Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Strategi Trading Memory of Price dan Turn Trade Beserta Contohnya

    Click image for larger version

Name:	dasardasar-strategi-trading-dengan-price-action-234674-1.PNG
Views:	1
Size:	48.7 KB
ID:	13019979
    Strategi memory of price merupakan strategi yang banyak dipakai dalam perdagangan forex darah banyak dipakai oleh mereka yang sudah punya pengetahuan bagus mengenai unsur-unsur mendetail pada pasar forex. Para trader tersebut akan memakai double top dan juga double bottom dalam menaruh batas status protektif persis di bawah level psikologis itu.

    Banyak pola struktur akan ditaruh di atas maupun di bawah level tersebut. Selanjutnya, Anda bisa melakukan take profit di paruh kedua setelah melakukan tes di garis dua sampai tiga standar deviasi atas bollinger band.

    Para trader profesional mengetahui bahwa pola double bottom dan double tops akan memicu sebuah tindakan dari para trader ritel yang pada umumnya melihat bahwa saat tersebut merupakan tempat yang strategis untuk memasang posisi stop.

    Para trader yang membutuhkan legalitas dalam memenuhi permintaan besar akan mencoba untuk menilai menembus angka stop tersebut. Inilah Alasannya kenapa harga sering terjadi menembus ke bawah atau ke atas dari pola double bottom atau double tops.

    Panduan Dalam Strategi Memori of Price

    Setelah memory of price memberikan isyarat kalau setelah terjadinya pola double bottom dan double tops yang merupakan titik support dan resistance sudah ditembus pada titik-titik dari stop yang sudah dilewati, maka harganya akan berbalik kembali menyentuh level support serta resistance.

    Teori yang ada di balik strategi tersebut diperlukan sejumlah tekanan pembelian serta penjualan yang cukup besar sehingga semua titik stop bisa habis. Selain itu, supaya nilai dapat bergerak menembus rentang double bottom breakout dan double top breakout.

    Harga akan mempunyai ingatan, karena hubungan antara penjual dan pembeli apabila dihubungkan dengan pola double top dan double bottom akan menimbulkan "pertempuran" antara si penjual dan pembeli. Pada kasus terjadinya double bottom, setelah terjadinya breakdown pada harga serta semua nilai serta sudah menghilang, maka akan terdapat sejumlah trader yang yang menahan posisi jangka panjang di double bottom dengan memiliki harapan menemukan peluang untuk bisa balik modal.

    Hasilnya yang terjadi adalah reaksi setelah terjadinya retest dari hasil double bottom yang sudah menembus sebelumnya. Jadi, pada trader yang melakukan perdagangan panjang dari nilai double bottom itu harus mampu melindungi posisi mereka dengan permintaan penjual yang cenderung akan menambah tekanan saat terjadinya penurunan momentum.

    Pada pola double tops yang terbentuk pada tren yang cenderung menanjak serta biasanya menjadi pertanda terjadinya pembalikan harga di pasar. Harga pada barang tersebut turun dari nilai ujung puncak karena terdapatnya level resistance. Karena hal tersebut menjadi pola yang jelas serta dapat dengan mudah dilihat oleh para trader, maka pola tersebut bisa juga punya kemungkinan gagal yang tinggi. Oleh karena itu, strategi memory of price akhirnya akan sering digunakan.

    Double Bottom

    Pada double bottom mempunyai pola yang mirip dengan double tops. Akan tetapi, momentum arahnya terbalik. Pada pola tersebut juga dilihat sebagai pola pembalikan yang memiliki arti trend secepatnya akan bergerak ke arah berlawanan. Double bottom terbentuk pada tren menurun serta umumnya menjadi pertanda terjadinya pasar yang berbalik arah. Harga umumnya akan naik dari nilai dua titik paling rendah karena adanya resistensi ini.

    Aturan Strategi Dalam Memory of Price

    Bagi banyak trader, strategi tersebut akan efektif apabila diaplikasikan secara intraday dan memberikan dampak lebih banyak peluang untuk trading karena saat diterapkan pada kerangka waktu panjang, maka anda akan jarang melihat adanya pola double top dan double bottom yang mempunyai nilai sempurna. Padahal ini, kerangka waktu yang bagus dalam menerapkan strategi tersebut adalah sekitar 15 menit. Berikut ini adalah sejumlah aturan pada penerapan strategi tersebut.

