Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Pahami Betul Trend Cluster dengan Anatomi Pasar Forex
    Click image for larger version

Name:	draftrev-apa-yang-dimaksud-dengan-trend-forex-279039-29065.jpeg
Views:	1
Size:	45.7 KB
ID:	13020116
    Ada banyak pebisnis trading atau yang biasa disebut trader yang belum betul tentang anatomi atau struktur pasar forex sesungguhnya. Baik mengenai proses sadarnya posisi Anda sendiri sebagai trading selama ini. Apalagi para trader pemula maka harus mengetahuinya jika memang berniat menjadikan trader sebagai bisinis utama supaya nanti bisa menjadi trader yang profesional.

    Secara garis besar pasar forex merupakan pasar global yang terdesentralisasi, dimana semua mata uang dunia diperdagangkan serta pedagangnya bisa mendapat keuntungan maupun kerugian dari perubahan nilai mata uang tersebut.

    Perlu diingat bahwa semua pelaku trading forex sama-sama tidak mempunyai kemampuan untuk menentukan harga pasar. Megapa? Hal ini disebabkan karena tidak terpusatnya anatomi atau struktur pasar forex dimana berbeda dengan pasar saham yang terpusat.

    Perlu diketahui jika di perdagangan saham itu, strukturnya terpusat. Dalam arti, semua aktivitas penjual dan pembeli berpusat di bursa saham atau stock exchange. Semua perusahaan berperan sebagai penerbit saham serta para investor sebagai pembelinya dimana mereka bertemu di lantai bursa.

    Sementara kalau perdagangan forex bisa dikatakan lebih bebas karena tidak harus mempunyai pusat serta biasanya berlangsung di luar bursa yang disebut sebagai over-the-counter/OTC). Dalam dunia forex ada yang namanya trend cluster. Apa trend cluster dan seperti apa prinsip maupun bagaimana cara mengenali jika trend naik? Berikut uraiannya secara detail.


    Pengertian Trend Cluster

    Trend cluster merupakan bagian penting dari VSA atau volume spread analysis. Sudah dari dulu para trader telah mengamati garis tren lama pada grafik yang terus menawarkan support atau resistance untuk waktu yang cukup lama sebelum tawaran itu berakhir. Itulah mengapa trader besar menggunakan properti dengan model VSA.

    Penggunaan Trend Cluster dalam Model VSA

    Poin yang paling penting yaitu dibatasinya blok. Biasanya trend cluster yang kuat dengan tren yang berbeda akan bertemu lalu mereka akan berhenti di tempat tren yang mulai menyimpang. Cluster ini biasanya akan menawarkan perlawanan yaitu sebuah gap antara para cluster yang menawarkan kesempatan bagi market-maker untuk memanfaatkan atau menggunakan trading mereka.

    Ada moment ketika sebuah permintaan atau demand mengalami kenaikan tepat ketika para market-maker untuk mulai menaikkan tren, dan di situlah mereka dapat melewati resistance dengan sedikit usaha saja.

    Namun ada aturan yang harus diingat, sebelum lonjakan harga naik tajam, para trader profesional akan menguji level pencobaan untuk mengetahui volume permintaan atau demand itu.

    Jadi apabila Anda melihat ada harga yang bergerak, maka secara sideways hal itu mendekati trend cluster yang kuat. Tanda lain yang bisa muncul adalah ketika bar tertinggi atau terendah sudah melewati resistance lalu harga kembali didorong khusunya harga penutupan.

    Itu sebabnya trend cluster sebenarnya dapat membantu kita untuk bisa memahami maksud dari market- aker pada saat metode lain hanya memberikan sedikit atau bahkan tidak ada informasi sama sekali tentang situasi pasar saat ini.



    Mengenal Prinsip Saat Memulai Pasar Bullish

    Sebelum pasar bullish dimulai, harga pun mulai jatuh. Seperti harga aset yang jatuh di keesokan harinya, disertai dengan kecilnya pergerakan yang naik, dan juga puncak yang lebih rendah dari sebelumnya sampai mencapai level di mana tidak mampu untuk menahan kerugian lagi.

    Dalam situasi ini para trader akan cenderung untuk menjual kepemilikannya di waktu yang sama. Ketika para trader ini menjualnya, uang yang disebut profesional itu akan masuk dan mulai membeli lagi, dengan alasan harganya akan lebih tinggi.

    Mereka bisa membeli aset tanpa harus menaikkan harga terhadap pembelian mereka sendiri. Inilah yang disebut dengan distribusi fase akumulasi. Proses seperti ini akan berlangsung sepanjang waktu sampai ada yang membuat gerakan kecil atau langkah besar.

