Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Syarat Konfirmasi Breakout dan Kesempatan Saat Terlanjur Breakout

    Trading yang didasarkan ppada breakout termasuk sangat menguntungkan apabila breakout itu sendiri telah terkonfirmasi juga valid. Pernahkah Anda merasakan berada ribuan pip di atas posisi buy namun situasinya yang masih terbuka, atau mungkin pada ribuan pip dibawah posisi sell yang posisinya masih terbuka?

    Inilah yang nantinya akan Anda alami apabila trading mengikuti arah trend. Mungkin Anda tidak akan merasa bosan jika terus memantau pergerakan harga selama berhari-hari, berminggu-minggu juga sampai berbulan-bulan, sebab Anda sedang berada pada kondisi profit.

    Namun, bagaimana caranya supaya yang demikian selalu bisa terjadi? Tentulah melalui sebuah breakout atau penembusan suatu level harga tertentu. Mudah bukan? Ya, asalkan saja ada pergerakan harga yang sedang trending serta sudah memenuhi 3 syarat yang biasanya terjadi pada kondisi breakout.

    Kenapa harus ada syaratnya? Bukankah jika harga sudah melewati level kunci maka dapat dianggap breakout? Ya, tentulah harus ada syarat untuk mengkonfirmasi validitas breakout yang terjadi sebab kita tahu bahwa ada banyak trader yang terjebak karena hanya berfokus pada break saat awal saja.

    Umumnya, para trader ini akan menganggap asalkan saja ada harga yang sudah bisa menembus level support atau resistance kunci sehingga terjadi breakout, dan dengan demikian maka mereka akan menjadi bagian dari entry sell.

    Tetapi pada kenyataannya, pasar pun terbyata tidak selalu merespon seperti apa yang mereka kira. Terkadang sering harga kembali bergerak berbalik arah disebabkan aksi profit taking trader dalam jumlah besar dengan memakan korban yang kurang sabar atau buru-buru ingin entry.

    Syarat Konfirmasi Breakout
    Click image for larger version

Name:	index.png
Views:	1
Size:	8.9 KB
ID:	13021037
    Ada tiga syarat sederhana untuk konfirmasi breakout yang wajib Anda ketahui, yaitu:

    1. Tentukanlah setiap level-level harga support dan resistance kunci. Level kunci ini artinya sebuah support atau resistance yang benar-benar kuat dan bahkan sudah teruji. Harganya pun harus menembus level tersebut.

    2. Pastikan bahwa harga penutupan bar candlestick-nya pun tetap berada diatas level resistance kunci atau dibawah level support kunci. Semakin jauh jaraknya dari level kunci maka pasti akan semakin valid.

    Contohnya untuk kondisi uptrend, apabila ada harga penutupan bar breakout dibawah level resistance kunci maka momentum bullish sangatlah lemah serta cenderung terjadi pergerakan reversal akibat profit taking mereka sebelumnya itu sudah menjadi bagian entry buy jauh hari sebelumnya.

    3. Tunggu beberapa bar lagi dengan tujuan untuk memastikan harga telah benar-benar berada pada level area yang baru. Untuk time frame daily seperti ini biasanya pasti akan memakan waktu tunggunya selama 3 hari saja.

    Apabila selama periode tersebut harga sudah bergerak menuju level area yang baru maka kita bisa simpulkan bahwa kondisi breakout seperti ini pastilah memang valid. Apabila Anda menggunakan time frame yang lebih rendah dari daily, maka tentulah perkirakan jumlah bar untuk konfirmasi, akan semakin kecil time frame trading Anda.

    Kita akan buat contoh untuk konfirmasi breakout yaitu;
    Click image for larger version

Name:	index.jpg
Views:	1
Size:	6.8 KB
ID:	13021038
    1. Penembusan resistance kunci yang benar dimana resistance kunci itu berada di 1.6747 telah ditembus.
    2. Penutupan harga bar breakout diatas level resistance dengan kunci yang berada di 1.6747 adalah tidak bisa. Sebaliknya harga akan ditutup dibawah resistance dimana kunci mencapai momentum breakout sangat lemah dan rawan terjadi pergerakan reversal.
    3. Lalu 3 hari sesudahnya akan berada di area di atas level resistance dimana ini belum masuk kategori.

    Kesimpulannya adalah kondisi breakout tersebut sebenarnya tidak terkonfirmasi sehingga bisa dikatakan tidak valid.

    Mendapatkan Kesempatan Kedua Setelah Breakout Berlalu

    Breakout bisa dikatakan sebuah penembusan harga pada suatu level tertentu yang dinilai penting, bisa level resistance. Apabila ada pergerakan harga yang gagal menembus level tersebut, maka bisa dikatakan jika breakoutlah yang salah.

    Menurut sebuah teori pasar, support atau resistance tergolong sebuah level penting yang seharusnya bisa ditembus atau tidak ditembus. Dengan acuan seperti ini maka trader seharusnya akan entry sell pada saat harga sudah melampaui level support dan juga jika harga lewat level resistance.