    Contohnya adalah pada pasangan uang apa saja dengan kerangka waktu 15 menit. Nilai stop loss dan take profit masing-masing ditetapkan pada 30 dan 60 pips. Pada sinyal pembelian memperhatikan informasi double top. Cobalah untuk menunggu hingga menembus ke atas dan ada siap-siap untuk open posisi long baik di level double top sebelumnya maupun pada saat pembukaan candlestick breakout.

    Sinyal penjualan, yaitu cobalah perhatikan pola formasi double bottom, dan cobalah untuk menunggu hingga menembus ke arah bawah serta bersiap melakukan short baik untuk level double bottom sebelumnya maupun saat pembukaan candlestick breakout. Anda bisa menggunakan level stop loss dan take profit karena untuk memastikan bahwa memiliki rasio untung rugi yang mempunyai keseimbangan serta simetris.

    Contoh Untuk Melakukan Strategi Short Trade

    Dalam sebuah grafik misalnya pada pasangan mata uang USD/CAD yang akhirnya membuahkan profit atau keuntungan. Ini memakai informasi yang diperoleh pada strategi trading memory of price dan akhirnya diperoleh sekitar 60 pips. Walaupun batas support nyaris tersentuh, Anda dapat melihat fungsi dari trading sesuai dari pergerakan harga trend yang utama.

    Contoh Dalam Melakukan Strategi pada Long Trade

    Pada posisi long trade atau perdagangan panjang, Anda harus penerapannya memory of price ini secara benar. Contohnya, terdapat peluang pada pasangan mata uang AUD/USD. Setelah menentukan nilai double top di angka 0,7628 serta semua staples sudah menghilang, Anda bisa mengamati terjadinya kenaikan setelah retest, di double top yang sudah tersentuh sebelumnya. Ini akan mengindikasikan peluang untuk long trading yang bagus.

    Alasan kenapa memory of price menjadi terkenal karena merupakan strategi trading yang bergerak sesuai dengan trend. Tidak sama halnya dengan strategi konvensional yang berputar pada top atau bottom yang membuat Anda harus ambil posisi melawan trend. Dalam variasi strategi tersebut akan memastikan bahwa sudah melakukan trading sesuai arah trend serta mempunyai rasio untung rugi yang nilainya positif. Hal ini mengandung pengertian bahwa Anda akan punya banyak kesempatan trading yang lebih menguntungkan dibandingkan kerugian.

    Strategi Pada Turn Trade
    Click image for larger version

Name:	dasardasar-strategi-trading-dengan-price-action-234674-3.PNG
Views:	1
Size:	52.7 KB
ID:	13019980
    Mempunyai sistem mekanis merupakan hal yang sangat penting bagi para trader teknikal. Sistem mekanis akan memungkinkan para trader untuk lebih berfokus pada peluang trading yang spesifik di pasar. Ini merupakan sebuah kemampuan yang penting, karena pasar memiliki pergerakan yang dinamis sehingga para trader harus mengantisipasi pola pergerakan tersebut. Dengan aplikasi sistem mekanis, analisa subjektif makan tidak diperlukan lagi karena lebih memungkinkan untuk berfokus.

    Strategi turn trade merupakan teknik trend mekanis dengan cara mengaplikasikan trading sesuai dengan pergerakan trend yang cenderung dominan dan sedang sekarang ini berjalan. Dalam mengembangkan teknik trading mekanis tersebut penting untuk kesuksesan sebuah akun trading dengan nilai apapun. Strategi trading mekanis akan bisa membantu para trader dalam menemukan peluang trading yang cenderung lebih sulit ditemukan baik pada ukuran yang kecil maupun besar.

    Walaupun strategi trading ini merupakan strategi yang mengikuti pergerakan arah trend, hal ini dapat memungkinkan Anda membeli pada harga yang rendah dan menjualnya kembali saat harga tinggi pada konteks trading yang sesuai dengan arah trend yang dominan terjadi. Hal tersebut dilakukan dengan menggunakan beberapa prinsip.

