Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Inilah Deretan Cerita Trader Kripto Dicekal Pasca Pamer Keuntungan

    Click image for larger version

Name:	Warning-JPMorgan-Bitcoin-Mulai-Memasuki-Tren-Bearish.jpeg
Views:	1
Size:	76.7 KB
ID:	13020956
    Kita tahu bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan juga teknologi sedikit banyak sudah memudahkan masyarakat untuk bisa mengakses segala bentuk informasi denagn cara yang cepat. Tentulah hal ini meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mencoba peruntungan baru di dalam dunia usaha salah satunya seperti peruntungan di dunia trading.

    Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, saat ini dari total investor yang sudah terdaftar rata-rata nereka adalah berasal dari generasi milenial. Jadi memang sudah tidak heran jika kemudian semakin banyak platform broker yang akhirnya memberikan edukasi dan sosialisasi mengenai dunia trading kepada mereka para milenial dengan cara yang sederhana.

    Secara umum trading ini bisa diartikan sebagai transaksi jual-beli, dimana sebuah produk itu bisa berpindah kepemilikan dengan membayarkan sejumlah uang sesuai dengan harga yang ditetapkan. Saat ini aktivitas trading jauh lebih indentik dengan aktivitas jual-beli produk keuangan seperti forex atau yang biasa disebut dengan foreign exchange mata uang asing, komoditi, dan juga index.

    Jika Anda termasuk salah seorang pemula dalam bisnis yang satu ini, maka Anda disarankan untuk harus banyak belajar. Dalam hal ini Anda bisa memulainya dengan memahami hal dasar mengenai apa itu trading dan seperti apa jenis-jenisnya supaya Anda tidak mengalami maslaah seperti kicah pilu trader yang satu ini.

    Dia adalah Stefan Qin, dimana di usianya yang baru menginjak 19 tahun dia mengaku sudah menemukan rahasia sukses trading kripto. Pemuda asal Sydney ini bahkan dengan percaya diri memamerkan keuntungan mencapai 500% untuk memikat para investor. Pad asaat mengumpulkan banyak dana dari investor, disinilah Qin hidup mewah dan berfoya-foya di Manhattan.

    Namun tahukah Anda bahwa tidak sampai 5 tahun, bisnis yang dijalankannya runtuh dalam sekejap setelah banyak investor mengajukan protes. Seperti ada istilah*from hero to zero, lalu bagaimanakah perjalanan kisah trader kripto ini yang akhirnya berakhir pahit seperti itu? Lalu saja pelajaran yang bisa diambil para trader dan investor kripto jika diperhatikan dari dari skandal penipuan Stefan Qin ini? Berikut detailnya.

    Awal Mula Tertariknya dengan Dunia Kripto

    Lahir dan dibesarkan di Australia, trader Stefan Qin adalah anak yang berprestasi di sekolah, khususnya dalam mata pelajaran matematika. Seperti yang diharapkan oleh orang tuanya, Stefan sempat bercita-cita menjadi ahli fisika setelah lulus kuliah.

    Akan tetapi, fokusnya mulai berubah ketika ia mulai magang di sebuah perusahaan di China, dimana ia ditugaskan membangun dua platform yang berbasis di China dan AS dengan tujuan untuk memfasilitasi arbitrase kripto yang dijalankan perusahaan terkait.

    Dengan pengalaman tersebut, Qin pun mulai terinspirasi menjalankan strategi yang sama untuk meraih keuntungan di pasar kripto. Dan setelah terpilih untuk berpartisipasi di sebuah proyek Blockchain di sebuah University of New South Wales, Stefan Qin pun untuk berhenti dan pindah ke New York di tahun 2016.

    Sukses Sebagai Perantau di AS

    Dengan berbekal pengetahuan tentang strategi arbitrase,*kripto yang sudah dipelajarinya Ketika sedang magang, akhirnya membuat*Qin nekat membangun perusahaan bernama hedge fund yang berlabel Virgil Capital di New York. Walaupun masih tergolong pendatang baru, namun Stefan Qin tergolong pandai dalam mempromosikan strateginya hingga akhirnya berhasil meyakinkan banyak calon investor.

