Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Jenis Data dan Membuka Peluang dari Berbagai Indikator Demi Memaksimalkan Trading


    Click image for larger version

Name:	Standar_Deviasi.jpg
Views:	1
Size:	38.5 KB
ID:	13021901
    Trading forex memang membuka peluang investasi lebih cepat dengan return tinggi. Inilah yang jadi pembeda utama dari produk investasi lainnya. Bahkan investasi saham yang jadi primadona bisa kalah, pasalnya saham membutuhkan waktu yang cukup panjang untuk mendapatkan return maksimal.

    Investasi forex ini memang cukup fleksibel, cocok untuk investasi jangka pendek, menengah hingga panjang. Pelaku trading atau trader hanya perlu menentukan tujuan investasi dan apa goalsnya, setelah itu baru memulai trading dengan baik agar target profit bisa tercapai.

    Trading forex ini tidak hanya mengandalkan keberuntungan, feeling atau insting dari trader itu sendiri, Anda harus membuat perencanaan matang dan prediksi yang tepat. Biasanya trader menggunakan pengolahan data untuk melihat bagaimana peluang mendatang, pasalnya trading forex bisa dibilang hanya pengulangan semata.

    Prediksi yang dilakukan trader biasanya berdasarkan data yang sudah tersedia, ini lebih aman karena sumber data yang terpercaya akan mempengaruhi akurasi prediksi. Selain itu, trader itu akan menggunakan teknik dan indikator pendukung, agar pengolah data bisa lebih terarah dan sesuai dengan tujuan.

    10 Data Penting Untuk Memaksimalkan Prediksi Trading Forex

    Bahan utama dalam membuat pengolahan untuk prediksi trading forex adalah data, Anda harus mendapatkan dari sumber terpercaya, bahkan kalau bisa dari pemerintahan atau lembaga terkait. Misalkan untuk pergerakan harga forex, ambil langsung dari Bursa Efek Indonesia (BEI), datanya jelas valid bukan.

    Bagi Anda yang membutuhkan berbagai macam data untuk mendukung pembuatan prediksi, dalam website trading economics menyediakan banyak data. Berikut ini 10 data paling penting dan sering kali digunakan untuk membuat prediksi dalam trading forex.

    1. Data Kondisi Pasar 10 Tahunan

    Data yang paling banyak dicari adalah kondisi pasar, ini akan memberikan informasi tentang kondisi semua komoditas yang jadi produk investasi, mulai dari kondisi mata uang, obligasi dan produk investasi lainnya. Datanya cukup lengkap dan bisa diakses dalam waktu yang panjang.

    Untuk membuat prediksi yang tepat, sebaiknya gunakan data 10 tahun terakhir sehingga bisa memberikan informasi lebih lengkap. Selain itu juga dapatkan data untuk mata uang dari berbagai negara yang bagus juga dijadikan aset trading.

    2. Data Produk Domestik Bruto (PDB)

    Data yang tidak kalah penting lainnya adalah Produk Domestik Bruto (PDB) atau GDP yang digunakan dalam dunia internasional. Ini dapat mengukur kondisi perekonomian suatu negara, lantas apa hubunganya dengan forex? Anda bisa jadi menggunakan mata uang dari negara tersebut sebagai aset trading.

    3. Data Perubahan Harga

    Ini bukan grafik perubahan harga dari aset dalam trading, tetapi data perubahan harga yang memiliki potensi mempengaruhi perubahan harga aset tersebut. Misalnya data untuk inflasi, tingkat inflasi hingga potensi terjadinya inflasi pangan. Tingginya tingkat inflasi juga sangat buruk untuk negara, ini juga buruk untuk jadi aset trading.

    4. Data Perubahan Suku Bunga

    Data suku bunga ini memang erat kaitannya dengan perbankan, dimana akan berpengaruh pada bunga pinjaman hingga pertumbuhan kredit. Namun pentingnya data ini untuk melihat bagaimana pengaruh suku bunga terhadap produk trading lainnya, misalnya emas yang cukup pengaruh dengan suku bunga.

    Dimana emas memiliki korelasi yang cukup tinggi dengan forex, saat harga emas jatuh bisa jadi forex juga akan terkoreksi hal serupa. Korelasi inilah yang harus diketahui agar bisa memiliki produk investasi pelindung saat investasi lainnya terkoreksi mengalami penurunan tajam.

    5. Data Perdagangan Dunia

    Data ini sangat penting dan sering kali dijadikan sebagai tolak ukur untuk melihat trend, pasalnya perdagangan dunia akan memberikan dampak besar pada trading forex. Harga forex mudah sekali terkoreksi dengan adanya sentiment tersebut.

