Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Inilah Teknik Stop Loss atau Tidak Stop Loss, Pahami Betul
    Click image for larger version

Name:	Contoh-Penggunaan-Trailing-Stop-After-1024x576.png
Views:	1
Size:	53.7 KB
ID:	13021661
    Trading forex memang jadi investasi yang sangat dicari sekarang ini, apalagi dengan terjadinya lonjakan harga di dunia, sudah jelas pasar mata uang asing atau valas ini mengalami gejolak tajam dan siap untuk hasilkan keuntungan besar. Sudah jelas ini tidak patut dilewatkan begitu saja.

    Bagaimana dengan investasi saham, apakah trading forex bisa mengalahkan return dari investasi legendaris tersebut. Tentu saja tidak, trading forex lebih cocok untuk jadi investasi jangka pendek dan menengah, pasalnya bisa memberikan return besar dalam waktu singkat. Inilah kenapa banyak investor tertarik begitu juga dengan trader pemula.

    Pelaku trading atau trader tentu saja tertarik dengan keuntungan yang ditawarkan oleh trading forex. Bagaimana tidak, untuk day trading saja, trader forex bisa mendapatkan keuntungan setiap harinya. Pasalnya ini dibuka dan tutup dalam satu hari saja, ini memberikan semangat tersendiri pasalnya trading berjalan cepat, padat dan sangat menguntungkan.

    Tetapi Anda harus ingat, semakin tinggi return yang dihasilkan sebuah investasi tentu saja akan menimbulkan resiko yang besar pula, ini sejalan dengan manajemen resiko yang harus diterapkan dalam trading forex. Inilah yang membuat Anda harus mengenal stop loss atau teknik pengendalian kerugian.

    Mengenal Stop Loss dan Kegunaannya

    Bagi Anda trader pemula mungkin asing atau kurang familiar dengan stop loss, padahal fitur ini sangat penting dan harus Anda terapkan dalam setiap trading untuk menjaga agar tidak menambahkan loss secara terus menerus. Dimana broker kini lebih banyak menggunakan platform trading online dibandingkan tradisional.

    Stop loss sesuai dengan namanya, ini akan menghentikan loss yang terjadi dalam trading forex. Perlu Anda ketahui loss adalah kerugian yang terjadi pada trading, ini terjadi karena nilai jual le bih rendah dibandingkan nilai beli sebelumnya sehingga terjadi kerugian. Apalagi jika pasar uang mengalami gejolak dan terjadi fluktuatif negatif.

    Lantas dimana peran stop loss dalam trading? Apakah ini bisa digunakan terus menerus untuk menekan kerugian yang mungkin ditimbulkan? Tentu saja stop loss akan menghentikan trading yang berjalan untuk mengurangi loss dan ini bisa digunakan terus menerus dalam setiap trading yang Anda ikuti.

    Tetapi ada minimal pergerakan yang harus di atur ulang sebelum diterapkan dalam stop loss, jumlah minimal adalah 10 pergerakan, jika terjadi loss terus menerus maka trading akan berhenti secara otomatis, namun tidak bisa ikut trading kembali dan harus mengulang dari awal.

    Inilah yang membuat banyak trader forex berpikir ulang dalam penggunaan stop loss sehingga perlu dilakukan dengan sangat hati-hati. Selain itu, ada beberapa jenis stop loss yang bisa diterapkan sesuai dengan kebutuhan.

    4 Jenis Stop Loss dalam Trading Forex

    Stop loss memiliki empat jenis dengan karakteristik yang berbeda, mulai dari yang paling keras hingga bisa dilakukan pengaturan untuk tetap fleksibel. Kesuksesan penggunaan ditentukan oleh trader forex dalam pengaturan stop loss tersebut.

    1. Hard Stop Loss

    Ini merupakan pendekatan stop loss yang paling ketat dan dasar, biasanya digunakan oleh trader pemula karena belum bisa melakukan langkah modifikasi dalam pengaturan stop loss. Anda tinggal menentukan saja berapa pencapaian level tertentu, maka trading akan berhenti di titik tersebut.

    Misalkan Anda ikut trading pada titik kedua, setelah itu terjadi uptrend hingga titik ke-5, tetapi terjadi penurunan harga hingga munculnya downtrend secara terus menerus. Jika sudah disetting dengan stop loss di angka 10, maka trading akan berhenti di titik ke-15 jika masih saja terjadi loss.

    Downside atau downtrend memang jadi hal menakutkan bagi para trader pemula, padahal ini sah saja dan bisa terjadi kapan saja. Saat memilih menggunakan hard stop loss maka ini memang jadi hal yang tepat, pasalnya Anda tidak mau ambil resiko untuk mengalami kerugian tetapi juga menutup peluang yang muncul.

