Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
This topic is closed.
X
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Apa itu Algorithmic Trading?
    Click image for larger version

Name:	trading-643722_1280.jpg
Views:	1
Size:	310.9 KB
ID:	13021575

    Domain inti perdagangan telah mengalami perubahan besar di zaman modern dengan munculnya teknologi digital dan perkembangan pesat dalam mekanisme elektronik untuk melakukan transaksi perdagangan. Opsi perdagangan modern sangat banyak dan begitu pula mode perdagangannya.

    Salah satu bidang utama yang muncul sebagai mode perdagangan yang sukses dan berkembang adalah algorithmic trading atau juga dikenal dengan nama algo trading. Selain itu, algorithmic trading juga disebut sebagai black-box trading dalam bahasa pasar perdagangan dan dicirikan oleh sistem otomatis dalam melakukan perdagangan.

    Dalam jenis trading ini, perdagangan dilakukan secara elektronik dengan frekuensi penempatan dan eksekusi yang tinggi. Karena tidak ada campur tangan manusia dalam modalitas perdagangan yang sebenarnya, keputusan perdagangan dilakukan melalui algoritma dan program pre-fed.

    Memahami Apa itu Algorithmic Trading

    Algorithmic trading adalah program perdagangan otomatis. Ini menggunakan program komputer yang mengikuti algoritma tertentu untuk mengeksekusi perdagangan atas nama trader. Instrumen perdagangan ini digunakan karena dianggap dapat melakukan perdagangan pada frekuensi, kecepatan, dan volume yang tidak manusiawi, sehingga meningkatkan keuntungan.

    Algoritma yang mengikuti program adalah serangkaian instruksi yang menguraikan beberapa faktor seperti waktu, kuantitas, dan harga. Algorithmic trading berperan dalam meningkatkan likuiditas bursa pasar.

    Trader dapat mengontrol algoritma dengan menetapkan parameter mengenai faktor-faktor seperti fluktuasi harga dan tingkat volatilitas. Parameter ini kemudian digunakan oleh algoritma bersama dengan kode komputer dan analisis grafik untuk mengeksekusi perdagangan.

    Algo-trading umumnya digunakan dalam High-Frequency Trading (HFT). HFT bertujuan untuk menghasilkan keuntungan dengan menempatkan volume pesanan yang tinggi dan kecepatan yang meningkat, di berbagai pasar dan berdasarkan beberapa keputusan parameter.

    Algorithmic Trading dalam Trading Forex

    Intinya, algorithmic trading adalah perdagangan berdasarkan program komputer. Program komputer ini mengikuti kumpulan instruksi yang telah ditetapkan sebelumnya, suatu algoritma, untuk melakukan sejumlah fungsi bagi Anda sebagai trader forex.

    Biasanya, dalam trading forex, algoritma ini diatur untuk mengeksekusi perdagangan pada titik tertentu, atau mengikuti strategi perdagangan yang ditentukan dengan cara tertentu berdasarkan perubahan pasar.

    Untuk tujuan ini, algorithmic trading atau yang juga dikenal sebagai algo-trading, dapat melakukan hal itu. Itu dapat mengotomatiskan perdagangan berdasarkan strategi yang ingin Anda terapkan. Strategi ini kemudian dibuat menjadi algoritma dan diterapkan atas nama Anda.

    Ada banyak sekali pilihan yang tersedia di ruang pasar ini mulai dari robot trading forex yang dapat Anda beli dan terapkan secara langsung, hingga strategi automated trading berbasis komunitas yang dapat Anda ambil dan terapkan sendiri melalui banyak platform trading jika broker forex Anda mengizinkan algorithmic trading.

    Tipe Algorithmic Trading

    Algorithmic trading cukup umum digunakan untuk pembelian dan penjualan mata uang di pasar forex. Pendekatan teknologi seperti itu sangat ideal untuk trading forex mengingat kecepatan dan fleksibilitasnya. Ini fleksibel karena berbagai strategi dapat digunakan melalui algoritma.

