Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Ciri-ciri candle koreksi
    Pagi para trader mungkin cukup familiar dengan chart candlestick. Chart yang menunjukan pergerakan harga ini merupakan komponen trading yang sangat diperhatikan oleh trader. Penggunaan candlestick memiliki berbagai pola mulai dari candlestick single,double dan triple. Pada artikel ini kami ingin memberikan ciri-ciri candle koreksi atau reversal dengan menggunakan pola triple. Dengan mengetahui candle akan koreksi akan sangat memberikan keuntungan bagi trader.



    Sebelum membahas mengenai ciri-ciri candle akan koreksi alangkah lebih biknya membahas mengenai candlestick itu sendiri. Dalam sejarahnya membutuhkan waktu hampir dua abad bag sebuah chart Candle untuk membuat lompatan ke belahan bumi Barat dari Jepang . Dan hanya seperempat abad untuk menjadi teknik pembuatan bagan yang disukai para trader dari Wall Street hingga Main Street. Candlestick ini pertama kali ditemukan di Jepang oleh seorang pengusaha beras yang besar pada saat itu yang bernama Munehisa Homma. Dengan gagasan yang dimilikinya ini, Homma berhasil menyiasati pasar dengan kemampuanya dalam menganalisa tren. Ide cemerlang ini juga dijadikan untuk menciptakan indikator yang dapat digunakan untuk memprediksi arah trend. Lambat laun seiring berjalanya waktu candlestick mulai di kenal di barat. Dipercaya bahwa perkembang candlestick ini terjadi pada awal tahun 1800-an. Steve Nison, pendiri Candlecharts.com, dikenal telah memperkenalkan candle ke Barat pada tahun 1989 ketika ia menulis tentang kandil tersebut untuk majalah Futures saat bekerja untuk Merrill Lynch.


    Candlestick bagi kebanyakan orang yang bermain tradingini dipilih sebagai alat bantu dalam analisa teknikal karena banyak hal yang mendasari, misalnya:
    1. Candlestick lebih menarik, karena secara visual candlestick memiliki gambaran yang lebih menarik daripada digram yag hanya berbentuk batang
    2. Menyajikan informasi pergerakan harga yang lengkap, dalam candlestick informasi yang diberikan sangat mendetail dan mudah dibaca. Selain itu juga ada juga terdapat harga OLHC yang merupakan informasi penting untuk menganalisa harga pada market.
    3. Membentuk formasi pola-pola candle, dengan adanya pola yang terdapat pada candlestick dianggap berupa sinyal yang berakurasi tinggi dalam menunjukan arah harga pada trading.

    Pola yang ada candlestick,terbagi menjadi tiga yaitu single (1 candle), double (2 candle), serta triple (pola 3 candle). Dari ketiga pola ini kebnayakan trader menganggap pola triple memiliki akurasi yang paling tinggi. Hal ini dikarenakan pola triple candle jarang ditemui dalam chart, sehingga jika pola ini muncul maka sinyal trading memilliki akurasi tinggi untuk diikuti. Karena pola triple tersusun dari tiga candle maka dari setiap penyusun pola ini memiliku cerminan sinyal, mulai dari indikasi awal hingga konfirmsi.


    Pola 3 Candle Penanda koreksi

    Setidaknya ada lima pola candle triple Menurut Alan Farley, pengarang buku The Master Swing Trader terbaik yang bisa sangat bermanfaat dan digunakan selama trading :
    1. Three Line Strike

    Pola tiga candle ini terdapat tiga candle bearlish dalam rangkaian tren menurun. Ketiga candle ini memiliki level enurun yang rendah daripada candle sebelumnya. Jadi formasi yang tersususn juga menurun. Setelah tiga candle bearlish ini muncul maka pada candle keempat disebut dengan candle bullish yang menandai terjadinya koreksi. Untuk mengantisipasi terjadinya kesalahan sinyal disarankan bagi trader untuk melakukan open posisi ketika candle bullish terbentuk. Dengan begitu maka candle konfirmator yang menunjukan koreksi.
    2. Two Black Gapping

