Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Mengetahui Pengetahuan Tentang Stop atau Limit Order Trading Forex
    Click image for larger version

Name:	EURUSD D1.jpg
Views:	2
Size:	86.5 KB
ID:	13021666
    Memulai trading forex memang sering kali membuat pelaku trading atau trader merasa khawatir, bagaimana kalau nantinya mengalami kekalahan dan tidak bisa membuat eksekusi yang tepat. Ini adalah pandangan yang salah, pasalnya tidak sedikit trader pemula yang meraih kesuksesan dari pertama kali ikut trading.

    Bagaimana bisa? Padahal trader pemula minim pengalaman, belum pernah ikut dalam platform trading online secara langsung dan tidak tahu kondisi pasar. Kuncinya adalah ingin tahu dan membuat perencanaan yang tepat. Jangan sampai datang ke trading forex tanpa persiapan, sudah pasti mengalami tumpukan loss.

    Apalagi jika nekad datang hanya modal keberuntungan saja, trading forex bukan lotre yang bisa menang hanya dengan keberuntungan. Trader pemula yang berhasil menang di trading pertamanya, ini karena sudah membuat perencanaan yang matang, menghitung dengan cermat manajemen resikonya dan selalu yakin.

    Kenapa tidak yakin dengan kemampuan diri sendiri, toh sudah mempelajari banyak hal, ini akan percuma jika Anda tidak terjun langsung dalam trading forex. Ibarat belajar berenang, Anda sudah tahu teorinya, resikonya, tinggal masuk ke kolam dan praktekkan saja. Apa yang diragukan lagi.

    Inilah yang membuat trader terkadang tidak bisa berhenti ikut dalam trading forex, waktu 24 jam dalam 5 hari sepekan menjadi kurang. Apalagi jika Anda bisa mengendalikan trading dengan baik, sudah pasti dapat profit yang sesuai dengan target. Tapi apakah ada batasan untuk order? Sebenarnya tidak.

    Aturan Stop / Limit Order dalam Trading Forex

    Lantas apa kondisi yang membuat trader akan terus ikut trading, ini terjadi saat leverage mencapai titik maksimal, dimana berpotensi memberikan keuntungan besar, inilah yang membuat banyak investor semakin sering menambah ordernya, sekalipun meningkatnya keuntungan juga membuat resiko kerugian semakin tinggi.

    Namun trader profesional sudah punya perencanaan matang, pasalnya selalu membuat manajemen resiko terlebih dahulu, sehingga tahu dengan jelas berapa keuntungan dan kerugian dalam trading tersebut. Inilah yang menguntungkan bagi trader, saat tahu resikonya jadi tahu eksekusi yang tepat.

    Tetapi trader juga tidak lupa untuk menerapkan order stop dan pengelolaan limit untuk mengamankan posisi modal yang mereka miliki. Ini hal penting yang sering kali dianggap remeh oleh banyak trader lainnya. Jangan hanya berpikir tentang profit saja, masih banyak hal lain yang dipikirkan jika ingin trading jangka panjang.

    Memang benar trading forex paling cocok untuk investasi jangka pendek dan menengah, tetapi apa jadinya jika digunakan investasi jangka panjang, sudah jelas hasilnya akan lebih melimpah karena return yang diberikan lebih besar dari investasi saham.

    Stop order memang batasan berapa banyak order yang boleh diterapkan oleh trader dalam trading forex, semakin banyak order diberikan maka resiko untung dan rugi akan semakin tinggi. Inilah yang harus dipikirkan dalam manajemen modal, berapa yang harus diberikan dan tentukan batasan nya.

    Sedangkan limit order adalah batasan harga minimal dan maksimal untuk penerapan trading, misalkan berapa yang akan digunakan untuk sell dan buy, jelas ini tergantung dengan posisi pasr saat ini, tetapi tetap berikan batasan berapa aset yang akan dibeli dan berapa aset yang dijual, ini juga berkaitan dengan target profit.

