Вход

Log in with

RULES FORUM ~ Wajib dibaca oleh seluruh member Indo.MT5 !

Setiap member forum Indo.MT5 diwajibkan untuk membaca
dan memahami Peraturan yang diberlakukan di forum ini.

Adapun link dari thread-thread yang berisi Peraturan Forum adalah sbb:
  1. Indo MT5 Forum Rules
  2. Peraturan Bonus Posting


Rules untuk thread tertentu secara spesifik:
Sebaiknya member lama juga mengecek kembali thread-thread
yang berisi peraturan tersebut secara berkala, agar tahu jika ada update.

Harap menjadi perhatian seluruh member.

Terima kasih.




Ttd,
Admin & Moderator.
See more
See less
X
 
  • Filter
  • Time
  • Show
Clear All
new posts
20
  • #1 Collapse

    Teknik Deteksi Pasar Jenuh dan Kekuatan Tren di Tengah Volatilitas Pandemi Covid-19
    Click image for larger version

Name:	24-0.jpg
Views:	1
Size:	29.3 KB
ID:	13019662Harga pasar forex akan selalu bergerak, terlebih lagi jika volume perdagangannya merupakan produk yang tinggi. Forex yang merupakan produk finansial dengan volume perdagangan paling tinggi di dunia punya pergerakan harga yang terbilang sangat volatil. Angka volatilitas yang tinggi itu bisa menjadi tantangan untuk Anda meskipun berstatus sebagai seorang trader pemula.

    Anda harus dapat menentukan posisi apa yang sebaiknya akan diambil nantinya, apakah jual atau beli, di berbagai kondisi pasar yang ada. Untuk menghindari kesalahan dalam pembukaan posisi, Anda perlu mengetahui bagaimana cara mendeteksi kondisi pasar saat jenuh. Hal ini bisa dilakukan dengan bantuan indikator relative strength index atau RSI.

    Pengertian dari Oversold dan Overbought

    Pergerakan harga pajak sebuah pasar forex tidak akan selalu bergerak naik maupun selalu turun. Apabila harganya sedang naik suatu saat pasti akan turun juga, demikian pula sebaliknya. Pada umumnya, kondisi perubahan harga tersebut terjadi saat pasar berada pada titik kondisi jenuh. Berdasarkan arah pergerakannya, kondisi jenuh tersebut terbagi menjadi dua yaitu instrumen oversold dan overbought.

    Pada keadaan overbought atau jenuh beli, merupakan kondisi di saat transaksi beli sudah banyak serta harganya sudah cukup tinggi. Para trader dan investor akhirnya menutup posisi mereka dan akhirnya akan mendorong harga jadi turun.

    Sebaliknya, pada keadaan oversold atau jenuh jual, ini terjadi disaat transaksi jual sudah cukup banyak dan harganya sudah menjadi rendah. Harga yang sudah cukup rendah tersebut akhirnya mendorong para trader serta investor untuk menutup posisi sell sehingga hargapun perlahan akan bergerak naik.

    Ciri-ciri Pasar Dalam Kondisi Jenuh

    Kondisi pasar forex yang jenuh ditandai dengan terdapatnya perubahan arah atau yang disebut dengan reversal, akan tetapi tidak berarti juga setiap kali harga berbalik arah maka terjadi posisi jenuh. Apabila harga hanya berbalik arah sementara, dan dalam waktu yang sangat singkat, ini menandakan harga sedang mengalami koreksi bukannya reversal.

    Anda membuat garis trend untuk menemukan kondisi dalam pasar jenuh secara lebih mudah. Garis tersebut akan terbentuk dari titik-titik pada swing point, sehingga Anda bisa melihat tren yang berlangsung dengan lebih mudah. Apabila tren telah berlangsung konsisten tanpa koreksi yang berarti, serta harga mulai bergerak sideways, maka diperkirakan pasar sudah jenuh. Selanjutnya kemungkinan besar akan terjadi reversal.