    Nantinya setiap langkah yang dimulai akan berbanding lurus dengan jumlah aset yang sudah berpindah dari pemegang yang lemah ke tangan pemegang yang kuat. Jika semakin besar gerakannya maka akan semakin ekstensif prosesnya. Perlu diketahui sebelum tren utama dimulai, proses ini haruslah mencapai titik ekstrimnya yang biasa disebut sebagai klimaks sell dimana ini merupakan pengalihan aset utama.


    Zona Akumulasi dalam Analisis Menggunakan Trend Cluster.


    Pada saat fase akumulasi selesai, maka uang besar akan pecah pada volume tinggi melalui cluster yang menandai resistance terhadap pergerakan yag naik. Jika dalam grafik, bentuknya adalah batang panjang menaik.

    Pada saat harga mulai naik maka trader juga bisa mulai menjual dengan harapan bisamendapat untung. Namun resistance yang seperti ini tidak diinginkan oleh para trader profesional. Untuk melemahkan resistance, trader besar biasanya akan menarik harga turun lagi dari waktu ke waktu serta memaksa pemegang yang lemah untuk menjualnya.

    Pada saat harga cukup rendah, maka trader profesional akan kembali menjual aset dengan harga yang menguntungkan dalam fase akumulasi sehingga menyebabkan pergerakan mulai naik dan berlanjut. Fenomena seperti inilah yang sebagian besar menjelaskan ketidakseimbangan pertumbuhan harga.

    Perlu juga dipahami ketika pasar bergerak naik, bukan karena ada banyak yang membeli daripada menjual, melainkan karena tidak ada volume penjualan yang substansial yang berusaha untuk menghentikan atau setidaknya memperlambatnya secara substansial supaya pergerakan naik.

    Itulah mengapa pasar bearish sebagian besarnya dimulai ketika tidak ada dukungan yang cukup untuk membeli yang dilakukan oleh pemain utama untuk menghentikan pergerakan ini supaya aturun. Dari sini bisa disimpulkan bahwa pasar jatuh lebih cepat dibandingkan naiknya.

    Pada saat reli dimulai, maka harga akan mencapai level di mana sebagian trader profesional mungkin akan mulai mengambil keuntungan. Apabila pemegang saham terbesar tergabung dalam sindikat keuangan dan masih memiliki sebagian besar saham maka diharapkan harga masih lebih tinggi.

    Di sini biasanya mereka akan menyerap penjualan ini, yang tekanannya diperkuat oleh resistance dari kawasan trader pembelian. Akan tetapi, mereka ragu untuk terus menaikkan harga sampai mereka yakin jika semua pasokan pada tingkat harga tersebut sudah hilang.

    Pada saat proses ini selesai maka tidak ada lagi resistance. Di titik ini, akan dilakukan upaya untuk melanjutkan tren supaya naik. Inilah alasan lain mengapa pergerakan harga melambat atau berhenti, karena para profesional menilai kondisi pasar saat ini bahkan memanfaatkan penjualan ini.


    Cara untuk Mengenali Kemungkinan dari Tren Naik

    Click image for larger version

Name:	trending-market-mendeteksi-trend-287785-29599.png
Views:	1
Size:	13.0 KB
ID:	13020117Dalam sebuah model analisis teknikal VSA di pasar keuangan, ada lima sinyal utama yang menunjukkan jika pergerakan bullish akan melambat atau bahkan berhenti, seperti:

    • Tes gagal.
    • Penjualan klimaks.
    • Spread sempit yang disertai dengan volume tinggi
    • Volume tinggi pada bar atas dengan bar berikutnya turun, serta penyebaran lebar, menutup di bawah dasar terendah dari bar sebelumnya.
    • Dorongan ke atas.


    1. Tes gagal

    Seperti yang Anda ketahui bahwa sebuah tes berhasil apabila disertai dengan volume rendah yang menunjukkan bahwa tidak ada resistance terhadap pergerakan harga selanjutnya. Itu mengapa jika sebuah pengujian gagal, maka tidak akan ada yang Namanya peningkatan substansial.

    Sekarang ini tes pasar ditandai dengan area kuning di grafik BTCUSD selama empat jam. Bilah inilah yang disorot harus mencapai titik terendah lokal baru lalu kemudian ditutup mendekati titik tertinggi.

    Tidak hanya itu saja, namun volumenya pun tidak akan jauh berbeda dengan volume bilah dekat. Jadi, itulah sebabnya mengapa para trader besar memiliki pandangan bahwa ada cukup banyak penjual dimana upaya gabungannya mungkin bisa menjadi resistance terhadap pergerakan yang naik. Penyebab inilah yang membuat harga naik sedikit dan segera mulai turun lagi.