    Dia pun mengaku bisa mengeksploitasi kecenderungan koin-koin kripto yang diperdagangkan di harga berbeda di berbagai platform*exchange*atau yang biasa disebut dengan bursa kripto. Ia juga memaparkan jika sikap market-neutral yang diambil perusahaannya mampu menghindarkan dana investasi dari risiko pergerakan harga.

    Ditambah lagi, sosok yang mengaku sebagai analis kuantitatif ini pun tidak membebankan*sebuah management fee*dan hanya mengenakan komisi berdasarkan performa trading perusahaannya. Dia bahkan mengaku bahwa tidak pernah mencoba mengeruk keuntungan dengan cara aji mumpung, pada saat dia diwawancarai media*DigFin.

    Dia juga menegaskan bahwa hanya dalam waktu setahun, Stefan Qin menyatakan jika perusahaannya sudah mendapatkan*return*mencapai 500%. Bisa dikatakan ini adalah suatu*gimmick sukses memancing banyak investor dalam waktu singkat. Bukan hanya itu saja, namun Virgin Capital juga menyatakan bisa mendatangkan profit 10% per bulan.

    Bahkan, proyeksi*return*investasi yang ada di perusahaan ini dikatakan bisa mencapai 2,811% hanya dalam 3 tahun. Janji-janji tersebut pun kemudian semakin diperkuat dengan terlihatnya reputasi Stefan Qin yang semakin meyakinkan setelah profilnya diulas oleh*Wall Street Journal*di Februari 2018.

    Jadi memang tidak heran jika banyak investor yang kemudian berbondong-bondong mendaftar di Virgin Capital dan meletakkan dana mereka di perusahaan hedge fund tersebut. Begitu banyaknya dana investor yang mengalir masuk, sehingg Qin bisa hidup mewah di sebuah apartemen yang harga sewanya mencapai 23,000-dollar sebulan.

    Di apartemennya itu, ia mampu menikmati segala fasilitas kelas atas seperti kolam renang, sauna,*steam room,*hot tub, hingga simulator golf.

    Mangkir Saat Ditagih Investor

    Seperti ada yang mengatakan bahwa sepintar-pintarnya bangkai ditutupi, pastilah baunya akan tetap tercium oleh siapa saja. Peribahasa ini mungkin sangat tepat untuk menggambarkan titik balik dalam kisah trader kripto ini. Memasuki musim panas 2020,*sekitar 4 tahun ketika Stefan Qin mendirikan Virgin Capital, investor pun mulai berdatangan dan mengeluhkan hilangnya asset-asset dan beragam kegagalan transaksi.

    Bahkan di waktu yang sama, 9 investor dengan total dana sekitar 3.5 juta dollar dating menuntut kompensasi dari perusahaan*flagship*Virgin Capital tersebut. Namun karena Qin sudah menarik semua asset Sigma Fund dan balance perusahaannya selama ini dipalsukan, tentu saja tidak ada dana yang bisa ditransfer kepada 9 investor tersebut.

    Menghadapi para investor yang mulai tak sabar ini, Qin pun pertama-tama meyakinkan mereka untuk memindahkan dana ke VQR Multistrategy Fund, yang merupakan perusahaan investasi lain yang baru didirikannya pada Februari 2020. Ketika ia mencoba mencairkan dana sebesar 1.7 juta dollar dari perusahaan tersebut, Antonio Hallak selaku Kepala Trader VQR Fund mulai merasa curiga.

    Saat itu, Qin mengaku jika dia ingin butuh dana cepat karena sedang ditagih rentenir yang meminjaminya modal untuk merintis Virgin Capital. Trader ini juga beralasan sedang kesulitan mengatur keuangannya sehingga tidak bisa membayar utang tepat waktu.

    Akan tetapi karena gagal meyakinkan Hallak dengan kisah sedihnya yang di bawanya, Qin kemudian mencoba mengambil alih kendali VQR Fund secara paksa. Untungnya, pada titik ini SEC atau Securities and Exchange Commission mulai menginvestigasi klaim investor-investor yang dirugikannya, sehingga otoritas yang mengawasi perdagangan kripto di AS itu pun bisa segera membekukan asset-asset VQR dan membawa kasus Qin ke pengadilan.