    Selanjutnya pola triple candle memiliki ciri khas berupa gap yang cukup lebar. Hal ini sesuai dengan namanya, terjadi adanya gap antara candle pertama dan candle kedua. Pola Two Black Gapping ini biasanya muncul dengan ditandai dengan rangkaian tren naik , dan akhirnya tren akan berakhir karena terbentuk candle Bearish. Lalu candle yang terbentuk selanjutnya masih candle Bearish, dengan level OHLC yang jauh lebih rendah daripada candle pertama, dengan begitu terlihat membentuk gap down. dari sini trader dapat mengetahui bahwa harga telah mengalami pembalikan dan tren menuju Bearish (Bearish koreksi).
    3. Three Black Crows

    Jika three line strike terbentuk dari pembentuakan tiga candle yang menurun maka three black crows terbentuk dari tiga candle yang memiliki tren naik. Kemudian membentuk candle bearlish secara beruntun dan menurun. Dan pada kondisi inilah kemudian muncul kecenderungan bearlish koreksi terjadi. Three Black Crows ini muncul saat tren telah mengalami puncak tertingginya, atau harga sudah berada pada level jenuh. Dari titik ini, dapat dikatakan bahwa tanda-tanda koreksi sudah mulai tampak. Namun, disarankan untuk menunggu sampai terbentuknya candle Bearish lain agar reversal semakin kuat terkonfirmasi.
    4. Evening Star

    pola ini banyak ditemui hampir di semua time frame dan pada pair manapun serta memiliki akurasi yang cukup tinggi. Ciri khusus yang dapat dilihat dari pola candle ini terdapat pada candle kedua yang berbentuk Pin Bar dan mempunyai sebuah jarak dengan candle pertama. Apabila menemukan pola Evening Star dalam rangkaian tren mendaki (uptrend) yang panjang maka bisa dibilang mengisyaratkan pembalikan arah pergerakan harga koreksi. Karena terbuat dari rangkaian tren naik (uptrend), maka dapat dihasilkan sebuah pola Evening Star ini cenderung menandakan Bearish reversal atau koreksi.

    5. Abandoned Baby

    Pada pola ini memiliki Ciri khas candle kedua berbentuk Doji, dengan gap antar kedua candle lainnya (candle pertama dan ketiga Pola Abandoned Baby dapat mengindikasikan terjadinya Bullish Reversal maupun Bearish Revesal, tergantung di mana posisi terbentuknya. Pola ini umumnya terjadi pada gabungan tren arah bawah (downtrend), lalu siteruskan dengan munculnya candle kearah Doji. Karena candle kearah Doji terbuat pada tingkatan OHLC yang lebih pendek dari candle sebelumnya, oleh karena itu posisi candle doji dan candle pertama membentuk jarak menurun. Guna membantu pertimbangan entry selanjutnya, maka trader perlu menggunakan konfirmator candle Doji.

    Mengetahui untuk menentukan keputusan entry yang tepat dan mengamati pergerakan harga melalui pola-pola yang ade pada candlestick yang terbentuk dalam chart bukanlah hal yang salah. Dengan adanya 5 pola tiga candle ini yang bisa digunakan trader untuk petunjuj penanda awal terjadinya koreksi yaitu Three Line Strike,Two Black Gapping, Three Black Crows, Evening Star, serta Abandoned Baby. Namun dari lima candle ini hanya merupakan sebuah pertanda dan yang paling penting disini adalah management dalam mengambil resiko dan management dalam pengguanan uang. Jadi semua ini hanya sebuah rambu-rambu yang bisa dipatuhi namun keputusan berada di tangan anda. sebisa mungkin memang bagi seorang trader bersikap tenang dalam melakukan trading dan jangan terpancing emosi. Dan perlu diketahui jika trader harus yakin pada diri sendiri dan tidak boleh mengikuti cara dari trader lainnya karena akan berbeda hasilnya.
  • <a href="https://www.instaforex.org/id/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    Originally posted by katarinasu View Post
    Pagi para trader mungkin cukup familiar dengan chart candlestick. Chart yang menunjukan pergerakan harga ini merupakan komponen trading yang sangat diperhatikan oleh trader. Penggunaan candlestick memiliki berbagai pola mulai dari candlestick single,double dan triple. Pada artikel ini kami ingin memberikan ciri-ciri candle koreksi atau reversal dengan menggunakan pola triple. Dengan mengetahui candle akan koreksi akan sangat memberikan keuntungan bagi trader.