    Biasanya yang memberikan pengaruh besar itu seperti negara perdagangan nasional, utang luar negeri hingga penanaman modal asing. Khusus di Indonesia yang memiliki ketertarikan kedatangan wisata, jumlah wisata yang masuk dalam kunjungan tahunan juga bisa memberikan sentiment pada harga aset trading.

    6. Data Kemajuan Pemerintahan

    Inilah yang sering kali membuat harga forex terkoreksi, semakin stabil kondisi perekonomian dan pemerintah bisa mengelola negara dengan baik, maka trading forex akan berjalan ke arah positif. Nantinya Anda membutuhkan beberapa data penting yang berkaitan dengan negara.

    Mulai dari pemeringkat kredit dunia, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), kebijakan dan belanja fiscal. Selain itu bagaimana pemerintah dalam penyerapan perbelanjaan juga menjadi faktor penting.

    7. Data Tingkat Konsumsi Masyarakat

    Data konsumen akan menjadi cerminan pergerakan nasional, jika uang tidak bisa berputar hingga kalangan bawah, maka perekonomian tidak akan mengalami peningkatan. Hal inilah yang membuat data konsumsi masyarakat sangat penting untuk melihat bagaimana daya beli masyarakat selama ini.

    Ini akan berpengaruh pula pada PDB, sektor perbankan hingga perekonomian. Pasalnya konsumsi masyarakat mengambil peran penting dalam keberlangsungan negara. Saat tidak terjadi konsumsi sesuai target, bisa jadi perekonomian mandek dan tidak terjadi pertumbuhan ekonomi.

    8. Data Perpajakan

    Data ini akan memperlihatkan bagaimana kondisi perekonomian masyarakat dalam hal kedisiplinan dalam pembayaran pajak. Ini bukan hanya soal pajak perorangan dan kelompok namun cara pemerintah untuk memaksimalkan pajak.

    Dimana pajak akan mendanai banyak hal penting seperti jaminan sosial, kepentingan bersama hingga kegiatan pemerintahannya. Negara yang sudah melakukan pengelolaan pajak dengan tepat, bisa menjadi negara maju, pasalnya masyarakat sudah mulai melek tanggung jawab pada negara.

    9. Data Kesehatan

    Data yang tidak kalah penting adalah tentang kesehatan, pasalnya perekonomian negara tidak akan stabil jika kesehatan masyarakat tidak diperhatikan dengan baik. Bisa Anda lihat dari beberapa negara maju, anggaran kesehatan sangat tinggi dan kesehatan masyarakat terjaga dengan baik.

    10. Data Tingkat Hunian Masyarakat

    Jumlah masyarakat yang punya rumah atau kepemilikan rumah juga bisa jadi variabel penting dalam melihat prediksi dalam trading. Ini akan berkaitan dengan trading komoditas, pasalnya real estate menjadi salah satu investasi yang tidak pernah mati, namun ada apa jadinya jika jalan di tempat.

    4 Jenis Indikator dalam Trading Forex
    Click image for larger version

Name:	images.jpg
Views:	1
Size:	8.0 KB
ID:	13021902
    Seperti diketahui, bukan hanya data saja yang krusial dan harus memilih variabel yang tepat dengan tingkat akurasi rata yang sangat tinggi, minimal harus datang dari lembaga atau pemerintahan terkait.

    Namun bukan hanya data saja yang penting, Anda juga membutuhkan indikator untuk membantu pengolahan data dengan tepat. Sehingga tahu apa yang akan terjadi dan apa yang harus dilakukan. Berikut ini beberapa jenis indikator yang harus Anda ketahui dan jangan sampai salah penggunaanya.

    1. Indikator Trend

    Indikator paling populer dan sering kali digunakan dalam pengolahan data, ini merupakan indikator yang akan memperlihatkan tanda-tanda hingga kemungkinan munculnya trend dalam kurun waktu tertentu.

    Indikator trend akan melihat bagaimana kecenderungan akan muncul, apakah terjadi harga naik atau uptrend bisa juga terjadi harga turun atau downtrend. Indikator trend ini juga banyak digunakan untuk memprediksi harga.

    2. Indikator Momentum

    Momentum adalah kunci dalam trading forex, Anda memang bisa melihat bagaimana trend tertentu tapi kapan momentum yang tepat untuk melakukan aksi buy atau sell, inilah kepastian yang bisa diberikan pada trader.

    Dimana akan melihat penguatan atau pelemahan dari trend itu sendiri. Selain itu juga melihat kapan terjadinya momentum perubahan harga, ini biasanya terlihat dari candlestick. Momentum indikator ini juga akan memperlihatkan kapan munculnya peluang untuk sell dan buy yang tepat.

