Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Hikmah History William Eckhardt dan Richard Dennis yang Terus Bangkit Bertrading
    Click image for larger version

Name:	index.jpg
Views:	1
Size:	5.3 KB
ID:	13020438
    Strategi trading merupakan ilmu yang perlu dipahami dan dipelajari banyak orang, terutama untuk mereka yang hendak berkecimpung di dunia trading. Meskipun keuntungan dapat berkali lipat, trading berpotensi menimbulkan kerugian besar.

    Mulai dari pergerakan market yang berada di luar kendali kita, modal habis lantaran iklim pasar tidak mendukung penjualan, hingga teknis transaksi yang ribet. Semua itu terjadi apabila bisnis tidak memiliki risk management dan money management yang baik.

    Fenomena ini berpotensi menimbulkan ketakutan psikologis bagi trader pemula. Entah itu takut untuk memulai trading maupun rasa ragu-ragu dengan keputusan trading yang diambil. Jadinya malah menghambat trader pemula dalam melebarkan sayapnya di ladang bisnis keuntungan ini.

    Oleh karena itu, Anda perlu mencari berbagai cara mempelajari strategi trading secara utuh. Setali tiga uang dengan Ellen May, seorang praktisi pasar modal, menggunakan satu strategi yang tepat sebanyak 10 ribu kali dapat mengantarkan seorang trader pada pintu kesuksesan.

    Strategi trading yang tepat dapat Anda pelajari dari kisah trader sukses terkenal dengan pengalaman mumpuni. Dengan pengalaman, teori, dan analisis yang sudah terbukti kebenarannya.

    Ialah William Eckhardt dan Richard Dennis, kisah trader sukses yang dapat Anda petik hikmahnya. Masing-masing kedua pria tersebut terbukti telah menciptakan revolusi di dunia trading, bahkan menciptakan analisis trading versi mereka.

    William Eckhardt, misalnya. Ia menerapkan konsep matematika dalam memprediksi arah pergerakan trend. Cara matematika ini digabungkan dengan ilmu pasar dan filsafat statistik, yang terbukti ampuh dalam menganalisis arah pergerakan trend

    Lalu, ada Richard Dennis. Ia memelopori sistem turtle trading, suatu sistem trading yang mengombinasikan pergerakan trend dengan risk management. Sistem turtle trading ini berhasil menciptakan entry dan exit sebagai rambu-rambu saat melakukan trading.

    William Eckhardt, Matematikawan yang Mencintai Dunia Trading

    William Eckhardt bisa sukses mengaplikasikan konsep matematika pada dunia trading lantaran dirinya memang memiliki keahlian di bidang tersebut.

    Eckhardt, seorang mantan mahasiswa doktoral di University of Chicago. Program studi yang diambil Eckhardt tak lain adalah logika matematika. Suatu jurusan yang menjadi momok dan ketakutan banyak orang.

    Nahasnya, pada tahun 1973, Eckhardt memilih tidak menamatkan studinya. Meskipun dirinya bentar lagi bakal mendapatkan gelar PhD. Namun, Eckhardt melakukan itu bukan semata-semata karena alasan konyol. Melainkan keinginannya untuk berfokus kepada kegiatan-kegiatan yang dapat menunjang penelitiannya di sistem trading.

    Eckhardt berkolaborasi dengan teman semasa SMAnya, yaitu Richard Dennis, merintis sebuah perusahaan bernama C&D Commodities. Mereka berdua mencoba mengeksperimenkan sistem turtle trading. Sistem ini pun terbukti ampuh dan mendatangkan banyak keuntungan pada bisnis mereka berdua.

    Pada tahun 1991, Eckhardt memberanikan diri untuk membuka jasa konsultasi commodity trading sendiri. Jasanya ini berkontribusi besar pada pendapatan Eckhardt. Tercatat jasa konsultasi ini berhasil meningkatan pendapatan tahunan sebesar 17,35% untuk selama 20 tahun beroperasi. Selain itu, terjadi kenaikan pendapatan sebanyak 21,09% pada tahun 2010.

    Sepanjang masa kariernya, Eckhardt telah mengembangkan sistem trading, ilmu trading secara teoritis, dan filsafat matematika. Terbukti, Eckhardt menulis dan mempublikasikan artikel-artikelnya seputar logika matematika seperti Probability Theory and the Doomsday Argument (1993) dan Causal Time Asymmetry (2006).

    Berikut beberapa ilmu trading Eckhardt dengan pendekatan ilmiah.