    Akan tetapi dalam perkembangannya, kenyataan di pasar sering kali terjadi yang berbeda. Harganya pun bisa break sebentar hanya untuk segera berbalik arah lagi atau bisa terjadi false breakout. Dalam hal ini para trader yang memanfaatkan momen ini untuk bisa entry disebut contrarian trader, dimana cara yang digunakan dinamakan contrarian trading.

    Trading dengan false breakout merupakan salah satu cara dalam contrarian trading. Pertanyaannya adalah, pernahkah terjadi sebuah breakout signifikan yang terlewat, tetapi tetap ingin ikut menikmati sebuah keuntungan dari pergerakan penting tersebut? Maka Anda bisa menghindari kekecewaan di tahap selanjutnya dengan memanfaatkan sistem ini.

    Juga, pernahkah Anda kelewatan sebuah breakout signifikan, namun tetap saja ingin ikut menikmati setiap keuntungan dari pergerakan penting tersebut? Penyesalan yang terasa tentulah pada saat Anda menyadari bahwa breakout sudah berlalu.

    Apa Itu Second Chance Breakout?

    Ingatlah bahwa pada saat harga berada dalam kisaran range, maka pasti akan ada titik-titik breakout dimana nantinya ada harga bergerak keluar dari pola tersebut. Apabila itu sungguh-sungguh breakout, maka pastilah harga itu akan terus melaju searah dengan breakout tersebut.

    Pergerakan itu biasanya akan menunjukkan bahwa harga empunyai sebuah arah yang jelas. Tetapi, sering juga ternyata ada harga yang telah breakout lalu kemudian berbalik dan kembali menguji titik breakout sebelumnya.

    Kadang juga sering tidak sungguh-sungguh menyentuh titik breakout sebelumnya, namun hanya relatif mendekati saja. Inilah pergerakan harga yang nantinya bisa menyediakan kesempatan kedua bagi trader untuk entry.

    Bertrading di Kesempatan Kedua

    Biasanya apabila harga break di atas sebuah pola harga, maka kesempatan kedua bisa menyediakan peluang buy. Dan jika harga break di bawah pola harga, maka pastilah kesempatan kedua merupakan bagian dari peluang sell.

    Misalnya Anda sedang tengah mengincar kesempatan kedua, maka bersiap-siaplah untuk buka posisi begitu pullback harga memasuki kisaran titik breakout awal. Pada saat pullback melambat dan harga mulai bergerak ke arah yang sama dengan breakout yang sebelumnya terjadi, maka disarnkna untuk langsung buka posisi saja.

    Lalu kapan tepatnya yang dimaksud dengan kalimat mulai bergerak ke arah yang sama dengan breakout sebelumnya? Maka jawabannya bisa subjektif saja dimana semua itu tergantung pada akan pendekatan atau strategi trading apa yang Anda pilih untuk nantinya akan digunakan.

    Apabila pada breakout awal tadi merupakan arah bawah, maka ada baiknya tunggulah sampai harga pullback kembali ke atas smpai mendekati titik breakout tersebut, lalu harga pun nanti akan mulai jatuh lagi. Setelah itu tempatkan stop loss di beberapa pip atau mungkin di beberapa tick di atas level tinggi pullback tadi.

    Target pun juga bisa ditentukan denagn berdasarkan pola harga dan level breakout yang aslinya atau bisa juga dengan menggunakan rasio risk atau reward, dimana semuanya tergantung kepada metode mana yang lebih cocok diterapkan dalam kondisi pasar atau yang sudah biasa Anda gunakan.

    Yang perlu diperhatikan dalam hal ini adalah pada saat breakout terjadi, maka sekedar pullback saja pu ternyata tidak dapat menghadirkan kesempatan kedua. Disini Anda perlu menunggu samppai pullback itu nantinya akan berakhir sehingga harga pun akan mulai bergerak ke arah yang sama dengan breakout sebelumnya, lalu kemudian baru buka posisi.

    Hal ini memang tidak ada jaminan 100% apabila ada titik breakout sebelumnya akan menghentikan pullback. Namun jangan menempatkan sebuah pending over dekat titik breakout, karena bisa-bisa terpicu pada saat yang tidak tepat.

    Kesimpulannya adalah memang cukup sulit untuk bisa menagkap breakout, sehingga strategi day trading second chance breakout ini pun akan bisa memberikan suatu alternatif menarik untuk bisa Anda dimanfaatkan sebagai trader apabila reli akan mengalami pullback pasca breakout.

    Walaupun sering sekali terjadi yang namanya breakout yang sangat kuat smpai bisa tidak terjadi pullback, akan tetapi poin pentingnya disini yaitu Anda sebagai trader jangan cepat merasa kecewa apabila harga sudah terlanjur breakout. Karena bisa saja ini menjadi kesempatan kedua bagi Anda.











  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    breaout itu bisa satu kali berhasil, atau beberapa kali baru berhasil, jadi trader harus siap kondisi terburuk dengan mengamankan posisinya menggunakan stop loss, lebih enak melihatnya jika menggunakan trenline dan kombinasi indikator seperti bollinger band

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X