Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Hal Dasar Trading Channel dan Dual Komoditi Channel Index
    Click image for larger version

Name:	Menemukan-Timing-yang-Tepat-dengan-CCI-Commodity-Channel-Index-02-Finansialku.jpg
Views:	1
Size:	18.0 KB
ID:	13021981
    Trading forex memang punya daya tarik tersendiri dengan return besar yang berani ditawarkan, sudah pasti ini membuat banyak investor hingga pelaku trading atau trader tertarik. Awalnya coba-coba, ketagihan karena berhasil mendapatkan hasil yang diinginkan hingga menjadi trader forex full time.

    Apakah jadi trader forex full time menjanjikan pendapatan besar? Sudah pasti, Anda sendiri yang mengelola investasi ini dan bebas menentukan return yang diinginkan. Jelas ini banyak diinginkan semua pihak, tetapi terjun dalam dunia trading bukan perkara mudah.

    Anda tidak cukup untuk mengerti tentang trading secara teori saja namun praktek secara langsung juga, inilah yang dilakukan trader profesional. Bahkan kebanyakan memulai trading tanpa modal dan hanya melihat saja, mereka sering kali memilih bekerja di perusahaan investasi yang menangani soal trading.

    Ini menjadi tempat bekerja sekaligus belajar, memulai dengan modal kecil tetapi jarang sekali mengalami kerugian, ini memang bisa terjadi karena jam terbang mereka yang sudah lebih banyak. Lebih banyak tahu dan melihat sehingga bisa memprediksi langkah selanjutnya, inilah insting trader yang harus diasah.

    Bukan hanya mengandalkan insting saja, trading merupakan hal pasti yang bisa diprediksi dengan data dari masa lalu, setelah itu dibandingkan dengan kondisi pasar saat ini. Pada saat itu related maka tingkat akurasi prediksi semakin tinggi dan memberikan keuntungan semakin besar.

    Apakah sudah pernah mendengar atau menggunakan analisa teknikal channel? Ini merupakan teknik yang menggunakan dua garis sejajar sebagai batas atas dan bawah, biasanya menggunakan titik resistance dan titik support.

    Apa kegunaan dari analisis teknikal channel ini? Analisa teknik yang digunakan untuk membantu menentukan titik entry atau masuk untuk buy atau sell dalam trading forex. Dua garis yang digunakan merupakan garis yang didapatkan dari titik potensial berupa Resistance di batas atas dan titik support di garis bawahnya.

    3 Tipe Analisis Teknikal Channel

    Tertarik untuk menggunakan analisa teknik channel? Jangan terburu-buru, Anda harus tahu lebih dalam agar bisa menggunakan teknik ini dengan tepat sehingga bisa memberikan prediksi yang akurat. Dimana analisa teknikal channel ini memiliki 3 tipe berbeda, masing-masing memiliki informasi yang berbeda.

    1. Up Channel

    Ada juga yang menyebutkan dengan ascending channel, ini merupakan sekelompok pergerakan candlestick yang termasuk dalam satu channel dengan mengarah pada pergerakan kenaikan harga atau terjadinya uptrend.

    Dalam satu up channel memang tidak hanya diisi oleh candle bullish saja tetapi ada juga bearish namun secara mayoritas terjadi pergerakan kenaikan harga terus menerus. Kondisi ini yang paling tepat untuk memulai entry sell agar dapat hasilkan keuntungan yang lebih besar.

    2. Down Channel

    Ada juga yang menyebutnya dengan descending channel, ini merupakan sekelompok pergerakan candlestick yang termasuk dalam satu channel dengan mengarah pada gerakan penurunan harga atau terjadinya downtrend.

    Nanti dalam satu down channel masih terdapat candle bullish namun tetap akan didominasi oleh candle bearish. Hal ini membuat pergerakan harga terus mengalami penurunan. Kondisi ini jadi titik mulai entry yang tepat untuk buy aset trading, karena harganya tergolong murah, cocok untuk investasi jangka panjang.

    3. Sideways Channel

    Ada juga yang menyebutnya dengan horizontal channel atau bisa juga sebagai zona nyaman. Ini terjadi karena baik kenaikan dan penurunan harga terjadi secara stabil, candle bullish dan bearish muncul bergantung dan dalam channel tersebut terjadi kestabilan harga, kondisi ini karena buyer dan seller menjaga kestabilan harga.

    Namun kondisi ini tidak memberikan keuntungan besar dan tidak disukai oleh trader profesional, mereka akan melakukan manuver baik itu short selling atau short buying untuk mengubah trend sesuai yang diinginkan agar bisa mendapatkan keuntungan maksimal.

    Cara Membuat Analisa Teknikal Channel

    Kalau dulu harus dilakukan perhitungan secara manual, sekarang dalam sistem platform trading forex online, analisa teknikal channel sudah bisa dilakukan dengan cepat, asalkan Anda tahu caranya dengan baik dan runtut. Kalau ingin menerapkan teknikal channel mudah, ikuti beberapa tahapan berikut ini.