    1. Mengetahui Arah Pergerakan Trend dengan Efficient Market Hypothesis (EMH)

    Menurut Eckhardt, random walk model of price bisa bertahan lama, lantaran model ini tepat guna. Perbedaan harga di masa depan dengan harga di random walk terlalu kecil untuk bisa diketahui dengan analisis deret waktu. Sistem trading dapat mendeteksi perbedaan harga ini secara mudah.

    2. Inovasi Sistem Trading

    Sistem trading memiliki sensitivitas tinggi terhadap hubungan non-linier pada harga. Ini akan menguntungkan jika dibuatkan suatu estimator statistik dari sistem trading yang dapat menganalisis fitur-fitur pada harga. Tools dengan level konfidensi tinggi ini bekerja dengan memberikan informasi dari model yang ada sehingga bisa membantu trader dalam memprediksi arah trend market.

    3. Optimasi atau Curve-Fitting

    Peremajaan sistem trading harus dilakukan dengan menyesuaikan situasi dan kondisi. Perhatikan dan cermati dari data sebelumnya, apakah sekarang momen yang pas untuk optimasi atau lebih baik curve-fitting? Intinya, lakukan secukupnya dengan hati-hati. Jangan terlalu optimal ataupun terlalu curve-fitting.

    Setelah mendengar beberapa strategi trading William Eckhardt, barang tentu Anda terinspirasi untuk mengetahui kisah sukses trader tersohor itu. Berikut beberapa di antaranya.

    Strategi trading di atas sebenarnya sudah merangkum inti kesuksesan William Eckhardt di dunia trading. Namun, lebih jelasnya, Anda dapat melihat kesuksesan trading Echkardt di beberapa tips sebagai berikut:

    1. Mengembangkan Cara Trading Sendiri

    Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, sistem turtle trading yang diciptakan Eckhardt bersama Dennis menganut trend following system. Sistem ini berjalan dengan mengikuti arah pergerakan trend.

    Kendati demikian, Eckhardt dan Dennis berpendapat kalau trend following system sulit dilakukan pada iklim pasar sekarang. Menurut Eckhardt, seorang trader perlu mengembangkan sendiri cara tradingnya. Menerapkan cara trading sendiri lebih mudah daripada mempraktekkan punya orang lain.

    2. Memperbaiki Cara Trading secara Terus-Menerus

    Pasar berubah, tak selamanya bakal sama. Alhasil, cara trading pun akan terus berubah, mengikuti volatilitas pasar. Untuk mengatasi hal ini, Eckhardt menyarankan para trader untuk sering-sering melakukan riset, memperbaiki cara trading secara rutin dan mandiri serta membuat inovasi dalam dunia trading. Biar trader bisa menciptakan revolusi dan kesuksesan Anda sendiri.

    Setelah mengulas kisah sukses Eckhardt, tentu Anda perlu mengetahui kisah sukses Richard Dennis. Biar Anda dapat mempelajari strategi trading secara lengkap dan komprehensif.

    Richard Dennis, Penggagas Sistem Turtle Trading yang Berangkat dari Nol
    Click image for larger version

Name:	- Richard Dennis.jpg
Views:	1
Size:	19.8 KB
ID:	13020439
    Di usia 17, Richard Dennis mulai menginjakkan kakinya di dunia trading. Ia menggunakan modal sendiri dalam menciptakan bisnis trading. Bisnisnya pernah mengalami naik-turun hingga pernah bangkut pada tahun 1987. Namun, pada tahun 1994, Dennis menciptakan strategi trading baru yang mendatangkan banyak keuntungan buat dirinya.

    1. Mengelola Trading Secara Mandiri

    Dennis memulai berkarier di trading dengan modal pribadi. Tradingnya berhasil dan mendatangkan banyak profit ke akunnya. Berkat prestasinya, Dennis memperoleh gelar The Prince of the Pit.

    Dennis pun mencoba memberanikan diri untuk trading dengan modal di luar miliknya. Dengan dana yang dipinjam dari sejumlah pengelola, Dennis berambisi untuk mendapatkan profit banyak dalam waktu sesingkat mungkin. Ia bersikukuh menerapkan strategi trend following dan pyramiding, mengikuti strategi tersohor pada masa itu.

    Namun, ambisi itu membuat Dennis semakin agresif dalam melakukan trading. Ia terlalu banyak menggunakan modal. Mengikuti trend pergerakan harga agar tidak ketinggalan. Alhasil, dana yang dimilikinya kosong melompong. Dennis pun mengalami kerugian besar, bahkan berhutang sana-sini.