    Kisah Trader Kripto Berakhir Hancur


    Setelah trader ini sempat berkelit dan lalu memutuskan terbang ke Korea Selatan untuk menghindari tuntutan investor, Stefan Qin akhirnya menyerahkan diri ke pihak berwajib dan mengaku bersalah atas penipuan yang dilakukannya.

    Hukuman maksimal yang bisa dikenakan pada Stefan Qin adalah sekitar 20 tahun penjara. Akan tetapi dalam prosesnya, jaksa penuntut sepakat untuk meringankan tuntutan hukuman Qin menjadi 151 hingga 188 bulan saja, berikut denda hingga 350,000 dollar.

    Pertanyaannya adalah, lalu bagaimana dengan para investor yang sudah menjadi korban penipuan dalam kisah trader kripto ini?*Maka juru bicara untuk pengacara Audrey Strauss mengkonfirmasi jika timnya tengah berupaya memulihkan kerugian para investor.

    Bahkan dana kompensasi ini rencananya akan diambil dari asset VQR Fund senilai 24 juta dollar yang sebelumnya telah dibekukan. Walaupun demikian, jumlah ini tentu tidaklah sebanding dengan total kerugian investor yang mencapai 90 juta dollar.

    Investor Kripto Sering Terjerat Penipuan
    Click image for larger version

Name:	8432-1024x610.jpg
Views:	1
Size:	26.2 KB
ID:	13020957
    Jika dilihat dari lika-liku kisah trader kripto di atas maka bisa ditarik kesimpulan bahwa Stefan Qin memang lihai Ketika menipu para klien. Akan tetapi,*penipuannya tidak akan berjalan mulus selama 4 tahun tanpa kecerobohan para investor yang mudah percaya*dengan menempatkan dana hingga jutaan dolar pada sebuah perusahaan baru.

    Padahal, jika investor-investor tersebut teliti sebelumnya, mereka pasti bisa mendeteksi klaim keuntungan tetap sebesar 10 persen per bulan sebagai salah satu gejala penipuan. Tahukah Anda bahwa pasar kripto saat ini tengah mengalami pertumbuhan pesat dan memang penuh dengan investor yang antusias untuk mendapatkan keuntungan.

    Namun karena sebagian besar di antara mereka adalah seorang pemula dan belum pandai mengenali trik para penipu, banyak pihak-pihak seperti Stefan Qin yang memanfaatkan ketidaktahuan tersebut untuk mencuri dana investor.

    Kejadian ini pun bahkan tidak hanya terjadi sekali atau dua kali. Nmaun berbagai nama besar di industri kripto bahkan sudah terekspos melarikan dana klien. Jika Anda memang tertarik untuk melkaukan investasi di pasar kripto, maka bijaksanalah dalam memilih*exchange, perusahaan investasi, atau institusi lain yang bisa menyimpan dana Anda sebagai modal investasi.*

    Jangan pernah mudah percaya dengan skema investasi yang menjanjikan keuntungan tetap. Disarankan untuk mempelajari baik-baik cara mengenali modus penipuan kripto dan bersikaplah realistis dalam merespon berbagai tawaran yang mungkin singgah di hasil pencarian Anda.

    Ingatlah trading merupakan proses negosiasi harga antara pembeli dan penjual sampai pada akhirnya terjadi kesepakatan di antara pembeli da penjual. Atau dengan kata lain merupakan suatu bentuk bisnis yang berupa aktivitas jual beli, layaknya orang berjual-beli di pasar buah atau swalayan.

    Apabila sudah masuk di pasar buah pasti menemukan beragam buah, namun dalam trading yang dijual mulai dari mata uang, saham, komoditas dan sejenisnya. Dalam melakukan trading inilah Anda harus bisa melakukannya secara jujur daripada nanti mendapat masalah besar seperti yang sudah diceritakan melalui kisah trader yang nahas tadi.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    bisnis kripto itu kan bisnis yang mengandalkan spekulasi tidak pada jaminan barang berharga yang nyata, jadi rentan aksi cuci uang dan penipuan, pada akhirnya banyak yang rugi ketimbang untung
    Place your siggy here

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X