Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Eksperimen Full Time Trader Indonesia, Buge Satrio
    Click image for larger version

Name:	sf-thumb-20180629163527542-crop-284147-0629163513.jpeg
Views:	1
Size:	13.3 KB
ID:	13020531
    Analis forex Buge Satrio merupakan Full Time Trader Indonesia yang track recordnya dimantapkan oleh berbagai pengalamannya di akun demo. Analis teknikal dan fundamental ini sekaligus seorang Full Time Trader Indonesia merupakan lulusan jurusan IT Universitas Swasta di Jakarta yang memantapkan diri untuk terjun di dunia trading forek dan pensiun dini dari perkerjaannya di salah satu perusahaan teknologi.

    Ini adalah kisah panjang dan tips dari Buge Satrio sebagai trader forex Full Time akan diulas di artikel berikut.

    Perjalanan Awal Buge Satrio Pada Trading Forex

    Sejak pertengahan 2003, Buge Satrio mulai mengenal trading forex. Ketika itu dirinya trading masih dengan platform MetaTrader 3 dan koneksi internet yang belum selancar sekarang. Ketika itu Buge baru saja lulus kuliah dan mulai bekerja di sebuah perusahaan media cetak dan memulai karirnya di trading forex. Dirinya terjun pertama kali dengan berbekal dari hasilnya belajar berbagai indikator teknikal. Ia hanya berfokus pada analisis teknikal saja.

    Keberanian untuk melakukan deposit pertama muncul di dua tahun berikutnya, 2005. Namun, ia justru malah lebih banyak mengalami Margin Call broker (MC) daripada withdrawal.

    Analisa Fundamental Tak Kalah Penting

    Di tahun 2008 silam, telah terjadi krisis Subprime Mortgage AS yang pada akhirnya memicu krisis finansial global. Fenomena itulah yang berhasil membuka wawasan baru bagi Buge Satrio. Lantaran setelah itu, ia menjadi rajin mempelajari berbagai hal yang berhubungan dengan fundamental dan membaca lebih banyak artikel bahasa inggris secara daring.

    Berangkat dari itu, akhirnya Buge Satrio membiasakan diri untuk menganalisa teknikal yang didukung dengan analisa fundamental. Full Time Trader Indonesia ini mengatakan, bahwa siklus pergerakan harga (jangka menengah hingga jangka panjang) sebuah pasangan mata uang banyak ditentukan oleh perbedaan kebijakan moneter bank sentral di samping jobs data, data inflasi, dan data ekonomi penting lainnya.

    Maka dari itu, analis satu ini mengutamakan tentang kebijakan moneter pada satu negara, walaupun hanya melihat suku bunga naik atau turun.

    Karena itulah, sang analis menekankan pada pentingnya memahami kebijakan moneter sebuah negara, walau hanya sekadar mengetahui bahwa suku bunganya akan dinaikkan atau hawkish maupun diurungkan dovish.

    Berbagai Eksperimen yang Berbuah Pencerahan

    Selama 6 tahun, mulai dari 2008 hingga 2013 Buge telah melakukan beberapa eksperimen dengan akun demo. Semua itu dia lakukan supaya mendapatkan trading style senyaman mungkin dengan risiko yang seminimal mungkin. Maka, hasil dari eksperimen itu adalah sebagai berikut:

    1. Manajemen Risiko Ala Buge


    Berdasarkan eksperimennya itu, Buge mulai memahami bahwa risiko dan target yang tidak agresif justru malah memberikan profit yang cukup konsisten.

    Apabila dalam 3 minggu sudah dapat mencapai atau melebihi target yang ia harapkan, yaitu 4%. Buge lebih memilih menjadi penonton daripada pemain hingga akhir bulan. Kadang pula ia membuka akun Cent untuk sekadar menguji level support dan resistance serta risiko yang ia pakai pun kecil. Tidak lebih besar dari 1% dari total Equity di satu atau beberapa open posisi perdagangan Intraday.

    Apabila ia fokus pada dua pair di hari yang sama, contohnya EUR/USD dan GBP/USD, maka 15 itu ia bagi dua, sehingga pada masing-masing pair menjadi setengah persen. Peraturan-peraturan itu kadang sangat bergantung pada Trading Plan dan keadaan teknikal, sehingga dalam penerapannya, Buge Satrio lebih sering memakai seperlima hingga tiga perempat persen saja, ia tidak pernah lebih dari dua pair dalam satu hari transaksi Intraday.

