Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Rasio Risk Reward R/R, Bacalah Grafik Layaknya Bahasa Kedua Anda
    Trading forex memang jadi investasi idaman yang bisa memberikan return tinggi, tapi sayang tidak semua orang berani ikut serta. Hal ini karena resiko yang cukup tinggi. Anda harus ingat high risk return, ini hukum alam yang tidak bisa ditampik siapapun.

    Bagi Anda yang berani menantang dengan hati-hati resiko tinggi dari trading forex. Sebagai imbalannya bisa mendapatkan keuntungan besar yang tidak diperhitungkan sebelumnya. Inilah yang diinginkan banyak pihak namun tidak semudah itu mendapatkannya, ini tidak seperti membalikan telapak tangan saja.

    Jangan pernah percaya kalau ada yang mengatakan trading forex itu hanya mengandalkan peruntungan saja. Memang ada keberuntungan yang bermain tetapi Anda harus tetap punya perhitungan yang matang dan penuh dengan rencana cadangan atau back up.

    Bagi trader yang ingin full time dalam bidang investasi yang cukup beresiko ini, tentu pasti akan mempelajari tentang resiko. Dalam trading forex ini disebut dengan rasio risk/reward atau rasio R/R, ini dapat dihitung dengan cermat dengan membandingkan potensi profit dan loss.

    Tidak banyak trader yang ingin tahu atau tidak mau tahu dengan resiko dengan cara menghitung manajemen risiko. Hal ini disebabkana Sebagian besar trader hanya ingin meraih profit tanpa ingin rugi itu terjadi pada mereka. Padahal, jika dilihat dari dasar trading forex itu memiliki banyak resiko.

    Rasio R/R ini akan memberikan gambaran dengan jelas berapa keuntungan dan kerugian yang akan ditimbulkan dalam trade yang Anda ikuti saat ini. Tujuannya jelas memberikan gambaran sehingga membuat trader yakin dalam trading tersebut. Reward dan resiko ini akan berimbang dan tidak perlu ditakutkan.

    Memang kata banyak trader benar adanya bahwa trading forex wajib memiliki sikap positif untuk memperoleh sisi eksekusi terbaik, akan tetapi perlu memiliki sifat realistis untuk hal yang terjadi selanjutnya. Tidak semua trade bisa Anda menangkan, inilah yang dialami oleh trader profesional yang bergerak dengan sangat berhati-hati.

    Mengenal Rasio Risk/Reward

    Sebelum terlalu dalam mengenal manajemen resiko, lebih baik Anda ketahui terlebih dahulu konsep dari rasio risk/reward. Ini merupakan perhitungan yang memperlihatkan potensi keuntungan dari kerugian dalam satu perdagangan forex atau trade.

    Sedangkan untuk perbandingan risk dan reward, ini akan ditentukan oleh trader itu sendiri. Biasanya ditetapkan 50:50, tetapi ada juga trader yang menerapkan 1:3, satu bagian resiko kerugian dan 3 bagian resiko keuntungan. Umumnya dilaksanakan pihak trader pro yang sudah paham betul dengan pasar trading.


    Tetapi bagi Anda yang baru mengenal trading forex, disarankan hanya membuka peluang risk dan reward seimbang, 50:50. Situasi ini sangat jelas memberikan gambaran jika berapa saja modal yang sudah Anda keluarkan, pasti nanti mendapatkan kerugian maupun keuntungan.

    Misalkan ikut trading USD 1,000, nantinya berpotensi keuntungan hingga USD 2.000 sedangkan kalau tidak beruntung maka mengalami kerugian hingga USD 500. Kondisi ini menguntungkan bukan, Anda tidak akan kehilangan semua modal yang dimiliki.

    Dimana ada aturan tidak tertulis menyebutkan kalau trader tidak boleh menghabiskan semua modal miliknya. Maksimal modal yang boleh digunakan untuk trading hanya mencapai 30 persen saja untuk setiap trade. Situasi seperti ini akan memberi keamanan pada keuangan kalangan trader untuk bisa laksanakan trading berikutnya.