    Misalkan, Anda ingin menjadikan satu trading forex dengan metode swing trading (memiliki massa trading lebih lama) sebagai investasi jangka panjang, maka harus menentukan limit order harus berapa di atas harga pasar sedangkan untuk stop order harus berada di bawah harga pasar.

    Tujuannya agar tetap dalam posisi yang diinginkan dan mendapatkan target profit yang sudah diterapkan sebelumnya. Namun lain lagi jika kondisi tidak menguntungkan, sehingga trader memilih ambil alih dan melakukan posisi short, ini terjadi saat kondisi pasar tidak terkendali dan muncul fluktuasi tajam.

    Stop dan Limit Order : Tidak Ada Aturan Pasti

    Siapa yang menentukan stop dan limit order? Hanya trader yang bisa, inilah keuntungan dari trading forex, dimana semua aset milik Anda akan menjadi kekuasaan Anda, sekalipun memilih dikelola secara profesional oleh pihak sekuritas. Namun semua eksekusi ada di tangan trader sebagai investor utama.

    Namun ada panduan tepat untuk bisa mengontrol stop dan limit order, mulai dari memperhatikan manajemen modal yang dimiliki. Trader sebaiknya tidak menggunakan semua modal miliknya untuk ikut dalam satu trading, ini sangat berbahaya dan bisa jadi modal akan menguap begitu saja dalam waktu singkat.

    Sebaiknya tetap menyimpan beberapa persen dari modal awal, idealnya trading itu hanya menggunakan maksimal 50 persen dari total modal. Ini pun sudah menerapkan manajemen risiko 1:1, sebaiknya malahan menerapkan 2:1, ini artinya keuntungan lebih besar dibandingkan kerugian, hal yang sangat bijak bukan.

    Pastikan sudah tahu dengan jelas manajemen resikonya, berapa keuntungan dan kerugian yang Anda dapatkan dalam setiap trading forex. Ini akan memberikan kesadaran dan bisa mengambil keputusan dengan tepat, apalagi jika Anda trader yang tidak fokus sepenuhnya dalam investasi ini.

    Sebaiknya lakukan order secara rasional dan memikirkan resikonya, spekulasi memang boleh tetap jangan menggunakan semua modal yang dimiliki. Anda harus tahu jika trading forex juga memiliki resiko tinggi, bahkan tidak ada jaminan pasti berapa keuntungan yang Anda dapatkan secara pasti.

    4 Fungsi Utama Stop Order
    Click image for larger version

Name:	forex-order-types_body_2019_01_31_11_44_36_IG_Trading_Platform_Spread_Betting.png
Views:	1
Size:	10.4 KB
ID:	13021667
    Bagi Anda yang kurang paham dengan stop order, ini merupakan perintah menghentikan order saat harga sudah mencapai kondisi tertentu. Ini biasanya terjadi saat downtrend dan harga do pasar mengalami penurunan yang tidak terkendali, perintah ini bisa dilakukan dengan cepat atau mengikuti pergerakan harga.

    Berikut ini 4 fungsi lengkap dari stop order, ini perlu diketahui oleh trader agar memaksimalkan penggunaan dari fitur ini. Karena keuntungan bisa didapatkan secara maksimal jika menerapkan beberapa order berikut ini.

    1. Aksi Order Buy Stop dan Sell Buy Stop

    Dimana ada dua tindakan utama dalam stop order yang biasanya dilakukan trader, ini berkaitan dengan order buy stop dan sell stop order, dua hal yang berkebalikan namun saling bersinggungan dalam hal keuntungan dan kerugian.

    Order buy stop melakukan instruksi untuk membeli aset dalam bentuk pasangan mata uang atau pair forex karena harga sudah terlalu tinggi dari batasan yang sudah ditetapkan sebelumnya. Sedangkan untuk order sell stop adalah instruksi untuk menjual aset pair forex, ini harus dihentikan karena harganya sudah dibawah batasan awal.

