Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Realitas Trading Forex di Masa New Normal untuk Seluruh Trader Dunia
    Click image for larger version

Name:	realita-trading-di-new-normal-bagi-trader-forex-295502-26229.jpg
Views:	1
Size:	39.4 KB
ID:	13020483
    Dalam memasuki kenormalan baru, memang banyak hal yang berubah. Salah satunya yang terpengaruh ialah aktivitas trading forex. Menjadi seorang trader, akankah Anda siap menghadapi hal-hal baru berikut ini?

    Kehadiran virus COVID-19 bukanlah keinginan siapapun. Lantaran virus ini, telah banyak terjadi perubahan kehidupan manusia dari segala aspek. Tak hanya aspek ekonomi dan industri, tapi juga prosedur kegiatan sehari-hari perlu disesuaikan dengan kondisi new normal atau kenormalan baru.

    Aktivitas trading forex pun ternyata juga terpengaruh oleh adanya aturan new normal. Meski tidak langsung terdampak, sedikit demi sedikit Anda mungkin menyadari bahwa ada yang berubah pada pola trading di masa kenormalan baru.

    Sebagai pemain trading di pasar forex, realita trading apa saja yang harus di hadapi saat new normal? Ulasan ini akan mengupas tuntas mengenai instrumen-instrumen favorit trader di saat New Normal, karakteristik yang harus diperhatikan dan hal-hal trivial yang kemungkinan lepas dari perhatian Anda.

    Kondisi Dunia Di New Normal

    Seperti yang dikatakan oleh banyak pakar, bahwa konsekuesi utama dari penyebaran virus ini adalah semakin besarnya kesenjangan yang terbentuk antara pihak berekonomi lemah dengan pihak berekonomi kuat.

    Beberapa negara dengan perekonomian yang kuat cenderung lebih cepat pulih dan bangkit, sedangkan negara dengan perekonomian yang lemah harus bersusah payah mempertahankan stabilitasnya.

    Perlu diketahui bahwa mata uang dalam beberapa pair seperti USD/TRY, USD/MXN dan USD/RUB akan terdorong dalam trend bullish jangka panjang dengan volatilitas yang tinggi. Keadaan itu hanya mampu dilalui oleh para carry trader saja yang masih bertahan dengan pair-pair itu.

    Untuk para trader pemula sangat tidak disarankan, ada baiknya Anda lebih memilih pair mayor semacam GBP/USD, EUR/USD, atau komoditas contohnya minyak dan emas. Berikut ini penjelasan lebih rinci mengenai keadaaan perekonomian negara yang dipandang kuat dan beberapa saran trading untuk para trader pemula.

    1. Kondisi Pound di Tengah New Normal

    Sejak adanya peristiwa pembubaran Koloni Kerajaan Inggris yang terjadi 100 tahun yang lalu, Inggris telah menjalani status kekuatan ekonomi yang kuat, terpisah, dan unik. Ketika disandingkan dengan Greenback dan Euro, Pound Sterling menjadi salah satu mata uang yang lumayan kuat di dunia.

    Walaupun masih kerap disibukkan dengan hiruk pikuk setelah Brexit dan penanggulangan pandemi yang lambat, langkah yang diambil GBP masih menawarkan peluang untuk ditradingkan. Terlebih, Inggris nyatanya memang unggul lebih awal dalam hal vaksinasi dibandingkan dengan negara maju lainnya.

    2. Amerika Serikat Tetap Terkuat dengan Dolar

    Di era kenormalan baru ini, kondisi perekonomian Amerika Serikat juga terkena guncangan yang cukup besar. Sekitar 10% dari populasi rakyatnya menganggur, produktifitas menurun dan pemulihan yang berjalan dengan begitu lamban. Kegiatan trading yang cenderung hati-hati juga membuat likuiditas tak selancar biasanya.

    Tak hanya itu, tingkat inflasi yang rendah dan minat investasi yang menurun juga menjadi hambatan yang berpengaruh bagi ekonomi AS sebelum semuanya kembali ke masa pra-pandemi.