    Rasio R/R ini juga erat kaitannya dengan menerapkan fitur stop loss. Fitur yang sangat membantu trader dalam menghentikan loss yang didapatkan agar tidak menghabiskan keuntungan yang telah didapatkan sebelumnya. Namun penetapan nominal stop loss ini juga berpengaruh pada rasio R/R.

    Ada baiknya untuk trading dengan resiko sangat tinggi atau trade high risk terapkan stop loss rendah saja, kalau bisa dititik terendah hingga 5 pergerakan harga saja. Dalam trader high risk biasanya digunakan untuk investasi dengan risk seperti trading bitcoin, tetapi ada juga trading forex dengan risk tinggi.

    Jangan khawatir jumlah reward akan berkurang, fitur stop loss ini hanya akan berhenti dalam kondisi trading loss terus menerus. Sehingga tetap bisa mendapatkan profit yang diinginkan. Tetapi trader harus rajin melihat notifikasi, karena kalau jumlah loss sudah melebihi ketentuan trading akan dihentikan.

    Cara Penghitungan Rasio Risk/Reward

    Cukup penting bukan untuk tahu dan mengerti tentang rasio risk/reward, sekarang Anda harus tahu bagaimana cara penghitungan yang tepat. Jika sebelumnya hanya menggunakan perhitungan kasar dengan pemahaman sendiri, berikut ini pemahaman yang paling tepat untuk menentukan rasio risk/reward.

    Rasio reward merupakan potensi mengalami keuntungan, biasanya trader sudah menerapkan target profit, ini juga biasanya sudah ditentukan oleh pihak sekuritas atas kuasa dari trader itu sendiri. Reward inilah yang akan memberikan keuntungan dalam perdagangan, ini didapatkan dari jumlah profit dalam trading.

    Trader akan profit jika bisa menentukan titik masuk atau entry dan titik keluar atau exit yang tepat. Hal semacam inilah yang membuat trader merasa untung dengan jumlah besar dan bisa digunakan sebagai moment untuk memaksimalkan tradingnya.

    Sedangkan untuk rasio risk atau resiko merupakan potensi terjadinya kerugian, ini memang setara dengan rasio reward yang akan didapatkan. Namun dengan bantuan dari fitur stop loss, risk bisa ditekan hingga titik terbawah, trader hanya perlu menentukan jumlah stop loss.

    Tetapi saat menentukan jumlah stop loss harus diperhitungkan dengan baik sesuai kondisi pasar sekarang ini. Kalau memang dalam kondisi uptrend yang lebih mendominasi. Maka aman kalau menerapkan Stop Loss cukup panjang tetapi saat downtrend sebaiknya pendek saja agar loss tidak terlalu banyak.

    Di samping itu, stop loss bisa memberhentikan trading yang sudah Anda pakai, pastikan sudah tetapkan stop loss dengan benar. Semakin tinggi jumlah stop loss, maka semakin banyak loss yang akan ditimbulkan.

    Bagaimana perhitungannya? Ini kembali dari risk dan reward yang ingin didapatkan oleh trading, kalau memang ingin untung besar maka tetapkan 1:3, ini bisa memberikan risk satu bagian atau tiga bagian dan juga sebaliknya, Anda bisa mendapatkan reward 3 bagian dan risk hanya satu bagian.

    Ini semua kembali tergantung pada pergerakan pasar, saat kondisinya sedang bagus karena banyak terjadi kenaikan harga, bahkan hingga ada uptrend terjadi beberapa kali. Ini waktunya dapat untung lebih besar dengan menerapkan stop loss tinggi, tetapi saat kondisi tidak menguntungkan tetapkan stop loss rendah saja.