    Sebelum membahas mengenai ciri-ciri candle akan koreksi alangkah lebih biknya membahas mengenai candlestick itu sendiri. Dalam sejarahnya membutuhkan waktu hampir dua abad bag sebuah chart Candle untuk membuat lompatan ke belahan bumi Barat dari Jepang . Dan hanya seperempat abad untuk menjadi teknik pembuatan bagan yang disukai para trader dari Wall Street hingga Main Street. Candlestick ini pertama kali ditemukan di Jepang oleh seorang pengusaha beras yang besar pada saat itu yang bernama Munehisa Homma. Dengan gagasan yang dimilikinya ini, Homma berhasil menyiasati pasar dengan kemampuanya dalam menganalisa tren. Ide cemerlang ini juga dijadikan untuk menciptakan indikator yang dapat digunakan untuk memprediksi arah trend. Lambat laun seiring berjalanya waktu candlestick mulai di kenal di barat. Dipercaya bahwa perkembang candlestick ini terjadi pada awal tahun 1800-an. Steve Nison, pendiri Candlecharts.com, dikenal telah memperkenalkan candle ke Barat pada tahun 1989 ketika ia menulis tentang kandil tersebut untuk majalah Futures saat bekerja untuk Merrill Lynch.


    Candlestick bagi kebanyakan orang yang bermain tradingini dipilih sebagai alat bantu dalam analisa teknikal karena banyak hal yang mendasari, misalnya:
    1. Candlestick lebih menarik, karena secara visual candlestick memiliki gambaran yang lebih menarik daripada digram yag hanya berbentuk batang
    2. Menyajikan informasi pergerakan harga yang lengkap, dalam candlestick informasi yang diberikan sangat mendetail dan mudah dibaca. Selain itu juga ada juga terdapat harga OLHC yang merupakan informasi penting untuk menganalisa harga pada market.
    3. Membentuk formasi pola-pola candle, dengan adanya pola yang terdapat pada candlestick dianggap berupa sinyal yang berakurasi tinggi dalam menunjukan arah harga pada trading.

    Pola yang ada candlestick,terbagi menjadi tiga yaitu single (1 candle), double (2 candle), serta triple (pola 3 candle). Dari ketiga pola ini kebnayakan trader menganggap pola triple memiliki akurasi yang paling tinggi. Hal ini dikarenakan pola triple candle jarang ditemui dalam chart, sehingga jika pola ini muncul maka sinyal trading memilliki akurasi tinggi untuk diikuti. Karena pola triple tersusun dari tiga candle maka dari setiap penyusun pola ini memiliku cerminan sinyal, mulai dari indikasi awal hingga konfirmsi.


    Pola 3 Candle Penanda koreksi

    Setidaknya ada lima pola candle triple Menurut Alan Farley, pengarang buku The Master Swing Trader terbaik yang bisa sangat bermanfaat dan digunakan selama trading :
    1. Three Line Strike

    Pola tiga candle ini terdapat tiga candle bearlish dalam rangkaian tren menurun. Ketiga candle ini memiliki level enurun yang rendah daripada candle sebelumnya. Jadi formasi yang tersususn juga menurun. Setelah tiga candle bearlish ini muncul maka pada candle keempat disebut dengan candle bullish yang menandai terjadinya koreksi. Untuk mengantisipasi terjadinya kesalahan sinyal disarankan bagi trader untuk melakukan open posisi ketika candle bullish terbentuk. Dengan begitu maka candle konfirmator yang menunjukan koreksi.
    2. Two Black Gapping

    Selanjutnya pola triple candle memiliki ciri khas berupa gap yang cukup lebar. Hal ini sesuai dengan namanya, terjadi adanya gap antara candle pertama dan candle kedua. Pola Two Black Gapping ini biasanya muncul dengan ditandai dengan rangkaian tren naik , dan akhirnya tren akan berakhir karena terbentuk candle Bearish. Lalu candle yang terbentuk selanjutnya masih candle Bearish, dengan level OHLC yang jauh lebih rendah daripada candle pertama, dengan begitu terlihat membentuk gap down. dari sini trader dapat mengetahui bahwa harga telah mengalami pembalikan dan tren menuju Bearish (Bearish koreksi).
    3. Three Black Crows