    3. Indikator Volatilitas

    Pernah melihat terjadinya fluktuasi harga, dimana muncul pergerakan tajam untuk kenaikan dan penurunan secara drastic. Hal ini tentu saja akan sangat merugikan bagi trader, sebab harus ekstra hati-hati dan segera untuk melakukan price action.

    Indikator volatilitas inilah yang akan memberikan petunjuk peluang munculnya kondisi fluktuatif tersebut, meskipun ini tidak bisa diprediksi secara pasti. Hanya saja beberapa sinyal-sinyal bisa memperlihatkan tanda-tanda kemunculan fluktuatif harga.

    Dimana untuk volatilitas harga tinggi ini akan memperlihatkan pergerakan harga yang besar dengan dua arah. Sedangkan untuk volatilitas rendah ini menunjukkan pergerakan harga yang rendah dan terjadi pada satu arah saja, sehingga bisa lebih mudah diprediksi.

    4. Indikator Volume

    Banyak yang menganggap indikator volume tidak penting, pasalnya tidak bisa memberikan prediksi tajam seperti indikator lainnya. Padahal yang menggunakan indikator volume adalah pair forex atau trading dengan menggunakan dua mata uang sekaligus. Ini juga melihat kekuatan trend dan tingkat harga bagi pair forex.

    Untuk Anda yang belum tahu, pair forex adalah trading yang menggunakan dua mata uang sekaligus, dimana mata uang utama akan berada di depan, ini diyakini lebih stabil dan bisa memberikan keuntungan lebih banyak lagi.

    4 Indikator Paling Populer dan Krusial dalam Trading Forex

    Semua indikator di atas penting, namun memiliki jenisnya masing-masing. Inilah yang sering kali membuat trader bingung, untuk indikator tren pakai yang mana dan indikator lainnya pakai apa saja. Berikut ini ada 4 indikator yang paling populer, paling banyak digunakan dan memiliki tingkat akurasi tinggi.

    1. Moving Average (MA)

    Indikator Moving Average (MA) memang paling populer untuk memprediksi pergantian trend dan paling banyak digunakan sebagai indikator trend. Namun memiliki fungsi lain untuk menentukan titik support dan resistance, ini akan memperlihatkan kapan waktunya masuk dalam keluar dengan tepat.

    Selain itu MA juga merupakan indikator sederhana yang mudah digunakan dan tidak perlu perhitungan yang rumit. Bisa diterapkan dalam time frame pendek sehingga cocok jadi prediksi dalam day trading.

    2. Simple Moving Average (SMA)

    Gabungan dari indikator trend dan momentum, pasalnya dapat melihat bagaimana perubahan harga dan cara mengindikasi trend dengan baik. Indikator ini lebih rumit dengan jenjang waktu lebih pendek mulai dari time frame 10 menit saja, ini juga banyak digunakan saat membuat prediksi day trading.

    3. Bollinger Band

    Indikator andalan untuk melihat tingkat volatilitas, indikator buatan dari John Bollinger ini sudah sangat tua, sekitar 30 tahun lalu diciptakan tapi masih tetap relevan untuk dipakai dalam menentukan prediksi tingkat volatilitas dalam trading forex.

    Cara kerjanya untuk melihat tingkat volatilitas, apakah tinggi atau rendah. Ini akan jadi acuan dalam mengambil eksekusi mendatang. Bollinger band punya standar berbeda, untuk harian dan jangka panjang hingga 365 hari atau satu tahun.

    4. Relative Strength Index (RSI)

    RSI banyak digunakan sebagai indikator momentum, lebih rumit dan akurat jika dibandingkan dengan SMA, namun cocok digunakan bersamaan. RSI paling cocok digunakan dalam prediksi pair forex, sebab dalam melihat overbought dan oversold dari masing-masing pair tersebut.

    Dimana awalnya akan mengindikasikan dari garis trend, jika terjadi kesesuaian, maka lihat bagaimana pergerakannya. Kalau positif maka bisa jadi kondisinya bagus untuk sell, namun kalau negatif maka segera lakukan antisipasi dengan melakukan sell atau buy aset trading dengan harga murah.

    Pengaturan prediksi dalam trading forex ini penting, Anda harus punya data yang akurat, indikator apa saja yang digunakan dan bagaimana cara aplikasinya. Semua informasi ini akan sangat membantu dalam mengambil keputusan, apalagi trading forex merupakan pengulangan dari apa yang terjadi di masa lalu.

  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    kalau data penyumbang perubahan kekuatan ekonomi negara mendingan tunggu jadwal news aja, toh pasti akan direspon pasar dengan terbentuknya tren baru atau tren yang sekarang bergerak lebih cepat, tapi bukan berarti setiap kesempatan ini adalah kesempatan untuk mendapatkan profit, semua itu kembali lagi pada skill trading si trader

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X