    1. Pengalaman dari Price Action dan Indikator Ichimoku Kinko Hyo


    Percobaan keduanya adalah pada price action dan Indikator Kinko Hyo. Dari sini, ia mulai menyimpulkan bahwa price action yang membentuk candle pattern terutama chart H1 akibat dari reaksi market pada data atau berita penting. Namun, price action ini seringkali lebih cepat mengindikasi pergerakan harga daripada indikator teknikal manapun.

    Di sisi lain, indikator Ichimoku Kinko Hyo ternyata sangat menarik, sehingga para trader sering memakainya dalam menyusun analisa forex. Buge Satrio memiliki ulasannya tersendiri mengenai Indikator Ichimoku, Kijun Sen.

    1. Kemantapan Hati Menjadi Full Time Trader


    Dalam melakukan percobaan, hal-hal yang dialami Buge satrio adalah sebuah pencerahan. Ia mulai memberanikan diri untuk keluar dari zona nyaman dengna pension dini dan memprioritaskan diri untuk menekuni forex sebagai trader Full Time sejak awal 2014 sampai saat ini.

    Perbedaan Trading dengan Akun Demo dan Akun Riil

    Mengulas mengenai eksperimen yang menggunakan akun demo, Buge tidak menyangkal akan adanya perbedaan eksekusi antara trading menggunakan akun demo dan akun riil.

    Menurut Buge Satrio, barangkali lantaran server akun riil berbeda dengan akun demo, server akun demo bebanna=ya terasa lebih ringan, mungkin dengan alasan itu trader pemula lebih banyak yang langsung terjun ke akun riil daripada akun demo.

    Dalam percobaannya itu, ia mendapati beberapa kasus. Ketika bersinggungan langsung denga data penting, harga di akun demo seolah bereaksi lebih cepat. Namun, pernah ada sebuah kasus ketiga harga bergerak melambat, barangkali selisih sepersekian detik, dibandingkan dengan akun riil. Meskipun begitu, secara keseluruhan dirinya tidak mempersoaljan lantaran keperluan eksperimen sudah terpenuhi.

    Cara Menyusun Analisa Teknikal Dari Buge Satrio

    1. Cara Memfilter Indikator


    Jika sering mengikuti konten Buge Satrio mengenai forex, barangkali akan menyadari bahwa Buge memang sering menggunakan indicator teknikal yang tidk sama salam setiap keadaan market.

    Menanggapi pertanyaan bagaimana cara memfilternya Buge menjelaskan, pada dasarnya ia selalu mengikuti pergerakan harga pada grafik Daily dan H1. Setelah itu ia menyusun Trading Plan dari hari senin hingga jum’at. Indikator Ichimoku pada grafik H1 ternyata cukup efektif dalam menagkap tren jangka pendek dan mampu manjadi bahan Analisa tulisan-tulisannya tentang forex.

    Akan tetapi, apabila rentang harga dalam keadaan yang relative rendah dalam satu atau dua hari terakhir, terperangkap Inside Bar pada grafik Daily, atau harga berkonsolidasi dalam lingkaran chart pattern, maka akan lebih gampang jika dipantau lewat Daily atau H4.

    Jika Support and Resistance atau SnR agak susah diidentifikasi lewat grafik H1, maka yang dipakai adalah grafik Daily dengan DMA-40 atau Daily Moving Average periode 30.

    1. Memakai Jenis Candlestick dan Pola Pentingnya


    Ketika dihadapkan dengan data fundamental atau berita yang berdampak cukup tinggi, langkah awalnya Buge Satrio akan memperihatkan Price Action atau aksi harga yang membentuk candle pattern terkhusu grafik H1. Itu dijadikan sebagai alasan utama dalam mengambil keputusan. Terkadang Buge lebih menyukai naked chart kecuali indicator Volume lantaran sudah menghafal Trading Plan yang ia susun sebelumnya.

    Bullish/Bearish Engulfing menjadi pola candlestick kesukaan Buge, kemudian baru Spike Upper/Lower Shadow, Morning Star/Evening Star, dan yang terakhir Inside Bar. Jika membahas mengenai Price Action. Buge menerangkan jika sebenarnya tidak hanya tentang pembentukan candle pattern, tetapi juga mengenai aksi harga bagi Harga Open. Yang menjadi catatan penting Buge adalah harga Open Weekly dan Daily.

    Penjelasan Buge Satrio Tentang Kijun-Sen

    Indikator Ichimoku merupakan analis yang paling sering digunakan oleh Buge Stario. Kemudian, banyak yang ingin tau mengenai penjelasan tentang Kijun Sen, maka inilah ulasannya.

    Analis teknikal di berbagai institusi keuangan atau bank-bank besar ternyata banyak menggunakan Indikator Ichimoku Kinko Hyo. Level keseimbangan yang bergerak dinamis adalah hal yang dibahas dalam Kijun-sen. Terkadang tindakannya sebagai pelaku dari dinamis resistance, terkadang pula sebagai dinamis support.