    Jika three line strike terbentuk dari pembentuakan tiga candle yang menurun maka three black crows terbentuk dari tiga candle yang memiliki tren naik. Kemudian membentuk candle bearlish secara beruntun dan menurun. Dan pada kondisi inilah kemudian muncul kecenderungan bearlish koreksi terjadi. Three Black Crows ini muncul saat tren telah mengalami puncak tertingginya, atau harga sudah berada pada level jenuh. Dari titik ini, dapat dikatakan bahwa tanda-tanda koreksi sudah mulai tampak. Namun, disarankan untuk menunggu sampai terbentuknya candle Bearish lain agar reversal semakin kuat terkonfirmasi.
    4. Evening Star

    pola ini banyak ditemui hampir di semua time frame dan pada pair manapun serta memiliki akurasi yang cukup tinggi. Ciri khusus yang dapat dilihat dari pola candle ini terdapat pada candle kedua yang berbentuk Pin Bar dan mempunyai sebuah jarak dengan candle pertama. Apabila menemukan pola Evening Star dalam rangkaian tren mendaki (uptrend) yang panjang maka bisa dibilang mengisyaratkan pembalikan arah pergerakan harga koreksi. Karena terbuat dari rangkaian tren naik (uptrend), maka dapat dihasilkan sebuah pola Evening Star ini cenderung menandakan Bearish reversal atau koreksi.

    5. Abandoned Baby

    Pada pola ini memiliki Ciri khas candle kedua berbentuk Doji, dengan gap antar kedua candle lainnya (candle pertama dan ketiga Pola Abandoned Baby dapat mengindikasikan terjadinya Bullish Reversal maupun Bearish Revesal, tergantung di mana posisi terbentuknya. Pola ini umumnya terjadi pada gabungan tren arah bawah (downtrend), lalu siteruskan dengan munculnya candle kearah Doji. Karena candle kearah Doji terbuat pada tingkatan OHLC yang lebih pendek dari candle sebelumnya, oleh karena itu posisi candle doji dan candle pertama membentuk jarak menurun. Guna membantu pertimbangan entry selanjutnya, maka trader perlu menggunakan konfirmator candle Doji.

    Mengetahui untuk menentukan keputusan entry yang tepat dan mengamati pergerakan harga melalui pola-pola yang ade pada candlestick yang terbentuk dalam chart bukanlah hal yang salah. Dengan adanya 5 pola tiga candle ini yang bisa digunakan trader untuk petunjuj penanda awal terjadinya koreksi yaitu Three Line Strike,Two Black Gapping, Three Black Crows, Evening Star, serta Abandoned Baby. Namun dari lima candle ini hanya merupakan sebuah pertanda dan yang paling penting disini adalah management dalam mengambil resiko dan management dalam pengguanan uang. Jadi semua ini hanya sebuah rambu-rambu yang bisa dipatuhi namun keputusan berada di tangan anda. sebisa mungkin memang bagi seorang trader bersikap tenang dalam melakukan trading dan jangan terpancing emosi. Dan perlu diketahui jika trader harus yakin pada diri sendiri dan tidak boleh mengikuti cara dari trader lainnya karena akan berbeda hasilnya.
    selamat siang ,
    sebenarnya thread yg abang buat ini sangat bagus dan bermanfat untuk trader pemula seperti saya ini ..
    tp alangkah baiknya diberikan contoh Gambar guna untuk memudahkan pemahaman ..
    terima kasih ..
    semangat berkarya ..

    Comment

    Advanced mode
    • <a href="https://www.instaforex.org/id/?x=ruforum">InstaForex</a>
    • #3 Collapse

      kalo ngak ada gambarnya gimana mau belajar, kalo koreksi kan bisa lihat acuran kerangka waktu 4 jam, pake indikator bollinger band 20, maka akan kelihatan ada perubahan bentuk tren dari bentuk kurva bollinger bandnya, itu jauh leibh mudah daripada menghapal bentuk candlestick

      Comment

      Advanced mode

      Online

      Working...
      X