    Untuk mengetahui lebih jelasnya, berikut ini adalah salah satu jenis algorithmic trading yang mungkin perlu Anda ketahui:

    1.Statistik

    Strategi ini bergantung pada analisis data time series historis. Dalam konteks ini, data di sini akan mengacu pada harga bid-offer (beli-jual) mata uang asing.

    Titik data ini, sering kali merupakan harga penawaran penutupan / tertinggi / atau terendah, yang dicatat secara berkala selama periode waktu tertentu. Dengan menganalisis pergerakan titik data yang dipilih, seseorang dapat mengidentifikasi tren dan peluang berdasarkan data ini.

    Tren historis ini kemudian dapat digunakan untuk membandingkan dengan data dan tren pasar saat ini, sehingga peluang perdagangan yang menguntungkan dapat diidentifikasi.

    2.Auto-Hedging


    Seperti namanya, ini adalah strategi yang menggunakan lindung nilai secara otomatis. Ini berarti bahwa setelah perdagangan ditempatkan, perdagangan lain dieksekusi untuk melindungi nilai perdagangan pertama. Tujuan utamanya adalah untuk mengurangi eksposur risiko portofolio.

    Hal tersebut dapat membantu menyeimbangkan eksposur portofolio di berbagai pasangan mata uang.

    3.Scalping Forex

    Scalping forex melibatkan pergerakan masuk dan keluar dari posisi perdagangan dengan sangat cepat sepanjang hari. Hal ini dapat menghasilkan keuntungan kecil dari pergerakan pasar yang sangat kecil pada waktu tertentu. Sehingga memunculkan istilah 'scalping'.

    Menggunakan algorithmic trading, dimungkinkan untuk membuat ribuan perdagangan per hari, yang jauh lebih cepat daripada perdagangan manual.

    3.High-Frequency Trading (HFT)

    Salah satu subkategori algo trading adalah High-Frequency Trading (HFT). HFT melibatkan penggunaan algos untuk membuat hingga ratusan ribu perdagangan dalam sepersekian detik. Algoritma yang diberikan bersifat otomatis, mereka dapat beroperasi pada frekuensi dan kecepatan yang tidak dapat dilakukan oleh trader manusia.

    Trader manual mengalami keterbatasan kemampuan fisik dan mental mereka, sedangkan algo dapat memantau pergerakan harga dan beroperasi 24-7 tanpa waktu henti.

    Karena itu, algoritma dapat mengidentifikasi dan menangkap harga terbaik dalam milidetik seperti trading berpasangan dengan spread bid-ask tertinggi setiap saat sepanjang hari. Ini memaksimalkan potensi keuntungan bagi para trader dengan lebih mudah.

    Scalping sering digunakan bersamaan dengan HFT dalam trading forex. Strategi ini memungkinkan volume perdagangan yang tinggi pada fluktuasi harga yang cepat.

    4.Direct Market Access (DMA)

    Strategi perdagangan algoritmik forex ini memerlukan penggunaan direct market access (DMA) untuk melakukan perdagangan. DMA berarti akses ke infrastruktur teknologi canggih yang sering dimiliki oleh perusahaan sisi penjualan. Infrastruktur ini terhubung ke beberapa platform trading dan menampung buku pesanan dari bursa pasar keuangan.

    Strategi DMA biasanya digunakan oleh perusahaan buy-side. Alih-alih mengandalkan perusahaan pembuat pasar dan pialang-dealer untuk perdagangan, perusahaan buy-side menggunakan DMA untuk melakukan perdagangan mereka.

    5.Trend Following/Price Action


    Trend following menjadi salah satu strategi yang paling mudah. Strategi perdagangan algo forex ini melibatkan mengikuti tren pasar. Saat tren bullish, algoritma akan mengambil posisi long. Saat bearish, algoritma kemungkinan akan short.

    Untuk menentukan tren secara lebih meyakinkan, algoritma membandingkan data historis dengan data saat ini sebagai dasar untuk membuat proyeksi. Dari sana, dapat menunjukkan apakah sebuah tren kemungkinan akan berlanjut atau berbalik.