    2. Bangkit dengan Strategi Baru

    Belajar dari kegagalan yang dialaminya, Dennis memutuskan untuk menciptakan sistem trading baru yang mengombinasikan arah pergerakan trend market dengan risk management. Menurutnya, cara trading terbaik adalah menggunakan sistem yang mudah terprediksi; dapat menghasilkan entry dan exit.

    3. Memperhatikan Berbagai Faktor dalam Menerapkan Strategi Turtle Trading

    Dennis membutuhkan waktu 5 tahun untuk meracik, menerapkan, dan mengevaluasi strategi turtle trading pada 23 orang yang dilatih. Eksperimen ini berhasil membuahkan hasil, terbukti orang-orang yang lolos seleksi memperoleh total profit sebesar $175 juta di akhir periode.

    Berikut beberapa faktor dalam merancang rencana trading ala Dennis.
    Menentukan pasar, currency pairs, dan komoditi yang ingin dipilih dan ditransaksikan.
    Menetapkan jumlah lot yang hendak ditransaksikan.
    Menentukan level harga saat membuka dan menutup posisi di skenario loss serta menutup posisi di skenario profit. Pasang target loss tidak melebihi 10% dari modal.
    Rutin mengikuti arah pergerakan trend market sekarang

    4. Emotional Quotient (EQ) yang Baik

    Alasan ketiga mengapa Dennis bisa sukses adalah pengelolaan emosi dirinya yang baik. Dennis diketahui berkomitmen untuk tidak mengambil keputusan ketika sedang emosi. Ia selalu disiplin menerapkan strategi tradingnya seperti keluar dari pasar saat mengalami kerugian sebesar 10% dan terus trading dengan jangka menengah.

    Itu dia kisah sukses dan strategi trading William Eckhardt dan Richard Dennis. Berbagai cara luar bisa yang dapat dijadikan referensi dalam trading. Apakah Anda siap mengikuti strategi trading mereka? Atau ingin mengembangkan strategi trading sendiri?


  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    Originally posted by Nas Media View Post
    [ATTACH=CONFIG]437363[/ATTACH]
    Strategi trading merupakan ilmu yang perlu dipahami dan dipelajari banyak orang, terutama untuk mereka yang hendak berkecimpung di dunia trading. Meskipun keuntungan dapat berkali lipat, trading berpotensi menimbulkan kerugian besar.

    Mulai dari pergerakan market yang berada di luar kendali kita, modal habis lantaran iklim pasar tidak mendukung penjualan, hingga teknis transaksi yang ribet. Semua itu terjadi apabila bisnis tidak memiliki risk management dan money management yang baik.

    Fenomena ini berpotensi menimbulkan ketakutan psikologis bagi trader pemula. Entah itu takut untuk memulai trading maupun rasa ragu-ragu dengan keputusan trading yang diambil. Jadinya malah menghambat trader pemula dalam melebarkan sayapnya di ladang bisnis keuntungan ini.

    Oleh karena itu, Anda perlu mencari berbagai cara mempelajari strategi trading secara utuh. Setali tiga uang dengan Ellen May, seorang praktisi pasar modal, menggunakan satu strategi yang tepat sebanyak 10 ribu kali dapat mengantarkan seorang trader pada pintu kesuksesan.

    Strategi trading yang tepat dapat Anda pelajari dari kisah trader sukses terkenal dengan pengalaman mumpuni. Dengan pengalaman, teori, dan analisis yang sudah terbukti kebenarannya.

    Ialah William Eckhardt dan Richard Dennis, kisah trader sukses yang dapat Anda petik hikmahnya. Masing-masing kedua pria tersebut terbukti telah menciptakan revolusi di dunia trading, bahkan menciptakan analisis trading versi mereka.

    William Eckhardt, misalnya. Ia menerapkan konsep matematika dalam memprediksi arah pergerakan trend. Cara matematika ini digabungkan dengan ilmu pasar dan filsafat statistik, yang terbukti ampuh dalam menganalisis arah pergerakan trend

    Lalu, ada Richard Dennis. Ia memelopori sistem turtle trading, suatu sistem trading yang mengombinasikan pergerakan trend dengan risk management. Sistem turtle trading ini berhasil menciptakan entry dan exit sebagai rambu-rambu saat melakukan trading.

    William Eckhardt, Matematikawan yang Mencintai Dunia Trading

    William Eckhardt bisa sukses mengaplikasikan konsep matematika pada dunia trading lantaran dirinya memang memiliki keahlian di bidang tersebut.