    Tidak ada yang tahu bagaimana harga aset tersebut langkah selanjutnya, bisa jadi ini merupakan titik balik dan membuat harganya semakin meningkat. Sekali lagi hard stop loss memang sering kali digunakan trader pemula yang hanya ingin dapat profit tanpa adanya loss sama sekali.

    2. Mental Stop Loss

    Ini teknik stop loss yang lebih banyak digunakan oleh trader pengalaman hingga trader profesional, pasalnya teknik stop loss dikombinasikan dengan insting dari trader itu sendiri. Biasanya setelah banyak terjadi loss, maka harga aset akan meningkat tajam, ini merupakan titik pembalik trend.

    Sering kali titik pembalik trend ini terlihat abu-abu atau ragu-ragu, banyak trader yang bingung memang, apakah ini titik pembalik trend atau sekedar penurunan angka downside saja. Teknik mental stop loss ini jadi pilihan tepat, trading tidak akan berhenti begitu saja, trader diberikan peringatan untuk ambil eksekusi dalam trading.

    Nantinya akan sama seperti stop loss pada umumnya, trader tetap menentukan berapa titik stop loss. Bedanya, mental stop loss tidak akan langsung menghentikan trading hanya karena terjadi penurunan harga terus menerus, saat sampai pada titik stop loss yang Anda tentukan, ada pilihan ingin stop atau lanjut.

    Dimana trader akan diperlihatkan pergerakan harga dari grafik harga di pasar valas. dimana trading akan menantikan eksekusi dari trader dalam waktu terbatas saja sehingga perlu respons cepat. Jika memang akan loss terus menerus, Anda bisa stop tapi jika melihat peluang profit bisa lanjut.

    3. Tanpa Stop Loss

    Apakah trading akan sangat berbahaya dilakukan tanpa memberikan perintah stop loss, tentu saja tidak jika Anda sudah menghitung dengan pasti bagaimana manajemen resikonya. Setiap trading memiliki resikonya masing-masing yang harus Anda perhitungkan dengan matang, bahkan tanpa stop loss trader tetap bisa menjaga agar tidak rugi.

    Stop loss ini hanya perlindungan atau peringatan lebih tepatnya, jika trader dengan menghadapi loss terus menerus dan memberikan pertolongan untuk menghentikan itu sendiri. Ini merupakan fitur yang diberikan platform forex online, dimana dalam trading forex tradisional tidak ada fitur stop loss ini.

    Trader punya kewenangan penuh untuk mengatur sendiri apa saja trading yang diikutinya, berapa modal yang diinginkan hingga pada akhirnya menghitung sendiri berapa loss yang didapatkan dalam trading tersebut. Jika nilai loss lebih kecil dari profit, maka trader akan tetap untung.

    4. Hedging as Stop Loss

    Teknik terakhir adalah perlindungan loss pada aset yang Anda inginkan. Hal ini memang jadi perpaduan antara semua teknik stop loss, dimana trader yang akan punya kewenangan penuh dalam setiap loss yang muncul. Anda juga tidak perlu menerapkan beberapa titik stop loss, saat terjadi kerugian bisa menyelesaikan trading saat itu juga.

    Cara ini memang dinilai paling tepat, pasalnya trader punya kuasa penuh dalam trading yang diikutinya, lain halnya jika ada pengaturan pada stop loss. Awalnya memang baik untuk menjaga agar aset tidak mengalami penurunan, tetapi saat harga aset sudah mulai naik, Anda tidak bisa ikut dalam trading lagi, inilah yang tidak disukai.

    Stop loss memang teknik yang bagus dengan tujuan utama memberikan perlindungan pada setiap aset, namun ini juga bisa menurunkan harga aset tersebut. Memang awalnya banyak mengalami downside karena memang kondisinya seperti itu, tetapi aset ini juga akan mengalami reborn, titik inilah yang akan menguntungkan bagi trader.

    Bahkan biasanya saat terjadi downtrend berkepanjangan maka akan muncul uptrend dengan nilai yang langsung meroket tinggi. Saat berada di puncak uptrend, bisa menjual aset ini dengan harga tertinggi dan sudah pasti bisa mengatasi semua loss yang muncul sekarang ini.

    Adanya stop loss memang sebuah solusi bagus, tetapi ini juga bisa menghambat keuntungan yang akan Anda dapatkan nantinya. Gunakan stop loss dengan tepat dan sesuaikan kebutuhan, hanya trader yang tahu kapan dan berapa stop loss yang tepat dalam trading untuk bisa dapatkan keuntungan maksimal.
  • <a href="https://www.instaforex.org/id/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    hedging itu bukan stop loss dan sifatnya juga tidak mirip stop loss secara makan margin disebagian broker, dan juga swap, salah posisi malah lossya tambah banyak, sebaliknya stop loss itu harus lihat op nya, dan nilainya terbatas, tapi itu lebih baik dari apa pun op si trader yang tidak dilengkapi dengan stop loss

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X