    Konfirmasi Jenuh Beli dan Jenuh Jual Memakai Indikator RSI

    Supaya Anda dapat mengidentifikasi keadaan pasar jenuh dengan lebih akurat, Anda dapat menggunakan sebuah indikator yang dinamakan relative strength index (RSI). Arti kata ini merupakan salah satu jenis indikator oscillator yang bisa dimanfaatkan menemukan posisi trading sekaligus membantu dimana sebaiknya posisi yang Anda buka.

    Cara memakai indikator ini sebenarnya cukup mudah. Anda dapat memasangnya pada aplikasi contohnya metatrader 4 kemudian mengamati pergerakannya. Perhatikan di bawah grafik Anda bisa mendapatkan konfirmasi sedang terjadi overbought apabila garis RS tersebut sudah melewati batas 70. Sedangkan, konfirmasi oversold dapat Anda temukan apabila garis RS di sudah melewati level 30.

    Dalam memanfaatkan reversal harga yang terjadi akibat keadaan overbought, Anda bisa menunggu sampai garis RSI yang paling kembali turun dan kembali memotong pada level 70 dari atas ke bawah, barulah Anda membuka posisi sell. Sebaliknya apabila Anda ingin open posisi buy setelah terjadi keadaan oversold, maka sebaiknya menunggu sampai garis RSI kembali dan kemudian memotong level 30 dari arah bawah ke atas. Pada saat tersebut Anda disarankan untuk open posisi buy.

    Pemakaian indikator RSI ini akan semakin bagus lagi apabila Anda gabungkan dengan indikator lainnya sebagai tanda konfirmasi, misalnya dengan melihat persilangan indikator dari moving average atau bisa juga dengan indikator MACD. Anda bisa membaca referensi lainnya yang lebih detail mengenai penggunaan indikator moving average tersebut.

    Kondisi pasar yang jenuh bisa menjadi momen yang bagus dalam membuka posisi dan memperoleh potensi profit yang signifikan. Anda dapat melakukan obat posisi buy, pada saat terjadinya oversold dan juga sell pada saat terjadinya overbought. Temukanlah kondisi tersebut dengan memanfaatkan indikator RSI ini. Untuk berlatih dahulu, Anda bisa membuka aku demonstrasi pada berbagai broker yang tersedia saat ini.

    Indikator Kekuatan Tren yang Banyak Digunakan Dalam Pasar Forex
    Click image for larger version

Name:	william-3.jpg
Views:	1
Size:	172.2 KB
ID:	13019663
    Kekuatan tren merupakan salah satu yang dicari oleh para trader forex. Alasannya, karena keuntungannya bisa banyak. Jika seorang trader bisa yang nantinya terjadi, tidak mustahil kedepannya dia akan mendapatkan keuntungan yang lebih banyak. Ada beberapa indikator kekuatan trend dalam dunia Forex yang banyak digunakan. Berikut ini adalah beberapa diantaranya.

    Bollinger Bands

    Indikator ini diciptakan oleh seorang ahli bernama John Bollinger yang tujuannya adalah mengetahui bagaimana tingkat volatilitas pasar. Pada prinsipnya, bollinger bands akan memberikan informasi saat pasar sedang tenang atau bahkan justru pasar sedang ramai. Apabila pasar sedang tenang, maka garis-garisnya akan cenderung merapat. Sebaliknya apabila disaat sedang ramai, maka garis-garis bollinger tersebut cenderung akan semakin melebar.

    Kondisi pasar yang bisa disebut tenang, pada saat garis bollinger sedang rapat padahal pasar bergerak secara sideways. Sedangkan, pada waktu garis bollinger melebar maka menandakan kondisi pasar berubah jadi trending. Terdapat dua strategi yang dapat dijalankan dengan memakai indikator ini, yaitu dengan bollinger bounce dan juga bollinger squeeze.