    Batasan Penggunaan Rasio Risk/Reward

    Setelah menerapkan rasio risk dan reward, Anda harus tahu bagaimana cara penerapannya, terlebih lagi pada batasan penggunaannya agar hasil yang bisa didapatkan lebih maksimal. Ada tiga batasan utama yang bisa Anda jadikan pertimbangan, inilah yang akan mempengaruhi hasil trading forex nantinya.

    1. Kondisi Pasar

    Ini jadi faktor utama sekaligus penentu dari pergerakan harga, seringkali muncul banyak sentiment yang membuat kondisi pasar mengalami pergolakan sehingga muncul fluktuasi harga. Tidak banyak trader yang berani ikut trading dalam kondisi ini, karena terjadi naik dan turun harga yang tidak terkendali.

    Kondisi pasar ini juga bisa dipengaruhi dari perilaku trader, bagaimana cara pengelolaan aset menjadi yang utama. Untuk membuat harga di pasar stabil, buyer dan seller harus melakukan aktivitas yang seimbang, jika salah satunya berulah maka akan menimbulkan uptrend dan downtrend.

    Uptrend akan muncul kalau terjadi aksi buyer lebih tinggi dibandingkan seller, ini ditandai dengan kenaikan harga beberapa aset penting dalam trading forex. Uptrend juga bisa terjadi dengan sentiment dari pihak luar, seperti adanya kebijakan ekonomi baru yang menguntungkan banyak pihak atau aset trading itu sendiri.

    Sedangkan untuk downtrend kalau terjadi aksi seller yang lebih dibandingkan buyer, ini ditandai dengan penurunan harga dari beberapa aset dalam trading forex. Kondisi downtrend juga bisa terjadi saat aset tersebut mengalami masalah atau muncul sentiment yang kurang menguntungkan.

    2. Entry dan Exit Trading Forex

    Penting sekali mengatur momentum yang paling tepat untuk masuk dan keluar (entry dan exit) dalam trading forex, ini akan menentukan banyaknya profit dan loss yang didapatkan. Namun tidak semua trader tahu dengan tepat kapan waktunya entry dan exit, kebanyakan memasuki trading dengan terburu-buru karena ingin ambil untung saja.

    Padahal pergerakan harga di pasar forex ini memberikan sinyal tersendiri, terlebih lagi untuk pergerakan hingga pola candlestick, ini bisa memperlihatkan munculnya uptrend hingga downtrend, sehingga Anda bisa tahu dengan benar kapan entry dan exit yang menguntungkan.

    Ciri entry yang menguntungkan adalah setelah terjadinya pembalikan downtrend ke uptrend, ini akan membuat Anda mendapatkan harga masuk yang tinggi. Sedangkan untuk exit, lebih baik keluar dalam kondisi harga stabil atau mulai memasuki downtrend sehingga tidak mendapatkan harga terendah.

    3. Tentukan Target Profit dan Stop Loss

    Setiap trader tentu sudah punya keinginan untuk dapat keuntungan berapa banyak dalam trading forex, ini akan jadi pintu masuk utama dalam trading. Jangan datang ke trading forex hanya untuk iseng atau bersenang-senang saja kalau tidak punya modal besar, ini akan sangat merugikan.

    Jumlah target profit trader juga akan menentukan risk dan rewardnya, semakin tinggi target profit yang diinginkan maka semakin tinggi pula risk yang akan didapatkan. Inilah yang harus disadari oleh trader. Namun Anda bisa tenang, kini risk bisa dikendalikan dengan mudah dengan menerapkan fitur stop loss.

    Dalam penggunaan stp loss yang tepat, Anda akan mengikat lebih banyak keuntungan dibandingkan kerugian. Pasalnya stop loss akan menghentikan trading kalau kondisinya mengalami penurunan harga atau terjadi loss terus menerus, ini akan menguntungkan karena profit bisa diterima secara penuh.