    6.Trend Following Momentum

    Selain mempelajari pergerakan harga aset, ada strategi yang mempelajari momentum sebuah tren. Ini menggunakan penggunaan indikator perdagangan teknis untuk memberikan sinyal kapan tren akan berubah. Contoh indikator yang umum digunakan adalah Moving Average dan Stochastic Oscillator.

    Moving Averages membantu mengidentifikasi tren jangka panjang. Alih-alih harus memplot perubahan harga secara manual, algoritma dapat diprogram untuk melacak pergerakan harga dalam bentuk rata-rata 20 hari atau 50 hari. Semakin pendek rata-rata hari, semakin dekat dengan harga aset terbaru.

    Stochastic Oscillators sering digunakan sebagai tanda kondisi jenuh beli (overbought) atau jenuh jual (oversold). Mereka dapat memberi sinyal ketika tren naik atau turun akan terjadi karena aset overbought atau oversold.

    7.Mean Reversion System/Average Price

    Ini adalah strategi forex algoritmik berdasarkan asumsi bahwa pengembalian historis dan nilai tukar mata uang pada akhirnya akan kembali ke tingkat rata-rata di beberapa titik di masa depan. Dengan pemikiran ini, strategi mencoba memanfaatkan perubahan dramatis nilai mata uang.

    Namun, penting untuk dicatat bahwa tidak ada jaminan dalam trading forex dan tidak ada jaminan untuk kembali ke pola normal. Peristiwa, secara lokal dan global, dapat berpotensi membuat pasar tidak bersinggungan dalam jangka panjang.

    Indikator perdagangan teknis yang umum digunakan dalam mean reversion system adalah Moving Average dan Bollinger bands. Moving Averages memberikan harga rata-rata historis suatu aset sementara Bollinger bands membantu mengidentifikasi pasar yang telah bergerak terlalu jauh dari rata-rata.

    Strategi perdagangan ini mungkin lebih cocok untuk trader yang lebih memilih kerangka waktu perdagangan pendek, seperti grafik satu jam, grafik empat jam atau grafik harian.

    8.Berbasis Berita


    Peristiwa di suatu negara atau di negara lain dapat berdampak pada mata uang dunia. Misalnya, kerusuhan politik, pandemi, pemilu, inflasi, perang dan sebagainya.

    Strategi perdagangan berbasis berita diprogram untuk bereaksi terhadap laporan berita. Sistem ini dirancang untuk melacak kabel berita kemudian menghasilkan sinyal perdagangan berdasarkan peristiwa ini secara real-time.

    Namun, acara yang menjangkau outlet berita besar cenderung basi karena keuntungannya berasal dari memiliki informasi atau pengetahuan untuk bertindak di depan pesaing.

    Meski begitu, banyak juga trader teknis yang memilih untuk mengabaikan berita untuk mengurangi kebisingan dalam keputusan perdagangan mereka, dan memilih untuk hanya bereaksi terhadap aksi harga dan perilaku pasar untuk perdagangan mereka.

    Selain beberapa yang disebutkan diatas, masih banyak jenis algorithmic trading lainnya. Jika Anda ingin mengetahui lebih banyak tentang jenis algorithmic trading, Anda bisa mencari informasi selengkapnya di internet.

    Bagi Anda yang mencari broker forex terbaik, Anda dapat menemukannya di http://fxglobeinsta.com. Selain menyediakan layanan trading online yang berkualitas, InstaForex juga memberikan berbagai informasi terkait trading yang sangat berguna bagi trader.

    Sebelum memulai trading dengan uang nyata, Anda dapat mencoba akun demo terlebih dahulu di InstaForex. Jika Anda tertarik trading di InstaForex, Anda dapat mengunjungi http://fxglobeinsta.com.
  • <a href="https://www.instaforex.org/id/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    mungkin singkatnya alogarima dalam forex itu adalah langkah2 yang harus dilakukan trader dalam analisa supaya bis amendapatkan arah market yang benar dan juga signal trading yang valid

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X