    Meski begitu, sebagai mata uang dunia Dolar AS tetap pemilik performa yang paling kuat. Menariknya, Dolar cenderung lebih kuat daripada musuh-musuhnya, terutama Euro lantaran Uni Eropa masih sibuk dengan masalah menghadapi krisis internal dari negara-negara anggotanya.

    Berdasarkan itu, kalau dilihat secara strategis, Dolar AS akan tampak sebagai satu-satunya pilar stabilitas di pasar forex.

    3. Cara Trading Pada Pair EUR/USD

    Bagi para pemain trading forex, salah satu instrumen yang bisa dikatakan “aman” untuk trading di era New Normal ini adalah EUR/USD. Kenapa bisa begitu? Karena trading pair EUR/USD ini cukup mudah dan banyak sekali katalis yang bisa diandalkan.

    Sebelum adanya pandemi, salah satu fokus berita Zona Euro adalah kesenjangan antara negara kaya dengan negara yang dililit hutang. Ketika masalah ini semakin memuncak, Euro posisinya terancam. Para trader kemudian mengkhawatirkan prospek perekonomian Zona Euro berbondong-bondong memasang posisi Sell dan keroyokan Dolar AS.

    Namun, hal itu merupakan kondisi beberapa tahun lalu. Kini, trader forex harus mampu menghadapi beraneka aspek yang jauh lebih kompleks.

    4. Trading Minyak di Era New Normal

    Pada masa awal terjadinya pandemi COVID-19, harga minyak yang turun tidak dapat dihindari lantaran virus telah mengakibatkan perlambatan permintaan pasar global. Adanya lockdown yang diberlakukan di mana-mana, mobilitas berkurang secara drastis, sehingga berakibat pada persediaan minyak yang melimpah.

    Akan tetapi, setelah memasuki era New Normal, trader minyak kemudian menemukan setitik harapan baru.

    Perlu digarisbawahi bahwa volatilitas akan tetap terjaga selama tidak ada konflik geopolitik yang terjadi seperti ketegangan antara AS-China. Jika aman-aman saja, hal ini menjadi peluang yang menarik bagi trader minyak di New Normal dan bisa dibilang telah menuju babak baru.

    Tahun 2021, harga minyak diperkirakan sekitar 50-60 USD. Karena itu, kenaikan ini selama new normal menjadi celah dan peluang yang cukup unik. Entah mau memasang posisi sell ataupun buy, Anda tetap dapat mengeruk keuntungan jika masuk pada waktu yang tepat.

    5. Kondisi Trading Emas di Masa New Normal

    Pergerakan emas cenderung tidak terkendali selama masa pandemi COVID-19. Di masa krisis ini, logam favorit semua umat itu telah membuktikan dua hal.

    Pertama, reaksi pasar terkadang bergerak berlawanan arah dengan berita yang tersebar. Di saat kondisi seperti itu, strategi new trading wajib diterapkan dengan sangat hati-hati. Terlebih, emas bukanlah instrumen yang menarik untuk ditradingkan dalam jangka waktu yang pendek atau scalping.

    Kedua, pasar forex dan komoditas masih digelayuti oleh sentimen ketidakpastian. Sebagai aset yang tak terpengaruh oleh inflasi, emas memang memiliki daya tariknya sendiri. Ini yang menjadi alasan utama, masa awal pandemi, pada trader jangka panjang banyak yang memprediksi jika emas bisa naik hingga ke 1,800.

    Yang lebih mencengangkan lagi adalah level tersebut ternyata mampu tertembus pada bulan Agustus 2020 lalu, di mana emas telah mencapai level 2,000. Walaupun setelah itu terjadi penurunan kembali. Dinamika harga emas selama masa pandemi hingga ke masa trading new normal ini dapat menjadi pelajaran untuk trader logam mulia ke depannya.