    Eckhardt, seorang mantan mahasiswa doktoral di University of Chicago. Program studi yang diambil Eckhardt tak lain adalah logika matematika. Suatu jurusan yang menjadi momok dan ketakutan banyak orang.

    Nahasnya, pada tahun 1973, Eckhardt memilih tidak menamatkan studinya. Meskipun dirinya bentar lagi bakal mendapatkan gelar PhD. Namun, Eckhardt melakukan itu bukan semata-semata karena alasan konyol. Melainkan keinginannya untuk berfokus kepada kegiatan-kegiatan yang dapat menunjang penelitiannya di sistem trading.

    Eckhardt berkolaborasi dengan teman semasa SMAnya, yaitu Richard Dennis, merintis sebuah perusahaan bernama C&D Commodities. Mereka berdua mencoba mengeksperimenkan sistem turtle trading. Sistem ini pun terbukti ampuh dan mendatangkan banyak keuntungan pada bisnis mereka berdua.

    Pada tahun 1991, Eckhardt memberanikan diri untuk membuka jasa konsultasi commodity trading sendiri. Jasanya ini berkontribusi besar pada pendapatan Eckhardt. Tercatat jasa konsultasi ini berhasil meningkatan pendapatan tahunan sebesar 17,35% untuk selama 20 tahun beroperasi. Selain itu, terjadi kenaikan pendapatan sebanyak 21,09% pada tahun 2010.

    Sepanjang masa kariernya, Eckhardt telah mengembangkan sistem trading, ilmu trading secara teoritis, dan filsafat matematika. Terbukti, Eckhardt menulis dan mempublikasikan artikel-artikelnya seputar logika matematika seperti Probability Theory and the Doomsday Argument (1993) dan Causal Time Asymmetry (2006).

    Berikut beberapa ilmu trading Eckhardt dengan pendekatan ilmiah.

    1. Mengetahui Arah Pergerakan Trend dengan Efficient Market Hypothesis (EMH)

    Menurut Eckhardt, random walk model of price bisa bertahan lama, lantaran model ini tepat guna. Perbedaan harga di masa depan dengan harga di random walk terlalu kecil untuk bisa diketahui dengan analisis deret waktu. Sistem trading dapat mendeteksi perbedaan harga ini secara mudah.

    2. Inovasi Sistem Trading

    Sistem trading memiliki sensitivitas tinggi terhadap hubungan non-linier pada harga. Ini akan menguntungkan jika dibuatkan suatu estimator statistik dari sistem trading yang dapat menganalisis fitur-fitur pada harga. Tools dengan level konfidensi tinggi ini bekerja dengan memberikan informasi dari model yang ada sehingga bisa membantu trader dalam memprediksi arah trend market.

    3. Optimasi atau Curve-Fitting

    Peremajaan sistem trading harus dilakukan dengan menyesuaikan situasi dan kondisi. Perhatikan dan cermati dari data sebelumnya, apakah sekarang momen yang pas untuk optimasi atau lebih baik curve-fitting? Intinya, lakukan secukupnya dengan hati-hati. Jangan terlalu optimal ataupun terlalu curve-fitting.

    Setelah mendengar beberapa strategi trading William Eckhardt, barang tentu Anda terinspirasi untuk mengetahui kisah sukses trader tersohor itu. Berikut beberapa di antaranya.

    Strategi trading di atas sebenarnya sudah merangkum inti kesuksesan William Eckhardt di dunia trading. Namun, lebih jelasnya, Anda dapat melihat kesuksesan trading Echkardt di beberapa tips sebagai berikut:

    1. Mengembangkan Cara Trading Sendiri

    Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, sistem turtle trading yang diciptakan Eckhardt bersama Dennis menganut trend following system. Sistem ini berjalan dengan mengikuti arah pergerakan trend.

    Kendati demikian, Eckhardt dan Dennis berpendapat kalau trend following system sulit dilakukan pada iklim pasar sekarang. Menurut Eckhardt, seorang trader perlu mengembangkan sendiri cara tradingnya. Menerapkan cara trading sendiri lebih mudah daripada mempraktekkan punya orang lain.

    2. Memperbaiki Cara Trading secara Terus-Menerus

    Pasar berubah, tak selamanya bakal sama. Alhasil, cara trading pun akan terus berubah, mengikuti volatilitas pasar. Untuk mengatasi hal ini, Eckhardt menyarankan para trader untuk sering-sering melakukan riset, memperbaiki cara trading secara rutin dan mandiri serta membuat inovasi dalam dunia trading. Biar trader bisa menciptakan revolusi dan kesuksesan Anda sendiri.