    Para trader juga menyebutnya level Equilibrium atau level keseimbangan. Default periode-nya yaitu 26, Artinya, misalkan pada grafik Daily, maka level Kijun-sen Daily adalah 50% dari High dan Low pada 26 candle Daily terakhir. Sama halnya pada grafik H1 dan H4.

    Dalam Crossover Ichimoku dan perbandingannya Crossover dalam Moving Average, Buge Satrio tidak membutuhkan Crossover, tetapi ia membutuhkan posisi atau letak level keseimbangan H4, H1 dan Daily.

    Proses penerapan ini pada dasarnya tidak rumit. Ilustrasi sederhana seperti ini, apabila tidak sedang berhadapan dengan data penting, dan saat tren jangka pendek telah terbentuk, maka pilihan pertama dari entri posisinya adalah posisi Pending Order sell/buy limit memiliki jarak seminim mungkin dengan Kijun-sen H1. Dapat pula posisi Pending Order sell/buy stop di level Kijun-sen H1, atau eksekusi saat harga Spot berhasil melewati Kijun-sen H1 dan mendekati Cloud/Kumo Ichimoku.

    Apabila terbentuk cukup lebar rentang antara harga Kijun-sen H4 hingga Daily, maka Buge menganggap sebagai peringatan atau area netral. Dirinya akan menunggu dan mengawasi Price Action setelahnya saat harga memasuki area itu termasuk adanya kemungkinan terbentuk Morning/Evening Star.

    Hal tersebut tidak jarang menjadi tanda kontinuasi tren jangka pendek. Sama halnya dengan kemunculan Bullish/Bearish Engulfing atau menembus di atas Kijun-sen H4 atau Daily pun tidak jarang mengubah scenario jangka pendek.

    Tips Untuk Menjadi Full Time Trader Buge Satrio

    Ketika ada seorang trader yang ingin mengikuti jejak Buge Satrio menjadi Full Time Trader Indonesia, dirinya selalu mengingatkan akan nasehat dari seniornya bahwa trading itu tidak untuk membuktikan bahwa Analisa yang dibuat itu salah atau benar, tetapi semata-mata hanya untuk mencari profit. Berikut ini beberapa tips dari Buge Satrio:

    1. Kuasai Indikator Teknikal



    Mahir dan menguasai beberapa indikator teknikal atau sebuah sistem trading yang umumnya adalah gabungan atau turunan dari beberapa indikator teknikal. Barangkali para trader pemula akan terjebak lama untuk mempelajari ini, memang butuh proses, yang terpenting adalah sabar.

    1. Kuasai Data Fundamental


    Jika menguasai data-data fundamental ekonomi terasa begitu berat, barangkali sebaiknya cukup mengetahui kapan berita penting akan dirilis, ditambah dengan banyak-banyak membaca isu terkini yang diperkirakan mampu memengaruhi sentiment pasar.

    1. Buat Trading Plan


    Dalam menyusun Trading Plan itu mengenai strategi yang sudah melibatkan pemetaan teknikal dan sedikit sentuhan analisa fundamental, ditambah Money Management dan risk-reward.

    Trading Plan tidak hanya melulu focus pada satu arah, tetapi juga perlu menyiapkan skenario terhadap arah sebaliknya supaya setidaknya bisa recovery atau menutup kerugian. Penyusunan Trading Plan ini sebaiknya dua hari sekali, atau saat akan berhadapan dengan data/event fundamental penting.

    1. Stay Calm


    Buge menyarankan untuk jangan suka pamer dan terlalu berambisi. Dulu, ketika dirinya belum menjadi Full Time Trader Indonesia, ia suka pamer ketika analisanya benar dan mencetak banyak profit, lalu mengunggahnya di Yahoo Messenger, tak lama berselang ia mengalami MC. Dari pengalaman itu, ia kemudian belajar untuk tidak sombong dan mensyukuri pip yang didapat.

    Apakah tampak berat untuk stay calm? Barangkali memang kerja keras itu perlu sekaligus kerja cerdas. Buge selalu percaya bahwa passion yang dibarengi dengan kerja keras dan doa akan membuhakan hasil yang baik di segala bidang, tak ketinggalan forex.

  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    wah ngak ada chartnya, lalu apa yang mau dipelajari, tahun 2005 kan lom ada broker yang bisa kasih deposit kecil di forex, berarti ini orang benar2 kaya deh, kalau dia bisa sukses kan harusnya bisa dibagi teknik traidingnya di internet, setidaknya buka thread strategy di forex ini

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X