    2. Penyelamat dalam Kondisi Breakout Saat Trading

    Kondisi breakout menjadi mimpi buruk bagi setiap trader, pasalnya terjadi fluktuatif harga yang tidak bisa diprediksi sebelumnya. Bahkan banyak trader yang mengaku pasrah saja saat terjadi breakout dan menunggunya hingga usai. Kini Anda bisa menerapkan stop order untuk mengatasi masalah tersebut.

    Stop order paling tepat digunakan saat pair forex mulai mengarah pada level resistance, ini akan membuat harga akan mengalami kenaikan terus menerus. Trader biasanya akan membuat order dalam jumlah banyak, tujuannya agar bisa mendapatkan keuntungan maksimal, tapi ternyata ini jebakan breakout.

    Saat semua seller melakukan aksi borong seketika, ini akan membuat keseimbangan dalam pasar menjadi goyah sehingga menimbulkan chaos seketika. Kondisi breakout ini memang bisa memicu terjadinya uptrend maupun downtrend, tetapi hal ini cukup riskan pasalnya resiko breakout terlalu tinggi.

    Saat terjadi breakout lebih baik lakukan stop order, berhenti sementara menjadi hal terbaik pasalnya Anda tidak akan mengalami profit atau loss. Memang ini cukup merugikan kalau di tengah breakout terjadi puncak harga, tapi resiko breakout sangat tinggi, terlebih Anda tidak yakin dengan pergerakan mendatang.

    Nantinya tetap lakukan order kembali saat kondisi sudah mulai stabil, terjadinya kenaikan atau penurunan harga yang lebih tenang membuat kondisi pasar bisa diprediksi dengan mudah. Memang keuntungan tidak terlalu besar, tetapi tetap profit.

    3. Stop Order Membatasi Kerugian

    Kalau Anda termasuk dalam trader yang takut mengalami kerugian terlalu besar atau mendadak, stop order ini akan sangat membantu. Pasalnya bisa membatasi terjadinya kerugian secara langsung, bahkan bisa mengurangi kerugian secara langsung, perintah ini memang terbukti sangat sakti dalam kondisi tertentu.

    Bagaimana cara stop order melindungi trader dari kerugian, ini terjadi saat pembukaan trading mulai terjadi downtrend, dimana kebanyakan trader akan memilih untuk tidak ambil bagian. Siapa yang mau rugi di awal trading, tapi saat Anda nekad ikut trading maka stop order akan jadi pilihan tepat.

    Stop order juga sangat membantu mengatasi masalah pada investasi jangka panjang dalam trading yang sedang berjalan. Posisi long memang sering kali dianggap santai, pasalnya waktunya cukup panjang, tetapi jika kondisinya downtrend lebih banyak, maka profit tidak akan maksimal.

    4. Stop Order Melindungi Keuntungan

    Bukan hanya menghentikan kerugian, stop order juga akan melindungi keuntungan trader secara penuh dengan penerapan stop loss, namun lakukan pengaturan terlebih dahulu pada urutan stop loss agar menguntungkan. Jangan terapkan stop loss yang terlalu panjang jika tidak mau kehilangan keuntungan.

    Sebaiknya menerapkan stop loss pendek saja seperti 5 pips, memang agar repot di awal karena harus cek ulang kembali setelah muncul notifikasi dari stop loss ini. Tetapi ini akan mengatasi masalah loss yang terlalu banyak, bahkan mengamankan profit yang Anda dapatkan.

    Cara ini memang banyak dipilih trader yang tidak mau berspekulasi dan sangat melindungi keuntungan yang dimilikinya, dimana memiliki prinsip lebih baik profit dalam jumlah kecil terus menerus dibandingkan satu profit besar namun sering mengalami loss.

    Penting sekali memperhatikan stop / limit order ini akan sangat membantu dalam hal manajemen resiko trading. Dimana trader tidak ingin kehilangan profit yang dimiliki dan lebih memilih mendapatkan profit kecil tetap terus menerus.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    kalo stop order itu beli langsung harga mahal atau jual harga murah, kalo limit order itu kebalikannya, jadi trader bisa pasang pending order sebelum atau sesudah trennya berjalan

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X