    Bollinger bounce merupakan strategi dengan memakai indikator bollinger bands pada saat pasar sedang dalam kondisi ranging. Strategi ini tidak cocok diterapkan saat pasar sedang mengalami trending. Bollinger squeeze merupakan strategi trading dengan memakai indikator bollinger bands yang memberikan tanda bahwa merapatnya garis bollinger, adalah sinyal bahwa breakout segera akan terjadi.

    Indikator Parabolic SAR

    Saat indikator bollinger dimanfaatkan dalam penggunaannya untuk mendeteksi kapan trend akan terjadi, maka parabolic SAR merupakan kebalikannya. Pada indikator ini sangat berguna dalam memprediksi kapan sebuah trend akan berakhir dan waktunya keluar dari pasar dengan keuntungan yang telah didapatkan.

    Cara membaca indikator ini juga cukup mudah. Apabila titik-titik parabolic sar letaknya di atas dari candlestick, maka artinya pasar sedang mengalami trend yang menurun atau downtrend. Akan tetapi, jika titik-titik parabola SAR letaknya di bawah, maka hal ini mengindikasikan pasar sedang mengalami uptrend.

    Hal yang patut diingat dari indikator ini adalah fungsinya akan berjalan baik apabila kondisi pasar sedang mengalami trending. Jika pasar sedang ranging atau mengalami sideways, maka parabolic sar ini cenderung tidak memberikan gambaran yang tepat.

    Selanjutnya, untuk tahu kapan tren telah berakhir, caranya juga cukup mudah dilakukan. Anda bisa melihatnya dari 3 titik indikator parabolic SAR yang mungkin jadi tanda trend sudah akan berbalik arah.

    Indikator Average Directional Index (ADX)

    ADX merupakan indikator yang dapat digunakan dalam mengukur kekuatan tren yang saat ini terjadi. Terdapat tiga garis yang tampil di layar ADX. Ketiga garis tersebut yaitu garis +DI dan -DI dan juga garis ADX tersebut. Garis +DI memberikan indikasi seberapa kuat sedang terjadi. Garis -DI memberikan informasi seberapa kuat trend turun terjadi. Sedangkan garis ADX merupakan rata-rata dari kedua garis itu.

    Garis ADX tidak menggambarkan apakah uptrend maupun downtrend sedang terjadi, tetapi menunjukkan seberapa kuat tren tersebut yang sedang terjadi. Biasanya indikator ini mempunyai rentang diantara nilai 0-100. Akan tetapi, hal yang perlu diperhatikan adalah Jika garis berada di atas 50 atau berada dibawah 20. Jika di atas 50, berarti trend sedang terjadi kuat sedangkan sebaliknya jika di bawah 20 sedang terjadi pelemahan trend atau sedang ranging.

    Pada aplikasi penggunaannya, indikator ADX juga dapat dipakai untuk melihat potensi awal dari trend tersebut. Caranya, apabila garis ADX mulai bergerak naik dari angka 20 dan kecenderungannya terus menanjak, maka bisa jadi gambaran terdapat tren kuat yang terjadi.

    Memang, terdapat banyak indikator yang bisa Anda gunakan dalam mencari gambaran keadaan pasar yang sedang mengalami jenuh jual maupun jenuh beli. Jika bisa mengamatinya dengan tepat, Anda bisa melakukan open posisi di saat yang tepat pula. Dengan begitu, maka potensi keuntungan yang didapatkan juga akan semakin banyak.



  • <a href="https://www.instaforex.org/ru/?x=ruforum">InstaForex</a>
  • #2 Collapse

    kalau dari pengalaman gw, pasar jenuh itu, ciri2 utama sering sideways, trus garis tren di tf 4h udah mulai berubaha arah, lalu diikuti dengan munculnya rally pada arah market yang berbeda, tapi bukan berarti market akan terus bergerak seperti garis lurus, pasti ada saatnya konsolidasi, nah itu perlunya trader mengamankan posisi dengan stop loss

    Comment

    Advanced mode

    Online

    Working...
    X