbangkan pada Icahn School of Medicine, padahal saat itu Amerika Serikat sedang diterjang krisis moneter di bawah kepemimpinan dari Donald Trump.

    Ternyata Icahn melakukan investasi aneh di bidang perjudian di Las Vegas, tidak tanggung tanggung melakukan akuisisi 3 properti perjudian terbesar hingga akhirnya kondisi perekonomian membaik dan mendapatkan keuntungan paling cepat.

    Awalnya Icahn hanya menggunakan USD 1,3 miliar untuk melakukan akuisisi dari properti tersebut di tahun 2007. Tepat setelah krisis kredit di Amerika Serikat usai sekitar berselang 2 tahun, Icahn berhasil menjual aset miliknya hingga empat kali lipat dari harga awal atau sekitar USD 5,2 miliar.

    Angka ini sangat fantastis, dimana sektor perjudian kembali normal dengan jumlah orang yang berdatangan ke Las Vegas semakin tinggi. Properti tersebut dijual kembali dengan kondisi yang tidak mengalami banyak perawatan, bahkan bisa dibilang ini kesuksesan investasi properti terbesar di dunia.

    4. John Paulson

    Manajer Hedge Fund paling sukses yang menempatkan dirinya menjadi milyarder dengan total kekayaan bersih mencapai USD 4,2 miliar. Paulson sendiri mengakui kalau semua kekayaan ini didapatkan karena investasi gila yang Ia lakukan di tengah krisis keuangan di Amerika Serikat kala itu.

    Paulson merupakan lulusan dari New York University dan meneruskan studinya di Harvard Business School dalam bentuk beasiswa penuh. Memulai karir sebagai investor di Wall Street hingga akhirnya kini mengelola Hedge Fund miliknya Paulson & Co yang berhasil didirikan pada 1994 lalu.

    Paulson memilih emas sebagai produk investasi utamanya, alasannya klise karena harga emas selalu mengalami kenaikan harga setiap tahunnya, bahkan saat terjadi krisis harga emas akan melambung tinggi dan kenaikan terjadi dua kali lebih cepat.

    Cara John Paulson Tetap Investasi di Tengah Kondisi Tidak Menguntungkan

    Paulson mengakui Hedge Fund menjadi sektor yang paling terdampak saat kritis keuangan pada 2007-2008 di Amerika Serikat. Namun selama masa krisi kredit tersebut dirinya melakukan aksi tepat dan cepat untuk menghasilkan USD 15 miliar dengan cara melawan pasar perumahan yang terdampak paling besar di Amerika Serikat.

    Saat itu Paulson mengikuti jejak Warren Buffett untuk membeli saham milik Goldman Sachs dengan total dua juta saham. Bukan itu saja, Paulson juga mulai investasi dengan jumlah besar di Citigroup, JP Morgan Chase hingga banyak lembaga keuangan lain mulai 2009 setelah krisis berakhir.

    Ini jadi catatan tersendiri, saat krisis mulai berakhir dan keuangan mulai bangkit, semua investasi yang ditanamkan mulai kembali normal. Jumlah perhitungan awal yang ditetapkan meleset dan membuat Paulson menjadi salah satu investor sukses dengan mengukuhkan hingga USD 15 miliar di tahun 2009.

    Sudah jelas semua trader sukses di atas melakukan aksi gila yang tidak pernah diperhitungkan oleh banyak orang sebelumnya. Namun aksi ini tidak dilakukan tanpa perhitungan matang, saat terjadi krisis kredit maka semua sektor akan terkena dampaknya, tapi sektor esensial akan tetap bangkit paling awal, inilah investasi yang harus diincar sekarang ini.





  • <a href="https://www.instaforex.org/id/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    warren buffet , itu murni investor, dia bukan trader yang aktif di pasar modal, tapi membeli saham yang kemudian disimpan supaya bisa berkembang nilai uangnya jadi besar di masa yang akan datang, orang ini juga bukan trader forex

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X