    1. Pastikan broker penyedia platform trading forex menyediakan fasilitas analisis teknikal channel, kalau memang ragu lebih baik bertanya pada customer service terlebih dahulu.
    2. Buka laman trading forex milik Anda, sebagai contoh akan digunakan milik MetaTrader.
    3. Untuk mencarinya pertama klik menu bar ‘Insert’
    4. Setelah itu klik ‘Channel’
    5. Sorot ke bagian samping.
    6. Ada empat indikator yang bisa digunakan dalam analisa channel, Fibonacci, Linear Regression, Equidistant dan Standard Deviation. Pilih salah satunya.
    7. Nantinya akan muncul gambaran channel dalam satu time frame tertentu, Anda tinggal melihat mana bagian up channel, down channel dan sideways channel.
    8. Lakukan analisa untuk melihat titik entry terbaik yang cocok sebagai permulaan buy dan sell.

    3 Syarat Utama Untuk Menerapkan Analisis Teknik Channel

    Setelah muncul hasil analisa teknikal channel, lihat bagaimana pergerakannya. Sebelum menentukan masuk dalam channel yang mana, Anda harus tahu syarat utama setiap bagian masuk dalam channel, baik itu up, down dan sideways.

    1. Up Channel

    Saat satu kelompok candlestick menunjukkan kenaikan harga terus menerus, ini bisa jadi masuk dalam bagian up channel tetapi dengan syarat titik higher low tidak mencapai titik terbawah atau masuk dalam batasan titik downtrend.

    Sedangkan untuk titik higher highs tidak akan melebihi dari batas atas yaitu titik Resistance, karena ini merupakan titik tertinggi dan jadi puncak uptrend tertinggi. Kalau masih ada candle yang melebihi batasan ini, berarti tidak bisa masuk dalam up channel.

    2. Down Channel

    Saat satu kelompok candlestick menunjukkan penurunan harga terus menerus, ini berpotensi masuk dalam bagian down channel. Kondisi ini juga disebut dengan downtrend. Namun dengan syarat titik terbawah atau lower lows menempati titik harga terendah sedangkan lower highs tidak melebihi dari titik higher low.

    3. Sideways Channel

    Kelompok candlestick yang masuk dalam sideways channel paling mudah diketahui, tinggal cari saja pergerakan harga yang paling stabil dengan kenaikan dan penurunan harga stabil. Dalam kondisi ini tidak ini memang cocok untuk buy dan sell tetapi harus ambil harga tertinggi untuk sell dan terendah untuk sell.

    3 Hal Utama Dalam Analisa Teknik Channel

    Melakukan analisis teknikal channel ini memang mudah, apalagi kalau Anda sudah menggunakan platform trading forex online, tinggal klik saja sudah keluar pengolahan data yang diinginkan. Masalahnya, tidak semua trader bisa membaca data dengan tepat dan menghasilkan informasi akurat.

    Kalau memang ingin menerapkan analisa teknik channel, sebaiknya perhatikan 3 hal utama agar mendapatkan seluruh informasi dengan baik. Berikut ini beberapa hal yang harus Anda perhatikan dengan detail.

    1. Batas Atas dan Bawah Tidak Jelas

    Anda tidak bisa menentukan up channel, down channel begitu saja, lihat dulu apakah harga mencapai syarat sebelumnya, lihat untuk batas atas dan bawahnya. Kalau memang pergerakan harga bisa menembus maka ini akan judi prediksi akurat dan terpercaya.

    2. Tidak Terjadi Fluktuasi Harga

    Syarat utama untuk masuk dalam channel adalah terjadinya kenaikan dan penurunan harga yang stabil dengan kecenderungan yang sama. Misalkan untuk up channel maka terjadi kecenderungan kenaikan harga dan down channel terjadi kecenderungan penurunan harga, tetapi kalau kondisinya fluktuatif tentu saja tidak bisa.

    Terjadinya fluktuatif harga jelas akan membuat range support dan resistance semakin besar sehingga membuat akurasi tidak analisis teknikal channel tidak lagi valid. Hindari kondisi ini dan sebaiknya tidak masuk dalam channel yang akan digunakan pengolahan data

    3. Tidak Ada Kepastian Titik Support dan Resistance

    Analisis teknikal channel menggunakan batas atas dan bawah sebagai range harganya, kalau terjadi fluktuatif harga, maka tidak tercapai titik support dan resistance yang sesuai. Kalau tidak muncul kepastian tersebut, analisis ini tidak akan akurat dan memberikan informasi yang tepat.
    Click image for larger version

Name:	Futures Trade.jpg
Views:	1
Size:	7.5 KB
ID:	13021982
    Penerapanan analisa teknikal channel ini memang mudah, apalagi kalau Anda menggunakan platform trading forex online. Tetapi lihat dulu time frame yang digunakan, analisis ini tidak bisa dipakai kalau kondisi pasar dalam posisi fluktuatif dengan kenaikan dan penurunan harga terkoreksi tajam.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    indikator channel kah bro? kalo ngak ada emanga ada skripnya bro supaya bisa dipasang di metatrader dan keluar channelnya? soalnya klo ngak ada kan ngak bisa belajar dari thread ini gimana supaya bisa menghasilkan profitnya

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X