    4 Yang Harus Dilakukan Ketika Trading Di New Normal
    Click image for larger version

Name:	realita-trading-di-new-normal-bagi-trader-forex-295502-64792.jpg
Views:	1
Size:	33.5 KB
ID:	13020484
    Tidak hanya instrumen-instrumen trading yang disarankan, tata cara trading di saat new normal juga mencakup beberapa kiat penting yang dapat Anda masukkan sebagai rutinitas baru. Berikut ini ulasan detailnya.

    1. Ikuti Perkembangan Berita Ekonomi

    Saat banyak kabar besar mengguncang pasar, analisa teknikal kerapkali menjadi tidak akurat. Resistance dan level-level support banyak tertembus lantaran pelaku pasar di luar siklus yang umum terjadi.

    Pada tahun 2020, emas telah berhasil menembus level tertinggi sepanjang masa lantaran kekhawatiran pasar terhadap angka penyebaran virus yang tengah melambung. Kemudian, di momen setelahnya, Greenback mulai diminati lantaran kabar pemulihan ekonomi AS yang terakselerasi.

    Tak hanya itu, Anda juga perlu memperhatikan pasar finansial lainnya seperti pasar obligasi dan pasar saham. Awal 2021 ini terjadi konflik saham gamestop atau GME dan yield obligasi AS yang mengalami anomali. Maka teknik mengombinasikan kabar dari berbagai sumber pasar finansial ini disebut dengan analisa intermarket.

    2. Gunakan Strategi yang Tepat

    Bagi Anda yang pemula, menentukan startegi yang pas adalah perkara yang cukup menantang. Pasalnya, di era new normal ini, tak hanya pemula yang kesulitan, tetapi juga para trader berpengalaman sekalipun harus mampu menyesuaikan diri dengan kondisi pasar yang penuh keambiguan.

    Apabila Anda menggunakan strategi scalping, maka pastikan kondisi Anda prima dan mampu fokus pada platform trading. Begitu pun jika Anda terbiasa dengan trading ketika pasar tengah trending, maka jangan masuk pasar saat ada rilis berita yang berpotensi mendatangkan reaksi ekstrem. Cobalah tunggu hingga pasar mencerna berita itu sehingga permainan harga menjadi lebih mudah dianalisa.

    3. Perhatikan Money Management

    Modal dalam trading forex sangatlah berharga, apalagi di masa new normal ini. Saat baru memulai trading forex, semua orang tentu mengharapkan profit. Akan tetapi, ada yang lebih penting dari itu, yakni bagaimana Anda mempertahankan modal yang ada.

    Maka, perlu peninjauan ulang mengenai aturan money management Anda. Apabila sebelumnya Anda memiliki batas toleransi risiko yang cukup tinggi, cobalah untuk menyesuaikan aturan risiko per tansaksi dengan keadaan pasar terkini.

    4. Tetap Jaga Kesehatan

    Kesehatan adalah poin yang paling penting, pasalnya pandemi COVID-19 ini telah menumbangkan banyak sekali nyawa. Untuk itu, jagalah kesehatan mental dan fisik Anda dengan ekstra. Terlebih, trading dalam kondisi yang kurang prima akan sangat berpengaruh terhadap fokus dan kinerja analisa.

    Dalam trading forex, Anda tidak perlu merasa emosi. Apabila Anda mulai tertekan, cobalah tutup terlebih dahulu trading dan jangan membuka posisi apa pun. Refreshing terlebih dahulu dengan jalan-jalan atau yang lain. Anda pun bisa belajar mengendalikan stress dalam trading supaya bisa terhindar dari eksekusi yang di luar rencana sehingga berujung kerugian yang tidak diinginkan.
  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    perlambatan ekonommi bukan berarti peluang profit kecil, mungkin aja harga minyak jadi murah dan matauang negara2 industri mereda, tapi di forex biasanya trader mengambil keuntungan dari pegerakan market tren, tidak peduli bagaimana pun kondisi ekonomi suatu negara atau pun komoditas

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X