    Setelah mengulas kisah sukses Eckhardt, tentu Anda perlu mengetahui kisah sukses Richard Dennis. Biar Anda dapat mempelajari strategi trading secara lengkap dan komprehensif.

    Richard Dennis, Penggagas Sistem Turtle Trading yang Berangkat dari Nol
    [ATTACH=CONFIG]437364[/ATTACH]
    Di usia 17, Richard Dennis mulai menginjakkan kakinya di dunia trading. Ia menggunakan modal sendiri dalam menciptakan bisnis trading. Bisnisnya pernah mengalami naik-turun hingga pernah bangkut pada tahun 1987. Namun, pada tahun 1994, Dennis menciptakan strategi trading baru yang mendatangkan banyak keuntungan buat dirinya.

    1. Mengelola Trading Secara Mandiri

    Dennis memulai berkarier di trading dengan modal pribadi. Tradingnya berhasil dan mendatangkan banyak profit ke akunnya. Berkat prestasinya, Dennis memperoleh gelar The Prince of the Pit.

    Dennis pun mencoba memberanikan diri untuk trading dengan modal di luar miliknya. Dengan dana yang dipinjam dari sejumlah pengelola, Dennis berambisi untuk mendapatkan profit banyak dalam waktu sesingkat mungkin. Ia bersikukuh menerapkan strategi trend following dan pyramiding, mengikuti strategi tersohor pada masa itu.

    Namun, ambisi itu membuat Dennis semakin agresif dalam melakukan trading. Ia terlalu banyak menggunakan modal. Mengikuti trend pergerakan harga agar tidak ketinggalan. Alhasil, dana yang dimilikinya kosong melompong. Dennis pun mengalami kerugian besar, bahkan berhutang sana-sini.

    2. Bangkit dengan Strategi Baru

    Belajar dari kegagalan yang dialaminya, Dennis memutuskan untuk menciptakan sistem trading baru yang mengombinasikan arah pergerakan trend market dengan risk management. Menurutnya, cara trading terbaik adalah menggunakan sistem yang mudah terprediksi; dapat menghasilkan entry dan exit.

    3. Memperhatikan Berbagai Faktor dalam Menerapkan Strategi Turtle Trading

    Dennis membutuhkan waktu 5 tahun untuk meracik, menerapkan, dan mengevaluasi strategi turtle trading pada 23 orang yang dilatih. Eksperimen ini berhasil membuahkan hasil, terbukti orang-orang yang lolos seleksi memperoleh total profit sebesar $175 juta di akhir periode.

    Berikut beberapa faktor dalam merancang rencana trading ala Dennis.
    Menentukan pasar, currency pairs, dan komoditi yang ingin dipilih dan ditransaksikan.
    Menetapkan jumlah lot yang hendak ditransaksikan.
    Menentukan level harga saat membuka dan menutup posisi di skenario loss serta menutup posisi di skenario profit. Pasang target loss tidak melebihi 10% dari modal.
    Rutin mengikuti arah pergerakan trend market sekarang

    4. Emotional Quotient (EQ) yang Baik

    Alasan ketiga mengapa Dennis bisa sukses adalah pengelolaan emosi dirinya yang baik. Dennis diketahui berkomitmen untuk tidak mengambil keputusan ketika sedang emosi. Ia selalu disiplin menerapkan strategi tradingnya seperti keluar dari pasar saat mengalami kerugian sebesar 10% dan terus trading dengan jangka menengah.

    Itu dia kisah sukses dan strategi trading William Eckhardt dan Richard Dennis. Berbagai cara luar bisa yang dapat dijadikan referensi dalam trading. Apakah Anda siap mengikuti strategi trading mereka? Atau ingin mengembangkan strategi trading sendiri?


    Dalam bertrading kita harus punya role model dalam hal ini kita bisa membaca dari biografi dari ricards denis yang membangun dirinya dari 0 untuk mendapatkan turtel tradingnya , mereka mempunyai effort yang besar namun gak ada penjelasanya tentang sistem trading mereka berdua disini hehehe

    Comment

    Advanced mode
    • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
    • #3 Collapse

      kalau tradernya punya strategy trading yang bagus, dan punya teknik yang baik, tentunya akan lebih baik kalau dibuatkan expert advisor ada indikator yang bisa diguanakan banyak orang, apalagi tradernya bisa bahasa pemograman, jadi nya bisa membantu lebih banyak orang profit dari forex

      Comment

      Advanced mode

      Online

      Working...
      X