    Pertama, rata-rata pergerakan salah satu indikator populer di kalangan trader saat mengukur tren pasar. Garis maupun pita bollinger bands dalam menemukan sejumlah kondisi overbought atau oversold di pasar. Analisa multi pada kerangka waktu dalam mengatur waktu di pasar. Kita akan melakukan pembahasan tersebut pada tulisan lain yang terpisah serta tidak terlalu jelaskan secara rinci di bawah ini.

    Aturan Dalam Strategi Turn Trade

    Seperti yang sudah kami sebutkan sebelumnya, Anda dapat memakai dua rangkaian indikator teknikal yang utama saat menerapkan strategi ini. Anda dapat menyisihkan waktu dalam menganalisa multi kerangka waktu yang akan ada pembahasannya di tulisan yang lain.

    Dalam strategi ini yang dipakai adalah rata-rata pergerakan grafik sederhana atau simple moving average. Dengan menggunakan 20 periode dalam penerapannya di bagan harian. Rata-rata pergerakan 200 hari menjadi dianggap yang paling berpengaruh pada analisa teknis ini. Alasannya, karena 20 merupakan pecahan dari 200 dan akan berguna karena mudah digunakan pada perhitungan. Penggunaan strategi 20 SMA akan melibatkan trading data dalam waktu 1 bulan. Oleh karena itu, akan bisa memberikan trader sebuah informasi yang bagus mengenai pergerakan harga rata-rata di 1 bulan tersebut.

    Indikator teknikal kedua yang banyak digunakan adalah bollinger bands atau garis pita. Garis garis melingkar merupakan indikator volatilitas yang dipakai untuk menemukan titik jenuh jual atau jenuh beli. Garis-garis berliner akan dipakai pada kerangka waktu 1 jam.

    Pengaturan dalam strategi turn trade memerlukan dua rantai garis bollinger di platform Anda. Di sini harus mempunyai 3 standar deviasi dan kemudian juga harus mempunyai 2 standar deviasi. Dari serangkaian garis tersebut akan terbentuk saluran trading yang menggambarkan price action.

    Pedoman Pada Pengaturan Pembelian

    Pada grafik harian, pergerakan harga harus ada di atas nilai 20 SMA. Selanjutnya, ambil posisi lowong dengan menggunakan kerangka waktu 1 jam dan tunggulah sampai harga terjadinya menembus ke arah bawah. Akan tetapi, tambah harus menutup di atas bollinger 2-3 standar deviasi bawah sebelum pembelian dilakukan di pasaran harga terkini.

    Berikutnya, atur meletakan stop loss 10 tips di bawah swing yang rendah. Ambillah profit atau keuntungan sebagian di angka 50% dari resiko. Contohnya kalau risiko Anda sebanyak 50 pips, maka ambillah keuntungan 25 pips yang ada di atas posisi masuk. Berikutnya, pindahkan posisi staples ke titik break event point (BEP) setelah profit yang pertama tercapai.

    Pedoman Pengaturan Penjualan

    Pada grafik harian, harga harus terletak dibawah 20 SMA. berikutnya ambillah posisi pendek dengan memakai kerangka waktu 1 jam dalam mengatur waktu pasar. Selanjutnya, tunggulah hingga nilai harga menembus ke atasnya. Akan tetapi, Anda harus menutup dibawa garis bollinger dua sampai tiga standar deviasi bawah sebelum menjual di pasar harga terkini.

    Berikutnya, Anda bisa mengatur status sebanyak 10 pips diatas nilai swim rendah dan ambillah profit 50% dari resiko. Kemudian, pindahkanlah level support ke titik break even point setelah take profit yang pertama tercapai. Kemudian lakukan take profit di paruh yang kedua trading saat harga tulang di garis bolehnya 2-3 standar deviasi.

    Dalam strategi turn trade akan memberikan kelebihan dalam melakukan trading sesuai pergerakan trend, serta memanfaatkan penggunaan analisa pada multi kerangka waktu dalam pengaturan waktu di pasar. Trading dengan arah pergerakan trend juga memiliki kerugian yang cenderung lebih sedikit. Ini menjadi salah satu alasan bagus dalam menerapkan strategi turn trade.


  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    strategy double botto atau top udah tidak berlaku 100 persen, coba lihat kerangka waktu yang lebih besar kalo trennya masih kuat maka trader cuman mengorbankan equity untuk harapan tren berubah , nyatanya malah kena floating loss besar
    Place your siggy here

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X