    Cara Analisa Trader Profesional

    Kenapa penting sekali membaca pergerakan grafik harga? Ini akan memberikan sinyal apa yang akan terjadi di pergerakan mendatang. Seperti Anda ketahui, trading forex memiliki pola yang berulang dan Anda bisa memprediksi apa yang terjadi selanjutnya, tentu saja dengan mempertimbangan kondisi pasar terkini.

    Kemampuan untuk menganalisis grafik harga wajib Anda miliki, sehingga bisa tahu apa yang akan terjadi nantinya. Hal ini membuat Anda bersiap untuk kondisi terbaik dan terburuk nantinya. Selain mengerti candlestick dengan baik, Anda juga harus mengasah insting trading dengan baik.

    Insting setiap trader profesional tidak bisa diabaikan begitu saja, apalagi bagi trader yang sudah punya jam terbang tinggi. Ini bisa memprediksi dengan tepat berdasarkan pengalaman yang dimiliki, inilah yang dapat mengasah insting trader. Feeling saja bisa meleset namun dengan dukungan insting ini akan jadi keputusan tepat.

    Tips Cara Meningkatkan Kemampuan Membaca Grafik

    Bukan hanya insting yang harus diasah dengan baik, ini belum tentu bisa membantu mengambil keputusan dengan tepat. Insting merupakan pemikiran Anda, pernahkan teringat kalau ini semua bisa meleset karena faktor lupa atau Anda tidak ingat dengan baik. Maka dari itu trader harus punya kemampuan membaca grafik.

    Tidak perlu jadi ahli dalam hal candlestick atau ilmu eksakta tentang perdagangan forex, Anda hanya perlu memahami kemampuan dasarnya saja seperti dua hal berikut ini agar bisa membaca grafik dengan baik.

    1. Orientasi Grafik

    Banyak trader yang salah mengartikan grafik karena tidak tahu orientasinya dengan tepat, bahkan tidak mengerti apa saja informasi yang bisa didapatkan. Pastikan mengerti kenaikan harga ini berwarna hijau atau putih, sedangkan untuk penurunan harga berwarna merah atau hitam.

    Pewarnaan ini tergantung jenis grafiknya, namun selalu ada keterangan lengkapnya, tetapi ini gambaran awalnya. Sedangkan untuk garis vertikal ini akan memperlihatkan kondisi harga dengan distorsi yang terjadi.

    Garis horizontal akan memperlihatkan pemisahan harga, in akan memperlihatkan trend yang muncul, apakah trend yang kuat dan terjadi dalam kurun waktu pergerakan panjang atau hanya trend sementara yang muncul dalam beberapa pergerakan saja.

    2. Pilih Platform Trading yang Tepat

    Cukup rumit bukan membaca grafik pergerakan harga, Anda tidak perlu melakukan itu sendiri kalau memilih menggunakan platform trading forex. Bukan hanya sekedar untuk trading saja, platform ini memberikan banyak informasi, grafik pergerakan harga salah satunya.

    Anda bahkan bisa melihat pergerakan grafik dari masa ke masa dan membandingkan semuanya, ini jelas akan memudahkan untuk melihat pola trading nantinya. Kalau ditemukan pola yang sama dengan kondisi pasar yang hampir mirip, bukan hal mustahil kondisi serupa akan terjadi lagi.

    Jangan takut dengan resiko yang pasti ada dalam trading forex, Anda hanya perlu tahu semuanya dalam rasio risk dan reward. Ini akan memberikan gambaran berapa untung dan rugi yang akan Anda dapatkan dalam trade tersebut, dimana salah satu caranya dengan membaca grafik pergerakan harga dan membandingkannya dari masa ke masa.

  • <a href="https://www.instaforex.org/id/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    rasio risk reward itu bukan ditentukan trader sendiri, tapi berdasarkan pengalaman tradingnya, jadi ada baiknya mencoba banyak latihan trading dengan akun demo dulu, dari situ akan muncul data loss profitnya, nah itu angka yang bisa dijadikan patokan real rasio risk reward termasuk nilai stop loss dan tp si trader

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X