    2. Spread Sempit


    Secara garis besar spread forex merupakan perbedaan harga antara harga bid atau beli dan ask atau jual. Spread ini bisa melebar bahkan menyempit tergantung pada berbagai alasan. Sebagai trader Anda harus selalu mewaspadai spread ini karena maslah ini berbicara tentang biaya utama yang terlibat dalam trading forex.

    Spread yang lebih luas akan menimbulkan biaya trading yang lebih besar. Waktu volatilitas atau pasangan mata uang tidak selalu likuid juga selalu disertai dengan leverage yang nantinya akan menjadi akhir bagi seorang trader forex. Perlu diingat jika semakin banyak leverage yang digunakan maka semakin tinggi juga biaya spread yang akan dibandingkan dengan ekuitas akun Anda.

    Khusunya bagi trader pemula yang haru sangat waspada terhadap spread. Apabila Anda mempunyai ukuran akun yang kecil lalu Anda mengambil posisi yang sedikit besar, maka spread bisa melebar sehingga dari sini mungkin menerima panggilan margin dan fatalnya posisi Anda bahkan bisa ditutup.

    Pada saat harga mencapai ketinggian baru, maka kabar baiknya adalah sebagian besar trader yang tidak berpengalaman pasti akan bergegas ke pasar, menjual sebelum mereka melewatkan kenaikan harga yang lebih lanjut.

    Hanya sedikit yang memperhatikan spread sempit ini, yang sebenarnya adalah sebuah sinyal yang perlu dikhawatirkan. Inilah yang disebut sebagai sinyal VSA yang kuat dimana para spesialis tidak mengharapkan harga naik lebih lanjut.

    Kabar baik serta puncak baru yang terjadi bertujuan untuk menarik para pembeli ke pasar supaya para profesional memiliki kesempatan untuk menjual. Di sinilah, uang profesional sepenuhnya memenuhi permintaan ini, yang nantinya akan menghasilkan volume yang tinggi.

    Disamping itu, kurangnya ketidakseimbangan antara permintaan atau demand serta penawaran atau supply dapat mempersempit kisaran fluktuasi harga yang nantinya menyebabkan ada spread yang sempit pada saat kenaikan.

    Apabila harga sudah mencapai titik tertinggi baru dan ada spread sempit dengan menunjukkan volume tinggi, itu menandakan kelemahan pasar yang juga dapat segera memulai tren yang berlawanan, atau setidaknya melakukan tren sideways.

    Jika Anda perhatikan, tingginya secara lokal dilingkari pada grafik harga BTCUSD harian. Seperti yang Anda lihat, walaupun spreadnya sempit akan tetapi volumenya cukup tinggi. Ini adalah sebuah tanda bahwa trader profesional menjual kepemilikannya kepada trader biasa, dengan berharap tren akan naik terus dan berlanjut.

    Selanjutnya, Anda juga bisa melihat bahwa setelah support dalam bentuk permintaan tinggi sudah dihapus dari pasar maka harga mulai turun dengan cepat kemudian mulai trading sideways lagi.

    Perlu Anda tahu jika aturan ini juga beroperasi di pasar bearish. Apabila Anda melihat harga terendah lokal baru dengan spread sempit serta dengan volume tinggi, ini mungkin menunjukkan bahwa uang profesional menyerap para penjual untuk memulai kenaikan harga.

    3. Volume Tinggi pada Bar Atas dan Bar Selanjutnya


    Pada bar tingkat atas umumnya berhubungan pada volume yang tinggi. Sekarang ini, sebagian besar para trader didorong sesuai dengan kenaikan harga serta posisi pembeli terbuka. Akan tetapi, jika bar atas diikuti dengan spread bar ke bawah lalu ditutup di bawah titik terendahnya, itu artinya sentimen bearish mendominasi.

    Biasanya bilah naik yang terakhir akan disertai dengan volume tinggi, yang dapat dianggap sebagai salah satu tanda pertumbuhan lebih lanjut. Namun, apabila bar berikutnya turun, menyebar luas dan ditutup lebih rendah dari penutupan sebelumnya bahkan diiringi dengan volume yang tinggi maka ini menunjukkan sentimen bearish.

    4. Dorongan ke Atas


    Tahukah Anda jika dorongan ke atas dapat dikenali sebagai spread lebar pada siang hari atau selama jangka waktu apa pun yang disertai dengan volume tinggi, lalu kemudian ditutup di titik terendah.

    Dorongan ke atas ini pada umumnya terlihat ketika harga naik di puncaknya dimana pasar sekarang menjadi overbought serta sada kelemahan di latar belakang. Dorongan ke atas ini juga sering sekali diikuti oleh pembalikan tren.

    Para market maker cukup sering menghasilkan dorongan naik, karena trik ini dianggap sebagai manuver yang bisa menghasilkan uang. Selama ada kenaikan yang pesat maka akan banyak pemegang yang lemah tertarik untuk membeli.

    Harga tertinggi ini pada umumnya akan dipertahankan selama mungkin dengan tujuan untuk mendorong trader lain memasuki posisi pembelian. Pembalikan harga selanjutnya akan membuat mereka stop atau menutup posisi mereka dengan panik. Perlu diingat ketika pasar diketahui sudah menjadi lemah, maka market-maker dapat menaikkan harga dengan cepat.

    5. Klimaks Sell


    Klimaks sell ini biasanya ditunjukkan oleh spread yang lebar ke bawah, ditambah dengan volume tinggi yang biasanya ditutup di dekat titik tertinggi pada saat itu. Tindakan ini menunjukkan adanya kekuatan pasar dan segera dimulainya pasar bullish.

    Apabila volume tinggi hasilnya dari sistem penjual secara profesional, maka barnya ditutup di titik paling rendah. Sebab tidak ada keseimbangan antara permintaan dengan penawaran tentang harga selanjutnya. Dalam situasi seperti ini, biasanya para penjual berhasil dibanjiri oleh market-maker yang kemudian pergerakan turun dihentikan.


    Seperti Apa Fase Distribusi Itu?

    Click image for larger version

Name:	trending-market-mendeteksi-trend-287785-46921.png
Views:	1
Size:	28.6 KB
ID:	13020118
    Tahukah Anda jika pasar bullish yang kuat selalu mencapai titik, dimana sebagian besar trader tidak bisa lagi ketinggalan. Di sini mereka mulai bertindak ke arah yang terlihat sudah dilakukan oleh semua orang, dan memastikan bahwa tren itu naik secara kuat.

    Penilaian mereka juga sering dikaburkan oleh berbagai euforia yang ada di sekitar mereka karena beritanya bagus sehingga semuanya optimis tentang pasar. Biasanya pedagang yang kurang informasi akan segera bergegas ke pasar dan langsung membeli dalam jumlah besar.

    Serbuan pembelian inilah yang akan memberi para trader bisa mengumpulkan saham dengan harga yang lebih rendah dan kesempatan untuk mengambil untung tanpa menurunkan harga terhadap diri mereka sendiri.

    Proses ini mungkin berlangsung sangat cepat yang disertai dengan klimaks pembelian, atau bisa juga melakukan pembulatan harga yang lebih lambat untuk mendorong pemegang yang lemah untuk mulai membeli.

    Penjualan yang lebih lambat ini akan disertai dengan dorongan naik yang sering terjadi serta adanya harga yang melonjak naik turun pada volume tinggi. Situasi ini bisa dijelaskan dengan mudah.

    Pada saat harga turun, maka pemegang yang kuat secara tajam akan mengurangi intensitas penjualannya dan kemudian mereka akan meningkatkannya lagi ketika sebagian besar pedagang kembali bullish.

    Bukan hanya itu saja, namun juga ketika volume pada pergerakan yang bisa naik tinggi atau bisa juga rendah. Volume yang tinggi ini menunjukkan bahwa penjual telah membanjiri permintaan apapun. Hal ini sebenarnya sering muncul diawal fase distribusi. Volume yang rendah menunjukkan bahwa tidak ada permintaan dan bahkan cenderung muncul pada akhir fase distribusi.

    Selama fase distribusi, harga tidak akan menjadi tren seakan-akan sseseorang sedang mencegah kenaikannya yang berlebihan, lalu kemudian akan dijatuhkan terlalu rendah. Bagaimana dengan analisis volumenya? Biasanya jumlah trading penjualan terjadi ketika harga mulai turun.

    Ketika harga sudah mencapai level yang dapat diterima maka aktivitas trading kembali meningkat. Tidak hanya itu saja, namun pada awal fase distribusi, saat permintaan massal terjadi, maka dengan mudah akan di banjiri oleh para penjual professional dimana volumenya akan jauh lebih tinggi daripada pada akhir fase.

    Lalu ketika aset didistribusikan ke pemegang yang lemah, maka pasar akan merasakan ketidakseimbangan antara permintaan juga penawaran yang memulai tren bearish. Bagi Anda yang baru saja mengawali bisning trading ini sebagai trader, Anda perlu belajar memahami betul tentang forex yang merupakan salah satu langkah wajib. Anda harus mengetahui serta paham betul berbagai hal tentang dunia trading khusunya tentang struktur atau anatomi pasar forex.


  • <a href="https://www.instaforex.org/id/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    kalau diperhatikan chart di atas kan kerangka nya daily, nah itu harus konfirmasi 2 bar, berarti ini analisanya butuh waktu 2 hari, itu terlalu kelamaan untuk orang Indonesia, bakal ngak ada yang mau belajar teknik ini entar

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X